Breaking News

Cara Memilih Bibit Ayam Joper Kualitas Unggul

Salah satu sumber protein hewani yang sangat tinggi dari makanan empat sehat lima sempurna adalah daging ayam. Selama ini masyarakat Indonesia mengenal dua jenis ayam untuk kebutuhan konsumsi yaitu ayam broiler atau ayam ras pedaging dan ayam kampung. Dari dua jenis ayam tersebut, ayam kampung telah memiliki pangsa pasar tersendiri dan harganya relatif stabil. Sehingga banyak kalangan masyakat berusaha membudidayakan dan menciptakan varietas baru dari ayam kampung ini. Varietas ayam kampung sebagai hasil dari proses persilangan untuk menghasilkan bibit unggul adalah ayam joper. Ayam joper merupakan kepanjangan dari ayam jowo super atau ayam kampung super. Disebut sebagai ayam kampung super karena verietas ayam kampung ini memiliki beberapa keunggulan dari ayam kampung biasa sebagai hasil persilangan antara ayam ras dan ayam kampung. Bibit ayam dengan kualitas unggul sangat menentukan keberhasilan dari peternakan ayam joper. Oleh karena itu para peternak ayam harus mengetahui cara memilih bibit ayam joper kualitas unggul.

Ada Apa Dengan Ayam Joper?

Ayam joper sebagai salah satu ternak unggas masyarakat merupakan hasil dari pengembangan dan kawin silang antara ayam ras dan ayam lokal unggul. Sebagai hasil proses persilangan, pada umumnya ayam joper merupakan hasil persilangan antara ayam kedu dengan ayam petelur putih. Ayam kedu merupakan jenis ayam kampung lokal dari Jawa Tengah. Sehingga menghasilkan ayam joper jenis petelur yang banyak dan besar. Hasil persilangan ayam joper yang lain adalah ayam kampung dengan ayam pedaging jenis Rhode Island. Dipilihnya ayam pedaging Rhode Island karena ayam ini tahan terhadap stres dan penyakit serta memiliki daging yang rendah lemak. Dan akan menghasilkan ayam joper jenis pedaging.

Ayam joper menjadi primadona peternak unggas karena memiliki beberapa keunggulan. Keunggulan tersebut antara lain: Pertama, memiliki pertumbuhan yang cepat sehingga hanya dalam waktu 60 hari (2 bulan) ayam joper sudah dapat di panen. Karena masa panen yang cepat ini akan menghemat pakan ternak sehingga merupakan keuntungan tersendiri bagi peternak. Kedua, relatif tahan terhadap penyakit ayam. Para Sobat ketahui bersama bahwa sakit ayam ini merupakan momok bagi peternak karena akan membawa dapak kerugian yang besar. Ketiga, daging dari ayam joper ini memiliki cita rasa yang enak yaitu gurih, padat dan rendah lemak. Sehingga tekstur ayam kampung daging akan terasa pada daging ayam joper ini. Keempat, pada saat bibit anak ayam, bibit anak ayam joper memiliki harga yang kompetitif dengan bibit anak ayam kampung lokal. Kelima, tidak membutuhkan lahan yang luas untuk umbaran. Sehingga ayam joper dapat diternakkan dalam kandang.

Ciri Bibit Ayam Joper Kualitas Unggul.

Sebelum Sobat Agribisnis memilih bibit ayam joper untuk ternak sebagai ayam petelur, ayam pedaging dan ayam pembibitan, Sobat harus mengetahui ciri-ciri dasar bibit ayam joper kualitas unggul tersebut. Ciri-ciri tersebut dapat Sobat lihat baik secara fisik maupun non fisik.

  • Secara Fisik. Ciri-ciri secara fisik ayam joper kualitas unggul ini dapat Sobat amati sejak awal menetas atau lebih dikenal dengan DOC joper. DOC merupakan singkatan Day Old Chicken atau anak ayam pada usia 0-10 hari. Pada saat menetas, ayam joper yang unggul akan mempunyai ciri-ciri pertama, tali pusar menutup semua, hal ini menandakan bahwa doc menetas dengan sempurna. Kedua, kondisi anus bersih dan kering. Hal ini menandakan bahwa doc tidak mempunyai penyakit bawaan. Ketiga, memiliki postur yang ideal. Dimana doc berbadan tegap dan tidak ada cacat bawaan. Selain itu dapat Sobat amati dari kakinya dapat menopang badannya dan sayapnya yang tidak terkulai. Keempat, lincah dan agresif, Sobat dapat melihatnya doc yang selalu bergerak kesana kemari pada saat suhu ruangan sudah sesuai untuk doc tersebut.
  • Secara Non Fisik. Ciri-ciri non fisik doc joper yang unggul adalah doc tersebut menetas pada waktunya. Doc joper yang berkualitas unggul menetas pada usia 21 hari tepat. Dengan menetas tepat pada waktunya mengindikasikan bahwa doc berasala dari ayam pembibitan yang berkualitas pula.

Cara Memilih Bibit Ayam Joper Kualitas Unggul.

Peternakan unggas ayam joper dapat membedakan menjadi tiga peruntukan, yaitu ayam joper untuk petelur, pedaging atau penggemukan dan pembibitan. Sehingga untuk memperoleh hasil ternak ayam joper yang berkualitas unggul, Sobat Agribisnis harus memulainya dari pemilihan bibit ayam joper yang berkualitas unggul pula. Bibit yang berkualitas unggul akan menentukan keberhasilan ternak ayam joper sebesar 40 % hasil produksi.

Sebagai Bibit Petelur.

Sebagai ayam joper petelur, tentunya Sobat mengharapkan ayam joper yang mampu menghasilkan telur relatif banyak dan produktivitas yang tinggi. Sehingga dalam memilih bibit ayam joper petelur akan berbeda dengan ayam joper lainnya. Dalam hal ini untuk memperoleh bibit ayam petelur yang berkualitas unggul Sobat Agribisnis dapat menentukannya dengan cara sebagai berikut.

  • Pertama, memilih ayam betina yang berkualitas sebagai ayam petelur. Ayam joper betina yang akan dijadikan sebagai ayam petelur sebaiknya dari jenis ayam arab, ayam nunukan atau ayam kedu. Ketiga ayam jenis ini memiliki produktivitas yang tinggi dalam menghasilkan telur sebanyak 190-250 butir pertahun dengan berat rata-rata nya 40 gram.
  • Kedua, Secara fisik ayam joper petelur memiliki ciri-ciri dengan kepala yang halus, mata terang dan bersih, paruhnya pendek dan bersih, muka kecil, bulunya tebal dan tertata serta mengkilap.
  • Ketiga, dari segi usia, Sobat Agribisnis dapat mencari ayam yang telah berusia 5 bulan dengan bobot 1,5 kg dan perut yang lebih lebar.
  • Keempat, jarak antara tulang dada dengan tulang pubisnya adalah 3 jari.

Untuk Konsumsi Ayam Pedaging.

Untuk ayam pedaging, doc joper dengan ciri-ciri sebagai berikut.

  • Pertama, pilihlah doc dengan tubuh sehat dan utuh serta tidak terdapat cacat pada bagian kaki, leher, sayap atau bagian lainnya. Kondisi ini agar pada saat dewasa ayam joper mempunyai harga jual yang tinggi pula.
  • Kedua, Sobat memilih doc joper yang berotot kuat, gempal pada bagian dada dan paha. Mengapa Sobat perlu melihat pada bagian tersebut? Karena hal tersebut menunjukkan bahwa bibit ayam joper tersebut tangguh dan kuat. Sehingga bibit ayam joper dapat bertahan lama.
  • Ketiga, susunan bulunya teratur dan memiliki mata cerah dengan pandangan mata yang tajam.
  • Keempat, bibit doc joper memiliki ukuran tubuh standart dan dapat bergerak dengan gesit. Hal ini dapat Sobat Agribisnis tes, pada saat dipegang, maka ayam akan berontak.

Sebagai Ayam Pembibitan.

Sebagai bibit ayam joper untuk keperluan pembibitan memiliki ciri-ciri tidak ada cacat fisik, agresif dan lincah, bulunya bagus, paruh kuat, tebal dan pendek, otot dada montok, otot paha kuat dan berdiri tegak, tidak mudah bangun pada malam hari serta ukuran leher standar.

Demikian Sobat Agribisnis cara memilih ayam joper kualitas unggul sesuai dengan peruntukan ternak yang akan Sobat jalankan. Semoga bermanfaat.

Check Also

Best car insurance in New Jersey with price in 2022

Best car insurance in New Jersey with price in 2022

The Best car insurance in New Jersey with price in 2022. Here you get the …

Leave a Reply

Your email address will not be published.