Cara Menanam Biji Pepaya dalam Pot, Mudah dan Cepat Berbuah

cara menanam biji pepaya

Pepaya adalah salah satu jenis buah yang memang memiliki banyak manfaat. Tidak heran jika permintaan akan buah ini selalu tinggi. Untuk menikmati pepaya, Anda sebenarnya juga tidak perlu selalu membelinya. Sebab ada cara menanam biji pepaya yang ternyata sangat mudah untuk Anda lakukan. Bahkan untuk lokasi tanamnya Anda bisa memanfaatkan pot. Penasaran caranya? Yuk, simak informasinya berikut ini!

6 Cara Menanam Biji Pepaya dalam Pot

Inilah beberapa cara yang harus Anda lakukan agar bisa menanam pepaya dari bijinya di dalam pot:

1. Penuhi Syarat Hidup Pepaya

Agar pepaya bisa tumbuh dengan maksimal, maka langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah memenuhi syarat hidupnya. Inilah syarat hidup supaya pepaya bisa tumbuh dengan maksimal:

  • Tanah yang Anda gunakan harus gembur dan memiliki banyak humus dan nutrisi
  • pH tanah setidaknya berada pada angka 6 sampai 7
  • Lokasi ketinggian terbaik untuk pepaya adalah 500 – 1000 meter diatas permukaan laut. Artinya, pepaya memang bisa Anda tanam dalam berbagai kondisi dan lokasi
  • Setidaknya curah hujan harus 1000 sampai 2000 mm per tahunnya
  • Sistem drainase atau pengairan harus bagus agar pepaya tidak tergenang air terus menerus dan membuat akarnya menjadi busuk

2. Persiapan Bibit Pepaya

cara menanam biji pepaya
(sumber gambar: tokopedia.net)

Cara menanam biji pepaya selanjutnya adalah menyiapkan bibit dengan kualitas terbaik. Tahapan ini sangat penting karena akan menentukan kualitas buah yang bisa Anda dapatkan nantinya. Untuk mendapatkan bibit pepaya yang berkualitas, Anda bisa melakukan 2 (dua) cara yaitu membeli bibit jadi atau membuatnya sendiri.

a. Membeli Bibit Siap Tanam

Jika Anda ingin praktis dan tidak ribet, maka langkah terbaik adalah membeli langsung bibit yang sudah jadi di toko pertanian. Mintalah kepada penjual untuk memberikan Anda bibit yang memang berkualitas tinggi dan siap tanam. Dengan begitu, Anda hanya tinggal menyemaikannya saja.

Untuk penyemaian, silahkan bungkus biji pepaya dengan menggunakan kain basah ataupun tisu yang lembab. Setelah itu masukkan ke dalam plastik dan tutup dengan rapat. Letakkan biji pepaya di lokasi yang teduh dan memiliki suhu sekitar 30 derajat celsius.

Biarkan setidaknya 7 sampai 12 hari dan pastikan Anda selalu menjaga kelembapannya dengan senantiasa menyemprotkan sedikit air pada bagian tisu. Setelah 12 hari, umumnya biji akan berkecambah.

b. Membuat Biji Pepaya Sendiri

Akan tetapi, Anda juga bisa membuat sendiri bibit pepaya yang berkualitas. Caranya juga tidak terlalu rumit. Anda hanya perlu memilih buah pepaya yang sehat dan berkualitas baik. Bentuk fisik pepaya yang sehat adalah lonjong memanjang, bebas dari penyakit, matang dari pohonnya secara langsung, dan tidak cacat. Setelah itu, silahkan lakukan proses perkecambahan biji pepaya dengan urutan sebagai berikut:

  • Siapkan air hangat untuk merendam biji pepaya dan amati hasil perendaman biji tersebut
  • Ambil biji pepaya yang tenggelam di dasar wadah perendaman. Hindari menggunakan biji yang mengapung karena berarti biji tersebut memiliki kualitas yang buruk
  • Cuci bersih biji pepaya tersebut dan kemudian tiriskan terlebih dahulu
  • Silahkan masukkan biji pepaya ke dalam sebuah kantong plastik besar yang sudah Anda tiup sebelumnya
  • Ikat plastik dengan rapat sampai tidak ada udara yang bisa keluar dari sisi manapun
  • Dalam 7 sampai 12 hari, nantinya biji akan mulai berkecambah dan bisa Anda mulai proses penanamannya

Perlu Anda ingat untuk varietas pepaya yang akan Anda tanam bisa Anda pilih sendiri sesuai keinginan dan preferensi. Ada berbagai varietas pepaya yang memiliki keunggulan dan kelemahannya masing-masing seperti Californian, Bangkok, dan lainnya.

Akan tetapi umumnya, banyak orang akan memilih jenis varietas pepaya Californian. Alasannya karena jenis pepaya ini pertumbuhannya tidak terlalu besar dan akan sangat sesuai untuk Anda tanam di dalam pot. Selain itu, baik cara mengumpulkan biji dengan membeli langsung atau membuatnya sendiri sama-sama bisa Anda pilih. Hanya tergantung kesediaan Anda untuk meluangkan waktu saja dalam persiapan biji pepaya tersebut.

3. Mengolah Media Tanam

Cara menanam biji pepaya selanjutnya adalah mengolah media tanam. Seperti yang sudah kami singgung pada bagian sebelumnya, bahwa agar pepaya tumbuh subur maka tanah yang Anda gunakan harus sehat dan bernutrisi. Maka dari itu Anda harus menyiapkan lebih dulu media tanam ini.

Tidak perlu khawatir karena persiapannya tergolong sangat mudah. Anda hanya cukup menyiapkan tanah biasa dan juga pupuk kandang. Sebagai catatan, pilihlah pupuk kandang yang sudah tua. Pasalnya jika pupuk kandang belum matang, maka justru bisa merusak tanaman pepaya itu sendiri.

Kemudian campurkan pupuk kandang dan tanah dengan perbandingan 1 untuk pupuk kandang dan 2 untuk tanah. Jadi misalkan Anda menggunakan 1 sekop pupuk kandang, maka Anda harus menyiapkan 2 sekop tanah.

Setelah menyiapkan media tanam, maka Anda juga harus menyiapkan lokasi atau tempat penanaman yaitu pot. Untuk ukuran pot, pastikan ukurannya minimal 40 cm dan memiliki lubang pada bagian bawahnya sebagai saluran drainase bagi pepaya. Tujuannya agar akar tanaman pepaya tidak mudah busuk karena terlalu banyak terendam air.

Baca Juga: Cara Merawat Pohon Karet Agar Getahnya Banyak, 100% Mudah!

4. Menanam Bibit Pepaya

Setelah media tanam dan pot sudah siap, maka selanjutnya adalah cara menanam biji pepaya. Sebelumnya, masukkan beberapa pecahan arang, kerikil, dan pecahan genting pada bagian dasar pot. Tujuan pemberian material ini adalah agar lubang drainase tetap terjaga dan tidak tersumbat dengan tanah.

Setelah itu, silahkan masukkan tanah secara perlahan dan merata ke dalam pot. Jika sudah, masukkan bibit pepaya ke media tanah dengan perlahan. Pastikan untuk menanam bibit pepaya dengan hati-hati agar bagian akar pepaya tidak rusak dan membuatnya mati. Posisikan bibit dalam keadaan tegak dan tutup kembali dengan tanah.

5. Perawatan Pohon Pepaya

cara menanam biji pepaya
(sumber gambar: pikiran-rakyat.com)

Cara menanam biji pepaya tidak berhenti sampai disitu saja karena Anda harus melakukan perawatan. Untuk perawatan pepaya, terbilang mudah dan tidak terlalu rumit. Pada usia pepaya 1,5 bulan, silahkan melakukan penyulaman. Silahkan cabut tanaman yang pertumbuhannya tidak maksimal dan gantilah dengan bibit yang baru.

Untuk penyiraman pepaya, cukup Anda lakukan 1 kali sehari apabila lingkungannya kering. Namun jika memang sedang musim hujan, maka pastikan saja bahwa tanahnya tidak terlalu kering. Sebab jika terlalu banyak air justru akar pepaya bisa membusuk dan membuat tanaman mati.

Anda juga perlu melakukan pemupukan susulan untuk tanaman pepaya. Pemupukan ini bertujuan agar nutrisi di dalam tanah bisa selalu terjaga. Pepaya memang membutuhkan asupan nutrisi yang tinggi supaya pertumbuhan dan perkembangan buahnya bisa optimal.

Jenis pupuk yang bisa Anda gunakan adalah pupuk kandang atau pupuk kompos. Kedua pupuk ini bisa Anda pakai untuk menambah nutrisi bagi pepaya. Aturan waktu pemupukannya adalah sebagai berikut:

  • 1 minggu setelah penanaman adalah pemupukan susulan pertama
  • 1 bulan setelah penanaman adalah pemupukan susulan kedua
  • 3 bulan setelah penanaman adalah pemupukan susulan ketiga
  • 6 bulan setelah penanaman adalah pemupukan susulan keempat
  • Pemupukan susulan seterusnya bisa Anda lakukan tiap 3 bulan sekali

6. Panen Pepaya

Waktu yang paling ditunggu tentu adalah saat panen. Umumnya, pepaya sudah bisa Anda panen ketika usianya memasuki 10 sampai 12 bulan atau sudah berbuah dengan matang. Ciri pepaya yang siap untuk Anda panen adalah buah yang menguning. Untuk panen, silahkan petik buah dengan hati-hati menggunakan songgo.

Hindari menarik pepaya dengan aksar atau membiarkannya jatuh ke tanah. Sebab hal ini bisa merusak bentuk fisik pepaya. Setelah panen, pepaya tetap akan menghasilkan buah secara terus menerus sampai paling tidak usianya mencapai 4 tahun. Setelah lebih dari 4 tahun, maka pepaya masuk ke usia yang tidak produktif lagi dan Anda bisa menggantinya dengan tanaman pepaya baru yang segar dan sehat.

Nah, itulah cara menanam biji pepaya yang bisa Anda jadikan referensi. Bagaimana, tidak sulit bukan proses penanaman pepaya dari bijinya? Anda juga bisa memanfaatkan pot dan tidak membutuhkan lahan yang besar.  Dengan menanamnya sendiri, Anda bisa mendapatkan suplai buah pepaya yang sehat, bersih, dan higienis tanpa harus membelinya.

Selain bisa mengonsumsinya sendiri bersama keluarga, jika hasil panen pepaya lumayan banyak Anda juga bisa menjualnya. Apalagi harga pepaya cenderung cukup stabil di pasaran dan permintaannya selalu tinggi. Jadi, pastikan Anda mempraktekkan cara menanam biji pepaya ini ya!

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.