Cara Sukses Beternak Kambing Kacang Di Indonesia

  • Whatsapp
kambing kacang
hobiternak.com

Beternak kambing kacang merupakan salah satu jenis peternakan yang cukup menguntungkan saat ini. Meskipun banyak orang yang belum mengetahui tentang kambing kacang ini. Namun, kegiatan beternak kambing kacang bisa menjadi ladang keuntungan di masa pandemi. Kambing kacang merupakan salah satu jenis kambing lokal yang memiliki persebaran di Indonesia. Fakta unik dari kambing kacang yaitu ternyata kegiatan peternakannya sudah ada sejak dulu dan dilakukan secara turun menurun. Kambing kacang merupakan salah satu jenis kambing yang mudah dalam perawatannya. Salah satu alasannya yaitu karena kambing mengonsumsi rumput yang banyak tersedia dan mudah kita cari.

beternak kambing kacang
starfarm.co.id

Kambing kacang tergolong sebagai kambing pedaging yang memiliki harga cukup menjanjikan. Jumlah kambing kacang di pasaran juga cepat terjual karena kebutuhan akan kambing kacang semakin meninggi. Kambing kacang juga kita kenal sebagai kambing jawa. Menurut sejarah, kambing kacang telah ada sejak zaman kerajaan. Zaman dulu, masyarakat beternak kambing kacang masih dengan menggunakan cara lama yaitu dengan menggembala di ladang rerumputan. Seiring dengan perkembangan zaman, sistem peternakan kambing kacang juga semakin modern dan tersistem. Seperti sduah menggunakan kandang permanen atau pun semi permanen.

Ciri Khas Kambing Kacang

Kambing kacang memiliki salah satu ciri khas yaitu ukuran tubuhnya yang kecil dan unik. Tubuh kambing kacang ini berkisar antara 55 hingga 60 cm. Kambing kacang juga memiliki teliga yang panjang menggantung dan leher yang cukup pendek. Postur tubuh kambing kacang juga nampak melengkung karena tubuh bagian belakangnya lebih tinggi dari bagian depannya. Sama seperti jenis kambing pada umumnya, kambing kacang memiliki tanduk pada kepalanya yang berbentuk mirip pedang dan melengkung ke belakang.

Jika kita lihat dari tampilan kambing jenis ini, maka rata-rata kambing kacang memiliki tiga warna tubuh yaitu putih, hitam, cokelat, ataupun campuran. Satu hal lagi yang unik dari penampilan kambing kacang yaitu bagian dagu dan ekor pada kambing kacang yang memiliki bulu panjang. Ada beberapa bagian yang bisa membedakan kambing kacang jantan dan kambing kacang betina. Yaitu pada kambing kacang jantan memiliki garis pada leher, pundak, punggung, hingga ekor yang memiliki bulu surai panjang yang bertekstur agak kasar. Kambing kacang juga terkenal di kalangan peternak sebagai kambing yang paling adaptif karena dapat terbiasa dengan kondisi pakan di sekitar seperti rumput dan jerami. Selain itu, daya tahan tubuh kambing kacang juga kuat dan tahan terhadap segala jenis cuaca.

Kelebihan Kambing Kacang

  1. Kambing kacang lebih adaptif terhadap perubahan cuaca dan kondisi pakan di Indonesia.
  2. Jenis kambing ini tidak mudah terserang penyakit dan memiliki kekebalan tubuh yang tinggi.
  3. Memiliki tingkat produktivitas yang tinggi. Di mana indukan betina sudah bisa melakukan perkawinan ketika menginjak usia 8 bulan.

Berikut ini Cara Sukses untuk Beternak Kambing Kacang

1. Persiapan Lahan untuk Peternakan

Pengguanaan lahan bisa dengan menggunakan lahan milik pribadi atau lahan sewaan. Keadaan lahan juga harus kita perhatikan, gunakan lahan yang tidak terlalu panas dan memiliki ukuran sesuai dengan bibit kambing kacang yang kita pelihara. Jika tidak berniat untuk menternakan kambing kacang dalam skala besar maka bisa memanfaatkan pekarangan yang ada di depan maupun di belakang rumah.

2. Pembuatan Kandang Kambing Kacang

kambing kacang

Untuk membuat kandang kambing kacang bisa menggunakan bahan yang sederhana dan tidak perlu memakai kayu-kayu yang mahal seperti kayu jati. Penggunaan bambu untuk membuat kandang kambing kacang juga sudah cukup. Kandang kambing kacang bisa kita buat dengan bentuk seperti rumah kecil yang lantai kandangnya lebih tinggi dari permukaan tanah. Lengkapi kandang kambing dengan tempat makan dan minumannya. Buatlah atap pada bagian atas kandang untuk melindungi kambing dari panasnya sinar matahari dan hujan. Atap bisa kita susun layaknya rumah manusia yaitu dengan menggunakan seng maupun genteng. Namun, penggunaan seng pun cukup banyak dihindari karena seng memiliki efek panas bagi kambing. Buatlah kandang dengan rapat dan tidak ada celah, agar memastikan kambing kacang tidak bisa melompat dan terlepas ke luar.

4. Pemilihan Indukan Kambing Kacang

kambing kacang

Sesudah mempersiapkan kandang tempat tinggal kambing kacang. Selanjutnya yaitu tahap memilih indukan kambing kacang yang sesuai dengan kriteria. Indukan yang sangat dianjurkan untuk kita pilih yaitu yang berjenis kelamin jantan dan betina. Pastikan kedua indukan tersebut telah memasuki usia yang sudah matang untuk melaksanakan kawin. Hal ini bertujuan agar nantinya indukan bisa lebih cepat dalam proses menghasilkan keturunan kambing kacang.

Umur betina yang sudah siap kawin biasanya memiliki umur 8 bulan. Pastikan pula indukan yang kita pilih memiliki badan yang sehat, tidak cacat, memiliki kaki yang sempurna dan lurus dengan postur badan yang memanjang. Pertumbuhan seluruh bagian anggota badan sempurna, memiliki nafsu makan yang tinggi, daya tahan tubuh yang tinggi sehingga tidak mudah sakit. Selain itu, memiliki penampilan yang bugar dengan warna bulu yang bersih dan segar alias tidak memucat serta aktif bergerak. Indukan yang baik juga bisa kita lihat dari keinginan yang tinggi untuk kawin pada usia matangnya.

5. Proses Pemberian Pakan

Ketika beternak kambing sebenarnya kita tidak terlalu banyak mengeluarkan biaya untuk urusan pakannya. Pasalnya kambing tidak makan makanan yang berasal dari pabrik. Namun, hanya memerlukan pakan yang berasal dari rerumputan, kambing kacang lebih banyak mengonsumsi pakan dari daun pisang. Terutama untuk kambing kacang yang ada di pedesaan. Selain itu, daun pisang juga tidak susah kita cari dan walaupun harus membeli juga harganya masih terjangkau. Tidak hanya itu, kambing kacang juga bisa mengonsumsi tumbuhan lain yang masih segara. Tumbuhan-tumbuhan segar memiliki manfaat untuk pertumbuhan kambing kacang.

6. Pemberian Probiotik dan Vitamin

Dalam perkembangbiakan kambing kacang juga memerlukan adanya probiotik dan vitamin yang berguna untuk menunjang pertumbuhan kambing kacang. Pemberian probiotik juga bermanfaat untuk menyeimbangkan nutrisi kambing kacang. Lakukan pemberian probotik dengan frekuensi minimal seminggu sekali guna menunjang kesehatan kambing kacang.

Baca Juga : Intip Budidaya Jamur Kuping Menguntungkan

Untuk pemberian vitamin, bisa juga dengan kita berikan temulawak yang berguna sebagai peningkat nafsu makan kambing kacang. Ketika nafsu makan kambing selalu tinggi dan terjaga maka  pertumbuhan kambing akan lebih pesat dan cepat. Pemberian temulawak bisa sebanyak seminggu sekali. Selain itu, hal yang terpenting dalam kegiatan beternak kambing kacang yaitu pemberian vaksin. Pemberian vaksin memang jarang terjadi. Padahal vaksin untuk kambing juga sangat penting agar kambing memiliki antibodi yang kuat sehingga akan terhindar dari bahaya serangan penyakit yang bisa menyebabkan kerugian dalam usaha budidaya ini. Vaksin kambing biasanya berupa suntikan yang diberikan oleh tenaga aslinya.

7. Tahap Perjodohan Kambing Kacang

peternakan kambing kacang

Tahap perjodohan merupakan tahap yang cukup sulit. Sebab peternak harus seletif dan tepat dalam memilah-milah dan menjodohkan kambing kacang. Hal ini bertujuan untuk menghasilkan anakan kambing yang bisa mewarisi gen dan sifat dari indukan. Perjodohan kita lakukan dengan mendekatkan kambing jantang dan betina sehingga bisa menimbulkan rasa suka satu sama lain. Nantinya, kedua kambing tersebut akan melakukan kawin.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *