Cara Mudah Budidaya Ikan Cupang di Rumah

  • Whatsapp

Sudah setahun belakangan, di Indonesia. Masyarakat sangat tertarik dengan budidaya ikan cupang. Karena ikan hias yang satu ini ternyata banyak menarik perhatian, bukan hanya untuk dipelihara namun untuk bisnis. Ternyata ada banyak cara mudah budidaya ikan cupang di rumah, dengan bahan terbatas. 

Ikan cupang sebagai salah satu peliharaan yang paling mudah untuk diurus dan tidak memakan biaya yang cukup banyak. Proses berkembangnya, budidaya ikan cupang semakin populer. Termasuk kamu yang tertarik untuk bisa melakukan ternak hewan di rumah dengan mudah.

Bacaan Lainnya

Dalam artikel ini akan kita bahas secara lengkap mengenai cara mudah budidaya ikan cupang sebagai bisnis di area rumah, termasuk pemijahan dan juga cara perawatannya.

Ikan Cupang, Si Kecil yang Cantik

Ikan cupang masuk ke dalam salah satu kategori ikan hias yang memiliki ukuran tidak terlalu besar dan berwarna-warni. Tergantung dari indukannya dan persilangannya. Ikan ini memang dijual karena kategori hias ataupun ikan untuk tampilan. Sehingga semakin unik dan juga menarik warna yang dimiliki oleh ikan tersebut jelas akan semakin mahal.

Alasan ini yang menyebabkan banyak pembudidaya memutuskan untuk mencari indukan ikan cupang yang bagus dan berkualitas. Sehingga bisa menghasilkan anak dengan warna yang menarik dan cantik. seiring berjalannya waktu ikan cupang ini mungkin harganya tidak terlalu tinggi.

Tetapi karena menarik perhatian banyak orang dan dicari oleh banyak masyarakat di Indonesia ikan cupang. Mulai memiliki taksiran harga yang cukup tinggi dan mendatangkan keuntungan. Bagi mereka yang memanfaatkan momen ini untuk membuka bisnis budidaya ikan cupang.

Sebelum membahas mengenai aturan ataupun tata cara untuk bisa mengembangbiakkan ikan. Kita harus terlebih dahulu mengetahui syarat tumbuh atau syarat perkembangannya. Sehingga kita bisa menyesuaikan dan juga membuat habitat yang ada di rumah sama seperti habitat aslinya.

Syarat Perkembangbiakan Ikan Cupang

source: ekor99
source: ekor99

Pertama kali harus kita ketahui adalah syarat dari perkembangbiakan umumnya ikan cupang sendiri membutuhkan air yang berasal dari sungai ataupun kolam. Terkadang dilakukan kesalahan bahwa kita seringkali menggunakan air mineral ataupun air dari PDAM.  Dengan logika bahwa air tersebut lebih jernih dan juga lebih aman.

Namun perlu diingat bahwa ikan cupang merupakan ikan liar pada awalnya sehingga jika menggunakan jenis air tersebut. Justru sebaliknya karena mengandung ph yang tidak sesuai dengan jumlah mineral yang terlalu tinggi habitat dari ikan cupang.

Sebenarnya berada di di Asia Tenggara seperti Indonesia Malaysia, Thailand, dan juga Brunei. Selain itu ikan ini juga memakan waktu kurang lebih 3 hingga 5 tahun, untuk bisa mendapatkan ukuran maksimal 7 hingga 10 cm.

Cara Budidaya Ikan Cupang di Rumah

source: PETA
source: PETA

Lantas bagaimana sih para pemula yang ingin bergabung sebagai seorang pembudidaya ikan memulai ataupun memahami dalam:

1. Perkawinan Induk Ikan

Pertama yang harus diketahui dalam satu kali perkawinan ikan cupang, ternyata dapat menghasilkan kurang lebih 1000 butir telur. Namun tidak semua ikan dapat menghasilkan warna yang cantik. Hanya beberapa ikan saja yang mungkin dikatakan sebagai bibit unggul telur tersebut.

Nantinya akan menetas dengan kurun waktu kurang lebih 24 hingga 26 jam. Setelah pembuahan berdasarkan pengalaman dan juga penelitian dari para pembudidaya tingkat kematiannya cukup tinggi. Sehingga dalam satu kali kawin tidak bisa langsung di panen keseluruhan ngomongnya hanya 30 – 40 ikan cupang saja yang berhasil hidup dan akhirnya menetas menjadi ikan yang baik ikan yang bagus.

2. Pemisahan Induk Betina dan Jantan

Hal lain yang harus dipahami oleh pembudidaya untuk indukan jantan sendiri dapat dikawinkan. Kurang lebih 8 kali dengan jangka waktu 3 minggu. Sedangkan untuk betinanya hanya disarankan satu kali kawin saja. Hal ini dikarenakan jika dipaksakan untuk melakukan perkawinan kedua atau ketiga kalinya. Nantinya akan terjadi penurunan keragaman jenis kelamin dan akan didominasi oleh kelamin betina, untuk ikan nya ditambah lagi warna yang dimiliki akan semakin buruk.

3. Pemijahan

Langkah untuk melakukan pemijahan ataupun budidaya diantaranya yaitu:

  1. pertama isi tempat pemijahan dengan air bersih kurang lebih 15 cm. Selain itu usahakan untuk menggunakan air tanah atau air sungai. Jangan menggunakan air kemasan atau air PDAM, yang memiliki bau besi ataupun kaporit karena hal tersebut hanya akan membuat ikan mati.
  2. Selanjutnya adalah tambahkan tanaman yang tahan di dalam air. Tujuannya agar indukan betina lebih mudah meletakkan telurnya sebagai tempat berlindung.Hal penting lainnya yang tidak boleh dilewatkan tanaman jangan terlalu banyak atau memenuhi tempat pemijahan tersebut. Karena tanamannya bisa mengambil kadar oksigen yang ada di dalam air. Hal ini menimbulkan ikan kekurangan oksigen dan mudah lemas atau mati.
  3. Setelah itu masukkan ikan cupang jantan terlebih dahulu. Nantinya ikan tersebut akan membuat gelembung udara yang bertujuan untuk menyimpan telur yang sudah dibuahi. 
  4. Selain itu gelembung tersebut juga untuk memancing betina yang akan melakukan pemijahan
  5. Kamu bisa meletakkan dua ikan berdampingan namun jangan dimasukkan ke dalam tempat yang sama terlebih dahulu
  6. Setelah selesai indukan jantan nantinya berhasil membuat gelembung, kemudian masukkan induk betina yang telah disiapkan
  7. Waktu pemijahan terbaik yakni pukul 7 hingga 10 pagi atau pukul 4 hingga 6 sore hal ini dikarenakan ikan-ikan cupang memiliki sensitifitas yang sangat tinggi. Saat kawin sebaiknya tutup dengan wadah seperti koran agar terhindar dari suara bising dan juga cahaya ataupun orang yang hilir mudik.

Apabila pemijahan telah berhasil dilakukan segera angkat indukan betina nya karena selanjutnya telur tersebut akan dijaga oleh ikan jantan. Nantinya ia akan memunguti telur dengan menggunakan mulutnya serta meletakkannya pada gelombang tersebut. Jika indukan betina tidak diangkat telur tersebut nanti akan dimakan. 

Tips Khusus untuk Pemijahan

Apabila memasuki usia 3 atau 4 hari, telur akan menetas menjadi ikan kecil atau biasa disebut sebagai burayak. Tidak perlu diberi makanan, mengingat nutrisi sudah didaaptkan dari ikan jantan. Saat memasuki usia 2 minggu burayak bisa dipisahkan dari ikan jantan, dan biarkan ikan tersebut tumbuh menjadi lebih besar.

Siapkan wadah yang besar dan beri kutu air serta larva nyamuk. Setelah 1-2 bulan, ikan sudah bisa dipisahkan berdasarkan jenis kelaminnya. Ikan juga harus dipisahkan ke wadah yang lebih besar.

Manfaat Membudidayakan Ikan Cupang 

Setelah mengetahui tahapan/cara untuk budidaya selanjutnya apasih manfaat yang bisa dirasakan apabila membudidayakan ikan cupang? Sebenarnya ada beberapa kelebihan yang bisa dirasakan

Mendapatkan keuntungan besar. jelas hal ini dikarenakan ikan cupang dapat dibudidayakan dan dijual baik kebutuhan ikan aduan maupun kebutuhan ikan hias. Biasanya apabila masing-masing ikan dijual mendapatkan keuntungan Rp. 5.000. Maka bayangan apabila kamu berhasil menjual kurang lebih 100 ikan per harinya.

Budidaya ikan cupang tidak banyak dilakukan oleh orang. Karena mereka hanya tertarik untuk memeliharanya tetapi untuk bisa membudidayakannya butuh perhatian tinggi. Mengingat ini masuk ke dalam salah satu ikan yang cukup sensitif dan mudah mati. Jadi sudah tidak bingung lagi bukan bagaimana Cara Mudah Budidaya Ikan Cupang di Rumah.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *