Segudang Manfaat Buah Mahkota Dewa dan Cara Menanamnya

  • Whatsapp
buah mahkota dewa

Sobat Agribisnis pasti sudah tidak asing dengan tanaman mahkota dewa. Salah satu tanaman herbal ini memang sangat terkenal akan khasiatnya yang bisa membantu menyembuhkan berbagai gangguan kesehatan tubuh. Tidak heran banyak orang yang mencari buah mahkota dewa untuk mereka konsumsi sebagai obat tradisional. Lalu, apa saja manfaat dari tanaman ini? Yuk, simak ulasannya sampai habis!

Manfaat Buah Mahkota Dewa yang Luar Biasa

buah mahkota dewa
(sumber gambar: bola.com)

Mahkota dewa memiliki nama latin Phaleria macrocarpa dan merupakan tanaman asli Indonesia, tepatnya berasal dari tanah Papua. Sebutan lain yang bisa Anda gunakan untuk merujuk tanaman ini adalah sambung nyawa, ngokilo, dan daun dewa. Sudah sejak lama, mahkota dewa banyak masyarakat manfaatkan sebagai obat herbal yang manjur dan bisa Anda gunakan mengatasi berbagai gangguan kesehatan.

Bacaan Lainnya

Khasiat dari mahkota dewa tersebut, tidak terlepas dari berbagai senyawa dan kandungan nutrisi di dalamnya yang sangat beragam. Mulai dari senyawa seperti Saponin, Flavonoid, Polifenol, dan Alkaloid bisa Anda jumpai dalam tanaman ini. Tidak hanya itu, mahkota dewa juga memiliki kemampuan sebagai bahan detoksifikasi dan sebagai sumber anti bakteri dan juga virus.

Inilah beberapa manfaat buah mahkota dewa selengkapnya:

1. Membantu Menurunkan Gula Darah

Bagi para penderita diabetes di Indonesia pasti sudah tidak asing dengan penggunaan buah mahkota dewa sebagai obat herbal. Sebab sudah banyak sekali orang yang menggunakan mahkota dewa untuk membantu menstabilkan gula darah mereka. Apalagi konsumsi tanaman ini juga terbilang aman dan bisa untuk jangka waktu cukup lama misalnya 4 minggu.

Hal ini karena tidak ada efek buruk yang muncul akibat konsumsi tanaman ini secara rutin pada ginjal dan juga hati. Meski begitu, dokter dan ahli medis menghimbau penderita diabtes tidak mengonsumsi ekstrak buah ini sebagai satu-satunya pilihan cara mengobati gula darah. Harus tetap ada alternatif lain agar gula darah stabil.

2. Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Tidak hanya untuk gula darah, konsumsi buah dari mahkota dewa juga bisa membantu penurunan tekanan darah, khususnya penderita hipertensi. Hal ini terdapat dalam sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa kandungan flavonoid dalam buah ini bisa membantu pembuluh darah lebih lemas. Hasilnya, tekanan darah juga bisa turun. Meski begitu, sebagaiknya tetap konsultasikan dahulu kepada dokter sebelum menggunakan buah ini sebagai obat herbal hipertensi ya.

3. Membantu Mengurangi Rasa Nyeri Saat Haid

Nyeri haid memang bisa sangat menyiksa bagi para wanita. Untukk itu berbagai obat herbal atau kimia berusaha mereka konsumsi agar nyerinya hilang. Nah, buah dari tanaman mahkota dewa juga ternyata bisa Anda manfaatkan untuk mengurangi rasa nyeri saat haid. Khasiat ini berasal dari kandungan alkaloid, terpenoid, tanin, saponin, flavonoid, dan folifenol yang ada di dalamnya.

Senyawa inilah yang akan bertindak sebagai antiradang dan bisa membantu mengatasi rasa nyeri ketika sedang haid. Anda bisa mendapatkan khasiat buah ini untuk nyeri haid dengan mengonsumsi suplemen ekstra mahkota dwa.

4. Sebagai Obat Asam Urat

Buah mahkota dewa juga bisa membantu mengobati asam urat yang bisa sangat mengganggu kesehatan. Hal ini berasal dari kandungan antioksidan di dalam buah tanaman ini yang sangat tinggi. Senyawa antioksidan ini akan membantu menghambat produksi asam urat di dalam tubuh dan membuat asam urat menjadi normal.

Baca Juga: Panduan Menanam Ubi Jalar di Dalam Polybag

Cara Menanam Mahkota Dewa

buah mahkota dewa
(sumber gambar: borneo24.com)

Tidak hanya kaya akan manfaat, tanaman ini juga ternyata sangat mudah untuk Anda tanam dan budidayakan. Hal ini yang membuat banyak orang tertarik untuk mempelajari bagaimana cara penanaman mahkota dewa. Sebelum memasuki proses menanam, perlu Anda ketahui dahulu apa saja syarat tumbuh dari tanaman yang satu ini.

Pada dasarnya, mahkota dewa adalah tanaman perdu yang bisa tumbuh di kondisi tanah yang tinggi ataupun rendah. Hal ini yang membuat budidaya tanaman ini cukup mudah untuk Anda lakukan. Jika Anda adalah salah satu orang yang ingin menanam tanaman herbal ini, berikut cara yang bisa Anda ikuti.

1. Mempersiapkan Lahan Tanam

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah menyiapkan lahan tanam terlebih dahulu. Tanaman ini bisa tumbuh subur jika keadaan tanah gembur dan kaya akan unsur hara. Untuk itu, buatlah lahan tanam gembur terlebih dahulu. Untuk menggemburkannya, Anda bisa melakukan pencangkulan atau pembajakan lahan. Tujuannya agar tanah menjadi gembur merata.

Selain itu, Anda juga harus memastikan tanahnya kaya akan unsur hara. Caranya dengan memberikan pupuk kandang pada lahan tanam secara merata. Untuk takarannya adalah sekitar 20 ton per hektar lahan tanam. Setelah Anda sebar, maka lanjutkan dengan membuat lubang dengan ukuran 30 x 30 x 30 cm.

Selanjutnya, berikan pupuk kompos dan tanah dengan menggunakan perbandingan 1 : 1. Jika sudah, biarkan dahulu lubang tanam tersebut selama kurang lebih 1 minggu lamanya agar lahan terkena sinar matahari.

2. Menyiapkan Bibit Mahkota Dewa

Proses pembibitan tanaman ini bisa Anda lakukan melalui proses vegetatif atau cangkok, maupun dengan proses generatif melalui biji. Umumnya, pembudidaya tanaman ini akan lebih menggunakan cara generatif atau biji karena lebih cepat berbuah dan kualitas panen cenderung lebih baik.

Semaikan bibit mahkota dewa terlebih dahulu menggunakan media semai sampai bibit mengeluarkan tunas. Setelah itu jika sudah memasuki umur 2 bulan atau memiliki tinggi sekitar 10 sampai 15 cm, barulah tunas bisa Anda pindahkan ke lahan tanam ataupun pot pembesaran tanaman.

3. Menanam Mahkota Dewa

Tahap selanjutnya adalah menanam tunas yang sudah siap untuk Anda pindah. Pindahkan secara hati-hati tunas mahkota dewa ke dalam lubang tanam. Setelah itu tutup kembali menggunakan tanah sampai benar-benar tertutup dengan rapi. Setelah penanaman selesai, siram sedikit dengan air sampai tanahnya sedikit basah. Penanamanpun sudah selesai Anda lakukan.

4. Pemeliharaan Tanaman

Apabila penanaman selesai, maka lanjutkan dengan tahap pemeliharaan tanaman. Dalam tahap ini, ada 4 (empat) hal yang harus Anda perhatikan dengan baik agar tanaman tumbuh optimal. Keempat hal tersebut adalah:

a. Penyiraman Tanaman

Anda bisa menyiram tanaman ini secara rutin, akan tetapi jika memasuki musim hujan Anda tidak perlu menyiramnya. Tujuannya agar tanaman tidak terlalu banyak mendapatkan air dan menjadi busuk. Setelah tanaman berusia 6 bulan, maka Anda bisa berhenti untuk menyiramnya karena jangkauan tanaman sudah dalam.

b. Pemberian Pupuk

Agar tanaman lebih sehat, Anda juga bisa menambahkan pupuk. Namun pupuk yang sebaiknya Anda pakai adalah pupuk organik seperti kompos atau kandang. Sebab penggunaan pupuk kimia bisa mengurangi khasiat dari tanaman ini sebagai tanaman obat.

c. Penyiangan Tanaman

Penyiangan bisa Anda akukan sepanjang tahun sebanyak 3 sampai 4 kali. Tujuannya agar tidak ada gulma atau tanaman liar yang bisa mengganggu pertumbuhan buah mahkota dewa.

d. Pengendalian Hama

Tanaman mahkota dewa juga bisa terserang hama yang berupa ulat buah, kutu putih, ataupun belalang. Untuk memberantas hama ini, Anda bisa memakai pestisida alami agar hama tidak lagi menyerang mahkota dewa.

5. Panen

Umumnya, buah mahkota dewa sudah bisa Anda panen ketika memasuki usia 2 bulan sejak berbunga. Ciri buah yang siap untuk panen adalah buahnya memiliki warna merah yang marun, dan berbau manis seperti gula pasir. Artinya buah sudah matang dan siap untuk Anda petik. Saat panen, pilih buah yang tampak segar, tidak terkena penyakit, dan juga bebas dari kecacatan apapun.

Waktu pemetikan buah ini harus tepat jangan sampai molor. Sebab, molornya waktu panen bisa berakibat busuknya buah dan menghilangkan khasiatnya sebagai obat. Sementara itu juga terlalu cepat panen, maka tidak bisa Anda olah sebagai obat. Apabila proses pemetikan buah sudah selesai, Anda harus memangkas bagian cabang tanaman yang sudah Anda petik buahnya. Tujuannya agar pembuahan susulan bisa lebih cepat terjadi. Anda bisa mengumpulkannya dalam satu wadah dan mulai menjual buah tanaman ini sebagai obat herbal yang kaya akan manfaat.

Itulah berbagai manfaat buah mahkota dewa sekaligus cara penanaman yang bisa Anda ikuti. Pada dasarnya, tanaman ini tergolong mudah untuk Anda tanam sehingga tidak perlu ragu saat ingin mencoba menanam tanaman ini. Dengan begitu, Anda bisa memetik buahnya sendiri dan mengolahnya menjadi obat herbal dengan lebih mudah tanpa harus membelinya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *