Kupas Budidaya Buah Ciplukan Dijamin Sukses Berbuah

  • Whatsapp
Budidaya Buah Ciplukan
suara.com

Budidaya buah ciplukan saat ini masih belum banyak dilakukan. Tidak banyak yang mengetahui bahwa buah ciplukan merupakan buah yang memiliki banyak manfaat. Buah ciplukan juga memiliki potensi yang bisa dikembangkan sebagai salah satu bahan baku farmasi. Dapat berkembang baik di lahan gambut sebagai salah satu tumbuhan liar. Buah ciplukan lebih mudah tumbuh di daerah yang pernah menjadi bekas lahan pertanian dan biasanya tumbuh sebagai tanaman gulma.

Budidaya Buah Ciplukan
suara.com

Ciplukan memiliki habitat di lahan gambut sebagai tumbuhan liar. Buah ciplukan banyak tumbuh di wilayah Kalimantan Barat karena memiliki wilayah hutan tropis dengan keanekaragaman hayati yang cukup tinggi. Tanah gambut memiliki tingkat kejenuhan basa dan kesuburan tanah yang cukup rendah. Namun di tanah gambut masih ada beberapa jenis tanaman pathogen. Salah satu tumbuhan yang bisa beradaptasi yaitu ciplukan (Physalis angulata L.). 

Meskipun sudah banyak yang mengetahui manfaat akan buah ciplukan ini namun masih banyak orang yang masih belum mengetahui cara pembudidayaannya. Seringkali beberapa upaya untuk membudidayakan tumbuhan ini mengalami banyak kendala. Mulai dari sulitnya upaya untuk menyemai hingga sulitnya perkembangan tumbuhan dengan sistem perakaran yang cukup terbatas. Ciplukan bisa tumbuh di lahan yang gambut dengan berasosiasi bersama mikoriza. Asosiasi tumbuhan gambut dengan mikoriza merupakan hubungan yang saling menguntungkan. Untuk mencari buah ini, bisa menemui nya di pinggir-pinggir lapangan, kebun, tanah kosong hingga lahan pertanian yang memiliki tanaman kacang tanah atau kedelai.

Buah Ciplukan berasal dari daerah tropis Amerika dan kemudian menyebar ke kawasan Amerika, Pasifik, Australia dan Asia. Ciplukan atau Physalis angulata L. merupakan tumbuhan herba anual yang bisa tumbuh hingga ketinggian 0,1 hingga 1 meter. Memiliki btang yang mencabang,  menggarpu, dan berongga. Daun yang bertangkai, memiliki daun tunggal, bagian bawah melebar, bagian atas berpasangan, dan memiliki bentuk membulat. Ciplukan memiliki banyak manfaat untuk obat kesehatan.

Bagian akar tumbuhan ciplukan bermanfaat sebagai obat cacing dan obat penurun demam. Sementara untuk bagian daun ciplukan bermanfaat sebagai obat busung air, bisul, borok, sebagai penguat jantung, nyeri di perut, dan kencing yang mengeluarkan nanah. Untuk buah ciplukan bermanfaat untuk mengobati epilepsi.

Cara Budidaya Buah Ciplukan

Budidaya Buah Ciplukan
health.kompas.com

1.  Syarat Tumbuh

  •  Tanaman ciplukan cocok hidup di tanah yang subur, gembur, tidak memiliki genangan air, dan memiliki pH yang cukup netral.
  • Tanaman ciplukan bisa hidup meskipun di lahan yang kering, agak padat, dan lahan yang kurang terawat sekalipun.
  • Kondisi tanah bagian atas sangat berpengaruh terhadap tingkat kesuburan tanaman ciplukan.
  • Tanaman ciplukan lebih cocok jika dibudidayakan di wilayah yang agak basah dan tempat yang terbuka.

2. Tahap Persiapan

Pembudidayakan tanaman ciplukan biasanya dengan memanfaatkan bibit dari perbanyakan generatif. Melalui cara-cara berikut :

a. Penyiapan Benih

Benih buah ciplukan berasal dari buah ciplukan yang sudah tua dan matang serta sudah berumur lebih dari 2,5 bulan. Buah yang sudah berusia tua dan matang akan mengeluarkan buah dan bijinya ketika dipijit. Biji yang keluar dari buah ciplukan yang sudah matang atau tua bisa kita gunakan untuk penyemaian.

b. Penyiapan Media

Persiapkan tanah untuk media persemaian harus memiliki tekstur yang halus dan gembur serta mengandung unsur hara yang cukup. Kondisi tanah yang baik akan memberi kemudahan bagi biji agar bisa berkecambah dan mengeluarkan akar yang bisa dengan mudah masuk ke tanah. Jika kebutuhan hanya sedikit maka bisa gunakan tempat persemaian yang kecil, namun apabila bibit dalam cukup banyak maka perlu menyiapkan lahan dalam bentuk bedengan.

c. Penyemaian Benih

Penyemaian benih buah ciplukan relatif mudah untuk pemeliharaannya. Kegiatan penyemaian benih pada bedengan cukup kita lakukan dengan tutuplah dengan sungkup plastik agar bisa menekan penguapan air dari media tempat semai, untuk menghindari adanya terpaan panas atau air hujan, serta untuk mencegah adanya serangan hama dan penyakit yang bisa menganggu pertumbuhan buah ciplukan.

d. Bibit hasil persemaian

Proses perkecambahan biji terjadi setelah beberapa bulan terjadinya penyemaian. Ketika sudah berkecambah, ciplukan akan menjadi tanaman yang mini. Bibit tanaman ciplukan yang sudah berumur 1 hingga 1,5 bulan hingga siap untuk ditanam pada lahan. Lamanya waktu dormasi biji ciplukan tergantung dengan kerasnya biji dan media yang kita pakai untuk penyemaian.

3. Penanaman

Bibit ciplukan tumbuh dengan memiliki akar yang relatif sedikit, batang yang belum terlalu keras, memiliki jumlah daun kurang lebih 8 lembar. Pemindahan bibit buah ciplukan harus secara perlahan agar bibit tidak rusak. Setelah pencabutan bibit, harus langsung segera kita tanam kembali. Benih buah ciplukan memiliki kelemahan akar dan batang yang bisa dengan mudah rusak.

4. Proses Perawatan Tanaman

Budidaya Buah Ciplukan
TaniPedia.Co.Id

Budidaya buah ciplukan harus kita lakukan dengan hati-hati. Proses perawatan ciplukan kurang lebih sama pada setiap kegiatan budidayanya. Dalam menanam buah ciplukan harus segera mengganti bibit tanaman yang telah mati atau membusuk karena bisa menular ke bibit tanaman buah ciplukan yang lain. Penyiraman tanaman juga tidak boleh terlalu sering atau berlebihan. Kebutuhan air pada tanaman buah ciplukan sebenarnya tidak terlalu banyak dan relatif mirip dengan kebutuhan air pada tanaman palawi. Pemberian pupuk pada tanaman buah ciplukan memiliki kadar yang mirip dengan pemupukan pada tanaman tomat. Urutan pemberian pupuk pada tanaman buah ciplukan yaitu :

  • Pemberian pupuk Fosfor dan Kalium yang kita berikan pada lubang-lubang penanaman bibit.
  • Kemudian, pemberian pupuk susulan 1 yang berupa dosis pupuk Nitrogen yang bisa kita berikan dalam jangka waktu 14 hari setelah masa penanaman. Pemberian pupuk bisa dilakukan dengan cara menaburkan pupuk secara langsung di sekeliling tanaman dengan jarak 10 cm dari bibit.
  • Pemberian pupuk susulan ke 2 yang berupa pupuk Nitrogen yang kita berikan dalam jangka waktu 35 hari setelah masa tanam. Cara pemberian pupuk ini sama dengan pemberian pupuk susulan 1.
  • Penggunaan pupuk pada budidaya tanaman ciplukan yang dilakukan dengan sistem tumpang sari. Sehingga dosis juga harus menyesuaikan dengan banyaknya tanaman.

Untuk pengendalian hama dan penyakit dapat kita lakukan dengan mematikan secara langsung atau memusnahkan kelompok hama, bibit hama, atau telur hama. Kegiatan untuk memberantas hama dan penyakit juga bisa dilakukan dengan memusnahkan tanaman yang terjangkit penyakit. Pengendalian hama dan penyakit pada tanaman ciplukan juga bisa dilakukan berbarengan dengan perawatan dan pengendalian hama penyakit pada tanaman lain.

Baca Juga : Panduan Budidaya Buah Belimbing Cepat Berbuah

5. Panen

Budidaya Buah Ciplukan
kabarbulanini.com

Proses pemanenan buah ciplukan bisa kita lakukan dengan tenggang waktu 2-3 minggu sekali. Pada satu pohon buah ciplukan bisa menghasilkan buah ciplukan sebanyak 300 buah. Apabila kita bisa menghasilkan buah ciplukan hasil budidaya yang berkualitas dan seragam sehingga bisa memberikan keuntungan yang sangat memuaskan. Proses pemasaran buah ciplukan bisa kita jual ke pasar atau langsung saja menjualnya ke pengepul. Ada juga beberapa pelaku bisnis yang mulai memanfaatkan buah ciplukan ini. Bisnis budidaya buah ciplukan ini dilklaim sangat menguntungkan karena permintaan pasar akan buah ciplukan ini semakin meningkat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *