Breaking News

Jenis Ayam Kate Batik dan Cara Pemeliharaannya yang Tepat

Ayam menjadi salah satu hewan peliharaan yang sangat populer di Indonesia. Ada banyak sekali jenis ayam yang bisa Anda pilih untuk pelihara dan ternakkan, salah satunya ayam kate. Bagi penggemar ayam kecil, tentu kate sudah tidak asing lagi bagi Anda. Ayam kate batik adalah salah satu jenis yang bisa Anda pelihara. Inilah berbagai hal yang harus Anda pahami mengenai jenis ayam ini.

Tentang Ayam Kate

ayam kate batik
(sumber gambar: goodnewsfromindonesia.com)

Ayam katai, katik, atau kate adalah jenis ayam yang memiliki ukuran kecil. Ukuran kecil dan kerdil ini menjadi ciri utama jenis ayam kate. Jenis ayam ini ditemukan oleh para pedagang Eropa tepatnya pada tahun 1700-an di Pelabuhan Bantam, Pulau Jawa. Saat ini wilayah itu bisa Anda kenal sebagai Provinsi Banten.

Ukuran ayam yang kerdil dan kecil membuatnya sangat lucu dan menggemaskan. Tidak heran jika banyak orang yang membeli ayam ini sebagai ayam hias. Tujuan dari pemeliharaan ayam kate memang bukan untuk telur ataupun dagingnya. Sebagai ayam hias, jenis ayam ini juga sudah banyak sekali melakukan persilangan dan sudah menghasilkan berbagai jenis ayam kate lainnya.

Jenis Ayam Kate Batik

Seperti yang sudah kami singgung pada bagian sebelumnya, ada banyak sekali hasil persilangan ayam kate. Salah satu jenis yang populer adalah ayam kate batik. Nama batik memang sangat sesuai dengan tampilan tubuh ayam ini. Bagian bulu ayam memiliki corak warna yang sangat mirip seperti batik.

Tidak hanya bagian bulu, bagian ujung sayap juga memiliki motif seperti batik. Jenis ayam kate batik menjadi salah satu yang paling populer di masyarakat. Sebab kecantikan dari corak bulu ayam ini memang sangat tinggi dan menarik mata. Anda juga bisa menemukan ayam ini dalam 2 (dua) variasi warna.

Pertama adalah ayam kate batik dengan warna hitam putih, kedua adalah ayam kate batik dengan warna coklat hitam. Baik hitam putih atau coklat hitam, sama-sama memiliki perpaduan warna yang sangat cantik. Corak ini bisa Anda lihat dengan sangat jelas terutama pada bagian leher ayam, sayap kanan kiri, hingga bagian ekor ayam.

Harga Ayam Kate Batik dan Tips Memeliharanya

ayam kate batik
(sumber gambar: shopee.co.id)

Karena memiliki corak bulu dan warna yang cantik, tidak heran jika banyak orang yang mencari ayam ini. Bahkan saat ini Anda tidak perlu pergi ke penjual ayam di pasar dahulu untuk membelinya. Sebab di berbagai situs e-commerce dan marketplace, Anda bisa membeli anakan ayam kate batik.

Untuk anakan ayam kate batik, bisa Anda beli dengan kisaran harga Rp. 80.000 sampai Rp. 100.000. Sementara harganya akan semakin meningkat seiring dengan ukurannya. Warna dan kecantikan motif batik pada ayam juga bisa mempengaruhi harga. Untuk ayam kate batik dewasa, setidaknya Anda harus siap merogoh kocek mulai dari Rp. 250.000 hingga Rp. 500.000.

Agar bisa memelihara ayam kate batik dengan baik, ada beberapa tips yang bisa Anda terapkan. Beberapa tips tersebut adalah:

1. Pilih Indukan yang Berkualitas

Agar bisa memelihara ayam kate batik dengan baik, maka pilihlah indukan yang berkualitas juga. Untuk mendapatkan indukan terbaik, maka pastikan Anda langsung membelinya dari peternak ayam yang sudah terpercaya. Tanyakan dengan pasti bagaimana kondisi ayam kate yang akan Anda beli.

Amati segi fisik indukan dan jangan sampai Anda menemukan kecacatan atau penyakit di tubuh ayam. Lihatlah ukuran, berat, dan juga kondisi tubuh dengan detail. Jangan lupa juga untuk melihat keunikan dan kondisi corak bulu ayam kate batik yang akan Anda beli. Tips tambahan, pilihlah indukan dengan warna tubuh yang mengkilap sebab bisa menandakan bahwa ayam tersebut memiliki kondisi yang sehat.

Baca Juga: Manfaat dan Panduan Cara Vaksin Ayam untuk Ternak Berkualitas

2. Pembuatan Kandang

Kandang juga menjadi kunci lain dari keberhasilan pemeliharaan ayam kate batik. Anda bisa memilih 2 (dua) jenis model kandang yaitu sistem box atau sistem umbaran. Anda juga bisa menggunakan keduanya sekaligus. Ketika usia ayam masih kecil, maka Anda bisa menggunakan sistem kandang umbaran dengan ukuran 2 x 2 meter. Nantinya setelah usia ayam bertambah besar bisa Anda pindahkan pada kandang bentuk box. Tujuannya agar bisa menghemat tempat.

Namun, jika memang Anda ingin memelihara ayam dengan bebas, maka buatlah kandang dengan sistem umbaran full saja. Cukup bangun kerangka kandang untuk bagian luarnya dari bambu, tujuannya agar ayam tidak kabur. Selebihnya, dengan sistem umbaran Anda bisa memelihara ayam dengan bebas dan pergerakan ayam juga bisa lebih leluasa.

3. Pakan dan Minuman Ayam

Kunci keberhasilan selanjutnya ketika memelihara ayam kate batik adalah pakan dan minuman. Meski bisa mencari makan sendiri dengan bebas, namun Anda harus tetap menyediakan dan mengawasi pola makan ayam. Untuk kualitas pakan terbaik, Anda bisa memilih voer dan juga BR.

Selain voer dan BR, Anda juga bisa menambahkan pakan pendukung lain. Mulai dari padi, bekatul, dedak, maupun berbagai jenis kacang-kacangan. Tambahan berupa sayuran juga bisa Anda berikan, seperti kangkung, bayam, sawi, maupun jenis sayuran lain. Tujuannya agar ayam bisa memperoleh protein lebih maksimal.

Untuk minuman silahkan sediakan air bersih untuk asupannya setiap hari. Anda juga bisa mencampurkan minuman dengan vitamin, tujuannya agar kesehatan dan kekebalahan tubuh ayam lebih optimal. Beberapa jenis vitamin yang bisa Anda berikan adalah vita chicks, aminolyn, kaitong, dan lain sebagainya. Anda bisa membeli vitamin langsung di toko-toko pakan ternak.

4. Perawatan Kandang

Agar ayam senantiasa sehat, tidak cukup dengan memberikan pakan dan minum saja. Lebih dari itu, kebersihan lingkungan dan kandang juga harus Anda perhatikan. Sayangnya, banyak peternak yang menyepelakan hal ini sehingga membuat ayamnya sakit, terutama ketika musim hujan datang.

Musim hujan bisa meningkatkan resiko penyakit bagi ayam, untuk itu seharusnya Anda jauh lebih waspada lagi ketika musim hujan tiba. Bebrapa langkah yang bisa Anda lakukan agar kebersihan kandang dan lingkungan terjaga adalah:

  • Bersihkan kandang secara berkala dan rutin, bila perlu semprot menggunakan desinfektan agar tidak ada virus, kuman, maupun bakteri
  • Perhatikan sirkulasi udara dan sinar matahari pada kandang ayam
  • Anda juga bisa menambahkan lampu tambahan pada kandang ayam, tujuannya agar ketika malam hari tiba ayam bisa tetap hangat. Namun untuk lampu ini sifatnya opsional dan bisa tidak Anda tambahkan.

Jenis Ayam Kate Lain yang Bisa Anda Pilih

Tidak hanya ayam kate batik yang bisa Anda pelihara. Lebih dari itu, masih ada beberapa jenis lain yang bisa menjadi pilihan. Beberapa jenis tersebut adalah:

1. Ayam Kate Jambul Mekar

Jenis ayam ini memiliki warna tubuh dominan hitam. Selain itu, terdapat bagian bulu yang berwarna putih kecoklatan. Sekilas ayam ini terlihat seperti ayam cemani hanya saja tidak semua bagian tubunya berwarna hitam legam.

2. Ayam Putih

Anda juga bisa memilih jenis kate putih untuk pilihan warna yang eksotis. Seluruh bagian tubuh ayam ini berwarna putih susu yang bersih. Dengan warnanya yang cantik, ayam ini juga sangat populer sebagai hewan peliharaan.

3. Ayam Kate Walik

Berbeda dengan jenis lain, ayam jenis ini memiliki keunikan dari bentuk bulunya. Tidak sama dengan ayam lain, bentuk bulu ayam ini terbalik sehingga memiliki nama ayam walik. Jenis ini adalah hasil persilangan dari ayam kate biasa dengan jenis ayam walik murni.

4. Kate Ceper

Jika ayam kate biasa belum terlihat mungil untuk Anda, maka kate ceper adalah jenis yang cocok untuk Anda pilih. Ciri khas utama dari jenis ini adalah ukurannya yang jauh lebih mungil daripada ayam kate biasa.

5. Kate Serama

Jenis ayam kate ini terkenal sombong karena bentuk tubuhnya terutama bagian dada yang terlihat membusung. Kate serama juga seringkali menjadi ayam hias karena kecantikan dan postur tubuhnya. Jika memiliki ayam ini, Anda bisa mengambil posisi di kontes kecantikan ayam.

Nah sobat agribisnis, itulah berbagai hal yang harus Anda tahu tentang ayam kate batik. Pada dasarnya, jenis ini adalah bagian dari ayam kate atau katai yang terkenal kerdil dan mungil. Cara perawatannya juga sebenarnya tidak terlalu berbeda dengan jenis ayam biasa. Bagi Anda yang ingin memiliki ayam hias yang indah, jelas jenis ayam ini sangat cocok untuk Anda pelihara.

Check Also

13 tipos de insectos con antenas en forma de abanico

13 tipos de insectos con antenas en forma de abanico

Hasilbumi.net – La mayoría de los artrópodos tienen antenas, que son órganos sensoriales móviles ubicados …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *