Budidaya Tanaman Peperomia Watermelon Dijamin Sukses

peperomia watermelon
plantstory.com

Budidaya tanaman peperomia watermelon kini sudah cukup banyak diminati. Peperomia watermelon (Peperomia argyreia) masuk ke dalam jenis famili Piperaceae atau keluarga sirih-sirihan. Peperomia watermelon merupakan tanaman asli Amerika Selatan bagian utara, termasuk daerah Bolivia, Brazil, Venezuela, dan Ekuador. Tanaman suku Piperaceae ini memiliki 1.600 spesies. Tanaman ini merupakan salah satu tanaman hias yang cocok di tanam di tempat dengan internsitas cahaya yang rendah dan di dalam ruangan.  Memiliki daun yang bercorak seperti semangka dan biasanya berkembang biak dengan cara menggunakan biji dan stek daun.

peperomia watermelon
plantstory.com

Memang untuk membudidayakan tumbuhan ini susah-susah gampang, pasalnya memerlukan waktu yang lama untuk mendapatkan biji. Lalu adapula kelemahan dari upaya pengembangbiakan menggunakan biji yaitu biji yang sulit didapat. Sedangkan jika menggunakan stek daun biasanya akan rawan membusuk jika penanganan tidak tepat. Suhu yang optimal dalam budidaya tanaman peperomia watermelon yaitu di kisaran 10 derajat celcius.

Bacaan Lainnya

Peperomia watermelon terkenal memiliki kemampuan beradaptasi yang tinggi terhadap lingkungan baru. Namun, peperomia watermelon ini memiliki kemampuan yang lambat untuk tumbuh dan berkembang. Rata-rata hanya bisa berkembang hanya sampai ukuran sekitar 25 cm. Untuk melakukan budidaya tanaman peperomia watermelon, kita harus memperhatikan hal-hal tertentu, yaitu :

Budidaya Tanaman Peperomia Watermelon

1. Media Tanam

Kondisi tanah yang cocok untuk menanam tanaman peperomia ini biasanya berupa tanah gambut. Kita juga bisa membuat tanah dan perlit dengan perbandingan 2 : 1.

2. Intensitas Cahaya

Seperti tanaman pada umumnya, peperomia watermelon juga membutuhkan cahaya matahari yang cukup untuk pertumbuhannya. Namun perlu memperhatikan intensitas cahaya matahari yang ada. Tanaman ini tidak menyukai sinar matahari yang terlalu terang karena bisa menyebabkan layu. Lebih cocok meletakannya pada ruangan tertutup dengan cahaya matahari yang cukup.

3. Suhu

Suhu yang optimal untuk pertumbuhan tanaman peperomia watermelon yang cocok yaitu sekitar 18 hingga 24 derajat celcius.

4. Pupuk

Biasanya, tanaman ini menggunakan pupuk bentuk cair yang diberikan setiap 2 hingga 4 minggu sekali. Pemberian pupuk ini cukup penting dalam pertumbuhan tanaman ini agar tetap subur.

5. Kelembaban

Kondisi yang optimal untuk pertumbuhan tanaman peperomia watermelon ini adalah kondisi tempat yang lembab. Jika sudah masuk musim panas dan udara menjadi kering, maka Anda bisa menaburkan daun-daun kering.

6. Pengairan

Peperomia watermelon menyukai tempat yang lembab namun perawatannya harus memiliki pengairan yang cukup. Pemberian pengairan yang  berlebihan akan menyebabkan tanaman mengalami pembusukan dan kemudian mati. Sedangkan pengairan yang kurang akan menyebabkan peperomia layu.

Cara Memperbanyak Tanaman dalam Budidaya Peperomia Watermelon

1. Daun

Daun peperomia watermelon bisa bertumbuh tunas jika kita potong menjadi dua bagian. Pada masing-masing potongan daun bisa bertumbuh tunas yang baru jika diletakan di media yang tepat. Perbanyakan tumbuhan melalui daun ini dinilai lebih efektif.

2. Batang

Dengan cara memotong batang yang masih memiliki daun lalu masukan ke botol berisi air. Diamkan selama sekitar dua minggu, maka akan tumbuh akar atau tunas yang baru. Jika sudah tumbuh akar tanaman dalam jumlah yang lebat, maka pindahkan tanaman ke media tanam yang sudah tercampuri dengan pupuk dan penempatan di tempat yang teduh dengan pola pengairan yang cukup.

3. Memisahkan Anakan

Cara ini bisa kita lakukan sebagai jalan alternatif jika perbanyakan daun dan batang tidak berhasil dilakukan. Anakan yang sudah berakar ataupun belum masih bisa bertahan hidup dengan penempatan di media yang tepat.

 

Perawatan dalam Budidaya Tanaman Peperomia Watermelon

Tanaman peperomia watermelon tidak tahan dengan kondisi sinar matahari yang terlalu terang. Maka tempat yang paling cocok untuk menyimpan tanaman ini adalah di dalam ruangan atau di tempat yang teduh. Misalnya di bawah pohon atau di tempat yang memiliki atap. Carilah juga tempat yang lembab namun jangan terlalu mengandung banyak air.

Perlu diperhatikan juga bahwa tanaman juga bisa merasakan stress, terutama setelah pembelian secara online. Maka penanganan yang harus kita lakukan adalah :

1. Pastikan untuk menyiram daun dan tiriskan sesudahnya

Setelah dari pengiriman yang panjang biasanya tumbuhan akan mengalami kekurangan cairan. Oleh karena itu, pastikan langsung membuka plastik bungkusan dan menyiram tanaman yang kekurangan cairan.

2. Siapkan media tanam

Menyediakan media tanam yang sesuai dengan ukuran tanaman yang kita beli. Jangan menyediakan tempat yang terlalu kecil dan terlalu besar sesuaikan saja dengan ukuran tanaman sebenarnya. Siapkan media berupa sekam bakar, tanah, dan pupuk ke dalam pot.

3. Perhatikan sirkulasi udara 

Tanaman peperomia watermelon akan mudah membusuk rusak, rontok daunnya, dan membusuk apabila sirkulasi udara tidak cocok. Namun, dengan perawatan yang tepat tanaman iini pasti akan tumbuh subur. Dan harus memperhatikan media tanamnya agar selalu lembab dan tidak kekurangan air. Karena tanaman ini sangat rentan akan layu.

Perawatan lainnya yang bisa kita lakukan adalah dengan rutin mengeluarkannya dari ruangan agar mendapat sirkulasi udara segar dan cahaya matahari pagi yang menutrisi tumbuhan. Dengan mencukupi nutrisi kebutuhan air dan sinar matahari akan menyebabkan tanaman bisa tumbuh subur.

Beberapa Jenis Tanaman Peperomia Watermelon  yang Paling Terkenal

1. Belly Button Peperomia

Belly burton peperomia
imgur.com

Jenis ini memiliki warna daun yang hijau tua dan memiliki kombinasi merah. Perawatannya juga tergolong mudah dan hampir sama dengan tanaman peperomia watermelon yang lain.

2. Columbian Peperomia

peperomia columbia
blogs.read.ac.uk

Memiliki nama lain Peperomia metallica var. columbia. Memiliki bentuk yang cukup unik karena adanya garis perak metalik di tengah dan warna hijau tua kehitaman hingga merah tua. Karena warna daun yang tidak biasa sehingga mengakibatkan tanaman ini sangat cocok dijadikan tanaman terarium.

3. Ripple Peperomia

ripple peperomia
plantscaretoday.com

Memiliki bentuk daun keriput yang bisa tumbuh dengan ukuran mencapai 6 sampai 8 inci. Warna yang biasanya dimiliki yaitu hijau tua dan merah keunguan. Sama dengan tanaman yang lain, jenis ini juga cocok jika berada di tempat yang teduh.

4. Peperomia Prostrata

Peperomia Prostrata
worldofsucculents.com

Jenis tanaman ini hidup dengan cara menggantung dengan daun yang berbentuk oval yang tumbuh bertingkat. Daunnya memiliki corak hijau muda yang nampak seperti corak tempurung kura-kura.

5. Red-edge Peperomia

Red-edge Peperomia
garden.org

Salah satu jenis tanaman hias peperomia yang paling mudah tumbuh dan paling unik bentuknya. Tanaman ini mudah dikenali karena berdaun tebal berbentuk seperti sendok dan berwarna hijau di daunnya. Sekilas memang nampak mirip seperti tanaman cocok bebek. Tanaman ini idealnya tumbuh dalam pot kecil dengan keadaan lingkungan yang cukup kering.

Baca Juga : Intip Harga Dibaik Mahalnya Harga Buah Melon Yubari King

6. Rainbow Peperomia

Rainbow Peperomia
dekoruma.com

Tanaman ini memiliki warna corak merah muda yang cukup mencolok sehingga memiliki penampilan yang menarik dari pada tanaman peperomia yang lain. Rainbow peperomia nisa tumbuh dengan baik meskipun jarang disiram. Sangat cocok bagi pemula yang ingin memelihara tanaman hias yang ringan.

7. Golden Gate Peperomia

Golden Gate Peperomia
gardentags.com

Tanaman Golden Gate Peperomia memiliki penampilan yang bisa dibilang cukup mirip dengan tanaman rainbow peperomia. Namun, perbedaannya hanya tanaman ini tidak memiliki warna merah muda pada daun layaknya jenis rainbow pepromia. Tanaman ini sangat cocok dijadikan tanaman hias untuk mempercantik kantor atau ruangan pribadi. Bisa tumbuh dengan baik di tempat yang minim cahaya ataupun hanya dengan bantuan lampu neon.

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.