Breaking News

Panduan Cara Beternak Kelinci Lokal

Kelinci lokal adalah salah satu jenis kelinci yang asli dari Indonesia dan jenis kelinci ini sudah tersebar keseluruh pelosok di Indonesia. Jumlah peternak kelinci ini sangatlah banyak dan berasal dari berbagai kalangan.

Pada dasarnya, cara beternak kelinci lokal memang tidak jauh berbeda dengan kelinci pedaging atau kelinci lainnya. Namun kelinci loka lebih mudah untuk di jadikan terbak, karena kelinci lokal terkenal memiliki berbagai kelebihan yang sangat unik.

Kelebihan Beternek Kelinci Lokal

Jika anda mau beternak kelinci lokal, maka anda tidak memerlukan biaya yang terlalu besar. Harga indukan kelinci lokal sangatlah mudah dan penyebaran kelinci ini sangat mudah, sehingga gampang di temukan.

Kelinci lokal juga memiliki kekuatan atau daya tahan tubuh yang kuat, sehingga kelinci jenis ini tidak akan mudah terserang penyakit. Salah satu alasan kelinci lokal kuat, karena sudah bisa adaptasi dengan lingkungan Indonesia.

Jenis kelinci lokal juga terkenal mudah beradaptasi, sehingga bisa berkembang biak dengan sangat baik. Kelinci ini juga aman di pelihara, karena tidak galak dan kelinci ini tidak menimbulkan penyakit yang bisa berbahaya buat manusia.

Proses perawatan kelinci lokal juga sangatlah mudah dan kelinci ini rekomended buat para pemula, karena tidak perlu keahlian khusus untuk mengembang biakannya. Beternak kelinci lokal juga bisa menjadi usaha sampingan yang sangat menguntungkan.

Jika anda ingin memulai beternak kelinci lokal, maka prosesnya tidaklah ribet. Anda juga tidak memerlukan layanan yang mahal, karena kelinci ini sangat kuat dan bisa bertahan hidup dalam waktu yang cukup lama.

Panduan Cara Beternak Kelinci Lokal

Cara Beternak Kelinci Lokal

1. Siapkan Lokasi

Ketika anda mau mulai berternak kelinci, maka anda perlu mempersiapkan dulu lokasi kandangnya. Pastikan lokasinya dekat dengan sumber air, agar tidak menyulitkan anda saat proses memberi minum kelinci.

Pastikan lokasi kandangnya juga jauh dari kebisingan atau tidak berisik dan lokasinya harus terbebas dari polusi udara, agar kelinci bisa berkembang biak dengan baik. Kandangnya juga harus terjauh dari binatang predator seperti kucing dan anjing.

2. Siapkan Kandang

Setelah anda memilih lokasi, maka langkah selanjutnya anda harus mempersiapkan kandang kelincinya. Kandang kelinci akan di pakai untuk tempat tinggal dan tempat berkembang biak si kelinci, sehingga kandangnya harus di buat senyaman mungkin.

Tipe kandang untuk beternak kelinci pedaging biasanya di bedakan menjadi 3 jenis dengan fungsi yang berbeda-beda. Kandang khusus pejantan biasanya memiliki ukuran yang lebih besar, karena kandangnya akan di pakai untuk proses perkawinan dengan betina.

Kandang induk adalah kandang yang di pakai kelinci untuk melahirkan, merawat dan menyusui keturunannya. Pastikan kandang induk di buat nyaman, agar anak kelinci bisa hidup dengan sehat dan bisa tumbuh lebih cepat.

Sedangkan untuk kandang pembesar dalah kandang yang dipakai oleh calon indukan sebagat tempat merawat anak kelinci. Kandang ini di pakai sebelum anak dan indukan di sapih, lalu anakan sudah siap untuk di jual.

Tipe Kandang Kelinci

a. Kandang Model Postal

Kandang model postal biasanya di buat atau di bentuk tanpa menggunakan umbaran dan biasanya di tempatkan pada suatu ruangan. Kandang tipe ini sangatlah cocok buat kelinci yang masih muda atau kelinci hias yang unik.

b. Kandang Model Rench

Kandang moden rench merupakan jenis kandang yang telah di lengkapi dengan halaman umbaran dan kandang ini sangat cocok di jadikan tempat pembesaran kelinci lokal. Kandangnya lumayan luas, sehingga kelinci lokal yang lincah bisa lebih leluasa berada di dalam kandang.

c Kandang Model Battery

Kandang model battery adalah kandang kelinci yang biasanya di buat secara berderet atau bersusun dan biasanya di isi oleh 1 ekor dalam satu kandangnya. Kandang ini sangat cocok buat kelinci betina yang sedang proses melahirkan supaya tidak terganggu oleh kelinci lain.

Pastikan kandang kelinci harus tersinari matahari secara langsu, agar sirkulasi udara berjalan dengan lancar. Adanya matahari juga akan membuat bibit penyakit mati dengan cepat dan suhu dalam kandang kelinci akan berada di suhu yang ideal.

3. Pemilihan Bibit yang Tepat

Dalam beternak kelinci lokal, maka anda juga harus memperhatikan mengenai kualitas dari bibit. Dengan memperhatikan bibit yang di pakai, maka anda bisa mendapatkan keturunan kelinci yang berkualitas dan harganya bisa lebih mahal.

Pemilihan bibit bisa anda lakukan dengan memilih indukan yang posturnya besar, lincah dan besar. Anda juga bisa memilih kelinci yang memiliki ukuran kepala besar dan memiliki lubang hidung yang lebar. Mata kelinci juga harus terlihat jernih dan pastikan bulunya haruslah mengkilap.

4. Proses perkawinan

Kelinci lokal haruslah di kawinkan pada usis 5 sampai 6 bulanan untuk indukan betinanya dan untuk indukan pejantannya berusia 6 sampai 8 bulan. Kelinci betina yang sudah siap di kawinkan biasanya selalu terlihat gelisah, sering menggosokan dagunya ke bagian belakang kendang dan akan diam saat di dekati lawan jenis.

Cara mengawinkan kelinci lokal sangatlah mudah yaitu dengan memasukan kelinci betina ke dalam kandang kelinci jantan. Anda tinggal menunggu sampai proses perkawinan selesai dan biasanya di tandai dengan kelinci betina yang menjauh dari pejantan. Jika sudah menjauh, maka kelinci betina harus segera dikembalikan ke kandang asalnya.

5. Masa Kehamilan

Apabila proses perkawinan kelinci sudah selesai, maka kelinci betina akan mengalami fase hamil sekitar 29-32 hari. Setelah masuk dalam usia hamil 2 minggu, anda bisa memastikan kehamilan kelinci dengan meraba bagian perutnya. Jika terdapat semacam bola kecil di perut kelinci, maka kelinci tersebut dalam kondisi hamil.

Ketika masa kehamilan masuk dalam usia 27 hari, maka pindahkanlah kelinci ke kandang khusus untuk melahirkan. Anda juga bisa menyimpan sebuah kotak berukuran 60x30x15 cm dan biarkan kelinci menyiapkan sendiri sarang untuk melahirkan.

6. Perawatan Kelinci

Untuk melakukan perawatan kelinci lokal tentu lebih mudah di bandingkan dengan jenis kelinci lain, karena pakan kelinci lokal sangat mudah. Anda hanya perlu memberikan sayur-sayuran segar atau rumput hijau. Supaya lebih bagus, maka anda juga bisa memberikan pelet khusus kelinci.

Dalam pemberian pakan kelinci lokal, maka anda harus memperhatikan ketersediaan air putin untuk minum. Ketika kelinci dalam kondisi menyusui, maka pemberian air jangan sampai telah dan pemberian makanan juga harus dilakukan dengan konsisten.

Baca Juga: Peluang Usaha Budidaya Kelinci Pedaging

Kebersihan kandang kelinci juga sangat perlu untuk di perhatikan, agar kelinci terhindar dari berbagai penyakit. Pastikan lokasi di sekitaran kandang kering, sehingga tidak ada bintik penyakit yang bisa hidup.

Demikian ulasan lengkap mengenai cara beternak kelinci lokal dan semoga semua bahasannya bisa bermanfaat untuk para pembaca.

Check Also

8 Tipe Sakit Mata Pada Kucing

8 Tipe Sakit Mata Pada Kucing

Selamat Datang di Web Hasilbumi.net, tempat beraneka ragam berbagai budidaya yang hendak dihidangkan dalam website ini dengan cara rinci serta perinci. Dibawah ini aku hendak mangulas modul mengenai Sakit Mata, selanjutnya uraiannya: Di Indonesia sendiri, aku apalagi sudah memandang beberapa besar kucing serta pengkhususan lokal aku berkeliaran. Banyak orang kekurangan tipe ini ataupun tidak menyukainya [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *