Panduan Cara Membuat Konsentrat Sapi Potong Lengkap

  • Whatsapp
cara membuat konsentrat sapi potong

Cara membuat konsentrat sapi potong menjadi hal yang wajib Anda pahami sebagai peternak sapi. Sebab, tentunya akan menyenangkan jika memiliki sapi yang sehat dan gemuk. Nah, agar bisa memperolehnya salah satu hal yang harus Anda perhatikan dengan baik adalah pemberian pakan untuk sapi. Kesuksesan ternak sapi, terutama untuk sapi potong memang berkaitan erat dengan kualitas pakan yang Anda berikan.

Pakan untuk sapi potong harus sesuai dengan mutu, jumlah, dan kebutuhan dari sapi itu sendiri. Sayangnya memang tidak mudah untuk memberikan pakan yang berkualitas karena cukup tinggi harga pakan sapi tersebut. Agar bisa lebih murah, Anda bisa memanfaatkan pembuatan konstentrat sapi potong sederhana dan juga ekonomis. Bagaimana cara pembuatannya? Berikut informasi selengkapnya.

Sekilas Tentang Konsentrat untuk Sapi Potong

cara membuat konsentrat sapi potong
(sumber gambar: kompas.com)

Seperti yang sobat agribisnis tahu, pakan utama untuk sapi adalah sumber makanan hijau berupa rumput atau tanaman hijau lainnya. Baik itu sapi potong maupun sapi perah, pakan utama ini sama saja. Saat pemberian rumput, pastikan rumput bersih dan juga sudah terbebas dari segala racun yang bisa berpotensi mengganggu kesehatan sapi.

Memang pemberian pakan utama berupa rumput sebenarnya sudah cukup. Akan tetapi, permasalahan yang terjadi di Indonesia karena negaranya yang tropis, kualitas rumput untuk sapi biasanya kurang optimal. Maka dari itulah agar gizi bagi sapi potong dan perah terpenuhi para peternak biasa menambahkan konsentrat. Lalu apakah konsentrat itu?

Pada dasarnya, konsentrat adalah bahan pakan tambahan untuk hewan ternak yang memiliki nilai gizi yang tinggi. Di dalam konsentrat akan terkandung berbagai protein dan juga energi yang bisa melengkapi nutrisi untuk sapi. Mayoritas konsentrat yang berkualitas akan memiliki harga yang cukup mahal. Akan tetapi konsentrat ini bisa peternak buat sendiri dengan memanfaatkan bahan-bahan terjangkau yang mudah untuk Anda temukan.

Dengan adanya konsenstrat alami yang bisa Anda buat dengan mudah ini, maka proses penggemukan sapi bisa menjadi lebih mudah dan cepat. Apalagi biaya untuk pakan sapi secara keseluruhan juga bisa lebih ekonomis dan terjangkau untuk para peternak. Lalu, apakah cara membuat konsentrat sapi potong itu sulit? Maka jawabannya adalah tidak. Anda bisa menyimkanya pada informasi selanjutnya.

Baca Juga: Cara Sukses Beternak Kambing Kacang Di Indonesia

Cara Membuat Konsentrat Sapi Potong

cara membuat konsentrat sapi potong
(sumber gambar: kompas.com)

Cara membuat konsentrat sapi potong sebenarnya tidak sulit. Apalagi bahan-bahan pembuatan konsentrat ini bisa Anda temukan dan beli dengan mudah. Ada 2 (dua) cara pembuatan yang bisa Anda pilih. Perbedaan kedua cara ini hanya berdasarkan pada bahan dasar yang akan Anda gunakan nantinya. Berikut ulasan lengkapnya:

1. Konsentrat Sapi Potong dari Tepung Ikan

Cara pembuatan konsentrat yang pertama adalah dengan memanfaatkan bahan dasar tepung ikan dan beberapa bahan lain. Untuk membuat konsentrat Anda akan membutuhkan total hampir 100 kilogram bahan dasar. Rincian bahan-bahan yang harus Anda siapkan adalah:

  • Dedak atau bekatul : sebanyak 54.8 kilogram
  • Tepung ikan : sebanyak 500 gram atau 0,5 kilogram
  • Mineral mix : sebanyak 200 gram atau 0,2 kilogram
  • Bungkil kelapa : sebanyak 10 kilogram
  • Bungkil jagung : sebanyak 30 kilogram

Untuk mineral mix, bisa Anda beli di toko peternakan terdekat dengan tempat tinggal Anda. Sementara untuk peralatannya, hal yang harus Anda siapkan adalah wadah berukuran besar yang nantinya bisa menampung semua bahan. Setelah bahan dan juga wadah siap, maka Anda bisa lanjut ke cara membuat konsentrat sapi potong berikut:

  1. Untuk langkah pertama, siapkan semua peralatan dan juga bahan-bahan pembuatan konsentrat
  2. Setelah itu silahkan masukkan semua bahan dan campurkan bahan-bahan tersebut sampai tercampur rata
  3. Pada saat mencampur, pastikan sudah tidak ada bahan yang masih menggumpal agar konsentrat lebih optimal
  4. Jika sudah tercampur, maka coba berikan ke sapi potong dengan takaran 1 kilogram per ekor setiap harinya.
  5. Pada tahap pemberian ini, perhatikan bagaimana sapi memakan konsentrat ini. Bagi sapi yang menyukai konsentrat agak basah, maka Anda bisa menambahkan sedikit air agar teksturnya sedikit basah dan mudah untuk sapi makan. Akan tetapi, jika sapi lebih menyukai konsentrat yang kering maka Anda tidak perlu menambahkan air lagi
  6. Untuk pemberian konsentrat ini bisa Anda kombinasikan dengan rumput atau pakan hijau dengan takaran 3% dari berat badan sapi potong

2. Konsentrat Sapi Potong dari Ampas Tahu

Cara membuat konsentrat sapi potong yang selanjutnya adalah dengan bahan dasar ampas tahu dan campuran lainnya. Pada tahap pembuatan yang satu ini, peralatan dan bahan yang Anda butuhkan sedikit lebih banyak dari cara pertama. Beberapa bahan yang harus Anda siapkan adalah:

  • Ampas tahu
  • Dedak atau bekatul
  • Jagung
  • Singkong
  • Kapur
  • Urea
  • Mineral
  • Kulit kopi
  • Garam

Sementara untuk peralatan yang harus Anda siapkan adalah wadah besar untuk menempatkan semua bahan konsentrat, sekop, sarung tangan, terpal, dan juga karung. Setelah semua bahan dan peralatan siap, maka langkah pembuatannya adalah sebagai berikut:

  1. Untuk langkah awal, silahkan timbang semua bahan yang sudah Anda siapkan dan buat perbandingan. Untuk dedak adalah sebanyak 50 kilogram, ampas tahu sebanyak 14 kilogram, jagung 10 kilogram, singkong 18 kilogram, kapur 0,5 kilogram, urea 1 kilogram, mineral 1 kilogram, garam 0,5 kilogram dan kulit kopi 5 kilogram.
  2. Setelah selesai dan siap, maka silahkan giling semua bahan pembuatan konsentrat kecuali gram, mineral, dan urea. 
  3. Kemudian susun bahan yang sudah Anda haluskan dengan membentuk seperti pyramid pada terpal yang sudah Anda siapkan. Bahan yang paling banyak harus terletak pada bagian paling bawah pyramid, kemudian bahan yang lebih sedikit, dan seterusnya
  4. Apabila semua bahan sudah tercampur secara merata, maka lanjutkan dengan mengaduk semua bahan yang sudah ada dengan menggunakan sekop. Pastikan pengadukan ini berjalan sempurna sampai tidak ada bahan yang masih menggumpal. Sebab jika masih ada hal ini bisa merusak tekstur dari konsentrat itu sendiri
  5. Jika sudah, maka lanjutkan pada bagian pengemasan konsentrat. Pengemasan ini bertujuan untuk menyimpan konsentrat pada lokasi penyimpanan dan mempermudah pemakaiannya. Selain itu pengemasan juga bertujuan agar konsentrat tidak rusak karena kondisi penyimpanannya yang buruk
  6. Untuk pengemasan, Anda bisa menyimpan konsentrat tadi ke dalam karung yang sudah Anda siapkan. Setelah itu simpan karung tersebut ke dalam gudang penyimpanan makanan ternak
  7. Pastikan lokasi gurang tidak lembap dan memiliki sirkulasi udara yang bagus.

Tips Pemberian Konsentrat untuk Sapi Potong

Setelah memahami bagaimana cara membuat konsentrat sapi potong yang mudah, maka selanjutnya adalah tips pemberiannya. Pemberian konsentrat tidak bisa Anda lakukan sembarangan, tujuannya agar konsentrat ini efektif. Beberapa tips tersebut adalah:

1. Campur dengan Pakan Hijau

Konsentrat adalah pakan tambahan untuk sapi potong, maka dari itu dalam pemberiannya jangan hanya menggunakan konsentrat saja sebagai pakan. Anda harus tetap memberikan campuran berupa pakan hijau untuk sapi potong. Dengan begitu, nutrisi dan gizi pada sapi potong bisa menjadi semakin lengkap dan terpenuhi dengan baik. TIdak hanya itu, campuran pakan hijau dan konsentrat juga bisa meningkatkan nafsu makan sapi.

2. Sesuaikan dengan Bobot Sapi Potong

Pemberian pakan konsentrat juga harus memperhatikan besaran bobot sapi potong. Sebab tanpa pengukuran yang tepat, kebutuhan konsentrat untuk sapi akan menjadi berlebihan dan malah membuat sapi obesitas. Pada dasarnya, pemberian konsentrat yang baik adalah sebanyak 2 – 2,5% dari bobot sapi setiap harinya. Untuk itu sebagai peternak Anda harus melakukan pengecekan terhadap bobot sapi setiap harinya.

3. Waktu Memberikan Konsentrat

Waktu pemberian pakan konsentrat yang paling tepat adalah 2 sampai 3 jam sebelum Anda memberikan pakan hijau. Sebab dengan jangka waktu seperti itu, sapi potong bisa makan dengan lebih optimal dan penyerapan nutrisinya lebih berjalan dengan baik. Konsentrat bisa Anda berikan 2 kali, pada pagi hari dan juga sore hari. Apabila sangat Anda butuhkan, maka konsentrat bisa Anda berikan 3 kali sehari. Pada pagi hari, siang hari, dan juga sore hari.

Nah sobat agribisnis, itulah beberapa cara membuat konsentrat sapi potong yang bisa Anda lakukan. Cukup mudah bukan cara pembuatannya? Dengan memahami cara pembuatan konsentrat ini, Anda bisa mendapatkan sapi yang sehat, kaya nutrisi, dan juga gemuk namun tetap ekonomis karena bahan dasar konsentrat terbilang murah. Dengan begitu, berat daging sapi potong juga menjadi semakin mantap dan biaya ternak Anda tetap terjangkau.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *