Breaking News

Cara Menanam Buncis yang Mudah dari Awal sampai Panen

Anda pasti sudah sangat familiar dengan buncis. Jenis sayuran hijau ini sering tersaji dalam berbagai olahan. Banyak yang menyukai sayuran ini karena teksturnya yang renyah dan lezat, serta mudah pengolahannya dan cocok dengan sayur lain. Tidak heran jika banyak orang yang mencari bagaimana cara menanam buncis supaya bisa memilikinya sendiri di rumah mereka.

Mengenal Buncis dan Syarat Hidupnya 

cara menanam buncis
(sumber gambar: istanatanaman.com)

Sayuran buncis sebenarnya merupakan sejenis polong-polongan yang berasal dari Amerika Tengah dan Amerika Selatan. Selain memiliki tekstur yang unik dan lezat, kandungan nutrisi dalam buncis juga tergolong tinggi. Buncis kaya dengan kandungan vitamin dan protein. Maka dari itulah, sayuran ini sangat baik untuk Anda konsumsi.

Melansir dari laman Data Komposisi Pangan Indonesia, dalam 100 gram buncis, Anda bisa mendapatkan banyak nutrisi. Seperti diantaranya adalah air, protein, energi, kalsium, fosfor, tembaga, kalium, vitamin A, vitamin C, vitamin B1, vitamin B2, dan beta karoten. Nutrisi inilah yang membuat buncis sangat baik untuk kesehatan.

Beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan dari konsumsi buncis adalah membantu meningkatkan kesuburan wanita, menjaga kesehatan jantung, menjaga kesehatan dan memperkuat tulang, menjaga kesehatan janin, dan menurunkan berat badan. Tidak hanya untuk kesehatan fisik, konsumsi buncis juga baik untuk membantu menurunkan depresi pada seseorang.

Cara menanam buncis akan berjalan optimal apabila syarat hidupnya terpenuhi dengan baik. Berapa syarat hidup buncis adalah sebagai berikut:

  • Area tanam memiliki pengairan yang baik
  • Kondisi tanah gembur, memiliki permeabilitas sedang, dan kaya akan nutrisi atau unsur hara
  • Cocok pada jenis tanah regosol dan andosol
  • Kelembapan udara sekitar sedang
  • Memiliki suhu sekitar 20-25 derajat celcius
  • Memiliki asupan cahaya matahari yang cukup

Jika semua syarat tumbuh sudah Anda penuhi, barulah cara menanam buncis bisa Anda mulai.

Baca Juga: Budidaya Tanaman Peperomia Watermelon Dijamin Sukses

Cara Menanam Buncis yang Mudah 

cara menanam buncis
(sumber gambar: Agrotek.id)

Pada dasarnya, buncis bukanlah sayur yang sulit untuk Anda tanam atau budidayakan. Asalkan memenuhi syarat hidup, buncis bisa tumbuh dengan baik pada area tanam. Inilah panduan menanam buncis yang bisa Anda ikuti:

1. Pilih dan Siapkan Bibit yang Berkualitas 

Perlu Anda pahami, ada varietas buncis yang tumbuh dengan penanaman merambat atau tegak. Saat memilih varietas ini, sesuaikan dengan teknik penanaman yang Anda pilih dan luas lahan. Untuk mendapatkan bibit terbaik, inilah beberapa langkah yang harus Anda lakukan:

  • Pilih buncis sehat yang berasal dari tanaman yang sempurna, sehat, dan tidak cacat
  • Usahakan untuk memilih ukuran buncis yang besar
  • Pastikan ukuran buncis juga seragam, baik dari besar ataupun tungginya
  • Jika sudah, silahkan jemur buncis yang sudah Anda pilih dibawah sinar matahari selama 1 sampai 2 hari
  • Setelah penjemuran selesai, Anda bisa mengupas kulit buncis yang sekiranya masih menempel
  • Buka dan ambil biji buncis yang nantinya akan berperan sebagai bibit siap tanam
  • Letakkan biji dalam wadah yang tertutup dan tutup wadah dengan bahan abu kayu.

Dengan cara tersebut, Anda bisa mendapatkan bibit terbaik dari tanaman buncis yang berkualitas. Namun, jika Anda kesulitan untuk mendapatkan bibit atau tanaman buncis yang sehat, ada alternatif lain yang bisa Anda ambil. Caranya adalah dengan membeli langsung bibit buncis di toko pertanian atau bibit tanaman.

2. Mempersiapkan Media Tanam Buncis 

Cara menanam buncis selanjutnya adalah mempersiapkan media tanam. Pada bagian sebelumnya, Anda sudah mengetahui syarat hidup agar buncis bisa tumbuh dengan optimal. Apabila sudah terpenuhi, maka Anda bisa melanjutkan dengan menyiapkan lahan tanam. Persiapan lahan tanam untuk buncis, hampir sama dengan tanaman lain. Untuk langkah awal, silahkan olah tanah terlebih dahulu.

Anda bisa melakukan pengolahan lahan dengan cara mencangkul atau bisa juga dengan membajak tanah hingga gembur. Apabila memang jenis tanah terlalu asam, maka bisa mencampurkan kapur supaya tingkat keasaman tanah menjadi lebih seimbang. Jika dirasa sudah pas dan siap, barulah Anda harus membuat bedengan sebagai tempat penanaman buncis.

Bedengan yang Anda buat harus memiliki lebar setidaknya 1 meter dan ketinggian 20-30 cm. Untuk jarak antara bedengan adalah selebar 30-40 cm. Jarak ini harus diperhatikan supaya proses penanaman bisa lebih optimal. Kemudian buat lubang tanam untuk buncis. Kedalaman lubang tanam paling tidak adalah 30 cm.

Supaya nutrisi dalam tanah lebih tinggi, Anda juga bisa menambahkan pupuk sebelum menanam buncis. Pupuknya bisa berupa pupuk kompos atau kandang dengan takaran 20 ton untuk setiap 1 hektar lahan. Masukkan pupuk ke dalam masing-masing lubang tanam dan kemudian biarkan selama 1-3 hari sebelum lanjut pada penanaman buncis.

3. Proses Menanam Buncis 

Cara menanam buncis selanjtunya adalah penanaman. Awali penanaman dengan memasukkan 2 biji benih buncis dalam lubang tanam yang sudah Anda siapkan sebelumnya. Kemudian tutup kembali lubang tanam dengan tanah dan padatkan tanah secara pelahan. Jika sudah, siram dengan air secukupnya. Dalam masa  penanaman, setelah 3 sampai 7 hari umumnya buncis akan mulai tumbuh.

4. Merawat Tanaman Buncis 

Cara menanam buncis selanjutnya adalah proses perawatan tanaman. Untuk penyiraman buncis, sebaiknya tidak perlu setip hari. Pasalnya, buncis adalah tanaman yang mampu bertahan cukup lama dalam kondisi tanah yang kering. Sirami buncis jika memang tanah sudah terlihat kering dan gersang.

Biasanya setelah 2 minggu setelah penanaman, akar buncis akan naik ke permukaan tanah. Jika hal ini terjadi, tugas Anda adalah untuk menimbun akar tersebut dengan tanah dan perkuat kembali kedudukan akar buncis. Dengan begitu, pertumbuhan buncis bisa tetap optimal. Tujuan lain tahapan ini adalah untuk sekaligus menghilangkan gulma yang bisa muncul disekitar buncis.

Setelah menaikkan tanah pada buncis, maka lanjutkan tahapan dengan memasang lenjer atau pengajiran tanaman. Tujuannya untuk menyediakan tempat merambat bagi buncis supaya pertumbuhannya bisa lebih optimal. Caranya juga sangat mudah. Pertama, buat lenjer dari stik bambu dan kemudian pasang lenjer. Beri jarak antar lenjer sekitar 2 meter. Jika sudah, gabungkan setiap 4 lenjer dan ikat dibagian ujung pangkal atas. Nantinya lenjer ini akan berbentuk seperti cone atau limas.

Selain lenjer dan menaikkan tanah, Anda juga harus memberikan pupuk susulan untuk tanaman buncis pada minggu ke-3 setelah masa penanaman dimulai. Jenis pupuk yang bisa Anda pakai adalah pupuk kompos atau kandang. Takarannya adalah 1 kepal tangan tangan orang dewasa untuk setiap tanaman buncisnya. Dengan cara ini, perawatan buncis bisa lebih optimal.

5. Memberantas Hama dan Penyakit 

Sama dengan berbagai jenis tumbuhan budidaya lainnya, buncis juga harus Anda kendalikan dari potensi hama dan penyakit. Umumnya, hama yang sering merusak buncis adalah jenis kumbang pemotong daun dan membuat buncis jadi kering dan gagal untuk berbunga. Sebagai solusi, Anda bisa menyemprotkan cairan biopestisida yang bisa Anda buat dari ekstrak buah gadung dan kipait.

Anda juga bisa mengambil langsung kumbang tersebut menggunakan tangan. Tapi memang akan lebih repot daripada langsung menggunakan biopestisida. Selain kumbang, penyakit juga bisa menyerang buncis. Beberapa jenis penyakit yang bisa muncul adalah embun tepung, penyakit sapi, hingga mosaik daun. Cara menanggulanginya adalah dengan memperbaiki drainase atau rotasi tanaman.

6. Panen Buncis

Cara menanam buncis yang terakhir adalah panen. Umumnya, masa panen buncis adalah 50-60 hari sejak masa tanam Anda mulai. Buncis yang sudah siap untuk panen akan memiliki ciri fisik tertentu, seperti:

  • Tekstur buah sudah padat
  • Ukurannya sudah optimal
  • Muncul atau tumbuh bunga
  • Memiliki warna yang hijau menuju tua

Jika buncis yang Anda tanam sudah menunjukkan berbagai ciri tersebut, maka waktu panen sudah tiba. Anda bisa memanen buncis dengan cara memotong buah buncis menggunakan gunting sembari memegangnya supaya tidak jatuh ke tanah. Kemudian masukkan buncis dalam satu wadah besar. Apabila sudah terkumpul, Anda bisa meletakkan buncis di tempat yang teduh dan tidak lembab. Setelah itu, barulah buncis bisa Anda distribusikan dan jual.

Umumnya buncis akan terjual seharga Rp.28.000 per kilonya. Harga ini bisa saja lebih rendah atau bahkan lebih tinggi tergantung kondisi pasar. Jika Anda berhasil memanen lebih dari 100 kg buncis, maka keuntungan yang Anda dapatkan juga tergolong besar sekali panennya.

Itulah ulasan lengkap cara menanam buncis yang bisa Anda ikuti. Pada dasarnya, sayur ini sangat mudah untuk Anda tanam dan rawat. Asalkan memenuhi syarat hidup, maka buncis bisa tumbuh dengan optimal.

 

Check Also

makanan-ikan-gabus

7 Makanan Ikan Gabus Terbaik dan Tips Budidaya Agar Cepat Besar

Indonesia memang memiliki potensi budidaya ikan air tawar yang sangat menjanjikan, salah satunya adalah ikan …

Leave a Reply

Your email address will not be published.