Breaking News

Panduan Budidaya Ayam Arab Petelur Skala Rumah Tangga

Memiliki hewan ternak bisa menjadi ladang usaha yang menjanjikan menjanjikan. Ini bisa kamu jadikan sebagai alasan untuk memulai budidaya ayam arab petelur. Ayam arab merupakan ayam tipe petelur yang unggul. Kemampuan bertelurnya cukup tinggi, 190 hingga 250 butir per tahun, dimana berat rata-rata telurnya sekitar 40 gram.

Ada dua alasan kenapa ayam keturunan ayam brakel kriel-silver dari Belgia ini disebut ayam arab. Pertama, ayam jantan memiliki daya seksual yang tinggi. Kedua, keberadaan di Indonesia melalui telur yang orang-orang bawa pulang menunaikan ibadah haji dari Mekah.

Cara dan Langkah Budidaya Ayam Arab

Bisnis semacam usaha ternak ayam arab petelur bisa dilakukan oleh siapa saja, termasuk kamu. Sebagai pemula, kamu tidak perlu khawatir karena ada banyak referensi dan sumber yang bisa kamu baca untuk mencari tahu cara, tips, dan trik budidaya tipe ayam petelur ini.

Jika sudah penasaran dan ingin cepat merencanakan budidaya hewan ternak dengan ayam arab sebagai pilihannya, berikut adalah panduan cara budidaya ayam arab petelur yang bisa kamu coba.

Pemilihan Bibit yang Tepat

Apapun budidaya yang akan kamu lakukan entah beternak, bertani, atau lainnya, kamu harus mampu memilih bibit yang tepat. Hal ini dimaksudkan agar tujuan budidaya tercapai tanpa mengalami kerugian. Untuk pemilihan bibit ayam arab petelur, bisa kamu cek dari keadaan fisik mereka.

Anak ayam yang sehat biasanya selalu aktif bergerak dan tidak memiliki cacat tubuh. Kemudian perhatikan bulunya, dimana ayam yang sehat warna bulunya tidak kusam. Selain itu, pilih bibit ayam yang memiliki mata tajam serta hidung bersih.

Persiapan Kandang

Untuk alasan apapun kamu memilih peternakan ayam arab petelur, jangan pernah lupakan kandang ayam. Jika bibit lepas dan berkeliaran dimana-mana, mereka bisa menjadi mangsa predator, terutama ayam yang masih muda.

Tidak masalah untuk menyamakan bentuk kandang ayam ini dengan ayam petelur yang kamu punya. Namun, akan lebih baik jika kandang dibuat menghadap arah terbitnya matahari agar mereka mendapatkan penyinaran yang cukup di pagi hari. Fungsi penting dari sinar matahari adalah untuk melindungi ayam arab dari bakteri dan virus pada kotoran mereka di kandang.

Kebersihan kandang tentu saja akan mempengaruhi kualitas telur yang nantinya dihasilkan oleh ayam ternak kamu. Jadi, kamu juga harus rajin membersihkan kandang dengan intensitas yang cukup sering. Untuk kandang ayam ini, bedakan antara kandang indukan, kandang pembesaran, dan kandang baterai.

Kandang Indukan

Kandang indukan adalah kandang yang biasa peternak gunakan untuk membesarkan bibit ayam hingga berusia 1 bulan. Kapasitasnya bergantung pada usia bibit ayam aram petelur.

Kamu bisa menggunakan kandang untuk 60 ekor bibit yang berusia tidak lebih dari 7 hari dengan pemanasan 40 watt. Untuk membesarkan hingga 40 hari, kamu hanya bisa memasukkan 40 ekor dengan pemanasan 25 watt di kandang.

Kandang Litter

Jika ayam sudah berusia 1 hingga 2 bulan, maka kamu harus memindahkan bibit ayam ke kandang postal atau liter. Sediakan kandang dengan ukuran 4 x 4 x 2,5 m ini bisa menampung hingga 400 ekor ayam.

Kandang Baterai

Untuk ayam dewasa yang produktif, kamu butuh kandang baterai. Dengan kandang ini, peternak bisa mengawasi, membersihkan kandang, dan memanen telur dengan mudah. Di samping itu, mereka bisa mengatur takaran pakan jauh lebih mudah.

Kandang dengan bentuk persegi 4 ini bisa kamu buat bertingkat dengan ventilasi udara yang baik. Kami sarankan untuk membuat kandang dengan panjang 25 cm x lebar 25 cm, dengan tinggi bagian depan 35 cm x tinggi bagian belakang 28 cm.

Perhatikan Kandungan Nutrisi pada Pakan Ayam

Kamu berencana untuk ternak ayam arab petelur 100 ekor sebagai langkah awal? Meskipun kamu ingin mencoba dengan skala yang lebih kecil, perhatikan pakan dan kandungan nutrisinya.

Produksi telur dipengaruhi oleh berbagai hal dan salah satunya adalah nutrisi pakan ayam. Kamu bisa menggunakan pakan organik berupa umbi-umbian dan sayur-sayuran. Atau kamu juga bisa menggunakan pakan buatan pabrik berbentuk dedak atau voer.

Kandungan protein pada pakan harus tinggi dengan persentase 16-18%. Kandungan protein yang kurang akan berpengaruh pada cangkang telur, dimana kondisinya mungkin tipis dan mudah pecah. Ini tentu bisa merugikan peternak atau pembudidaya.

Jangan lupa untuk selalu memperhatikan waktu pemberian pakan. Berikan pakan 2 kali sehari di pagi dan sore hari. Porsinya adalah 80 hingga 90 gram per ekor dalam satu hari. Dengan demikian, kualitas produksi telur tinggi.

Pengelolaan Reproduksi pada Budidaya Ayam Arab Petelur

Penting untuk kamu ketahui bahwa ayam arab jantan memiliki hasrat seksual yang tinggi. Setiap 15 menit, mereka bisa melakukan perkawinan sebanyak 3 kali. Biasanya, peternak menempatkan 1 ekor ayam jantan dengan 8 ekor ayam betina di setiap kandangnya.

Daya produksi telur ayam arab betina bisa mencapai 90%. Tidak seperti ayam kampung, ayam arab tidak suka mengerami telurnya. Ayam-ayam ini bisa mulai bertelur di usia 5 bulan.

Pencegahan Penyakit pada Ayam

Ayam arab memiliki daya tahan tubuh yang lebih baik jika dibandingkan dengan jenis ayam lainnya. Akan tetapi, kamu tetap harus memperhatikan kesehatannya. Lakukan pencegahan dan pengobatan penyakit yang tepat dan tidak membahayakan ayam ternak kamu.

Virus biasanya menjadi penyebab penyakit yang menyerang ayam arab. Sayangnya, belum ada obat yang ditemukan, jadi kamu harus melakukan pencegahan sejak dini.

Kamu juga harus tahu bagaimana caranya menjaga ayam agar tidak stres, terutama saat meletakkan kandang ayam. Ini akan menjadi tantangan tersendiri terutama bagi para pemula dalam beternak ayam arab petelur.

Keuntungan Beternak Ayam Arab

Jika sudah tahu apa saja keuntungan ternak ayam arab petelur, biasanya orang-orang bisa menyingkirkan kekhawatiran dan ketakutan dalam memulai budidaya ayam arab. Budidaya hewan ternak yang satu ini memberikan banyak keuntungan.

  1. Kualitas telur hampir sama dengan kualitas telur ayam kampung dengan bentuk kecil dan berwarna putih, jadi harga di pasaran cukup tinggi
  2. Kemampuan memproduksi telur hingga 90% jadi ayam arab bisa kamu ternak dengan hasil telur yang optimal
  3. Karena tidak perlu mengerami telur, ayam arab bisa bertelur sepanjang tahun
  4. Efisiensi dalam pemberian pakan karena tiap ayam bisa kamu beri 80 gram pakan setiap harinya
  5. Perawatan ayam arab cukup mudah
  6. Kandungan nutrisi cukup tinggi namun memiliki kandungan lemak yang rendah sehingga dagingnya baik untuk kamu konsumsi
  7. Kemudahan dalam pemberian pakan karena ayam arab bisa mengkonsumsi berbagai jenis pakan ternak ayam

Sekarang, kamu tidak perlu lagi untuk mempersiapkan ide bisnis beternak. Kamu bisa mengikuti cara-cara dan tips di atas saat mulai budidaya ayam arab petelur. Sebagai seseorang yang memiliki jiwa pengusaha, tentu kamu bisa melihat peluang usaha dari peternakan ayam arab petelur, bukan? Semoga panen pertama memberikan hasil produksi telur yang memuaskan yang cukup baik untuk para pemula.

Check Also

Jenis Penyakit Mulut Pada Kucing

8 Jenis Penyakit Mulut Pada Kucing, Yang Perlu Dikatahui Para Pecinta Kucing

Selamat Datang di Web Hasilbumi.net, tempat beraneka ragam berbagai budidaya yang hendak disuguhkan dalam website ini dengan cara rinci serta perinci. Dibawah ini admin bakal mangulas modul mengenai Penyakit Mulut , berikut penjelasannya: Kucing merupakan salah satu dari banyak fauna lucu yang hendak Kamu temui di area. Inilah kenapa banyak orang amat bergairah, sebab binatang [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *