Breaking News

Peluang Usaha Budidaya Pisang Cavendish Skala Rumah Tangga

Budidaya pisang cavendish sudah mulai berkembang pesat di Indonesia, pisang cavendish merupakan salah satu pisang asli Indonesia yang penanamannya ada di perkebunan milik grup Gunung Sewu Kencana yang lokasinya di Blitar dan Lampung. Perkebunan berkelas dengan luas lahan lebih dari 3.500 Ha yang mampu memproduksi buah pisang yang mampu menembus dan bertahan di pasar eksport. Namun banyak orang yang menganggap pisang cavendish adalah pisang import karena bentuk buahnya yang besar dan kulitnya yang halus serta warna kulitnya yang cerah. Pisang cavendish merupakan salah satu komoditas yang banyak ditemukan di wilayah tropis dan sudah terkenal di berbagai dunia. Buah ini juga banyak petani gunakan dalam pembuatan kultur jaringan, seperti yang kita tahu perkembangbiakan dengan menggunakan kultur jaringan akan menciptakan bibit yang lebih tahan dengan berbagai penyakit.

sumber: tribunnews

Pisang jenis ini merupakan pisang yang memiliki kualitas tinggi dan pisang ini tidak menggunakan bahan  rekayasa genetik GMO, pisang ini juga sudah lolos dari pengujian kualitas oleh lembaga yang bernama SUCOFINDO. Hal ini dilakukan agar menciptakan kualitas yang tinggi guna memastikan kualitas dan keamanannya. Pisang cavendish lebih cocok jika kita tanam di dataran tinggi dengan tekstur tanah humus berpasir. Pisang cavendish memiliki batang yang berwarna hitam kehitaman dengan tinggi batang sekitar 2,5 sampai 3 meter, memiliki tandan dengan panjang 60 sampai 100 cm dan berat 15-30 kg. Setiap tandon terdiri dari 8 hingga 13 sisiran dan setiap sisiran ada 12-22 buah, daun yang berwarna hijau, memiliki jantung tanaman yang akan tumbuh saat sudah mencapai umur 9 bulan, buah pisangnya akan matang saat telah berumur 3-3,5 bulan. Oleh karena itu panen pisang cavendish memerlukan waktu 12 bulan setelah tanam.

Permintaan akan  pisang cavendish di Indonesia cukup tinggi, mungkin karena banyak dimanfaatkan dalam pembuatan bahan makanan seperti pembuatan tepung pisang untuk makanan bayi, pembuatan oleh-oleh, dan lainnya.

Manfaat Mengonsumsi Pisang Cavendish

  1. Bagus untuk kesehatan ginjal, pisang memiliki kandungan Potassium dan Magnesium yang cukup tinggi dan bisa menghambat pembentukan batu ginjal. Sehingga jika kita sering mengonsumsi pisang cavendish akan menurunkan resiko penyakit ginjal.
  2. Menjaga kesehatan mata
  3. Menutrisi kulit dan wajah, pisang dapat digunakan sebagai masker dan scrub muka. Jika melakukan secara rutin maka dapat membantu mengencangkan kulit.
  4. Mencegah penyakit kanker, pisang memiliki kandungan antioksidan yang tinggi.
  5. Dapat mencegah anemia, karena pisang mengandung vitamin B kompleks, vitamin C, serta mengandung Potassium.

Syarat Tumbuh Pisang Cavendish

  1. Bisa tumbuh dengan baik dengan media tanah humus dan tanah liat berpasir.
  2. Memiliki suhu yang cocok untuk pertumbuhan pisang ini yaitu antara 27 – 30 derajat celcius.
  3. pH yang optimal untuk tanaman ini yaitu antara 4,5 hingga 7,5.
  4. Daerah dengan intensitas curah hujan antara 200 sampai 250 mm perbulan.
  5. Memiliki kelembaban tanah yang mencapai 60 sampai 70 persen.
  6. Pisang ini juga bisa tumbuh pada iklim tropis dan subtropis, dengan normal ketinggian 1.600 mdpl.

Beberapa Tahapan Dalam Budidaya Pisang Cavendish

1. Pembibitan

Pengambilan bibit untuk tanaman ini bisa menggunakan bibit yang berasal dari kultur jaringan maupun dari tunas induk. Bibit pisang yang berasal dari kultur jaringan memiliki kelebihan lain yaitu dapat menghasilkan anakan dengan kualitas genetik yang lebig seragam, lebih tahan terhadap hama penyakit seperti bakteri yang menyebabkan layu moko (Pseudomonas solanacearum) dan bakteri layu panama (Fusarium Oxysporum Cubense). Dalam memilih bibit, ambilah dari induk yang juga memiliki kualitas yang baik.

2. Pengolahan Tanah

Pengolahan tanah sangat penting agar tanah bisa menjadi subur dan sehingga mendukung pertumbuhan pisang cavendish secara optimal. Tanah yang paling baik untuk penanam pisang cavendish ini adalah tanah berhuus yang memiliki tekstur kering dan subur. Sebelumnya tanah bisa diolah terlebih dahulu menggunakan cangkul maupun mesin bajak sampai menjadi gembur. Jika tanah memiliki pH yang kurang dari 5, maka lebih baik taburkanlah kapur dengan dosis 300 kilogram per hektar lahan. Buatlah lubang untuk penanaman bibit, lubang dibuat dengan ukuran 40 cm x 40 cm x 40 cm dan jarak antar bibit  3m x 3m. Setelah lubang telah selesai dibuat maka langkah selanjutnya yaitu menanam bibit pisang ke lubang dan tutup lubang dengan tanah hingga rapat.

3. Pemberian Pupuk

Untuk dosis pemberian pupuk nya bisa dengan mencampur satu sendok makan pupuk NPK, dua kg pupuk kandang, dan satu sendok makan pupuk puradon ke dalam tanah yang nantinya akan menjadi lahan tanam budidaya pisang cavendish. Lalu diamkan lahan dalam waktu satu sampai dua minggu.

4. Penanaman Pisang Cavendish

Berikut ini cara menanam pisang cavendish :

  • Memasukan bibit pisang ke dalam lubang yang sudah siap sebelumnya. Pastikan bahwa bagian akar bibit pisang dapat menyentuh tanah. Pastikan menutup tanah dengan rapat dan tinggi bibit pisang masinh terlihat 20-30 cm di atas permukaan tanah.
  • Sebaiknya lakukan penanaman saat menjelang musim hujan atau saat sehabis turun hujan. Lebih baik menanam saat sore hari untuk mencegah bibit mengalami stress.
  • Siramlah bibit yang sudah ditanam dengan air.

5. Pemeliharaan Tanaman Pisang Cavendish

Lakukan perawatan untuk pisang cavendish agar tidak mudah terserang penyakit dan hama. Pada umumnya pisang cavendish memang adaptif dengan berbagai lingkungan, namu juga masih harus diberikan perawatan agar dapat menghasilkan buah pisang yang berkualitas baik. Cara untuk memelihara pisang cavendish :

  • Penyiangan gulma yang bisa mengganggu pertumbuhan tanaman pisang.
  • Penjarangan pada anakan agar mempertahankan kualitasnya.
  • Perawatan tandan dengan membungkus buah dengan plastik ataupun kertas agar tidak mengalami kerusakan buah oleh hama.
  • Melalukan pengendalian hama terpadu dengan melihat karakteristik dari hama tersebut. Lakukan pengendalian dengan bijak dan hindari menggunakan bahan kimia yang bisa merusak lingkungan.
  • Membersihkan sampah daun kering yang ada di lahan tanam, membuang bekas sisa tanaman setiap 45 hari sekali.
  • Membuang atau memangkas daun kering untuk mencegah pisang tertular penyakit.
  • Memberi agensia hayati untuk memberantas penyakit layu bisa dengan menggunakan Trichoderma sp. dan Gliocladium sp.

6. Panen dan Pasca Panen Pisang Cavendish

Pada umunya,pemanenan pisang cavendish saat berusia 12-13 bulan. Waktu panen di tiap daerah berbeda-beda karena menyesuaikan dengan cuaca dan musim yang ada. Saat musim hujan biasanya panen pisang akan lebih lama dari musim kemarau. Jika pisang bermanfaat untuk konsumsi pribadi maka tunggulah sampai pisang berwarna kuning dan masak di pohon. Apabila ditunjukan untuk keperluan ekspor maka pisang tidak perlu melakuakan panen saat masak, kira-kira saat buah pisang sudah mencapai umur masak sekitar 70 – 85 %. Agar saat berada di pengiriman, pisang tidak busuk.

Setelah dipanen, sortasi pisang berdasarkan ukuran buah dan kualitasnya. Cucilah buah pisang dengan memasukkan nya ke dalam bak air, lalu keringkan menggunakan blower. Kemudian, pisang siap dikemas.

Untuk mendapatkan hasil buah pisang cavandish yang baik dan berkualitas maka harus memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhannya dan tahapan dlaam budidaya pisang cavandish yang baik dan benar.

 

 

Check Also

Download Preset Lightroom Selebgram Gratis

Download Preset Lightroom Selebgram Gratis, Di cari para Photography Amatir

Hasilbumi.net – Download Preset Lightroom Selebgram Gratis, Di cari para Photography Amatir. Buat kalian yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published.