Rahasia Cara Budidaya Sirih Merah di Polybag Agar Berdaun Lebat

  • Whatsapp
cara budidaya sirih merah

Salah satu tanaman yang pasti sudah tidak asing bagi masyarakat Indonesia adalah sirih. Tanaman ini bisa dengan mudah Anda jumpai dan memiliki segudang khasiat yang baik untuk kesehatan. Nah, salah satu jenis sirih yaitu sirih merah, ternyata juga mudah untuk Anda tanam. Bahkan Anda bisa memanfaatkan polybag sebagai tempat penanamannya. Lalu, bagaimana cara budidaya sirih merah supaya daunnya melimpah itu? Simak informasi lengkapnya berikut ini!

Cara Budidaya Sirih Merah di Polybag

Pada dasarnya, cara budidaya sirih merah terbilang mudah untuk Anda lakukan, asalkan syarat hidupnya sudah terpenuhi. Sirih merah akan lebih optimal pertumbuhannya di lokasi yang cenderung teduh dan juga lembab. Setidaknya intensitas cahaya matahari adalah sekitar 60% sampai 70%. Ciri-ciri sirih merah yang segar adalah memiliki batang yang besar, daun mengkilap, dan juga lebar.

Jika sudah memenuhi syarat hidupnya, Anda baru bisa melanjutkan budidayanya. Untuk langkah budidaya sirih merah adalah sebagai berikut:

1. Mempersiapkan Bahan dan Alat Budidaya

cara budidaya sirih merah
(sumber gambar: grid.id)

Sebelum menanam sirih merah, ada beberapa bahan dan juga peralatan yang harus Anda siapkan. Beberapa alat dan bahan tersebut adalah:

  • Gunting
  • Pasir
  • Polybag atau bisa menggunakan pot, dan lubangi bagian bawahnya terlebih dahulu
  • Jenis tanah merah (jauh lebih baik untuk pertumbuhan sirih merah)
  • Pupuk kompos
  • Sirih merah yang akan Anda tanam
  • Air secukupnya

Setelah semua bahan dan alat sudah siap, maka Anda bisa lanjutkan ke proses penanaman.

2. Menanam Sirih Merah

Untuk menanam sirih merah sebenarnya sangat mudah sekali. Anda hanya tinggal menanamnya ke media yang sudah ada. Namun, untuk metode penanamannya ini yang harus Anda tentukan terlebih dahulu. Sebab memang setidaknya ada 4 (empat) teknik yang bisa Anda gunakan untuk menanam sirih merah. Pilihan teknik tersebut adalah:

a. Teknik Stek Air

Teknik pertama untuk menanam sirih merah adalah menggunakan teknik stek air. Sebenarnya teknik ini hampir sama seperti metode stek biasa, hanya saja media yang Anda gunakan adalah air. Air ini akan berfungsi untuk membantu merangsang pertumbuhan akar sirih merah. Setelah akar tumbuh, barulah sirih merah bisa berkembang dengan optimal. Berikut adalah teknik stek air sirih merah selengkapnya:

  • Ambil tanaman sirih merah yang akan Anda tanam, kemudian potong batang atau sulur sirih merah sepanjang 2 ruas. Usahakan untuk memilih tanaman sirih merah yang sudah tua dan setidaknya memiliki jumlah 2 sampai 3 helai daun
  • Setelah itu siapkan botol bekas dan isi dengan air bersih sampai penuh
  • Secara perlahan, masukkan batang sirih merah ke dalam botol tersebut
  • Jika sudah, silahkan letakkan botol air tersebut ke lokasi yang teduh dan amati pertumbuhannya setiap hari
  • Apabila sudah muncul akar yang sudah cukup panjang, baru pindahkan tanaman sirih merah tersebut ke media tanah

b. Teknik Stek

Mungkin metode ini adalah yang paling populer untuk menanam sirih merah. Cara penanamannya juga sangat mudah dan tidak membutuhkan banyak peralatan. Rahasia kunci dari keberhasilan teknik ini adalah pemilihan ruas batang atau sulur sirih merah. Pilihlah sulur atau batang sirih merah yang sudah tua agar pertumbuhannya bisa lebih mudah.

Kemudian pilih juga sulur yang setidaknya memiliki 2 sampai 3 helai daun dan panjangnya sekitar 2 ruas. Cara penanaman dengan stek ini adalah:

  • Potong batang sirih merah yang sudah Anda siapkan
  • Setelah itu campurkan pasir, tanah, dan juga kompos dengan menggunakan perbandingan 1 : 1 : 1
  • Setelah itu, masukkan sekitar 3/4 campuran tersebut ke dalam polybag ataupun pot yang sudah Anda siapkan
  • Tanam sirih merah ke polybag tersebut secara perlahan dan tutup kembali dengan campuran tanah, pasir, dan kompos tadi
  • Jika sudah, silahkan siram dengan air secukupnya dan jangan berlebihan agar sirih merah tidak busuk
  • Pindahkan lokasi polybag ke tempat yang teduh

Baca Juga: Panduan Teknik Budidaya Okra dalam Polybag Super Mudah!

c. Teknik Merunduk

Selain menggunakan teknik stek tanah ataupun air, Anda juga bisa menanam sirih merah dengan menggunakan teknik merunduk. Untuk teknik ini akan lebih sesuai bagi tanaman sirih merah yang batang atau bagian sulurnya memang sudah panjang. Sebab, panjangnya sulur atau batang inilah yang akan menjadi rahasia keberhasilan teknik penanaman ini. Cara menanam sirih merah dengan teknik ini adalah:

  • Siapkan polybag atau bisa menggunakan pot
  • Campurkan tanah, pasir, dan juga kompos dengan perbandingan takaran 1 : 1 : 1
  • Setelah itu, masukkan sekitar 3/4 bagian campuran tanah tadi ke dalam polybag
  • Ambil sirih merah yang sudah Anda siapkan dan rundukkan ke media tanah yang sudah Anda masukkan ke polybag
  • Tutup bagian sulur yang sudah Anda rundukkan menggunakan campuran tanah tadi
  • Sirami dengan air secukupnya saja dan jangan terlalu banyak agar tidak busuk
  • Tunggu sampai muncul akar baru di sirih merah
  • Jika sudah muncul akar, Anda bisa memotong bagian sulur dan pisahkan antara bibit baru sirih merah dan tanaman yang lama

d. Teknik Mencangkok

Metode penanaman sirih merah yang terakhir adalah dengan pencangkokan. Meski teknik cangkok lebih populer untuk tanaman yang besar, namun sirih merah juga bisa Anda tanam dengan menggunakan teknik ini. Hanya saja, memang ada tahap yang harus Anda lewati  yaitu tahap mengupas bagian luar batang tanaman. Untuk lebih lengkapnya, inilah cara mencangkok tanaman sirih merah:

  • Untuk langkah awal, silahkan siapkan plastik transparan, tali rafia, tanah, dan tanaman sirih merah yang akan Anda tanam
  • Supaya hasil pencangkokan lebih optimal, maka pilih bagian batang atau sulur sirih merah yang memiliki akar-akar halus
  • Setelah itu, ambil tanah dan mulai kepalkan tanah tersebut pada bagian sulur sirih merah yang akan Anda cangkok
  • Kemudian tutup kepalan tanah tadi menggunakan plastik transparan sampai benar-benar tertutup semuanya
  • Ikat dengan menggunakan tali rafia dan beri lubang kecil-kecil pada bagian cangkokan tadi agar udara bisa masuk
  • Setelah itu biarkan sampai akar tumbuh
  • Jika sudah tumbuh, silahkan potong sulur sirih merah tersebut dan tanam ke media tanah di dalam polybag maupun pot

3. Merawat Tanaman Sirih Merah

cara budidaya sirih merah
(sumber gambar: insanmedia.co.id)

Setelah berhasil menanamnya, cara budidaya sirih merah selanjutnya adalah perawatan. Meski penanamannya mudah, namun perawatan tanaman ini terbilang sedikit sulit. Sebab jika Anda salah dalam perawatannya, sirih merah tidak akan menghasilkan daun yang lebat dan rimbuh. Untuk itulah rahasia agar daun sirih merah lebat adalah pada tahap perawatan ini.

Anda sebaiknya tidak memberikan pupuk berlebihan ke tanaman sirih merah. Apabila sedang memberi pupuk, maka jauhkan pupuk tersebut dari bagian pangkal akar agar bagian sulur sirih merah tidak membusuk. Sementara itu untuk penyiraman sirih merah lebih baik Anda lakukan 2 (dua) kali sehai secara rutin. Namun seiring usia tanaman bertambah, Anda juga harus mulai mengurangi frekuensi menyiramnya menjadi 1 (satu) kali dalam sehari atau 2 (dua) hari sekali.

Usahakan untuk meletakkan tanaman sirih merah di tempat yang teduh dan menghindari paparan sinar matahari berlebih. Tujuannya agar pertumbuhan sirih merah bisa lebih optima. Anda juga sebaiknya tidak memanen atau memetik daun sirih merah secara terus menerus jika panen sudah selesai agar tanaman tidak rusak.

4. Panen Sirih Merah

Cara budidaya sirih merah yang terakhir adalah panen. Sirih merah terbilang cukup lama agar bisa menghasilkan daun yang rimbun. Untuk 5 sampai 7 helai daun saja, paling tidak membutuhkan waktu sampai 1 setengah bulan. Barulah saat memasuki usia 4 bulan setelah penanaman, daun sirih merah sudah bisa terlihat rimbun. Inilah cara pemanenan sirih merah yang bisa Anda lakukan:

  • Sirih merah yang siap Anda panen setidaknya harus memiliki daun lebih dari 15 helai
  • Daun terbaik untuk panen adalah yang berusia sedang, tidak terlalu muda dan tidak terlalu tua
  • Pilih daun yang kaku dan cenderung tebal dengan ukuran 5 sampai 10 cm
  • Untuk memetiknya, petik dari bawah baru ke atas
  • Setidaknya petik daun dengan jarak 60 cm dari permukaan tanah
  • Setelah pemetikan selesai, kumpulkan sirih merah dan bisa Anda gunakan untuk berbagai kebutuhan.

Nah sobat Agribisnis, itulah cara budidaya sirih merah yang mudah dan agar berdaun rimbun. Bagaimana, cukup mudah bukan budidayanya? Dengan mengetahui cara ini, semoga Anda bisa menanam sendiri tanaman yang kaya akan khasiat ini di rumah ya. Selamat menanam!

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *