Breaking News

Cara Budidaya Stroberi Pasti Berbuah

Ingin memiliki perkebunan stroberi sendiri? Mimpi ini bisa kamu wujudkan dan bukan sesuatu yang mustahil. Hal pertama yang harus kamu pikirkan dengan baik adalah cara budidaya stroberi. Ini menjadi kunci yang mempengaruhi hasil panen di kemudian hari.

Stroberi tidak hanya enak dimakan tetapi juga cantik untuk ditanam. Kamu akan memiliki ketertarikan tersendiri pada buah yang satu ini, terlebih saat masa panen.

Pada dasarnya, setiap orang memiliki alasan yang beragam untuk menanam stroberi. Mereka juga mungkin menggunakan cara menanam stroberi yang berbeda. Apapun alasan kamu, pastikan kamu benar-benar tahu seperti apa budidaya stroberi yang benar.

Kabarnya, buah yang kaya vitamin C ini hanya bisa hidup dan tumbuh baik di dataran tinggi yang memiliki hawa dingin. Tetapi, jangan khawatir, kamu bahkan bisa menanamnya di dalam pot. Sudah tahu cara budidaya stroberi dalam pot?

Kandungan Buah Stroberi

Sama seperti buah-buahan lainnya, stroberi baik untuk kesehatan. Terlebih lagi, buah stroberi mengandung kalori, air, protein, gula, karbohidrat, serat, dan lemak. Semua kandungannya bisa memenuhi kebutuhan harian tubuh. Namun, jangan makan berlebihan ya karena sesuatu yang berlebihan tidak baik.

Cara Menanam Stroberi dari Biji

Membeli bibit stroberi di toko bisa menjadi cara yang cepat dan mudah untuk mendapatkan bibit yang akan hendak kamu tanam. Akan tetapi, tidak ada salahnya untuk mencoba menggunakan bibit dari biji.

Cara budidaya stroberi agar cepat berbuah dari biji tidak begitu sulit. Lakukan semuanya dengan cermat agar budidaya kamu berhasil. Caranya adalah sebagai berikut.

Siapkan Bibit Stroberi

Lakukan penyemaian biji stroberi terlebih dahulu. Kamu bisa memanfaatkan barang-barang yang sudah tidak terpakai, misalnya toples atau wadah plastik apapun. Hindari menggunakan wadah yang berwarna, jadi gunakan hanya yang berwarna hitam atau putih.

Kemudian, masukan dua lapis tisu ke dalam wadah yang telah kamu cuci bersih. Basahi tisu dengan air mineral namun jangan sampai tergenang. Hindari penggunaan air yang mengandung zat yang akan bisa menghambat pertumbuhan benih stroberi seperti air sumur atau air keran.

Selanjutnya, taburkan biji stroberi di atas tisu dan usahakan tidak ada yang menempel. Agar biji tumbuh dengan baik, beri jarak antar biji. Setelah itu, tutup wadah dengan rapat. Simpan di tempat yang tidak terkena cahaya matahari.

Stroberi biasanya butuh waktu 2 minggu untuk berkecambah. Tapi, jangan lupa untuk selalu mengontrol wadah penyemaian biji stroberi 3-4 hari sekali. Jika kamu sudah bisa melihat akar 5mm hingga 1 cm, kamu bisa mulai memindahkannya ke media tanam seperti polybag. Kamu bisa mulai melakukan cara budidaya stroberi di polybag.

Penanaman Bibit Stroberi

Untuk memindahkan bibit stroberi, kamu harus hati-hati mencabutnya agar akar tidak rusak. Jika menggunakan polybag, cukup untuk mengisi 2 benih saja dalam satu kantong.

Waktu yang baik untuk melakukan penanaman adalah di pagi dan sore hari supaya benih tidak mudah layu. Supaya buah stroberi tidak membusuk, tutupi bagian atas dengan bau sekam.

Cara Menanam Stroberi di Polybag

Jadi, kamu masih penasaran dengan cara budidaya stroberi dalam polybag? Jika benar, maka lakukan caranya, seperti:

Media Tanam Harus Dipersiapkan dengan Baik

Kamu bisa menyiapkan polybag berukuran sedang. Ambil tanah yang sudah digemburkan dan dicampurkan dengan pupuk organik serta arang sekam. Kamu bisa menggunakan perbandingan 2:1:1. Isi 2/3 bagian polybag dengan tanah. Akan lebih baik jika media tanam dibiarkan dulu selama 1 pekan. Kenapa? Cara ini baik untuk memastikan bahwa media tanam sudah tercampur dan bagian dalamnya lebih lembab.

Proses Penanaman Bibit

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, kamu cukup mengisi media tanam hanya dengan 2 benih. Gunakan cara seperti menutupi bagian atas bibit dengan abu sekam agar buah stroberi tidak busuk. Penyiraman bisa kamu lakukan 2 kali setiap hari.

Perawatan Tanaman Stroberi

Perawatan yang tepat tentu menentukan keberhasilan penanaman. Makanya, kamu harus pastikan bahwa semua tanaman mendapatkan perawatan yang tepat. Mulai dari penyiraman, pemupukan, hingga pemangkasan.

Penyiraman

Tanaman stroberi tidak tanah kering. Oleh karena itu penyiraman rutin sangat diperlukan, terlebih di musim kemarau. Saat musim hujan, siram tanaman pada saat mulai terlihat kering.

Pemupukan

Sama halnya dengan budidaya tanaman lain, kamu harus memperhatikan kebutuhan pupuk tanaman stroberi. Sehingga tanaman ini bisa tumbuh subur dan cepat menghasilkan buah. Pupuk organik dengan nutrisi seperti kalsium, kalium, dan fosfat adalah pilihan yang tepat.

Pemangkasan

Kamu bisa melakukan pemangkasan di bagian daun, stolon, dan bunga. Jika ditemukan daun yang berpenyakit, kamu bisa memangkasnya. Hal ini juga bertujuan agar tanaman berfotosintesis dengan efisien.

Dengan memangkas stolon, kamu bisa meningkatkan produktivitas tanaman. Biasanya hal ini dilakukan pada stroberi yang ditanam menggunakan teknik hidroponik.

Karena bunga tumbuh berumpun, maka kamu harus melakukan pemangkasan di bagian ini. Bunga yang bisa tetap kamu pelihara adalah bunga primer, sekunder, dan tersier saja.

Pembungkusan Bakal Buah

Stroberi akan menghasilkan buah di usia 2-3 bulan. Kamu bisa menutup bakal buah menggunakan plastik agar tidak terserang penyakit atau rusak karena paparan sinar matahari. Penutupan baka buah juga bisa mengurangi risiko penguapan sehingga buah tidak mudah kering.

Proses Panen

Setelah panjangnya proses penanaman stroberi, kamu pasti senang saat masa panen tiba. Buah yang siap dipanen biasanya memiliki tekstur yang kenyal dan berwarna merah.

Untuk memanennya, gunting bagian tangkai supaya buah dan tanaman tidak rusak. Kamu bisa panen buah stroberi seminggu dua kali.

Waspada Serangan Hama

Kamu tahu tidak kalau stroberi yang ditanam di daerah dingin sangat rentan terhadap hama penyakit? Beberapa hama tersebut adalah thrips, mealibung, kutu kuning, dan belalang. Hama lain yang bisa menyerang adalah:

Kutu Daun

Saat hama ini menyerang, kamu bisa menemukan berbagai gejalanya seperti daun atau pucuk yang mulai keriput dan keriting. Selain itu, pertumbuhan bunga dan buah menjadi terhambat.

Tungau

Jika muncul bercak kuning hingga coklat, keriting, dan keringnya daun, bisa dipastikan tanaman diserang tungau.

Nematoda

Hati-hati dengan tanaman yang tumbuh kerdil karena ini bisa jadi disebabkan oleh nematoda. Ciri lain dari serangan hama ini adalah tangkai yang kurus dan kurang berbulu.

Kutu Putih

Cara mudah untuk mengenali apakah kutu putih menyerang tanaman adalah dengan mengecek apakah area tanaman menjadi abnormal.

Nampaknya, cara budidaya stroberi mudah dilakukan. Selain itu, tidak ada perawatan khusus yang memberatkanmu selama masa tanam. Jika sudah panen stroberi dalam jumlah banyak, kamu bisa menjualnya baik secara langsung ke konsumen atau ke pedagang. Tentu saja, kamu bisa mendapatkan uang. Dengan demikian, budidaya stroberi cocok dijadikan sebagai peluang usaha rumahan ataupun usaha besar.

Check Also

makanan-ikan-gabus

7 Makanan Ikan Gabus Terbaik dan Tips Budidaya Agar Cepat Besar

Indonesia memang memiliki potensi budidaya ikan air tawar yang sangat menjanjikan, salah satunya adalah ikan …

Leave a Reply

Your email address will not be published.