Cara Menanam Jagung Bisi 2 Mudah dan Cepat Panen

  • Whatsapp
jagung bisi 2
FloraDanFauna.com

Cara menanam jagung bisi 2 tidak jauh berbeda dengan proses menanam jagung biasa. Menanam jagung bisi 2 agar cepat panen memanglah harus memahami cara yang benar. Jagung (Zea Mays) merupakan salah satu tanaman pangan yang mengandung karbohidrat. Selain gandum dan padi, jagung juga berguna untuk makanan pokok bagi beberapa penduduk Afrika dan Indonesia. Jagung juga bermanfaat untuk campuran pakan ternak, bahan pembuatan tepung maizena, dan minyak jagung. Jagung merupakan tanaman pertanian yang sudah ada sejak abad ke-20. Tanaman ini banyak menjadi objek penelitian generatif dan membantu dalam terbentuknya teknologi kultivar hibrida.

Jagung bisi 2
Colour/Pixabay

Jagung pertama kali masuk ke Indonesia pada abad ke-16 oleh para penjajah yang berasal dari Portugis. Jagung masuk ke dalam satu jenis tanaman semusim yang menyelesaikan satu daur hidupnya dalam 80 hingga 15 hari. Tanaman jagung memiliki usia rata-rata 3 hingga 4 bulan. Tahap pertama daur hidup jagung merupakan pertumbuhan vegetatif dan pada paruh kedua yaitu pertumbuhan reproduktif. Jagung memiliki akar serabut, ketika sudah mencapai kedewasaan maka akan muncul akar adventif. Jagung terkenal sebagai salah satu tumbuhan yang dapat beradaptasi dengan suhu yang rendah dan kawasan yang tinggi. Pada dasarnya, jagung merupakan tumbuhan dataran rendah yang sangat menyukai cahaya matahari penuh. Jagung bisa saja tumbuh di berbagai tipe tanah, asalkan memiliki ketersediaan air dan unsur hara yang tercukupi.

Karakteristik Jagung Bisi 2

Ada beberapa jenis tanaman jagung yang tumbuh di dataran Indonesia, salah satunya yaitu jagung bisi 2. Jagung bisi 2 merupakan jenis jagung yang memiliki kemampuan adaptasi tinggi dan sangat cocok di berbagai macam lahan. Oleh karena itu, wilayah persebarannya hampir di semua daerah di Indonesia. Jagung bisi 2 merupakan jagung yang memiliki potensi untuk menghasilkan 2 tongkol yang sama pada setiap tahunnya. Dua tongkol jagung yang dihasilkan memiliki ukuran besar yang sama. Kadar air ketika panen jagung bisi 2 memang cukup rendah. Oleh karena itu, jagung bisi 2 sangat efektif dan cocok untuk penyimpanan dalam waktu yang lama.

Jenis jagung bisi 2 memiliki kemampuan toleran terhadap penyakit bulai, karat daun, dan bercak daun. Sebab jagung bisi 2 memiliki ukuran rendemen yang tinggi dengan ukuran janggel yang kecil. Selain itu, jagung bisi 2 memiliki ukuran tongkol besar dan silindris. Proses panen jagung bisi 2 bisa menghasilkan jagung mencapai kurang lebih 13 ton pipil kering per hektarnya. Potensi pengembangan budidaya jagung bisi 2 juga terbilang cukup menjanjikan dengan adanya waktu panen singkat dan jumlah produksi yang lebih banyak.

Cara Menanam Jagung Bisi 2

1. Pemilihan Bibit Jagung Bisi 2 yang Bermutu

Pemilihan bibit jagung bisi
jagungbisi.com

Penggunaan bibit yang bermutu merupakan salah satu pengaruh terbesar untuk menghasilkan produk panen jagung yang berkualitas. Terdapat beberapa jenis benih jagung yang unggul dan sudah tersertifikasi yang ada di pasaran. Pada budidaya jagung, tidak menganjurkan petani untuk melakukan kegiatan penyulaman tanaman yang tidak tumbuh. Hal ini karena akan menghasilkan produk sulaman yang tidak normal sebagai akibat dari adanya persaingan tumbuh. Oleh karena itu, penentuan benih yang tepat akan menghasilkan jagung dengan daya tumbuh 90 %.

2. Pengolahan Lahan Tanam

Untuk mengetahui kondisi tanah, struktur tanah, serta peningkatan kesuburan tanah lahan budidaya. Kegiatan persiapan lahan bisa kita lakukan dengan pembajakan atau mencangkul tanah menjadi gembur dan subur serta memperbaiki aerasi tanah yang ada pada kedalaman 15 hingga 20 cm. Lalu, kita bisa membuat bedengan dengan ukuran 1 meter dan panjang lahan bisa kita sesuaikan dengan ukuran 30 cm.

3. Proses Penanaman

penanaman jagung bisi
kompasiana.com

Proses penanaman jagung bisi 2 lebih baik ketika masuk musim hujan. Sebab pada musim hujan kondisi tanah sangat cocok untuk menanam jagung. Penanaman jagung kita lakukan dengan jarak 75 cm x 25 cm dengan kedalaman 3-5 cm dengan memasukan 2 benih per lubang. Selanjutnya tutup kembali lubang tersebut menggunakan tanah. Sebelum kita masukan benih jagung, masukanlah terlebih dahulu pupuk dasar yang berupa pupuk kompos ataupun pupuk kandang. Lalu benamkan pupuk tersebut ke sekitar benih jagung agar benih jagung bisa tumbuh dengan cepat dan subur.

4. Penyiangan Tanaman

Tahap penyiangan pada tanaman merupakan salah satu kegiatan yang bertujuan untuk membersihkan lahan tanam dari berbagai hama gulma atau tanaman liar yang tumbuh di sekitar tanaman. Jika tidak kita lakukan penyiangan, pertumbuhan tanaman akan kalah dengan pertumbuhan gulma yang mencuri nutrisi dari tumbuhan jagung. Penyiangan kita lakukan dalam kurun waktu 2 minggu sekali dengan menggunakan cangkul kecil atau pun langsung cabut dengan tangan. Lakukan kegiatan penyiangan dengan hati-hati dan jangan sampai merusak akar tanaman jagung.

Selain kegiatan penyiangan, kita juga bisa melakukan kegiatan pembumbunan yang bertujuan untuk memperkokoh posisi batang sehingga tanaman tidak mudah rebah. Lakukan pembumbunan ketika tanaman sudah memasuki umur 6 minggu.

5. Permupukan Tanaman Jagung

Pemupukan Jagung
tanamanhiasan.com

Pupuk yang paling baik untuk pertumbuhan jagung bisi 2 yaitu pupuk organik yang bisa berupa pupuk kandang ataupun pupuk kompos. Pupuk kandang ataupun pupuk kompos dengan ukuran 20 ton/ha. Dosis pomberian pupuk pada jagung untuk ukuran lahan perkhektarnya yaitu sebanyak 200 hingga 300 kg. Apabila ingin menggunakan pupuk lain bisa dengan dosis pupuk TSP/SP sebanyak 75 hingga 100 kg dan pupuk KCL sebanyak 50 hingga 100 kg.

Ada beberapa tahapan dalam proses pemupukan, yaitu :

  1. Tahap pertama yaitu berupa pupuk dasar yang merupakan pupuk dengan waktu pemberian sama dengan waktu tanam.
  2. Tahap kedua, dengan menggunakan pupuk susulan satu. Pupuk kita berikan ketika tanaman jagung bisi 2 telah berumur  3-4 minggu setelah masa tanam.
  3. Tahap ketiga, dengan menggunakan pupuk susulan dua. Pupuk kita berikan setelah tanaman jagung sudah berumur 8 minggu atau setelah mengeluarkan bunga.

6. Proses Pengairan Tanaman Jagung

Kegiatan pengairan atau penyiraman merupakan kegiatan terpenting dalam proses penanaman jagung bisi 2. Pasalnya, air merupakan salah satu kebutuhan pokok yang menutrisi tanaman. Berikan penyiraman atau pengairan pada tanaman jagung setiap harinya, kecuali bila tanah masih dalam keadaan lembab. Ketika menjelang tanaman mengeluarkan bunga, kebutuhan air tanaman pun semakin tinggi sehingga perlu adanya pengaliran air ke parit tanaman jagung.

Baca Juga : Cara Sukses Beternak Kambing Kacang di Indonesia

7. Pengendalian Hama dan Penyakit

Setelah melakukan proses penyiraman secara rutin, maka tahap selanjutnya yaitu mengendalikan jenis hama seperti lalat bibit, ulat, dan jenis penyakit seperti penyakit bercak daun, penyakit karat, penyakit gosong ben, dan penyakit tusuk biji. Pengendalian hama dan penyakit pada tanaman jagung pada umumnya bisa kita lakukan dengan menggunakan bahan kimiawi seperti insektisida untuk mengendalikan hama dan fungisida yang berfungsi untuk mengendalikan penyakit tanaman jagung. Pemberian insektisida dan fungsida bisa kita lakukan dengan menyemprokan ke tanaman.

8. Panen Jagung Bisi 2

jagung bisi 2
FloraDanFauna.com

Ciri-ciri jagung yang sudah siap panen yaitu telah memasuki usia panen yaitu 86 hingga 96 hari setelah masa tanam. Jagung telah siap kita panen dengan tongkol yang mulai mengering dan biji pada jagung sudah mengering atau mengeras. Tingkat kematangan jagung bisa kita lakukan dengan menekan biji jagung, apabila tidak membekas maka pertanda jagung sudah siap panen. Namun, teknik pemanenan jagung tidak harus ketika jagung sudah tua, tetapi bergantung pada tujuan dari penanaman jagung tersebut. Tingkat kematangan jagung ketika akan dipanen ada 4 tingkatan yaitu : masak susu, masak lunak, masak tua, dan masak kering.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *