Manfaat dan Cara Buat Pupuk Kascing yang Mudah dan Super Organik!

  • Whatsapp
cara buat pupuk kascing

Halo Sobat Agribisnis! Seperti yang Anda ketahui, pembuatan pupuk organik memang selalu menarik perhatian para pelaku agribisnis. Selain karena lebih alami, pupuk ini juga bisa memberikan manfaat lebih untuk tanaman. Salah satu jenis pupuk yang layak Anda lirik adalah pupuk kascing. Tidak hanya kaya akan manfaat, cara buat pupuk kascing juga terbilang mudah. Anda sebagai pemula yang baru mengetahui tentang pupuk ini juga tidak akan kesulitan. Inilah informasi selengkapnya tentang pupuk kascing.

Berkenalan dengan Pupuk Kascing (Bekas Cacing) 

cara buat pupuk kascing
(sumber gambar: jatimtimes.com)

Sebelum masuk pada cara buat pupuk kascing, agaknya Sobat Agribisnis harus tahu terlebih dahulu mengenai pupuk kascing. Jadi, melansir dari laman Direktorat Perlindungan Hortikultura Kementerian Pertanian, pupuk kascing adalah sejenis pupuk organik yang padat alami dan berasal langsung dari proses fermentasi cacing tanah.

Nama kascing sendiri memiliki arti sebagai bekas cacing. Bekas cacing? Ya, jadi pada dasarnya ketika membuat pupuk ini Anda akan memanfaatkan media tanam dari bekas peternakan cacing yang kemudian akan Anda olah menjadi kompos. Jika selama ini cacing yang Anda pikirkan adalah binatang yang menjijikan, maka dengan proses ini Anda bisa melihat bahwa cacing bisa menjadi media untuk menghasilkan pupuk organik yang luar biasa unsur haranya.

Nantinya, kascing ini akan memiliki isi berupa partikel kecil yang merupakan bahan organik. Partikel kecil ini sebelumnya sudah termakan oleh cacing dan kemudian mereka keluarkan lagi. Oleh karena itulah, kandungan yang ada pada pupuk kascing akan sangat bergantung pada bahan dan unsur hara yang cacing tersebut konsumsi. Namun, selama ini umumnya bekas cacing memiliki unsur hara yang lengkap. Mulai dari nitrogen, mineral, fosfor, sampai dengan vitamin.

Jenis Cacing yang Bisa untuk Pembuatan Pupuk Bekas Cacing dan Unsur Haranya 

Lalu, apakah semua jenis cacing bisa Anda gunakan dalam pengolahan pupuk ini? Maka jawabannya adalah tidak. Cacing tanah yang bisa menjadi media untuk pembuatan pupuk kascing adalah jenis cacing yang tidak memiliki sifat yang liar dan bisa bereproduksi atau berkembang biak dengan cepat. Beberapa jenis cacing yang umum untuk cara buat pupuk kascing ada 3 (tiga), yaitu:

  • Eisena foetida 
  • Pheretima asiatica 
  • Lumbricus rubellus 

Ketiga jenis cacing inilah yang paling umum bisa Anda temukan untuk pengolahan menjadi pupuk bekas cacing. Seperti yang sudang kami singgung pada bagian sebelumnya, unsur hara dari kascing ini tergolong sangat lengkap dan banyak. Hasilnya, setiap tanaman yang mendapatkan pupuk ini bisa mendapatkan supply unsur hara yang juga optimal.

Tingkat unsur hara ini juga bisa Anda lihat dari hasil penelitian laboratorium dari Direktorat Perlindungan Hortikultura Kementerian Pertanian. Dari hasil penelitian, terlihat bahwa kandungan unsur hara pada pupuk bekas cacing ini tergolong sangat banyak daripada jenis pupuk organik yang lain. Presentasenya adalah sebagai berikut:

  • Kalium 1,79%
  • Nitrogen 1,79%
  • Fosfat 0,855
  • Karbon 27,13%
  • Kalsium 30,52%

Dengan kombinasi kandungan ini, maka pupuk bekas cacing memang bisa memberikan supply unsur hara yang sangat besar untuk tanah. Hasilnya, tanaman juga akan menjadi lebih subur daripada tanaman yang menggunakan jenis pupuk kimia biasa. Apalagi cara buat pupuk kascing juga tergolong sangat mudah. Atas alasan ini pula yang membuat banyak pelaku pertanian mulai melirik kascing sebagai alternatif pupuk organik yang baik sekaligus mudah untuk mereka buat. Lalu, bagaimana cara membuat pupuk bekas cacing itu?

Baca Juga: Cara Membuat Konsentrat Ayam Petelur Skala Rumah Tangga

Cara Buat Pupuk Kascing yang Sangat Mudah 

cara buat pupuk kascing
(sumber gambar: pertanianku.com)

Sobat Agribisnis tidak perlu khawatir sama sekali karena pembuatan pupuk kascing ini sangat mudah. Selain bahan-bahannya mudah untuk Anda cari, pembuatannya juga tidak membutuhkan banyak peralatan yang ribet dan rumit. Namun tentu hasil dari pupuk kascing ini tetap maksimal. Beberapa bahan-bahan yang harus Anda siapkan adalah:

  1. Pupuk kandang yang memiliki kondisi basah sebanyak 15 kilogram
  2. Pilih salah satu jenis cacing (antara Eisena foetida, Pheretima asiatica, dan Lumbricus rubellus) yang akan Anda gunakan sebagai jenis cacing utama. Jika sudah menentukan jenis cacingnya, maka siapkan jumlah cacing sebanyak 200 gram saja.

Apabila kedua bahan sudah siap, maka silahkan untuk mencampurkan cacing dengan pupuk kandang dan selanjutnya biarkan selama kurun waktu 2 minggu. Dalam kurun waktu tersebut cacing bisa Anda beri makan yang berasal dari berbagai sampah organik yang Anda miliki yang sebelumnya sudah Anda hancurkan dan campur dengan pupuk kandang. Dalam ukuran 15 kilogram pupuk kandang, nantinya bisa menghasilkan sekitar 7,5 pupuk kascing yang siap untuk Anda pakai.

Meski pembuatannya mudah, ada faktor lain yang tetap perlu untuk Anda perhatikan, yaitu tingkat keasaman atau pH dari kondisi lingkungan hidup cacing. Supaya cacing bisa tumbuh dengan optimal, maka pH harus berada pada kisaran angka 6,5 sampai dengan 7,5. Sementara untuk suhunya harus berada pada kisaran 22 sampai 28 derajat celcius. Terakhir, kondisi kelembapan harus berada pada kisaran 40 sampai 60 persen. Dengan memperhatikan faktor tersebut, maka cara buat pupuk kascing bisa lancar dan berhasil.

Setelah 2 minggu cara buat pupuk bekas cacing pun selesai. Kotoran yang sudah cacing hasilkan itulah yang menjadi pupuk untuk tanaman. Kotoran yang cacing keluarkan umumnya akan berada pada bagian paling atas dan bertumpuk dengan pupuk kandang sebelumnya. Nah, untuk melakukan panen Anda bisa menggunakan saringan supaya pupuk bekas cacing dengan cacingnya bisa terpisah dengan baik.

Setelah mendapatkan cukup pupuk, maka pupuk kascing bisa langsung Anda gunakan untuk tanaman. Sementara itu, untuk cacingnya bisa kembali Anda pakai dalam pembuatan pupuk kascing lainnya sehingga hal ini tergolong sangat ekonomis dan murah.

Manfaat Menggunakan Pupuk Bekas Cacing untuk Tanaman 

Sebagai salah satu hal yang sangat tanaman butuhkan, pupuk bekas cacing akan memberikan banyak manfaat untuk tanaman. Selain mengandung banyak unsur hara, masih ada banyak lagi manfaat dari jenis pupuk organik yang satu ini. Berbagai manfaat tersebut adalah:

1. 100% Organik dan Mengurangi Dosis dari Pupuk Kimia 

Jenis pupuk ini terbuat sepenuhnya alami dan 100% organik tanpa campuran bahan kimia apapun. Hasilnya, pupuk ini bisa memberikan manfaat lebih kepada tanaman karena tidak perlu bergantung banyak dengan pupuk kimia. Banyak pelaku agribisnis yang menggunakan kascing agar bisa mengurangi penggunaan dosis pupuk kimia untuk tanaman mereka. Selain lebih baik bagi tanaman, hal ini juga turut berkontribusi terhadap kelestarian lingkungan karena mengurangi pencemaran.

2. Unsur Hara yang Lengkap dan Memiliki Mikroba Tanah Serta Hormon Pertumbuhan 

Pupuk bekas cacing memang sangat kaya akan unsur hara, namun tidak hanya kaya dengan hal itu saja. Pupuk kascing juga memiliki mikroba tanah dan hormon pertumbuhan tanaman yang terbilang tinggi. Fungsi dari mikroba adalah untuk memperbaiki sifat fisik dari tanah itu sendiri dan meningkatkan penyerapan nutrisi tanaman. Sementara hormon pertumbuhan bisa membantu tumbuhan untuk tumbuh lebih optimal terutama ketika berada dalam fase tunas.

3. Lebih Ramah Pemakaiannya 

Hasil dari pupuk bekas cacing juga terbilang lebih ramah pemakaiannya. Maksudnya, pupuk ini bebas dari racun, panas, dan juga bau. Pupuk kascing tidak mengandung racun sama sekali karena terbuat dari bahan yang memang 100% organik. Kemudian, pupuk ini tidak mengandung garam yang biasanya menimbulkan efek panas bagi tanaman. Terakhir, pupuk kascing juga tidak mengeluarkan bau apapun. Bau dari pupuk ini mirip seperti tanah biasa yang subur. Tidak heran jika banyak petani yang akhirnya lebih menyukai pupuk ini karena pemakaiannya yang tergolong sangat ramah.

4. Bisa Membantu Meningkatkan Pertumbuhan Tanaman 

Untuk manfaat pupuk bekas cacing yang satu ini bahkan sudah terbukti dari hasil pengujian universitas di luar negeri. Ohio State University, Cornwell University, UC Davis USA, dan Australia SIRO adalah beberapa universitas yang sudah melakukan pengujian terhadap kascing. Hasilnya, pupuk ini bisa membantu dalam peningkatan jumlah bunga, kualitas, ukuran bunga, dan juga warna bunga. Sementara pengujian pada sayur dan buah menunjukkan bahwa pupuk kascing ini bisa meningkatkan rasa dan bentuk atau penampilan sayur dan buah. Bahkan presentasenya mencapai angka 15%-57%.

Nah sobat agribisnis, itulah informasi tentang pupuk kascing sekaligus cara buat pupuk kascing yang bisa Anda ikuti di rumah. Pada dasarnya, jenis pupuk ini sangat baik untuk Anda gunakan karena bisa memberikan manfaat yang sangat banyak untuk tanaman. Apalagi pembuatannya juga sangat mudah dan lebih ekonomis di kantong. Jadi, yuk mulai coba membuat pupuk kascing sendiri!

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *