Breaking News

Tutorial Cara Membuat Biogas Sendiri Dirumah

Penggunaan minyak bumi akan berbanding lurus dengan pertambahan penduduk di dunia. Dengan bertambahnya penduduk setiap tahunnya, maka konsumsi minyak bumi akan semakin besar pula. Kondisi ini dapat menjadi sebuah permasalahan karena minyak bumi merupakan energi habis pakai. Menyikapi kondisi ini para ilmuwan berupaya menciptakan alternatif sumber energi baru. Konsep energi saat ini adalah ramah lingkungan dan sumber energi terbarukan. Salah satu sumber energi tersebut adalah biogas. Pembuatan biogas yang mudah dengan bahan yang tersedia, menjadikan energi ini banyak menarik perhatian masyarakat. Dengan melihat berbagai tutorial cara membuat biogas sendiri dirumah, Sobat Agribisnis pun dapat melakukan hal yang sama. Selain itu dari segi pembiayaan, sesuai tutorial membuat biogas sendiri ala rumahan relatif masih murah. Karena menggunakan bahan dasar dari limbah kotoran, dalam hal ini kotoran sapi, kerbau, bebek, dan lain lain. Agar tidak penasaran mari Sobat ikuti tutorial membuat biogas sendiri dirumah.

Bahan Baku Dasar Dalam Tutorial Membuat Biogas Sendiri Dirumah.

Sebagai sumber energi hayati dan ramah lingkungan bahan baku membuat biogas sangat mudah mendapatkannya dan dengan harga yang murah. Karena sosialisasi tentang penggunaan biogas yang belum membumi, maka masyarakat masih belum memanfaatkan bahan tersebut. Bahkan ada kecenderungan ada rasa kotor untuk memegangnya. Mungkin Sobat Agribisnis penasaran dengan bahan baku tersebut. Bahan baku dalam tutorial membuat biogas sendiri dirumah adalah kotoran hewan ternak, sampah organik dan limbah cair.

Kotoran Hewan Ternak.

Setiap hari hewan ternak pasti akan mengeluarkan kotoran. Dan apabila peternak membiarkan kotoran tersebut dalam kandang tentu mendatangkan penyakit bagi ternak kita. Kotoran ternak tersebut dalam kondisi kedap udara dapat mengalami proses fermentasi dengan bantuan bakteri-bakteri anaerob. Dari fermentasi tersebut akan menghasilkan gas metana sebagai bahan baku biogas.

Sampah Organik.

Sampah organik sebagai bahan baku biogas berasal dari limbah pertanian seperti sisa panen padi, kedelai, singkong dan gandum. Selain itu sampah organik dari rumah tangga atau pasar seperti daun-daun yang jatuh, sayuran yang sudah layu dapat pula sebagai bahan biogas. Hasil dari pembusukan sampah organik ini akan menghasilkan gas metana (CH4) yang merupakan bahan baku biogas.

Limbah Air.

Tanaman eceng gondok merupakan gulma perairan, karena dengan perkembangbiakannya yang cepat maka tanaman ini dapat menutupi perairan. Akibatnya lalulintas kapal di sungai menjadi terhambat. Namun demikian eceng gondok merupakan salah satu contoh limbah perairan yang bermanfaat sebagai penghasil biogas.

Tutorial Cara Membuat Biogas Sendiri Dirumah.

Pembuatan biogas dapat untuk mencukupi kebutuhan dari keluarga (rumahan), RT, RW bahkan dalam lingkup yang besar pula. Sehingga dalam pembuatan nya tergantung sesuai kebutuhan. Secara garis besar dalam membuat biogas membutuhkan tangki sebagai reaktor, tempat penampungan gas, pipa saluran keluar residu, dan pipa keluaran gas.

Alat dan Bahan Untuk Membuat Biogas Sendiri Dirumah.

Karena pembuatan biogas untuk keperluan rumah tangga, maka alat dan bahan yang perlu Sobat persiapkan tidak terlalu besar, namun cukup untuk skala rumahan.

  • Alat. Alat-alat yang perlu Sobat persiapkan adalah galon, ban dalam bekas, stop kran air, bagian kepala kompor gas, pipa paralon, selang, gergaji, bor listrik, lem plastik, spidol dan alat lain sesuai kebutuhan.
  • Bahan. Bahan pembuat biogas, Sobat Agribisnis dapat memilih sendiri, seperti kotoran ternak, limbah rumah tangga atau limbah perairan.

Tahapan Cara Membuat Biogas Sendiri Untuk Rumah.

Setelah alat dan bahan tersedia, maka Sobat dapat memulai pebuatan biogas secara sederhana ini.

Pembuatan Reaktor. 

Sobat siapkan galon air sebagai tempat reaktor, yaitu tempat untuk berlangsungnya proses fermentasi bahan dasar biogas. Buat lubang pada bagian sebelah mulut galon untuk tempat pipa paralon 0,5 inch. Setelah itu masukkan pipa tersebut kedalam galon lalu tutup bagian atas pipa. Setelah memasukkan pipa ke dalam galon, bibir pertemuan antara galon dengan pipa di olesi lem plastik agar tidak terjadi kebocoran. Buat lubang pada bagian mulut galon untuk lubang selang. Masukkan selang ke dalam galon lalu lem pada bagian bibir pertemuan galon dengan selang. Agar proses fermentasi dalam galon berlangsung dengan baik, maka Sobat harus mengecat bagian luar galon dengan warna hitam untuk mengurangi cahaya yang masuk. Setelah pembuatan reaktor selesai, Sobat melanjutkan pembuatan penampung gas.

Penampung Gas. 

Pembuatan penampung gas dengan memanfaatkan ban dalam bekas. Ban dalam ini berfungsi menampung gas metana sebaga hasil dari proses fermentasi dalam reakton. Selain itu penampung gas ini juga berfungsi untuk menyalurkan gas ke output dalam hal ini adalah kompor gas. Selang plastik keluaran dari galon tadi Sobat masukkan dalam stop kran bercabang dua. Satu selang masuk kedalam pentil ban dalam kemudian selang lain dari stop kran ke arah luar dalam hal ini ke kompor gas. Ban dalam ini berfungsi untuk menyalurkan gas metana/biogas yang ada. Seandainya gas yang keluar dari selang plastik kurang banyak, maka Sobat dapat menekan ban ini agar gas nya menjadi lancar. Pada bagian-bagian yang merupakan sambungan antara dua benda, Sobat harus memberi lem pada bagian itu agar tidak terjadi kebocoran.

Output (Kompor). 

Sebagai indikator biogas hasil olahan Sobat berhasil, maka dapat mengetesnya pada output berupa kompor. Selang plastik yang keluar dari ban dalam tadi Sobat masukkan dalam pipa konektor ke kepala gas. Lalu klem bagian sambungannya agar tidak terjadi kebocoran gas nya. Sobat harus meyakinkan pada bagian sambungan tidak terjadi kebocoran dengan cara memberi lem dengan benar.

Setelah selesai membuat peralatan pengolahan biogas, maka Sobat dapat mengetes penggunaannya sesuai dengan prinsip kerja dari peralatan tersebut.

Prinsip Kerja Hasil Tutorial Cara Membuat Biogas Sendiri Dirumah.

Prinsip kerja biogas secara sederhana ini dapat membaginya menjadi tiga tahapan utama.

Pertama.

Sebagai tahap pertama adalah penyiapan bahan baku dasar untuk proses fermentasi. Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut:

  • Siapkan bahan baku dasar, dalam hal ini dapat berupa kotoran ternak, limbah organik atau limbah air. Setelah siap, campurkan bahan baku tersebut dengan air dalam perbandingan 1 ; 1. Aduk hingga rata, lalu saring dan tampung hasilnya dalam ember. Tujuan dari penyaringan ini adalah untuk memisahkan bahan-bahan kasar yang susah untuk membusuk.
  • Masukkan hasil air saringan tersebut kedalam galon, kemudian tambahkan bakteri anaerob dan glukosa. Tujuan dari penambahan ini untuk membantu proses fermentasi.
  • Setelah itu tutup bagian mulun galon dengan rapat

Kedua. 

Setelah bahan baku dasar dan campuran untuk fermentasi menjadi satu dalam galon, kemudian mendiamkan selama kurang lebih 2 (dua) minggu. Pada proses ini kemungkinan masih menghasilkan gas metana yang bercampur dengan karbondioksida. Sehingga Sobat harus membuang karbondioksida tersebut, kemudian mendiamkan kembali campuran bahan baku tersebut hingga Sobat Agribisnis mendapat hasil gas metana secara utuh.

Ketiga.

Setelah Sobat memperoleh gas metana secara utuh, maka Sobat dapat mengetes hasilnya dengan membuka stop kran dan menyalakan kompor gas. Jika api yang keluar tidak merata, Sobat dapat menekan pelan-pelan ban dalam agar gas metana keluar dengan lancar.

Demikian Sobat Agribisnis tutorial cara membuat biogas, semoga dapat mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak dan elpiji. Dan dengan memanfaakan biogas ini dapat melestarikan lingkungan dan alam. Selamat mencoba.

Check Also

makanan kucing kampung

Pilihan dan Cara Membuat Sendiri Makanan Kucing Kampung yang Mudah

Bagi para pemilik kucing, khususnya kucing kampung makanan menjadi hal yang harus Anda perhatikan. Pasalnya …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *