Breaking News

Cara Budidaya Jamur Tiram Untuk Pemula

Jamur Tiram dalam bahasa latinnya Pleurotus ostreatus merupakan jenis jamur yang berguna bagi masyarakat. Tanaman ini termasuk dalam kelas Homobasidiomycetes memiliki warna putih atau krem dengan bagian mahkotanya berbentuk setengah lingkaran. Dengan memiliki kandungan antara lain vitamin B, nitamin D, kalsium, antioksidan maka jamur tiram ini sangat berguna bagi kesehatan tubuh manusia. Terutama dimasa pandemi Covid-19 ini tubuh harus mampu membentuk antioksidan. Masyarakat dapat mengkonsumsi jamur tiram guna mengeliminir dampak virus Covid 19 bagi tubuh manusia. Dalam  membudidayakan jamur tiram, mulai dari cara penanaman, perawatan hingga pemanenan begitu mudah. Para pemula pecinta agribisnis dapat membudidayakan jamur tiram ini di sela-sela waktu yang ada. Selain itu pemula juga dapat memanfaatkan lahan yang ada di sekitarnya.

Mengapa Budidaya Jamur Tiram?

Para pelaku budidaya jamur tiram dapat memanfaatkan bisnis ini menjadi bermacam penganan rumahan dan peluang bisnis. Karena membudidayakan jamur tiram juga memiliki prospek bisnis yang sangat menguntungkan. Sehingga bagi pemula pelaku bisnis pertanian tidak perlu ragu ketika akan memilih budidaya jamur tiram sebagai peluang bisnisnya. Mengapa tidak perlu ragu dalam pengembangan budidaya jamur tiram? Karena jamur tiram Indonesia sudah mempunyai peluang ekspor ke luar negeri seperti ke negara Jepang. Selain itu memasarkan jamur tiram untuk komoditi dalam negeri sendiri sangat mudah. Jika kita membandingkan antara keuntungan dengan modal, maka akan menghasilkan perbandingan terbalik dengan keuntungan yang besar. Permodalan dalam mengembangkan jamur tiram ini relatif terjangkau dan sangat murah. Jamur tiram ini mempunyai harga jual yang sangat menguntungkan.

Jadi bagaimana sobat sekalian? Apakah masih ada keraguan dalam membudidayaan jamur tiram? Tidak perlu ragu dan khawatir dalam budidaya jamur tiram ini. Dengan membaca sekilas prospek budidaya jamur tiram pada masa mendatang. Pemula budidaya jamur tiram dapat memulai bisnis ini sekarang juga.

Persiapan Budidaya Jamur Tiram Bagi Pemula

Secara umum, pertumbuhan jamur tiram membutuhkan tempat yang lembab dan sedikit sinar matahari. Secara alami tempat berkembang jamur tiram berada di hutan dan hidup pada batang kayu atau tempat lembab lainnya. Dalam budidaya jamur tiram agar membuahkan hasil yang maksimal, maka harus membuat lingkungan tumbuh yang mendekati kondisi alaminya. Kondisi lingkungan tumbuh yang diharapkan dari jamur tiram adalah lembab pada suhu 26-30 derajat celcius. Sebagai pemula dalam budidaya jamur tiram ini Sobat harus mempersiapkan antara lain rak peletakan media tanam, media tanam jamur tiram atau baglog dan memilih bibit jamur tiram.

  • Menyiapkan rak media tanam. Masyarakat meletakkan rak tersebut dalam kumbung. Kumbung adalah bangunan tempat meletakkan rak-rak. Rak dalam kumbung ini untuk meletakkan baglog yang berisi substrat sebagai media tanam jamur tiram. Peletakkan rak tersebut harus sesuai medekati habitat alami dari jamur tiram. Habitat alami dari jamur tiram adalah lembab dan sedikit cahaya serta mempunyai sirkulasi cahaya yang cukup. Guna memperoleh kondisi ruangan sesuai habitat alami, maka Sobat harus mengatur rak tersebut dengan baik.
  • Media tanam jamur tiram. Sebagai langkah awal membudidayakan jamur tiram, kita harus mempersiapkan media tanam yang sesuai atau mendekati kondisi alami jamur tiram. Kondisi alami tersebut adalah lembah dan mempunyai nutrisi makanan yang cukup bagi pertumbuhan jamur tiram. Media tanam tersebut kita dapat membuatnya berupa substrat. Bagi pemula tidak perlu bingung cara membuat substrat ini. Pembuat substrat akan memasukkan substrat tersebut dalam baglog. Sehingga dalam menyiapkan media tanam ini, pemula budidaya jamur tiram dapat membeli baglog tersebut. Baglog sebagai media tanam jamur tiram mempunyai bentuk silinder dan mempunyai lapisan plastik khusus. Sebagai media tanam jamur tiram, setiap baglog mempunyai komposisi ampas tebu dan serbuk gergaji, tepung jagung, dedak halus, pupuk TSP, kapur, air dan pupuk organik cair GDM spesialis pangan. Salah satu ujung baglog mempunyai lubang sebagai media tumbuh jamur tiram nantinya.

Pemilihan Bibit Jamur Tiram Yang Baik

Untuk memperoleh kualitas jamur tiram yang baik, harus memilih bibit jamur tiram yang berkualitas. Dalam mempersiapkan bibit jamur yang berkualitas, Sobat sekalian dapat membeli bibit dari suplier yang terpercaya atau mempersiapkan sendiri bibit tersebut. Namun penulis menyarankan, karena Sobat masih pemula dari agribisnis ini sebaiknya Sobat membeli bibit jamur tiram dari suplier yang terpercaya. Apabila Sobat akan membeli bibit, berikut ini tips yang dapat Sobat ikuti.

  • Membeli bibit yang bersertifikat pada suplier yang terdaftar atau membeli bibit di dinas pertanian terkait.
  • Jangan terkecoh dengan harga bibit yang murah. Karena harga yang murah belum tentu akan menghasilkan hasil yang berkualitas.
  • Bibit berasal dari bibit unggul.
  • Usia bibit jamur tiram masih kurang dari 4 minggu.

Namun pada saat Sobat membeli baglog, sudah dimasukkan bibit jamur didalam baglog tersebut. Hal ini sangat menguntungkan bagi Sobat, karena dapat fokus pada usaha budidaya jamur tiram.

Pengaturan Baglog Di Rak.

Setelah menyelesaika tahap persiapan, maka langkah berikut nya adalah pengaturan baglog dalam rak yang sudah disediakan. Dalam menempatkan baglog di rak, Sobat dapat mengaturnya secara horisontal ataupun vertikal. Tiap cara tersebut mempunya keuntungan masing-masing. Sobat harus tetap memperhatikan kebersihan dalam ruangan dan rak yang digunakan untuk meletakkan baglog. Satu hal dalam pengaturan rak dan penempatan baglog adalah agar memudahkan Sobat pada saat penanaman hingga panen jamur tiram nantinya.

Pemeliharaan Jamur Tiram

Setelah Sobat meletakkan baglog dalam rak, maka langkah selanjutnya adalah melakukan perawatan baglog tersebut. Kelembaban suhu ruangan/kumbung dan media tanam harus menjadi perhatian Sobat. Guna menjaga kelembaban baglog, maka secara rutin harus disiram dengan menggunakan sprayer. Pada saat menyiram baglog, berupa kabut-kabut air yang keluar dari sprayer. Hindari menyiram baglog dengan tetesan air. Semakin sempurna kabut-kabut air yang terjadi maka akan sangat bagus bagi perkembang biakan jamur. Sobat dapat melakukan penyiraman 2-3 kali dalam sehari. Selain itu harus menjaga kelembaban suhu ruangan pada kisaran 26-30 derajat selsius.

Panen Jamur Tiram

Dengan perawatan yang baik, maka dalam waktu 1-2 minggu sejak pembukaan tutup baglog, jamur tiram sudah dapat dipanen. Setiap baglog dapat dipanen sebanyak 5-8 kali. Dan setelah itu baglog Sobat harus mengganti baglog dengan yang baru. Pada kondisi ini sebaiknya baglog dibuang atau dijadikan pupuk tanaman. Sobat dapat memanen jamur yang telah mekar dan membesar, ujung-ujung nya telah meruncing namun tudungnya masih berbentuk lingkaran. Selain itu pada saat memanen jamur, panen lah yang warna nya masih putih bersih.

Dalam memanen jamur tiram harus pada saat yang tepat, karena jika waktunya sudah lewat kondisi jamur tiram menjadi kuning kecoklatan dan tudungnya pecah. Jika kondisi ini terjadi, maka jamur menjadi tidak segar dan menjadi cepat layu. Dengan ketekunan dan keuletan, maka Sobat dapat memanen jamur tiram dengan hasil yang baik pula.

Check Also

Download Preset Lightroom Selebgram Gratis

Download Preset Lightroom Selebgram Gratis, Di cari para Photography Amatir

Hasilbumi.net – Download Preset Lightroom Selebgram Gratis, Di cari para Photography Amatir. Buat kalian yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *