Cara Budidaya Jahe Merah Skala Rumah Tangga

Cara Budidaya Jahe Merah Skala Rumah Tangga
Cara Budidaya Jahe Merah Skala Rumah Tangga

Jahe merupakan rempah-rempah yang kaya akan manfaat, terutama jahe merah. Sebenarnya, jahe merah tidak hanya digunakan untuk bumbu masakan saja, tetapi juga bisa Anda olah untuk ramuan obat tradisional. Jahe merah bahkan digunakan oleh industri produk makanan dan obat-obatan. Dengan segudang manfaat jahe merah, apakah Anda mulai tertarik untuk mencari tahu lebih dalam tentang cara budidaya jahe merah?

Alasan Memulai Budidaya Jahe Merah

Biasanya, kita memulai sesuatu itu karena beberapa alasan. Begitu pula dengan menanam jahe merah terlebih jika Anda memiliki kesibukan yang cukup lumayan. Pada umumnya, ada beberapa alasan mengapa orang-orang memilih jahe merah sebagai tanaman.

Bernilai Ekonomis

Kebutuhan jahe merah bisa meningkat seiring dengan banyaknya orang yang menggunakan jahe merah. Saat pandemik mulai melanda, orang-orang jadi lebih sadar pentingnya menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh. Oleh karena itu, mereka mulai rajin mengonsumsi minuman dengan bahan dasar jahe.

Produk obat-obatan dan makan banyak yang menggunakan jahe merah. Dengan kata lain, jahe merah tidak hanya untuk konsumsi individu.

Bisa Ditanam di Mana pun

Ada banyak media tanam untuk jahe merah, termasuk keranjang dan polybag. Jadi, tidak perlu lahan luas untuk menanamnya. Yang terpenting adalah selalu perhatikan intensitas cahaya matahari.

Pertumbuhan tanaman akan semakin baik jika mendapatkan sinar matahari yang banyak. Cara merawatnya juga harus Anda perhatikan, misalnya berapa sering Anda harus menyiram dan memberi pupuk.

Tidak Perlu Modal Besar

Meskipun Anda ingin budidaya jahe merah untuk tujuan bisnis, tidak perlu khawatir perihal modal. Namun, semakin banyak modal yang Anda keluarkan, maka akan semakin besar juga peluang untuk mendapatkan keuntungan dari hasil penjualan jahe merah.

Mudah Ditanam

Penanaman jahe merah terbilang cukup sederhana, namun jangan anggap sepele. Anda tidak boleh melakukannya secara asal-asalan karena akan berpengaruh pada hasil panen. Untuk memulai budidaya tanaman ini, Anda hanya butuh lahan, bibit, pupuk, dan air.

Menciptakan Lingkungan yang Hijau dan Sejuk

Sebagai penyuka lingkungan yang sejuk dan hijau, Anda memiliki alasan lain untuk menanam jahe di sekitar rumah. Lingkungan semacam ini bisa membantu mengurangi tingkat stres.

Cara Budidaya Jahe Merah di Rumah

Sebenarnya, budidaya jahe tidak harus selalu dalam skala besar dengan lahan yang sangat luas. Sebagai ibu rumah tangga, Anda juga bisa memulai budidaya jahe merah di rumah. Lambat laun, mungkin ini bisa menjadi hobi yang bermanfaat tentunya. Sebelum memulainya, penting untuk mengetahui media apa yang akan Anda gunakan. Jika memiliki lahan kosong di sekitar rumah, mungkin Anda akan mendalami cara budidaya jahe merah di tanah.

Mereka yang memiliki kebun, akan lebih cenderung mempelajari cara budidaya jahe merah di kebun. Semua tergantung kebutuhan masing-masing, bukan?

Sebagai langkah awal, kamu bisa mencoba cara budidaya jahe merah di polybag atau keranjang. Apapun media yang akan Anda gunakan, berikut adalah caranya agar hasil maksimal.

Tahap Persiapan

Ada beberapa hal yang harus Anda persiapkan untuk budidaya jahe merah, seperti alat, bahan, dan media tanam. Penting untuk mengetahui media tanam agar hasil panen sesuai harapan.

Anda bisa menanam jahe merah langsung di tanah yang subur dan gembur. Selain itu, Anda juga bisa memanfaatkan karung bekas, keranjang bekas, atau polybag. Semua kembali lagi pada keinginan dan ketersediaan lahan di rumah.

Pemilik rumah dengan lahan sempit biasanya menggunakan polybag karena hal ini dinilai lebih efisien. Apakah Anda tertarik?

Pemilihan Bibit Jahe Merah

Sebagai pemula, sangat wajar jika tidak tahu jahe merah yang seperti apa yang cocok untuk dibudidayakan. Bibit yang berupa rimpang jahe merah bisa Anda dapatkan di pasar tradisional. Berikut adalah ciri-ciri bibit yang berkualitas:

  • Jahe masih segar, tidak keriput
  • Ukuran rimpang besar
  • Utuh dan tidak ada bekas hama atau parasit
  • Warna rimpang masih cerah

Setelah mendapatkan bibit jahe merah yang berkualitas, letakkan di ruangan bersuhu sejuk. Setelah itu, siram dengan air dan biarkan beberapa waktu sampai terlihat tunas pada rimpang jahe.

Jika kemudian menemukan bibit yang busuk, segera pisahkan agar tidak menular ke bibit lainnya. Sekarang, saatnya mulai menanam jahe merah Anda.

Proses Penanaman

Proses penanaman adalah tahapan dari cara budidaya yang paling Anda tunggu? Apakah tanah dan pupuk kandang sudah benar-benar Anda siapkan?

Jika sudah, pastikan keduanya sudah menyatu dan dibiarkan selama kurang lebih 1 minggu. Setelah itu, tanam bibit jahe merah. Jahe merah akan lebih baik jika ditanam seelah musim hujan dan mulai memasuki musim kemarau.

Mungkin sebagian dari Anda masih belum tahu bahwa bibit jahe merah rentan busuk jika berada di lingkungan dengan curah air yang tinggi.

Untuk menanam jahe merah tersebut, masukkan bibit ke setiap lubang yang sudah Anda siapkan. Kemudian, tutup kembali dengan tanah. Agar ajeh bisa tumbh dengan leluasa, jangan terlalu rapat menutup bibit jahe di bagian tunasnya. Biasanya, tunas akan tumbuh sekitar 2 minggu

Setelah itu, taburi anti jamur guna mencegah pertumbuhan jamur pada tanaman. Jangan lupa untuk menyiramnya dan selalu pantau pertumbuhan jahe merah tersebut.

Jika Anda tidak menemukan tunas di permukaan tanah, periksa kembali. Mungkin saja bibit jahe busuk. Jika demikian, segera ganti dengan bibit yang baru.

Pemeliharaan Tanaman Jahe Merah

Tahapan ini juga tidak kalah penting dan bisa menjadi penentu hasil panen nantinya.

Penyiraman

Ingat selalu bahwa air yang terlalu banyak tidak baik untuk tanaman jahe. Alih-alih malah bisa membuat jahe membusuk. Penyiraman bisa Anda lakukan setiap hari menggunakan alat spray.

Pemupukan

Lakukan pemupukan satu kali dalam sebulan. Masa tanam jahe merah adalah sekitar 3 bulan. Pemupukan bisa Anda lakukan saat tanaman jahe merah berusia 1 bulan, 2 bulan, dan saat memasuki bulan ketiga sebelum masa panen.

Penyiangan Gulma

Untuk kebutuhan penyiangan gulma, Anda bisa melakukannya 2-3 minggu sekali. Rutinlah untuk membersihkan gulma, rumput liar, dan parasit lainnya.

Masa Panen

Ini adalah tahapan terakhir dalam budidaya jahe merah terlepas apakah Anda menggunakan cara budidaya jahe merah dalam keranjang atau cara dan media tanam lainnya.

Panen biasanya dilakukan setelah jahe berusia 3 sampai 4 bulan. Agar Anda bisa mencabut tanaman dengan mudah, gemburkan tanah terlebih dahulu.

Cabut tanaman beserta umbinya dan potong bagian batangnya. Kemudian, bersihkan sisa tanah pada umbi. Lakukan pemisahan umbi dengan kualitas baik dengan yang kurang baik.

Kesimpulan

Itulah beberapa cara yang bisa Anda lakukan kapanpun saat hendak menanam jahe merah. Sebenarnya, cara budidaya jahe merah tidak begitu sulit. Setiap orang bisa melakukannya bahkan dengan lahan yang sangat terbatas.

Jika kerabat ada yang pernah menanam jahe merah dengan hasil yang melimpah, maka Anda bisa belajar dari mereka. Jika cara yang saya bagikan ini dirasa bisa Anda terapkan, selamat mencobanya dan semoga hasilnya sesuai ekspektasi dan keinginan Anda.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.