Kupas Tuntas Budidaya Jangkrik Mudah Hasil Maksimal

  • Whatsapp
Budidaya Jangkrik
hot.liputan6.com

Budidaya Jangkrik (Liogryllus Bimaculatis) saat ini mulai banyak diminati dan gencar dilakukan oleh banyak orang. Di masa pandemi saat ini, budidaya jangkrik menjadi salah satu alternatif untuk membantu perekonomian. Jangkrik merupakan serangka yang mirip dengan belalang karena memiliki tubuh yang kecil dan silindris. Jangkrik adalah hewan yang tergolong omnivora. Oleh karena itu, untuk membudidayakan jangkrik ini tergolong cukup mudah.

Budidaya Jangkrik
BubbleJuice/pixabay

Ada banyak keuntungan yang bisa kita dapat ketika membudidayakan jangkrik ini, salah satunya mengingat waktu yang diperlukan untuk produksi telur hanya 2 sampai 4 minggu saja. Siklus hidup jangkrik tergolong lebih pendek yaitu jangkrik betina memiliki siklus hidup sekitar kurang lebih 3 bulanan. Sementara untuk jangkrik jantan memiliki siklus hidup kurang dari 3 bulan. Produksi telur dalam sekali bertelur, jangkrik betina bisa menghasilkan lebih dari 500 butir telur.

Bacaan Lainnya

Budidaya Jangkrik di Indonesia

Penyebaran jangkrik di Indonesia cukup merata dan banak jumlahnya. Seiring dengan meningkatnya orang yang memelihara burung dan ikan, kebutuhan akan jangkrik  sebagai pakan burung dan ikan juga ikut meningkat. Jangkrik terkenal dengan kandungan proteinnya yang tinggi. Jangkrik yang semakin sering diburu mengakibatkan ketersediaan jangkrik di alam bebas ikut menurun. Oleh karena itu, saat ini banyak pihak yang memutuskan untuk membudidayakan jangkrik ini. Selain untuk membangkitkan eksistensi budidaya jangkrik yang namanya sempat meredup juga sebagai untuk bisa membantu meningkatkan perekonomian.

Saat ini tercatat, ada lebih dari 100 jenis jangkrik yang ada di Indonesia. Jenis jangkrik yang paling banyak dibudidayakan saat ini yaitu jenis Gryllus Mitratus dan Gryllus testaclus yang biasa dipergunakan untuk pakan burung dan ikan. Dua jenis jangkrik ini memiliki ciri khas yang membedakan keduanya. Untuk jenis jangkrik Gryllus Mitratus wipositor yang lebih pendek dan memiliki garis putih pada pinggir sayap nya. Pemanfaatan jangkrik saat ini sudah cukup eksis di kalangan masyarakat. Jangkrik memiliki banyak manfaat seperti untuk pakan burung kicau, pakan ikan, dan juga untuk pertumbuhan udang dan lele dalam bentuk tepung.

Cara Budidaya Jangkrik yang Mudah dengan Hasil Maksimal

Budidaya Jangkrik
salgir/Pixabay

Budidaya jangkrik merupakan budidaya yang jika tidak kita rencanakan dengan matang juga akan menimbulkan kerugian. Dalam membudidayakan jangkrik juga tidak bisa sembarangan. Ada beberapa tahap yang perlu kita lakukan dalam pelaksanaan usaha ternak jangkrik. Budidaya ternak jangkrik ini dapat memberikan keuntungan yang besar untuk pemiliknya jika melakukan budidaya jangkrik dengan tepat. Beberapa tahap dalam pembudidayaan jangkrik yaitu :

1. Penyiapan Sarana dan Peralatan

Jangkrik lebih banyak melakukan kegiatan di malam hari. Oleh karena itu sebaiknya hindari peletakan kandang jangkrik langsung di bawah sinar matahari. Perlakukan ini bertujuan untuk membuat jangkrik merasa lebih nyaman dan tidak terganggu dengan sinar matahari yang berlebihan. Sebaiknya letakan kandang jangkrik di tempat yang teduh dan redup cahayanya. Serta perhatikan jauhkan kandang jangkrik dari lalu lalang orang ketika musim bertelur.

Berikan suasana pada kandang yang mirip dengan habitat aslinya, seperti mengolesi dinding kandang dengan lumpur sawah dan berikan pula daun-daun kering seperti daun pisang, daun sukun, dan daun kering lainnya. Hal ini dilakukan agar menghindari sifat kanibalisme dari jangkrik. Lalu lapisilah lakban di sekeliling kandang jangkrik untuk memastikan bahwa kandang benar-benar rapat agar jangkrik tidak bisa merayap naik dan keluar dinding.

Ukuran kandang jangkrik memang tidak ada ukuran bakunya, ukuran kandang bisa menyesuaikan dengan jumlah jangkrik dalam kandang tersebut. Biasanya peternak menggunakan kandang berbentuk persegi panjang dengan tinggi 30 hingga 50cm, lebar 60-100 cm sedangkan untuk panjangnya yaitu 120 hingga 200 cm. Untuk memudahkan sirkulasi dalam kandang, bisa dengan membuat lubang dan menutupnya dengan kain kasa. Kandang jangkrik biasanya terbuat dari kayu yang memiliki rangka kaso, namun bisa juga dengan menggunakan triplek.

2. Pembibitan

1) Pemilihan Bibit

budidaya jangkrik
agrowindo

Syarat pemilihan bibit dan calon induk dalam budidaya jangkrik harus sehat, tidak sakit, tidak cacat pada badannya. Umur jangkrik yang menjadi bibit biasanya berumur 10 sampai 20 hari. Jangkrik untuk bibit biasanya berasal dari alam bebas.

Ciri-ciri indukan betina yaitu :

  • Sungutnya masih panjang dan lengkap
  • Kedua kaki belakangnya lengkap
  • daya lompatan tinggi, gesit, dan terlihat sehat
  • Memiliki badan dan bulu berwarna hitam
  • Pilih jangkrik yang memiliki ukuran besar

Ciri-ciri indukan jantan yaitu :

  • Memiliki suara yang nyaring
  • Permukaan punggung dan sayap halus
  • Tidak memiliki ovipositor

2) Perawatan calon induk

Jangkrik memiliki sifat kanibal, oleh karena itu harus benar-benar diperhatikan pemberian makanan nya. Jangkrik yang telah keluar dari kotak penetasan dan berumur 10 hari harus benar-benar diperhatikan pemenuhan kebutuhan terutama makanannya. Karena jika kekurangan makanan maka sifat kanibal jangkrik akan memakan jangkrik lain yang lebih lebah. Makanan yang untuk jangkrik biasanya yaitu ubi, singkong, sayuran, dan dedaunan yang diberikan bergantian setiap hari.

3) Sistem perkembangbiakan

 

Budidaya Jangkrik
hot.liputan6.com

Perkembangbiakan jangkrik yaitu dengan mengawinkan jangkrik jantan dan jangkrik betina. Lalu akan menghasilkan telur yang nantinya menetas menjadi jangkrik yang baru. Untuk bertelur ada cara alami dan caesar, namun untuk cara caesar memiliki resiko yang tinggi dan jangkrik akan rawan mati.

4) Reproduksi

Induk jangkrik memiliki daya tetas tinggi kurang lebih mencapai 80 hingga 90 persen. Hal ini bisa tercapai dengan memberikan ramuan-ramuan yang khusus untuk induk jangkrik seperti bekatul, jagung, ketan item, tepung ikan, dan vitamin. Di sisi lain, pastikan kandang jangkrik telah memiliki bentuk mirip dengan habitat aslinya. Siapkan media pasir di dalam kandang karena jangkrik biasanya akan meletakan telur mereka di pasir atau tanah. Letakan pasir di atas piring agar nantinya mudah dalam memisahkan telur jangkrik. Perbandingan jumlah betina dan jantan ketika musim bertelur yaitu 10 : 2, ketika jangkrik telah selesai bertelur sekitar 5 hari maka pisahkan piring tempat telur jangkrik agar induk tidak memakan telurnya.

5) Proses  Penetasan Telur

Budidaya jangkrik
rajajangkrik.com

Penyiapan kandang sebelum penetasan telur memang sangat penting. Lapisi permukaan kandang dengan pasir, sekam atau handuk yang lembut. Masukan 1 hingga 2 sendok telur di mana berkisar 1.500 hingga 2000 butir telur. Menyemprot telur setiap hari dan bolak-balik agar telur tidak berjamur. Telur akan menetas 4 hingga 6 hari.

6) Pemeliharaan

budidaya jangkrik
sipendik

Sanitasi merupakan hal yang sangat penting dalam pembudidayaan jangkrik guna menghindari adanya zat-zat atau racun yang terdapat pada bahan kandang. Oleh karena itu, sebelum memasukan jangkrik ke kandang lebih baik mengolesinya dengan lumpur sawah.

  • Pengontrolan Penyakit

Hindari keadaan kandang yang kembab serta pisahkan jangkrik yang sehat dan yang sakit agar penyakit pada jangkrik yang sakit tidak menulari jangkrik yang sehat.

  • Perawatan dan Pemeliharaan

Pemenuhan gizi yang cukup sangat mempengaruhi tumbuh kembang jangkrik. Anakan jangkrik yang masih berusia 1 sampai 10 hari diberikan voor atau pakan ayam yang terbuat dari kacang-kacangan kering . Jika usia jangkrik telah lebih dari 10 hari maka bisa kita berikan pakan berupa sayur-sayuran, jagung muda, dan gambas.

Baca Juga : Ulas Kandang Burung Aviary Raksasa Milik Irvan Hakim

Untuk jangkrik yang sedang berada pada fase perjodohan, bisa kita berikan pakan berupa sawi, wortel, jagung muda, kacang tanah, singkong, dan ketimun yang memiliki kandungan air yang tinggi. Pembudidaya juga biasa menambahkan pakan lain berupa bekatul jagung, tepung ikan, ketan hitam, kuning telur, dan vitamin lain. Hal lain yang tak kalah penting yaitu keadaan kandang jangkrik, berikan kaleng yang berisi kaleng ke kedua kaki kandang dan ganti selama 2 hari sekali.

7) Panen

Dalam hal pembudidayaan jangkrik, petani bisa mendapat keuntungan yang lumayan besar. Ada dua hasil utama yang nilai ekonominya cukup besar yaitu telur jangkrik dan jangkrik dewasa yang memiliki harga ekonomis cukup tinggi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *