Breaking News

Panduan Budidaya Buah Belimbing Cepat Berbuah

 

Belimbing atau Averrhoa carambola merupakan salah satu tanaman buah yang berasal dari negara Malaysia, namun penyebaran sudah sampai ke di Indonesia. Kota Depok dan Demak menjadi daerah produsen belimbing terbesar di Indonesia.

Di Indonesia tanaman ini memiliki banyak jenis unggul yang dapat di budidayakan, antara lain:

  1. Demak kunir
  2. Demak dapur
  3. Sembiring
  4. Dewi
  5. Siwalan
  6. Taiwan Dan masih banyak jenis belimbing lainnya.

Buah belimbing begitu digemari oleh masyarakat indonesia dan biasanya buah belimbing diolah sebagai salah satu olahan seperti manisan ataupun capuran buah untuk salad maupun rujak.

Belimbing memiliki banyak manfaat jika dikonsumsi, tidak hanya rasa buahnya yang segar buah belimbing juga banyak dimanfaatkan untuk di jadikan obat tradisional. Buah belimbing banyak digunakan untuk pengobatan penyakit batuk, jerawat, gigi berlubang, gusi berdarah, panu, hingga membantu memperbaiki fungsi pencernaan pada tubuh anda.

Selain bermanfaat untuk kesehatan, tanaman belimbing ini juga bermanfaat untuk lingkungan karena tanaman ini mampu menyerap gas-gas emisi dari kendaraan bermotor serta mengatasi pencemaran udara yang telah disebabkan oleh manusia. Tak heran jika banyak yang berminat untuk membudidayakan tanaman belimbing.

Mengenai soal budidaya tanaman belimbing, maka anda dapat melakukan budidaya di kebun bahkan di pekarangan rumah juga bisa. Dengan menanam di dekat rumah, maka anda bisa mendapatkan buah belimbing dengan mudah untuk dikonsumsi sendiri maupun untuk dijual. Berikut ini beberapa cara budidaya buah belimbing yang baik :

Panduan Budidaya Buah Belimbing Cepat Berbuah

Budidaya Buah Belimbing

Tanaman belimbing sama dengan tanaman buah yang lainnya yaitu memiliki syarat untuk tumbuh diantaranya iklim, ketinggian tempat, dan media tanam.

Iklim yang dibutuhkan tanaman ini agar berbuah lebat, salah satunya keadaan angin yang tidak begitu kencang agar bakal buah dan daun tidak terlalu berguguran. Curah hujannya juga harus rendah dengan penyinaran matahari yang di dapatkan sebesar 45-50% dan hal ini tentu berpengaruh terhadap suhu. Paling bagus suhu untuk tanaman belimbing adalah 7,5 bulan basah dan 4,5 bulan kering.

Ketinggian tempat yang paling cocok untuk menanam buah belimbing di dataran rendah hingga ketinggian 500 meter di atas permukaan laut.

Media tanam untuk budidaya tanaman belimbing tidaklah sulit, cukup tanah yang memiliki tekstur gembur, subur serta memiliki drainase yang baik. Hal yang paling utama yaitu media tanam yang memiliki keasaman pH dari 5,5 hingga 7,5.

1. Teknik Budidaya Belimbing

Beberapa Teknik Budidaya Belimbing yang baik yaitu mencakup :

A. Penyiapan Bibit dan Benih Yang Tepat

Untuk mendapatkan bibit belimbing yang unggul, maka anda harus menggunakan pohon induk yang unggul dengan pembiakan secara vegetatif. Pembiakan vegetatif yang dimaksud seperti cangkok, okulasi, enten dan susuan. Adapun pembiakan secara generatif dengan biji, namun tidak begitu di anjurkan karena hampir seluruh tanaman belimbing selalu memberikan keturunan berbeda dengan induknya.

Persiapan benih dapat dilakukan dengan cara pembiakan secara vegetatif maupun secara generatif, disini akan di bahas bagaimana cara budidaya buah belimbing secara generatif atau dari biji.

Tahapan penyiapan batang bawah untuk penyiapan biji atau benih belimbing sebagai berikut :

Memilih buah beimbing yang sudah matang di pohon dengan keadaan sehat dan berasal dari varietas unggul. Kemudian keluarkan biji dari buah dengan cara membelahnya dan biji harus di cuci bersih hingga benar-benar bersih dari lendir. Keringkan biji belimbing hingga kadar airnya 12-14%, kemudian simpan biji belimbing pada wadah tertutup atau dapat langsung di semai.

B. Penyemaian Benih Belimbing

Menentukan areal untuk lahan persemaian di tempat yang strategis dan tanahnya subur. Lakukan pengolahan tanah dengan kedalaman antara 30-40 cm sampai gembur dan di kering-keringkan selama 15 hari. Kemudian buat bendengan selebar 100-120 cm tinggi 30 cm dengan arah membujur utara – selatan.

Berikutnya campurkan pupuk kandang sebanyak 2 kg / m2 luas bedengan. Alangkah baiknya penyemaian di lakukan di tempat yang teduh tetapi masih mendapat sinar matahari. Jika tempat penyemaian di lakukan di tempat terbuka, maka bisa membuat peneduh di atas tempat semai seperti menggunakan jerami maupun plastik.

C. Pemindahan Bibit Benih

Anda bisa melakukan pendederan bibit pada umur 6-8 bulan dari persemaian kedalam polybag atau keranjang yang telah di isi media campuran tanah dan pupuk kandang.

2. Pengolahan Media Tanam Belimbing

Pengolahan lahan untuk tanam belimbing tidaklah sulit, caranya anda mengolah tanah lahan tanam cukup dalam 30-40 cm hingga gembur dan tambahkan pupuk kandang halus sebanyak 2 kg / m2. Lalu rapihkan dengan bedengan selebar 100-120 cm, tinggi 30 cm sambil di campurkan dengan tanah secara merata.

3. Cara Penanaman Belimbing

Penentuan jarak dan pola tanam belimbing sangatlah penting, pada umumnya jarak tanam antar tanaman sekitar 6 X 6 meter.

Sebelum bibit di tanam, maka terlebih dahulu anda membuat lubang tanam seluas 50 x 50 x 50 cm dengan kedalaman 50 cm dan lubang di angin-anginkan 2-4 minggu. Tanah di bagian atas di campur dengan pupuk kandang ayam dengan dosis 1:1 perlubang tanam. Anda bisa juga menggunakan pupuk jenis NPK 20-10-10 sebanyak 1 genggam per lubang tanam. Biarkan selama 1 minggu, setelah 1 minggu kemudian penanaman bisa langsung di lakukan dengan memasukan benih belimbing kedalam lubang dan menutupnya dengan tanah yang sudah di campur pupuk tadi.

4. Pemeliharaan Tanaman Belimbing

Pemliharan Tanaman Belimbing tidaklah sulit, karena prosesnya pun sama dengan pemeliharaan tanaman lainnya. Anda bisa melakukan pemeliharaan tanaman buah belimbing sesuai dengan prosedurnya sebagai berikut :

  • Penyiangan dan pembubunan di lakukan agar tanaman terhindar dari serangan gulma yang banyak memakan unsur hara pada tanah.
  • Pemberian pupuk bisa di lakukan sesuai dengan kebutuhan tanaman.
  • Penyiraman tanaman di lakukan agar kondisi tanah tetap terjaga kelembapannya.
  • Penyemprotan menggunakan pestisida dapat di lakukan untuk mencegah hama dan penyakit, agar tidak menganggu proses tumbuh tanaman belimbing.

5. Hama Tanaman Belimbing

Hama Tanaman Belimbing yang sering hinggap yakni hama lalat buah dan biasanya menyerang tanaman dengan ciri buah membusuk. Tanaman yang busuk biasanya telah di hinggapi hama lalat buah dan hama seringkali menetaskan telur di dalam buah. Pengendaliannya dapat di lakukan dengan cara pembungkusan buah menggunakan plastik.

6. Panen Belimbing

Umur panen buah belimbing yang baik biasanya sekitar 35-60 hari. Umur panen ini juga kadang di pengaruhi oleh iklim, letak geografi dan lingkungan. Buah yang siap panen memiliki ukuran yang maksimal berwarna kuning, hijau atau merah tergantung dari varietas belimbing.

Baca Juga: Cara Budidaya Kopi Stek Rasa Nikmat

Cara panen buah belimbing dengan memotong tangkainya. Waktu panen di usahakan saat pagi hari karena kondisi buah masih segar, setelah di petik buah di letakan dalam wadah dengan hati-hati agar tidak rusak.

Proses budidaya belimbing tidaklah sulit bukan, karena tidak membutuhkan perawatan yang khusus. Dengan kemudahan dalam proses budidaya, maka buah belimbing sangatlah rekomended untuk di budidayakan pada pekarangan rumah.

Begitulah cara Budidaya Buah Belimbing yang mudah, semoga anda bisa mempraktikannya dengan baik dan sukses.

Check Also

makanan-ikan-gabus

7 Makanan Ikan Gabus Terbaik dan Tips Budidaya Agar Cepat Besar

Indonesia memang memiliki potensi budidaya ikan air tawar yang sangat menjanjikan, salah satunya adalah ikan …

Leave a Reply

Your email address will not be published.