Kupas Tuntas Cara Budidaya Lele Organik Sukses Panen

  • Whatsapp
Budidaya lele organik
jurnalkolamterpal.com

Budidaya ikan lele semakin marak di kalangan masyarakat. Seiring perkembangan zaman, muncul pula berbagai cara pembudidayaan lele yang sesuai dengan perkembangan zaman dan ramah terhadap lingkungan. Salah satunya yaitu cara pembudidayaan lele organik yang memiliki perbedaan dengan lele biasa. Dari segi kualitas dan rasa, lele organik memiliki angka peminat yang tinggi di kalangan masyarakat. Lele organik diklaim memiliki kandungan nutrisi yang lebih menyehatkan dari pada lele biasa. Saat ini banyak orang yang beralih untuk mengonsumsi bahan-bahan organik untuk menjaga kesehatannya dalam jangka panjang.

Budidaya lele organik
jurnalkolamterpal.com

Budidaya lele organik memanfaatkan mikroorganisme yang bisa menguraikan amonia dan kotoran pada dalam kolam sehingga menghasilkan media pemeliharaan lele yang sehat. Petani yang membudidayakan lele organik juga mendapat banyak manfaat dalam membudidayakan lele organik ini, yaitu lebih hemat dalam hal pakan, mengurangi tingkat kematian benih lele karena sistem budidaya lele organik ini sangat mirip dengan habitat aslinya sehingga tidak menyebabkan lele menjadi stress, lebih ramah lingkungan karena tidak menggunakan bahan kimia yang bisa membahayakan lingkungan, tidak menyebabkan air kolam lele yang berbau menyengat, hemat dalam proses budidaya dan air kolam juga tidak perlu terlalu sering diganti.

Persiapan Kolam Tempat Budidaya Lele Organik

Budidaya Lele Organik
hewanesia.com

Untuk membudidayakan lele organik biasanya menggunakan kolam terpal. Kolam yang terlapisi terpal pada umumnya memiliki ukuran 4 x 6 cm dan ketinggian 100 cm. Namun itu hanya ukuran umum kolam terpal saja, ukuran kolam terpal bisa kita sesuaikan dengan kebutuhan dan kuota ikan lele. Selain itu, jika bibit ikan lele memiliki ukuran yang jauh lebih besar maka kita juga harus menyediakan kolam terpal yang memiliki ukuran besar.

Cara Mengatur Kolam Untuk Lele Organik

Pembudidayaan lele organik pasti berhubungan dengan penggunaan pupuk kompos. Untuk membudidayakan lele organik harus menggunakan pupuk kompos. Namun penggunaan pupuk kompos harus kita pastikan sudah benar-benar matang. Pembuatan pupuk kompos atau pupuk kandang bisa kita buat seperti pupuk kompos atau pupuk kandang pada umumnya. Masukan pupuk kompos atau pupuk kandang yang sudah benar-benar matang. Taburkan pupuk kompos dan pupuk kandang pada kolam yang sebelumnya telah kita diberikan bakteri penumbuh ke dalam air kolam. Bakteri yang kita pakai bisa menggunakan jenis bakteri probiotik karena bakteri probiotik memiliki kandungan yang sangat lengkap untuk pertumbuhan dan perkembangan ikan lele. Setelah selesai, tutup bagian atas kolam dengan menggunakan terpal plastik kemudian biarkan untuk berfermentasi dengan kurang lebih satu hingga dua minggu.

Menentukan Hasil Fermentasi

Budidaya lele organik
jualkolamterpal.com

Proses pengecekan hasil fermentasi cukup mudah. Fermentasi yang akan terjadi ketika ada proses pembusukan sehingga mikroorganisme akan menghasilkan gas meta. Kemunculan gas meta akan menandakan proses fermentasi sudah selesai. Untuk memastikan proses fermentasi sudah selesai cukup dengan memberikan api pada gas tersebut apabila api tetap menyala maka menandakan proses fermentasi belum selesai. Jika api masih menyala, untuk menyikapinya hanya berikan air dengan kedalaman 40 cm kemudian tunggu sampai satu minggu. Lalu tingkatkan lagi ketinggiar air mencapai 15 cm setiap 2 minggu hingga ketinggiannya mencapai 70 hingga 80 cm.

Pemilihan Bibit Lele Organik

Dalam membudidayakan lele organik, pemilihan bibit merupakan hal yang sangat penting dalam menentukan kualitas keberhasilan budidaya lele organik. Bibit yang berkualitas memiliki hingga 50 persen kunci keberhasilan dari suatu budidaya. Untuk varietas lele organik yang paling banyak kita pakai yaitu varietas lele sangkuriang. Varietas lele sangkuriang sudah tercatat saat ini banyak yang berhasil dalam membudidayakannya. Namun, untuk varietas jenis lain juga tidak kalah dalam segi kualitas dan mulai banyak yang mulai sukses dalam upaya pembudidayaannya. Ketika akan menebar bibit lele pastikan ukuran tubuhnya sama dan sejenis karena akan sangat berpengaruh pada hasil makanan tiap ikan lele.

Proses Penebaran Benih ke Dalam Kolam

Pastikan air pada kolam sudah benar-benar matang dan siap untuk melakukan proses penebaran benih lele organik. Pada awal penebaran benih ke kolam, bibit lele akan melakukan penyeseuaian air sehingga biarkan lele melakukan pergerakan untuk menyesuaikan geraknya. Biarkan kolam terbuka dan benih lele bisa keluar sendiri dari wadah menuju kolam, pastikan hingga semua lele benar-benar keluar. Pada awal penebaran, benih lele masih sangat sensitif dengan keadaan lingkungan. Oleh karena itu kita harus benar-benar memperhatikan faktor lingkungan. Benih lele akan beradaptasi dengan lingkungannya. Penebaran benih lele yang paling baik yaitu pada jam 19.00 hingga 07.00 karena pada waktu tersebut cahaya matahari yang masuk ke kolam belum terlalu banyak. Untuk penambahan air bisa dilakukan dengan ketinggian air 40 cm dan setiap 10 hari sekali tambahkan air sampai ke ketinggian 50 cm. Lakukan hal itu sampai dengan air mencapai ketinggian satu meter dan benih siap panen.

Pemberian Pakan

Pemberian pakan pada lele organik memang berbeda dengan lele pada umumnya. Lele organik memiliki pakan dengan komposisi yang berbeda karena memakai bahan mikroorganisme atau planton dan menggunakan juga bahan pakan lainnya yaitu dengan bahan organik. Pakan juga bisa berupa pelet yang telah diracik dengan bahan organik probiotik yang sebelumnya telah melewati proses fermentasi. Namun, sebagian pembudidaya lele organik ini memiliki kendala dalam memberi makan lele karena pakan yang tidak terapung. Pemberikan pakan lebih baik kita berikan sebanyak 2 kali sehari dan pada jam 6 hingga 7 pagi dan 5 hingga 6 sore, upaya tersebut juga berguna untuk memantau kesehatan lele dan nafsu makan dari lele.

Pemeliharaan Kolam Lele Organik

Budidaya Lele Organik
tanipedia.co.id

Pemeliharaan kolam lele organik merupakan salah satu kunci dalam suksesnya budidaya lele. Pada tahap budidaya lele organik, pergantian air tidak menjadi hal yang harus dilakukan. Namun, perlu menjadi perhatian kita untuk selalu memantau dan menjaga kestabilan air dan mikroorganisme yang ada pada air. Pembersihan kolam lele organik bisa disebabkan karena adanya tumpukan kotoran dari ikan lele yang harus kita bersihkan. Kotoran lele yang sudah tertumpuk lama kelamaan akan menjadi racun bagi lele sendiri.

Baca Juga : Panduan Budidaya Lumut yang Mudah dan Lengkap

Cara pengecekan kualitas air bisa dengan melihat warna pada air. Apabila air sudah berwarna merah pekat maka tandanya kualitas air kolam sudah tercemar atau rusak. Untuk upaya mengatasinya bisa dengan menambah air dan probiotik. Kualitas air yang paling baik untuk perkembang biakan lele yaitu air sumur atau air yang sudah mengalami pengendapan. Jika keadaan air pada kolam sudah sangat pekat maka harus segera menggantinya, pastikan pula bahwa lele organik tidak mengalami stress saat pergantian air kolam.

Panen Ikan Lele Organik

Budidaya lele organik
bisnis.tempo.co

Umur ikan lele organik pada umumnya hanya berkisar 45 hari atau 60 hari saja dan setelahnya sudah bisa panen. Setelah memasuki proses panen, ikan lele organik sudah bisa langsung dipasarkan. Jangkauan pemasaran lele organik saat ini memang cukup luas sesuai dengan meningkatnya permintaan lele organik.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *