Breaking News

Cara Menanam Kacang Panjang dengan Mudah

Kacang panjang atau  vigna unguiculata kelompok sesquipedalis merupakan salah satu tanaman sayuran yang sangat populer di Indonesia, bahkan di Asia Timur dan Asia Tenggara. Biasanya buah polong dari tanaman ini di masak sebagai sayur atau mentahnya di makan sebagai lalapan, tentunya bagian yg di masak dan di buat lalpan adalah bagian buah atau polong tanaman yang masih muda yang serat-seratnya masih muda tidak alot.

Banyak sekali manfaat dari tanaman ini selain di buat masakan, ternyata kacang panjang juga dapat di jadikan sebagai bahan obat-obatan untuk mengobati beberapa penyakit yang di antaranya anti kanker, leukimia, anti bakteri dan virus, antioksidan, meningkatkan fungsi limpa, fungsi sel darah merah, kurang darah, meningkatkan nafsu makan dan memperlancar saluran pencernaan.

Kacang panjang merupakan salah satu sayuran yang banyak di gemari oleh masyarakat Indonesia. Selain memiliki rasa yang lezat, kacang panjang juga memiliki kandungan gizi yang sangat tinggi. Selain itu, kacang panjang juga sering di manfaatkan untuk meningkatkan kesuburan tanah. Akar dari tanaman ini akan bersimbiosis mutualisme dengan bakteri rhizobium yang dapat meningkatkan Nitrogen(N2) dari udara. Tanaman ini tumbuh dengan cara memanjat dan melilit, cara budidayanya pun cukup mudah.

Untuk menanam tanaman kacang panjang kita harus mengetahui syarat tumbuh tanaman ini, syarat tumbuh tanaman  kacang panjang ini yaitu :

  • Curah hujan antara 600-1500 mm/tahun.
  • Kondisi iklim  kering.
  • Ketinggian tempat kurang dari 800 m dpl.
  • Suhu wilayah antara 20-30 derajat celcius.
  • PH tanah 5.5-6.5 m.
  • Jenis Tanah Lempung berpasir atau latosol, gembur, subur dengan kandungan bahan organik serta drainase yang baik.
  • Waktu tanam yang bagus untuk tanaman kacang panjang pada awal musim hujan atau pada akhir musim hujan.

Tanaman kacang panjang ini sangat mudah untuk di budayakan, selain syarat tumbuh yang cocok di negara kita, cara tanam dan pemeliharaannya juga sangat mudah.

Cara Menanam Kacang Panjang Dengan Mudah

cara menanam kacang panjang

1. Mempersiapkan Lahan Tanam

Tahap ini merupakan tahapan pertama yang harus kamu lakukan, untuk memulai budidaya tanaman kacang panjang.

  • Bersihkan lahan dari rerumputan liar, kemudian tanah bisa di bajak atau di cangkul kurang lebih sedalam 30 cm hingga tekstur tanah menjadi gembur.
  • Buat parit keliling lalu keringkan lahan kurang lebih 15-30 hari.
  • Setelah lahan kering, bisa di buat bedengan ukuran 60 X 30 cm dengan jarak antar bedengan 30 cm.
  • Campurkan pupuk kandang dengan tanah bedengan dengan dosis 4-5 ton/ha.

2. Persiapan Benih kacang Panjang

  • Sebelum mempersiapkan benih, kita harus mengetahui dulu karakteristik benih bermutu tinggi di antaranya memiliki daya tumbuh tinggi lebih dari 80%, dengan tingkat kemurnian benih 98-100% atau tidak tercampur dengan varietas lain.
  • Benih memiliki kecepatan daya tumbuh yang baik.
  • Warna benih mengkilat dan segar/ tidak keriput.
  • Benih bernas dan tidak ada bekas gigitan serangga.

Selanjutnya jika sudah mendaptkan benih yang sesuai dengan kriteria di atas, benih di seleksi dengan cara di rendam dalam air. Benih yang lolos dan baik untuk di tanam yaitu benih yang tenggelam, benih yang terapung buang saja karena benih tersebut tidak baik untuk di tanam.

3. Tahap Penanaman

Waktu yang tepat untuk penanaman kacang panjang yaitu, pada awal musim hujan atau pada akhir musim hujan. Pada musim kemarau pun sebenarnya penanaman kacang panjang bagus, hanya saja penanaman kacang panjang harus di lakukan dengan kebutuhan air yang tercukupi.

Penanaman benih yang bagus, yaitu harus di lakukan dulu perendaman benih selama kurang lebih 2-4 jam sebelum tanam. Biasanya perendaman di tambahkan sedikit insektisida pada air rendaman, hal ini di lakukan untuk mencegah benih yang di tanam habis di makan semut atau serangga lainnya.

Lalu buat lubang tanam pada bedengan, setiap lubang tanam di isi dua butir benih Kacang Panjang. Selanjutnnya tutup kembali dengan tanah bekas membuat lubang tanam tanpa harus di padatkan.

Biasanya jika benih yang di tanam benih yang bagus, kecambah akan muncul setelah 5 hari benih di tanam.

4. Pemeliharaan Tanaman Kacang Panjang

Tahapan pemeliharaan tanaman ini memiliki beberapa tahap yang di atarannya yaitu:

a. Tahap Penyiraman, Penyulaman, dan Pemasangan Ajir

Penyulaman sendiri bertujuan untuk mengganti benih yang di tanam mati atau tidak tumbuh, penyulaman di lakukan 1 minggu setelah penanaman.

Penyiraman di lakukan secara rutin pagi dan sore hari, apalagi jika penanaman di lakukan pada musim kemarau penyiraman harus di lakukan dengan rutin smapai tanah lembab.

Selanjutnya pemasangan ajir yang bertujuan untuk merambatkan tanaman, ajir di pasang jika tanaman sudah tumbuh dan tinggi mencapai 25cm dan di letakan di samping tanaman.

b. Pendagiran, Penyiangan, dan Pemangkasan

Penyiangan dilakukan untuk melindungi tanaman dari gulma, umumnya penyiangan di lakukan dengan mencabuti rumput liar yang tumbuh di sekitar tanaman.

Pendangiran biasanya di lakukan bersamaan dengan penyiangan. Pendangiran yaitu penggemburan tanah di sekitar tanaman yang sudah di siangi dari gulma.

Pemangkasan pada daun dan cabang di lakukan jika daun pada tanaman tumbuh subur, serta banyak cabang yang tidak produktif di buang. Tahap ini di lakukan stelah tanaman berbunga sekitar 3-4 minggu.

c. Pemupukan Dan Pengendalian Hama

Tahapan ini merupakan tahapan yang paling penting untuk tanaman, hal ini di lakukan untuk mencukupi kebutuhan zat makanan yang di butuhkan oleh tanaman. Tahap ini dapat menggunakan pupuk anorganik dan pupuk dasar atau organik.

Untuk pemberian pupuk organik atau pupuk dasar, di berikan sebanyak 2 kali pada pada saat usia tanaman 1 minggu dan 3 minggu setelah tanam. Sedangkan untuk pemberian pupuk anorganik dengan takaran Kcl 100kh/ha, urea 100 kg/ha, dan TSP 200 kg/ha.

Baca Juga: Panduan Cara Menanam Kacang Hijau Paling Lengkap

Pengendalian hama dan penyakit pada tanaman kacang panjang sebenarnya sangat mudah di lakukan, untuk hama dan penyakit bisa di cegah dengan cara tanam yang serempak dan cara tanam yang awal. Penggunaan mulsa juga dapat berpengaruh terhadap pencegahan hama gulma, jika tanaman terlanjur terserang penyakit atau hama seperti wereng dan jenis lainnya kita dapat mengaplikasikan pestisida dan fungisida untuk pengendalian penyakit.

5. Tahapan Panen Kacang Panjang

Pada umumnya tanaman kacang panjang dapat di panen setelah usia tanam 50-60 hari, tapi biasanya setiap varietas berbeda usia panennya. Berikut beberapa ciri tanaman kacang panjang yang sudah bisa di panen yaitu polong mudah di patahkan, polongnya pun terisi penuh serta warna dari polongnya hijau merata sampai hijau keputihan.

Proses pemanenan dapat dilakukan dengan cara petik pada bagian pangkal polong sambil di putar hingga polong terlepas seluruhnya dari tangkai. Pemanenan tanaman kacang panjang di lakukan selang wkatu 3 hari serta di lakukan pagi hari atau sore hari.

Sebelum hasil panen kita pasarkan, hasil panen kita kumpulkan dan sortir takutnya ada yg rusak akibat hama. Setelah di sortasi selesai kacang panjang di ikat dengan bobot perkilo agar mudah memasarkan.

Untuk memasarkan kacang panjang tidaklah terlalu sulit, karena jumlah peminatnya sangatlah banyak dan berasal dari berbagai kalangan. Kacang panjang juga bisa di manfaatkan untuk membuat berbagai jenis makanan yang lezat.

Itulah beberapa tahapan  Cara Menanam Kacang Panjang dengan mudah,  selamat bercocok tanam semoga sukses.

Check Also

ciri-ciri ikan nila

Inilah Berbagai Sifat dan Ciri-ciri Ikan Nila yang Harus Anda Tahu!

Salah satu jenis ikan air tawar yang sangat populer di Indonesia, khususnya untuk kebutuhan konsumsi …

Leave a Reply

Your email address will not be published.