Breaking News

Cara Budidaya Tanaman Red Sumatera, Makin Untung Saat Pandemi

Budidaya tanaman red sumatera kini semakin digemari karena memiliki peluang yang besar. Tanaman red sumatera salah satu tanaman hias Aglaonema yang merupakan tanaman hias yang cukup eksis di Indonesia. Berasal dari suku talas-talasan atau Araceae genus Aglaonema yang kini sudah memiliki sekitar 30 spesies. Memiliki habitat asli di hutan hujan tropis dan tempat-tempat yang memiliki intensitas cahaya rendah dengan kelembaban yang cukup tinggi. Terdapat akar serabut serta batang yang tidak mengandung kambium atau tidak berkayu.

tanaman red sumatera
biaya.info

Di Indonesia saat ini sudah banyak berkembang dengan berbagai jenis dan variasi  penampilan yang menarik dari bentuk bunga, ukuran, warna bunga, warna daun, dan lainnya. Jenis aglaonema juga dikenal dengan julukan sri rejeki.  Tanaman ini memiliki habitat asli di Indonesia yang sudah tidak asing lagi kita dengar. Aglaonema juga terkenal sebagai tanaman hias yang memiliki perawatan tergolong mudah. Namanya semakin eksis dalam dunia tanaman hias karena bisa menghasilkan hibrida-hibrida baru dari hasil penyilangan pada tanaman ini.

Memiliki bentuk tanaman yang simple namun tetap cantik. Daun yang sederhana tidak bercabang maupun berlenggok ataupun menjari seperti tanaman hias pada umumnya. Keindahan tanaman hias jenis aglaonema ini bisa dinikmati tanpa harus menunggu munculnya bunga pada tanaman. Tanaman ini cocok berada di dalam ruangan karena posturnya yang tidak terlalu besar dan bisa menambah keindahan dan keasrian ruangan.

Bisnis tanaman Aglaonema ini memiliki masa kejayaan pada tahun 1998 sampai 2003. Harga dari tanaman red sumatera ini tidak kalah bersaing dengan tanaman hias lainnya, terutama hasil dari persilangan tanaman ini. Budidaya tanaman hias ini tergolong mudah. Namun hal yang harus diperhatikan dalam budidaya tanaman ini yaitu faktor cahaya, media tumbuh yang dipakai, dan kondisi kelembaban.

Untuk perbanyakan tanaman ini tergolong mudah dan bisa melalui cara generatif dan vegetatif. Jika perbanyakan generatif melalui biji, pergerakan vegetatif melalui stek batang, kultur jaringan, dan pemisahan anakan.

Syarat Budidaya Tanaman Red Sumatera

1. Iklim

  • Temperatur, aglaonema red sumatera masuk ke dalam golongan tanaman yang tidak menyukai suhu yang terlalu panas. Temperatur optimal untuk pertumbuhan tanaman aglaonema red sumatera ini yaitu temperatur siang sekitar 24 – 29 derajat celcius dan malam hari sekitar 18 – 21 derajat celcius. Pada umumnya, tanaman jenis ini bisa menyesuaikan dengan mudah terhadap perubahan temperatur yang ada.
  • Kelembaban, rata-rata tanaman hias lebih menyukai kelembaban sekitar 50 % untuk bisa tumbuh dengan baik. Penempatan tanaman hias yang berada di bawah tempat teduh atau di bawah naungan pepohonan menyebabkan tanaman menerima kelembaban yang cukup tinggi.
  • Cahaya, aglaonema red sumatera salah satu tanaman yang tidak membutuhkan cahaya matahari dalam jumlah banyak. Tanaman ini masih bisa tumbuh dengan baik walaupun kondisi cahaya yang sedikit. Cahaya yang terlalu berlebihan akan membuat daun aglaonema menjadi agak pucat dan bisa sampai gosong atau terbakar.

2. Media Tanam

Merupakan tempat tumbuhan untuk berkembang dan tumbuh. Media tanam tidak hanya tanah saja namun juga beruba bahan-bahan lain. Nutrisi tanaman yang harus terpenuhi yaitu air, unsur hara, oksigen, dan penopang akar. Pembuatan media tanam yang sesuai dengan habitat aslinya yaitu unsur hara yang bersifat porous pada media tanam atau bersifat mengikat air. Untuk memelihara tanaman hias sebenarnya tidak terlalu direkomendasikan untuk memakai media tanah.

Sterilisasi media tanam juga perlu kita lakukan guna menjamin media tanam bersih dan tidak terkontaminasi bibit penyakit seperti spora dan jamur yang bisa membawa berbagai penyakit bagi tanaman. Untuk mengisi pot tanaman bisa dengan mengambil tanah dari pekarangan atau kebun. Umumnya, untuk media pasir tidak digunakan untuk mencampurkan tanah kebun yang ada dalam pot.

Budidaya Tanaman Aglaonema Red Sumatera

budidaya red sumatera
purotani.com

1. Pembibitan

Tanaman hias ini akan berbunga ketika sudah mencapai usia dewasa. Bunga yang mengalami penyerbukan akan berubah menjadi buah. Buah awalnya memiliki warna hijau, jika sudah matang akan berubah warna kemerahan dan biji di dalamnya berwarna cokelat. Jika biji sudah tua maka bisa disemai di media yang steril. Dapat berupa media campuran sekam bakar, pasir, dan coco peat. Bisa juga dengan melakukan stek batang yang bisa menyertakan daun dan akar ataupun tanpa daun dan akar.

Upaya mencangkok aglaonema berlaku terutama untuk jenis yang pertumbuhannya menjulang keatas. Cara ini berlaku terutama untuk tanaman yang berumur tua. Kultur jaringan atau clonning juga bisa berlaku pada tanaman ini namun secara ekonomis tidak bersifat efisien. Karena membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

2. Penanaman

Tanaman ini merupakan tanaman hias biasa berada di media tanam pot. Jika pot dan media tanam sudah siap. Maka langkah pertama yang harus dilakukan yaitu memasukan potongan sterofoam atau pecahan arang kayu ke dalam dasar pot sampai mencapai 1/3 bagian, yang berfungsi untuk sistem drainase. Kedua, isi media tanam sampai 1/2 ke dalam pot. Lalu masukan tanaman ke bagian tengah-tengah pot dan timbun dengan media tanam sampai mendekati mulut pot. Sebenarnya penanaman tanamna jenis aglaonema ini tidak beda dengan tanaman hias jenis lain.

3. Pengairan

Pada dasarnya, aglaonema merupakan tanaman yang menyukai keadaan semi basah atau lembab. Oleh karena itu, memastikan aglaonema tetap terpenuhi nutrisinya merupakan salah satu hal yang penting. Penyiraman harus memastikan bahwa akar tanaman juga basah dan sisa-sisa air akan terbuang lewat lubang drainase yang berada di bagian bawah pot. Pengairan pada tanaman ini lebih baik menggunakan selang kecil yang mengarahkan pada permukaan tanaman. Selain itu, karena daya tarik dari tanaman red sumatera ini adalah pada daunnya, maka rutin dalam membersihkan daun agar membuang sisa-sisa kotoran terbilas.

4. Pemupukan

Pada umumnya, media tanam yang kita pakai sudah mengandung unsur hara. Namun, unsur hara yang terkandung tidak cukup banyak sehingga tanaman tetap membutuhkan adanya pemupukan yang bisa mencukupi nutrisinya. Pupuk yang biasa dipilih yaitu pupuk NPK. Tanaman aglaonema red sumatera merupakan tanaman hias daun yang memiliki daya tarik pada bentuk daunnya. Unsur N (nitrogen) pada pupuk sangat bermanfaat dalam pembentukan daun yang sehat dan segar. Unsur K (kalium) berfungsi dalam memperlancar segala proses di jaringan tanaman dan memperkuat tanaman jika terpenuhi dalam jumlah yang cukup.

Baca Juga : 10 Mesin Pertanian Modern Wajib Kamu Tahu

Pemupukan tanaman aglaonema red sumatera bisa melewati dua cara, yaitu melalui akar dan daun. Jika pemupukan melalui akar maka caranya yaitu dengan menaburkan atau membenamkan pupuk lalu kemudian tutup dengan tanah dan siram. Saat pemberian pupuk melalui akar, tanah harus ada dalam keadaan basah agar pupuk tidak berefek panas bagi tanaman. Pemberian melalui daun yaitu dengan menyemprotkan larutan pupuk pada daun aglaonema. Pupuk yang diberikan sebelumnya telah terlarut dalam air dalam dosis tertentu.

Pemberian pupuk pada tanaman aglaonema bisa dilakukan secara berkala setiap dua minggu sekali atau sebulan sekali. Pemberian pupuk pada tanaman hias ini juga tidak perlu banyak-banyak, cukup sampai semua bagian daunnya basah.

Check Also

cara merawat bunglon

7 Trik dan Cara Merawat Bunglon Supaya Sehat dan Jinak

Siapa diantara sobat agribisnis yang merupakan pecinta reptil seperti bunglon? Jika iya, apakah Anda juga …

Leave a Reply

Your email address will not be published.