Breaking News

Cara Budidaya Jeruk Lemon Mudah dan Praktis

Potensi pengembangan budidaya jeruk lemon di Indonesia cukup menjanjikan. Nilai gizi sari buah lokal dinilai lebih baik daripada jeruk impor yang telah tersimpan berbulan-bulan sebelum sampai ke tangan konsumen. Kondisi lingkungan Indonesia yang cocok untuk pengembangan jeruk lemon dengan lahan yang subur. Jeruk lemon (Citrus Limon) merupakan salah satu jenis jeruk yang banyak dimanfaatkan untuk campuran masakan ataupun untuk membuat minuman yang menyegarkan

Merupakan salah satu jeruk yang memiliki kandungan vitamin C yang tinggi serta dapat mencukupi kebutuhan vitamin C kita sehari-hari. Jeruk lemon seringkali kita kenal dengan nama jeruk nipis, tapi jeruk lemon ini bukan termasuk jenis jeruk yang memiliki biji. Kesuksesan dalam pengembangan jeruk harus disertai dengan dukungan teknologi budidaya yang baik dan benar.

Budidaya Jeruk Lemon
Budidaya Jeruk Lemon

Syarat Budidaya Jeruk Lemon

Agar budidaya jeruk lemon bisa berjalan dengan baik, maka ada beberapa syarat yang harus terpenuhi yaitu :

1. Keadaan Iklim

  • Suhu yang optimal untuk menanam jeruk lemon adalah antara 25-30 derajat celcius. Ada beberapa jenis jeruk lemon yang masih tumbuh pada 38 derajat celcius. Kelembaban yang dibutuhkan berkisar antara 70-80 %.
  • Musim hujan yang cukup, tanaman jeruk lemon rata-rata membutuhkan air dalam masa pertumbuhannya. Indonesia memiliki 6-7 bulan musim hujan dimana itu sangat cocok dengan kebutuhan pertumbuhan jeruk lemon.
  • Hindari wilayah yang cukup berangin karena bisa merontokan bunga dan buah tanaman jeruk lemon. Namun hal itu bisa kita tangani dengan menanam tanaman penahan angin berada di samping- samping tanaman jeruk lemon dan ditanam tegak lurus dengan arah angin.
  • Memastikan bahwa tanaman mendapat penyinaran matahari dengan baik tanpa terhalang oleh suatu apapun.

2. Ketinggian Tempat

Ketinggian optimal tanaman jeruk lemon agar menghasilkan produk yang optimal yaitu antara 600 sampai 1.200 meter mdpl untuk daerah dataran tinggi dan 200 sampai 400 meter untuk dataran rendah dengan catatan curah hujan tidak lebih dari 100 mm/bulan.

3. Media Tanam

  • Tekstur tanah yang biasanya digunakan untuk membudidayakan jeruk lemon adalah tanah berlempung pasir dengan cukup humus, tata air, dan udara yang baik.
  • Ukuran derajat keasaman tanah (pH tanah) yang cocok bagi pertumbuhan tanaman jeruk adalah berkisar antara 5,5 – 6,5 dengan pH yang paling optimal adalah 6.
  • Tanaman jeruk juga bisa tumbuh di daerah dengan kemiringan sekitar 30 %.
  • Daerah yang mengandung tanah Andosol dan Latosol sangat cocok dipakai untuk budidaya jeruk lemon.

Beberapa Tahapan Dalam Budidaya Jeruk Lemon

Ada beberapa tahapan budidaya jeruk lemon agar menghasilkan jeruk yang berkualitas, yaitu:

1. Penyiapan Lahan

Sama seperti jenis tanaman yang lain, dalam penanaman jeruk lemon harus menyiapkan kondisi lahan yang sesuai dan cocok untuk menanam lemon, buatlah jarak antar bibit yang nantinya akan di tanam agar tidak terlalu berdekatan dan saling mengganggu pertumbuhan sesama pohon lemon. Carilah lahan yang memiliki sistem drainase yang baik agar air tidak dapat menggenangi pohon lemon. Pastikan lahan bebas dari naungan benda lain agar tanaman lemon bisa mendapat sinar matahari dengan cukup.

2. Pembibitan

a) Pesyaratan Bibit yang Baik

Bibit yang baik pastinya bibit yang sehat dan terbebas dari berbagai macam penyakit, memiliki sifat yang sama dengan induk karena kebanyakan bibit jeruk yang digunakan berasal dari perbanyakan vegetatif berupa penyambungan tunas pucuk, bibit berukuran 2-3 cm, batang halus, memiliki banyak akar serabut, akar tunggang yang kuat dan berukuran sedang, serta memiliki sertifikasi penangkaran bibit yang terpercaya.

b) Penyiapan Bibit

Penggunaan bibit tanaman jeruk bisa didapat dengan cara vegetatif dan generatif. Hal ini bergantung pada hasil jeruk yang ingin kita dapat kan

3. Penyemaian

a) Generatif

Cara generatif ini memanfaatkan biji buah lemon sebagai benih secara langsung. caranya yaitu dengan memeras buah yang telah dipotong. Lalu keringkan biji lemon sampai lendirnya hilang tetapi jangan meletakannya di sinari matahari karena akan membuat biji menjadi kering. Kemudian siapkan lahannya yang sudah mengalami pengolahan terlebih dahulu dan memiliki jarak. Sebelum menanam benih, campurkan pupuk kandang ke dalam tanah. Setelah menanam biji, siramlah biji menggunakan air agar tetap lembab.

 b) Vegetatif

Gunakan metode ini untuk menyemai penempelan mata tempel dan penyambungan tunas. Untuk melakukan metode vegetatif ini kita harus mempersiapkan batang bawah yang berasal dari tanaman jeruk dengan bentuk akar yang kuat dan luas, memiliki daya adaptasi tinggi, bisa tahan dengan kondisi alam yang ekstrem, tahan terhadap hama dan penyakit. Jenis jeruk yang biasa petani gunakan adalah Japanese citroen, Cleopatra, Carizzo Citrange, Troyer Citrange, Rough Lemon.

4. Pengolahan Media Tanam

Tanaman jeruk bisa tumbuh di daerah tegalan atau daerah yang berlereng dan juga bisa tumbuh di wilayah berbukit namun harus dibuat sengkedan atau teras terlebih dahulu. Sebelum menanam, bersihkan lahan dari tanaman lain atau sisa-sisa kotoran.  Pembuatan lubang tanam hanya berlaku untuk tanah yang belum diolah. Setelah membuat lubang, pisahkan tanah bagian atas kira-kira 25 cm dan bawah. campurkan tanah pada bagian atas dengan pupuk kandang. Setelah melakukan penanaman, kemudian kembalikan lagi tanah ke tempat asal.

5. Penanaman

Bibit tanaman jeruk pada umumnya bisa untuk ditanam kapan saja. Asal tersedia air untuk menyirami, lebih optimal jika menanam saat awal musim hujan. Namun perlu diperhatikan untuk mengurangi jumlah akar, daun dan cabang yang berlebihan serta mengatur posisi akar. Saat bibit telah tertanam, maka tambahkan mulsa jerami dan letakan agar mulsa tidak dapat menyentuh batang untuk mencegah kebusukan batang. Bisa juga menambah tanaman sela dengan tanaman kacang-kacangan atau sayuran yang bisa menambah nutrisi nitrogen dalam tanaman jeruk,

6. Pemeliharaan

  • Penyulaman, bertujuan untuk mengganti tanaman yang tidak tumbuh, mati, rusak atau busuk, dengan tanaman lain yang baru.
  • Penyiangan, bertujuan untuk membersihkan gulma atau tanaman yang dapat mengganggu pertumbuhan jeruk. Lakukan penyiangan secukupnya sesuai dengan kondisi gulma.
  • Pembubunan, melakukannya dengan menambah tanah jika pangkal akar tumbuhan sudah terlihat. Biasanya pembubunan terjadi karena tanah yang terbawa oleh air hujan.
  • Pemangkasan, bertujuan utnuk membuang bagian pohon yang tidak sesuai. Jika terdapat bekas luka pada tanaman maka segera tutup dengan fungisida atau lilin untuk mencegah infeksi dari penyakit.
  • Pemupukan, bertujuan untuk membantu kesuburan tanaman jeruk.
  • Penyiraman, dalam meyirami tanaman jangan sampai batang tanaman terendam air dan usahakan tanaman mendapat penyiraman atau pengairan yang cukup.
  • Penjaranga buah, bertujuan untuk menjaga kualitas buah dan memicu pertumbuhan buah  baru dengan kualitas dan bobot yang sama. Penjarangan biasa dengan membuang buah yang busuk, kurang mendapat sinar matahari, dan buah yang tidak memenuhi syarat lainnya.

7. Panen

Lakukan panen jeruk lemon saat jeruk sudah berumur sekitar 28-36 minggu namun tergantung jenis jeruk dan varietasnya. Cara memanen buah bisa menggunakan gunting pangkas. Dalam perkiraan satu hektar lahan budidaya jeruk masih bisa mencapai 5,1 ton/ha.

8. Pasca Panen

a) Pengumpulan buah

Kumpulkan buah yang sudah terpetik dari pohonnya ke dalam satu wadah besar agar tidak tercecer.

b) Penyortiran

Setelah bauh terkumpul maka sortirlah buah sesuai dengan kualitas dan ukuran buah yang kita inginkan. Golongkan buah kedalam jenis yang sama.

c) Penyimpanan

Tempat yang baik untuk menyimpan buah jeruk agar tetap segar dan terjaga kualitasnya yaitu di temperatur suhu kisaran 8-10 derajat.

d) Pengemasan

Pengemasan jeruk lemon biasanya menggunakan keranjang bambu atau kayu yang tebal agar tidak merusak kualitas jeruk lemon. Dan juga pakailah tempat pengemasan yang tidak terlalu berat.

Check Also

kucing muntah kuning

Waspadai Kucing Muntah Kuning: Penyebab dan Cara Penanganan

Memiliki kucing kesayangan yang sehat tentu menjadi impian siapa saja. Akan tetapi, pasti ada kalanya …

Leave a Reply

Your email address will not be published.