Breaking News

Cara Menanam Asparagus Lengkap dari Awal Sampai Panen

Asparagus adalah salah satu sayuran yang memiliki harga jual yang cukup mahal. Tidak heran jika sayuran ini bisa menjadi komoditas budidaya yang sangat menjanjikan. Banyak orang yang mencari cara menanam asparagus agar bisa menanamnya sendiri di rumah untuk kebutuhan pribadi. Maupun nantinya berkembang menjadi budidaya dengan skala yang lebih besar. Lalu, bagaimana cara menanamnya? Inilah langkah-langkah yang bisa Anda ikuti. 

Cara Menanam Asparagus Lengkap 

Apakah menanam asparagus itu sulit? Jawabannya adalah tidak. Bahkan, Anda bisa melakukannya dengan sangat mudah. Namun memang Anda membutuhkan ketelitian, ketekunan, dan konsistensi agar bisa merawat asparagus dengan baik. Tujuannya tentu agar kualitasnya terjaga. Inilah langkah lengkap untuk menanam asparagus: 

1. Menyiapkan Lahan Tanam dan Mengolahnya  

cara menanam asparagus
(sumber gambar: static.onems.io)

Cara menanam asparagus yang pertama adalah dengan menyiapkan lahan tanamnya lebih dahulu. Tujuannya agar asparagus bisa Anda tanam di lokasi yang tepat. Beberapa kriteria lahan tanam yang baik adalah: 

  • Tanah memiliki pH sekitar 6,5 sampai 7,5 
  • Kandungan unsur haranya lengkap dan penuh nutrisi 
  • Bisa mendapatkan asupan air dengan mudah 
  • Terpapar sinar matahari dengan cukup minimal 8 jam sehari 

Jika memang lahan yang Anda miliki sudah memenuhi kriteria tersebut maka Anda bisa lanjut pada tahapan pengolahan tanah. Untuk pengolahan lahan, harus Anda lakukan agar lahan siap untuk Anda tanami asparagus. Pertama-tama, silahkan bersihkan lahan dari adanya rumput liar, batu-batu kerikil, maupun gulma yang bisa mengganggu penanaman asparagus. 

Setelah lahan bersih, maka Anda harus mengolahnya agar tanah gembur. Untuk tahap ini, bisa Anda lakukan dengan cara membajak maupun mencangkul lahan. Dengan begitu, tanah bisa gembur secara merata dan kandungan hara di dalam tanah bisa menjadi lebih rata. 

2. Memberikan Pupuk Dasar 

Setelah menyiapkan dan mengolah lahan tanam, maka langkah selanjutnya adalah memberi pupuk dasar pada lahan. Tujuannya adalah untuk membuat lahan menjadi lebih subur dan kaya akan unsur hara. Caranya, Anda hanya cukup menggali tanah menjadi bentuk alur-alur yang memanjang. Setelah itu, masukkan pupuk dasar berupa campuran pupuk kandang dan NPK ke area alur-alur yang memanjang tersebut. 

Untuk perbandingan pupuk, gunakan 15:1. Dimana setiap 15 karung pupuk kandang bisa Anda campur dengan 1 karung pupuk NPK. Taburkan secara merata campuran pupuk ini agar semua bagian lahan bisa memiliki nutrisi yang kaya untuk tanaman asparagus nantinya. 

3. Membuat Bedengan 

Cara menanam asparagus selanjutnya adalah dengan membuat bedengan. Bedengan ini nantinya akan sangat memudahkan Anda dalam merawat tanaman dan panen asparagus. Untuk bedengan bisa Anda buat pada alur-alur galian tanah yang sudah Anda beri pupuk dasar sebelumnya. Untuk ukurannya sendiri adalah lebar 1 meter dan tinggi 15 sampai 20 cm. Beri jarak sekitar 40 sampai 50 cm untuk setiap bedengannya. 

4. Persiapan Bibit dan Persemaian Bibit Asparagus 

Untuk mendapatkan panen asparagus yang berkualitas bagus, maka bibit asparagus yang Anda pakai juga harus berkualitas. Nah, untuk mendapatkan bibit berkualitas sebaiknya Anda mengambil bibit dari biji. Sebenarnya Anda bisa langsung membelinya di toko pertanian terdekat. Namun, jika ingin mengambil biji asparagus sendiri, juga bisa. 

Caranya, cukup ambil biji asparagus dari tanaman yang memang benar-benar sehat, tidak cacat dan juga subur. Setelah biji terkumpul barulah Anda bisa melanjutkannya pada proses penyemaian. Cara untuk menyemaikan asparagus juga terbilang mudah. Anda cukup menyiapkan tanah humus yang baik setelah itu ayak sampai halus. Jika sudah, masukkan tanah halus ke dalam polybag kecil. 

Untuk jumlah polybag bisa Anda sesuaikan dengan banyaknya bibit yang ingin Anda semaikan. Sementara itu, rendam dahulu biji asparagus menggunakan air hangat kurang lebih selama 24 jam. Jika sudah, sirami dahulu tanah di polybag sampai basah namun jangan sampai airnya menggenang. Setelah itu buat lubang tanam sekitar 1,5 cm dan masukkan biji asparagus yang sudah Anda rendam sebelumnya. Tutup kembali dengan tanah. 

Baca Juga: Cara Membuat Pestisida Nabati dari Serai untuk Membasmi Hama

5. Merawat Bibit Asparagus

Cara menanam asparagus selanjutnya adalah merawat bibit. Supaya bibit yang Anda semaikan bisa tumbuh dengan optimal maka selalu pastikan kebutuhan airnya terpenuhi. Selalu jaga kadar air dengan menyemprotkan air secara rutin. Umumnya penyemaian asparagus ini baru bisa selesai setelah 5 bulan lamanya. Baru setelah itu Anda bisa memindahkan bibit ke area lahan tanam. 

6. Menanam Bibit Asparagus ke Lahan Tanam 

cara menanam asparagus
(sumber gambar: harvesttotable.com)

Setelah berhasil mendapatkan bibit yang berkualitas, maka selanjutnya adalah memindahkan asparagus ke lahan tanam yang sudah Anda siapkan sebelumnya. Waktu terbaik untuk memindahkan bibit ke lahan tanam adalah saat sore hari agar tidak terkena terik matahari yang terlalu menyengat. 

Sebab, terik matahari ini bisa membuat bibit asparagus menjadi layu. Setelah itu, pindahkan bibit dengan hati-hati di bedengan dan siram sedikit menggunakan air setelah semua bibit selesai Anda pindahkan. Selama 1 minggu pertama setelah pemindahan, usahakan jangan menambahkan pupuk apapun agar asparagus bisa beradaptasi lebih dulu. 

7. Merawat Tanaman Asparagus 

Agar cara menanam asparagus berhasil, maka Anda harus merawat tanaman ini dengan baik. Dalam proses perawatan, beberapa hal yang harus Anda lakukan adalah: 

a. Penyiraman Asparagus 

Agar tanaman sehat, maka pastikan untuk melakukan pengairan setiap minimal 1 minggu sekali pada area bedengan asparagus. Jangan sampai tanah terlalu kering karena bisa merusak asparagus. Akan tetapi, usahakan jangan juga terlalu basah karena bisa membuat tanaman busuk. Anda bisa menggunakan pompa air agar pengairan berjalan dengan lebih cepat. 

b. Pemupukan Susulan 

Setelah usia tanam melewati waktu 1 minggu, barulah Anda bisa menambahkan pupuk susulan untuk asparagus. Jenis pupuk yang bisa Anda pakai adalah pupuk NPK. Cukup kucurkan larutan NPK ini ke tanaman asparagus agar larutan pupuk bisa terserap dengan sempurna dan pertumbuhan asparagus bisa menjadi lebih maksimal. Ulangi pemupukan susulan ini setidaknya setiap 2 sampai 3 minggu sekali. 

c. Pengendalian Hama dan Penyakit 

Asparagus juga bisa terserang hama maupun penyakit yang berpotensi bisa mengganggu pertumbuhan mereka. Untuk itulah Anda harus sebisa mungkin mengatasi adanya hama dan penyakit ini. Jenis hama yang paling umum menyerang asparagus adalah ulat grayak dan juga serangan jamur. Agar terbebas dari ulat grayak, maka lakukan penyiangan secara rutin dan cari apakah ada potensi kehadiran ulat yang bisa merusak asparagus. 

Selain untuk menghilangi ulat, kegiatan penyiangan juga nantinya bisa membuat sinar matahari lebih rata terkena tanaman. Dengan begitu, potensi pertumbuhan jamur yang merusak asparagus bisa Anda minimalisir. Namun, jika memang hama sudah terlanjur menyerang tanaman asparagus dalam jumlah yang besar, Anda bisa menggunakan pestisida untuk membasminya. 

8. Proses Panen 

Cara menanam asparagus yang terakhir adalah panen. Pada dasarnya, Anda bisa mulai melakukan panen asparagus ketika usianya memasuki 8 sampai 10 bulan setelah penanaman. Jarak antara panen satu dengan panen lainnya biasanya akan memakan waktu sekitar 1 bulan. Awalnya, ukuran rebung asparagus memang berukuran kecil. Namun, nantinya akan bertambah besar seiring berjalannya waktu. Inilah beberapa hal yang harus Anda perhatikan ketika memanen asparagus: 

  • Waktu terbaik untuk panen adalah pagi hari. Jangan pernah memanen asparagus ketika siang hari karena pada saat itu tanaman akan cenderung kurang air dan menyusut. Jika memaksa panen pada siang hari, kualitas asparagus akan berkurang dan tidak segar
  • Anda harus menggunakan benda tajam seperti pisau untuk memotong batang asparagus agar langsung terpotong dan tidak merusak bentuknya 
  • Setelah mendapatkan hasil panen, maka usahakan untuk menyimpan hasil panen di tempat yang sejuk dan tidak terkena sinar matahari secara langsung. Tujuannya agar asparagus bisa lebih segar dan berkualitas setelah panen selesai 
  • Nantinya ketika Anda mendistribusikan atau menjualnya, usahakan untuk merendam rebung asparagus dengan air agar tetap segar dan tidak kering atau menyusut 

Nah itulah cara menanam asparagus yang bisa Anda lakukan. Cukup mudah bukan cara menanamnya? Dengan cara ini, Anda bisa mencoba menanam asparagus untuk kebutuhan konsumsi pribadi maupun skala besar. Apalagi memang potensi asparagus sebagai komoditas budidaya terbilang sangat besar. Keuntungan yang bisa Anda peroleh juga akan menjanjikan dengan tanaman ini. Jadi, jika memang memiliki lahan dan tertarik untuk budidaya asparagus jangan ragu-ragu untuk melakukannya ya! 

Check Also

ciri-ciri ikan nila

Inilah Berbagai Sifat dan Ciri-ciri Ikan Nila yang Harus Anda Tahu!

Salah satu jenis ikan air tawar yang sangat populer di Indonesia, khususnya untuk kebutuhan konsumsi …

Leave a Reply

Your email address will not be published.