Breaking News

Cara Menanam Cabe Rawit di Polybag Cepat Berbuah

 

Cabai rawit atau Capsicum frutescens merupakan tumbuhan anggota dari genus Capsicum. Tanaman ini tumbuh seperti umumnya tanaman cabe, warna buah dari tanaman ini hijau kecil namun jika buahnya sudah masak buahnya berwarna merah tua. Selain di Indonesia, tanaman cabe rawit populer dan banyak di budidayakan di negara-negara Asia tenggara.

Cabe rawit dapat tumbuh baik di dataran tinggi maupun rendah. Namun tanaman cabe rawit akan lebih cocok jika di tanam di ketinggian 0-500 mdpl. Hal ini bukan dilihat dari jumlah produksi, karena jumlah produksi tanaman ini di dataran rendah maupun tinggi sama saja, hanya saja jika di tanam di dataran tinggi waktu panen tanaman ini lebih panjang, tentunya dengan kontruksi tanah yang gembur dan kaya akan pupuk organik serta PH tanah netral pada 6_7.

Meski ukuran cabe ini kecil tapi cabe ini memiliki rasa yang cukup pedas, menurut skala scoville cabe rawit meiliki tingkat kepedasan hingga 50.000 – 100.000 SHU.

Skala Scoville yaitu ukuran dari pedasnya cabe, cabe mengandung capsaicin atau bahan kimia yang merangsang ujung saraf pada lidah dan satuan pedas Scoville (SHU) menunjukkan berapa banyaknya jumlah capsaicin yang ada pada cabe.

Cabai atau cabe rawit merupakan salah satu jenis buah sayuran yang banyak di minati di Indonesia, cabe rawit banyak di gunakan sebagai pelengkap makanan atau di jadikan sambal.

Orang indonesia merupakan pecinta makanan yang memiliki citarasa pedas, karena hal ini membuat cabe rawit selalu laris di pasaran harganya pun sering naik turun. Ketika terjadi kelangkaan cabe rawit di pasaran harga cabe rawit melambung sangat tinggi. Cabe rawit pun susah untuk di dapat.

Nah, jika anda salah satu penggemar cabe rawit, anda pasti akan merasa kehilangan dan galau saat harga cabe sedang naik-naiknya. Sebenarnya anda bisa dengan mudah menyiasati kegalauan tersebut dengan cara menanam cabe rawit sendiri di rumah.

Jangan takut jika anda tidak memiliki rumah yang berhalaman luas untuk berkebun, anda bisa memanfaatkan polybag. Menanam cabe rawit di polybag merupakan bukan hal yang sulit tapi sangat mudah dan praktis lho, anda hanya tinggal menyiapkan benih, polybag dan tanah untuk media tanam.

Cara Menanam Cabe Rawit Di Polybag

cara menanam cabe rawit di polybag

1. Persiapan Benih Benih Cabe Rawit

Gunakanlah benih cabe rawit yang berkualitas akan hasil yang di dapat pun maksimal, anda bisa membuat benih cabe rawit sendiri. Dengan mengambil biji dari cabe rawit yang masih segar dan matang total, lalu biji di jemur sampai kering. Atau anda bisa membeli benih di toko.

Rendam benih cabe di dalam air, buang benih yang terapung. Hanya benih yang tenggelam di dalam air yang dapat di semai, bungkus benih dalam kain atau kertas yang lembab selama 24-36 jam sebelum bneih di semai.

2. Penyemaian Benih Cabe Rawit

Langkah berikutnya dari persiapan benih yaitu langkah penyemaian benih. Penyemaian benih dapat di lakukan dalam polybag dengan kedalaman 1-15 cm, dengan ukuran polybag 8 X 10 cm. Dengan media semai dari campuran tanah halus dengan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1.

Setelah media tanam selesai, buat lubang kecil dan letakkan benih di dalam lubang. Tutup kembali lubang dengan tanah halus untuk menutupi benih. Kemudian polybag dapat di tutup dengan kain yg lembab atau karung goni basah selama 3 hari.

Pada umumnya benih akan berkecambah setelah 7hari di semai. Lakukan Pemeliharaan secara rutin hingga kecambah berumur 5-6 minggu atau setelah kecambah berdaun 6-8helai, pemeliharaan dapat di lakukan dengan rutin melakukan penyiraman 1-2 kali sehari.

Benih yang sudah menjadi bibit dalam persemaian dapat di pindah jika sudah berumur 5-6 minggu atau sudah berdaun 6-8 helai, 5 hari sebelum tanam biarkan bibit terpapar matahari agar bibit dapat beradaptasi dengan sinar matahari langsung atau bibit tidak kaget.

3. Tahap Penanaman Bibit Ke Dalam Polybag

Pindahkan bibit dari persemaian ke polybag tanam yang sudah di siapkan, gunakan polybag dengan diameter paling kecil 30 cm. Siapkan tanah yang sudah di gemburkan, pupuk, dan sekam mentah dalam polybag tanam, dengan komposisi 3:2:1.

Berhati-hatilah saat memindahkan bibit agar akar dari bibit tidak terlalu banyak yang rusak.

4. Tahap Perawatan

Dalam tahap ini tidaklah susah, anda cukup rutin menyirami tanaman pagi dan sore hari terutama pada musim kemarau. Rutin juga menyiangi tanaman cabe rawit dari tanaman penganggu seperti gulma, agar tanaman cabe dapat tumbuh dengan baik.

Jika tanaman terlihat terganggu oleh hama dan penyakit, anda bisa mengatasinya dengan menyemprotkan pestisida.

Selama masa pertumbuhan, rajinlah memberikan pupuk tapi dengan aturan yang tepat, diusahakan juga pupuknya pupuk kompos. Letakkan polybag di teras depan rumah dengan sinar matahari yang cukup.

Setelah tanaman cabe berbuah biarkan buah cabe hingga matang agar rasa pedas dari cabe dapat dirasakan lebih mantap. Setelah buah matang sempurna barulah anda dapat memanennya dengan cara memetiknya.

Nah,jadi anda kini sudah tidak perlu khawatir lagi kalau harga cabe rawit sedang mahal-mahalnya karena anda memiliki pohonnya kini. Anda bisa panen dan memakannya kapan saja.

Setelah anda mengetahui bagaimana mudahnya Cara Menanam Cabe Rawit Di Polybag, tak ada salahnya kan jika anda mengetahui beberapa manfaat dari cabe rawit untuk kesehatan.

Manfaat Cabe Rawit Untuk Kesehatan

cara menanam cabe rawit di polybag

1. Mengurangi rasa nyeri

Beberapa orang menggunakan Cabe Rawit sebgai obat anti nyeri, seperti nyeri yang disebabkan oleh sakit gigi, gusi yang bengkak, bahkan sakit pada kepala dapat disembuhkan dengan memakan cabe rawit. Cabe rawit juga dapat mengurangi rasa nyeri pada penderita sinusitis.

2. Mencegah tekanan darah tinggi

Selain dapat meredakan rasa nyeri cabe rawit juga dipercaya dapat melancarkan peredaran darah, dengan cara mengurangi penggumpalan darah dan pembentukan darah. Sebab itu, cabe rawit dipercaya sebagai obat alami untuk mengurangi serta mencegah tekanan darah tinggi.

3. Melancarkan metabolisme tubuh

Karena manfaatnya yang dapat melancarkan peredaran darah, cabe merah juga di percaya sebgai pelancar metabolisme tubuh yang alami, selain itu juga dengan mengkonsumsi cabe rawit dalam porsi tertentu dapat membantu membakar lemak-lemak jahat dalam tubuh.

4. Menyembuhkan infeksi

Manfaat selanjutnya dari mengkonsumsi cabe rawit yaitu bisa di gunakan juga untuk meenyembuhkan infeksi pada tubuh, dan mencegah terjadinya infeksi dari jamur.

5. Membantu pertumbuhan pada rambut

banyak norang yang percaya kalau kebotakan di sebabkan dari adanya penruunan sirkulasi darah pada daerah rambut. Maka cabe rawit yang memiliki khasiat untuk melancarkan peredaran darah, banyak di jadikan obat oles yang bertujuan untuk meningkatkan sirkulasi darah. Dengan begitu rambut dapat tumbuh.

Baca Juga: Cara Budidaya Cabai Merah Besar Hasil Melimpah

Namun untuk di ingat, harap jangan terlalu banyak dalam mengkonsumsi cabe rawit karena dapat menyebabkan sakit perut, terutama untuk yang memiliki pencernaan yang sensitif.

Itulah beberapa Cara Menanam Cabe Rawit Di Polybag dengan mudah dan ebberapa manfaat dari cabe rawit.  Selamat mencoba semoga sukses.

Check Also

ciri-ciri ikan nila

Inilah Berbagai Sifat dan Ciri-ciri Ikan Nila yang Harus Anda Tahu!

Salah satu jenis ikan air tawar yang sangat populer di Indonesia, khususnya untuk kebutuhan konsumsi …

Leave a Reply

Your email address will not be published.