Breaking News

Panduan Cara Menanam Pakcoy Berkualitas Sampai Panen

Sawi pakcoy adalah salah satu jenis sayuran hijau yang punya banyak penggemar. Pakcoy juga populer dengan nama bok choy dan sawi sendok. Jenis sawi ini banyak memiliki penggemar karena rasanya yang enak dan bisa Anda olah menjadi berbagai masakan. Sayur ini juga bisa dengan mudah Anda temukan di masakan khas China. Karena banyak yang menyukai jenis sawi ini, tidak heran jika banyak orang yang mencari bagaimana cara menanam pakcoy.

Baik budidaya skala rumahan atau skala komersil yang besar, sawi pakcoy akan dengan mudah Anda temukan. Olahan asianan pakcoy juga sangat populer dan bisa dengan mudah Anda temukan. Meski hampir sama dengan sawi, namun tekstur dari pakcoy cenderung lebih keras pada bagian batangnya dan memiliki ukuran yang lebih kecil. Bagian batang pakcoy juga lebih tebal daripada sawi hijau biasa. Bagi Anda yang penasaran bagaimana cara menanam pakcoy, inilah ulasan selengkapnya.

Langkah Cara Menanam Pakcoy yang Berkualitas

cara menanam pakcoy
(sumber gambar: detik.net.id)

Perlu Anda tahu bahwa sebenarnya menanam pakcoy bukanlah hal yang sulit. Proses penanaman hingga panen juga umumnya memakan waktu yang tidak lama. Umumnya 30 sampai 45 hari Anda sudah bisa memanen pakcoy. Budidaya pakcoy juga tidak harus di tanah atau lahan yang luas.

Cara menanam pakcoy sangat fleksibel dan bisa menggunakan berbagai media tanah atau sistem tanam hidroponik. Inilah cara menanam pakcoy yang bisa Anda ikuti:

1. Pahami Syarat Hidup Pakcoy dan Pilih Benih Berkualitas 

Cara menanam pakcoy yang pertama adalah memahami syarat hidup pakcoy. Tanaman pakcoy akan tumbuh dengan optimal di tanah yang subur, gembur, dan tidak tergenang oleh air. Ukuran keasaman tanah atau pH antara 5,5-6 sudah cukup bagus untuk pertumbuhan pakcoy.

Meski Anda bisa menanam pakcoy pada daerah dengan ketinggian yang rendah, namun ketinggian ideal untuk pakcoy adalah sektiar 1000-1200 mdpl.  Pakcoy juga harus mendapatkan asupan sinar matahari yang cukup supaya pertumbuhannya bisa optimal. Jika syarat hidup pakcoy sudah Anda penuhi, maka Anda bisa memulai cara menanam pakcoy dengan memilih benih yang bekualitas.

Biji atau benih yang berkualitas, juga akan menghasilkan pakcoy yang sehat. Anda bisa membeli benih atau biji pakcoy di toko pertanian atau melalui marketplace online. Pastikan untuk memilih varietas pakcoy yang unggul dan baik. Untuk setiap luas lahan 1000 meter persegi, maka akan membutuhkan 40-100 gram benih atau biji pakcoy. Nantinya, kebutuhan benih atau biji ini bisa Anda sesuaikan dengan luas lahan Anda.

2. Penyemaian Benih Pakcoy 

Cara menanam pakcoy selanjutnya adalah kegiatan penyemaian benih. Penyemaian bertujuan agar lebih mudah menanam pakcoy. Untuk media penyemaian, Anda bisa menggunakan campuran pupuk kandang atau kompos dan tanah. Perbandingannya adalah 1:1 untuk pupuk kandang dan tanah. Kemudian 2:1 untuk tanah dan kompos.

Jika sudah siapkan wadah semai yang berbentuk kotak. Masukkan campuran tanah dengan pupuk kandang atau kompos kemudian taburkan benih pakcoy. Jika sudah, tutup benih dengan daun kelapa yang kering atau plastik. Tujuannya agar benih bisa lebih cepat berkecambah.

Dalam beberapa hari, biji pakcoy akan tumbuh dan muncul daun sekitar 3-4 helai. Kemudian pindahkan bibit ke dalam pot kecil atau polybag supaya lebih mudah perawatannya. Rawat bibit dalam polybag atau pot kecil selama kurang lebih 2 minggu. Setelah itu, bisa lanjut pada media yang lebih besar.

3. Menyiapkan Lahan Tanam 

Sembari menunggu bibit pakcoy tumbuh, Anda bisa menyiapkan lahan tanam. Awali persiapan lahan tanam dengan pengolahan tanah. Pada tahap ini, Anda harus melakukan pengolahan tanah agar tanah menjadi gembur. Ingat, bahwa pakcoy lebih optimal pertumbuhannya saat tanahnya gembur. Anda bisa menggemburkan tanah dengan cara membajak atau mencangkulnya.

Jika pengolahan tanah sudah selesai, lanjutkan dengan membuat bedengan atau guludan. Lebar bedengan ini adalah 1 meter dan jarak antar bedengan memiliki lebar sekitar 50 cm. Setelah bedengan selesai, lanjutkan dengan membuat lubang tanam.  Buat lubang tanam dalam bentuk barisan dengan dalam 30-50 cm. Beri jarak antar lubang tanam supaya bisa memberi ruang untuk pakcoy tumbuh.

Setelah lahan tanam sudah selesai, maka Anda bisa memberikan pupuk. Cara menanam pakcoy tahap ini sebenarnya opsional. Anda bisa menambahkan pupuk atau tidak. Namun, pertumbuhan pakcoy bisa lebih cepat dan mudah karena tanahnya lebih ternutrisi dan bisa menunjang tanaman pakcoy. Untuk pemberian pupuk, bisa Anda lakukan dengan 2 (dua) cara, yaitu sebagai berikut:

a. Pemberian Pupuk pada Lubang Tanam 

Cara pertama adalah memberikan pupuk pada lubang tanam. Anda bisa memasukkan pupuk kandang sebanya 1/2 kg ke dalam masing-masing lubang tanam. Anda juga bisa menambahkan pupuk kimia. Jika sudah, campurkan tanah dan pupuk secara merata dan tutup kembali lubang tanam.

b. Menebar Pupuk Pada Bedengan 

Selain dengan memberikannya pada lubang tanam, Anda juga bisa langsung menebar pupuk pada bedengan. Takarannya adalah 10-15 ton pupuk kandang untuk 1 hektar lahan tanam pakcoy. Jika sudah campurkan dengan tanah yang sudah gembur sampai rata. Setelah 1 minggu, sebarkan pupuk kimia dan akhiri dengan mencampur tanah sampai merata.

Baca Juga: 10 Mesin Pertanian Modern Wajib Kamu Tahu

4. Proses Menanam Pakcoy di Lahan Tanam 

Cara menanam pakcoy selanjutnya adalah penanaman pakcoy di lahan tanam. Pindahkan bibit pakcoy dari polybag atau pot kecil pada media yang lebih besar. Caranya juga sangat mudah. Pertama, silahkan gali sedikit lubang tanam hingga tanahnya terbuka. Kemudian buka polybag keluarkan pakcoy secara perlahan dan masukkan pada lubang tanam.

Apabila sudah selesai, Anda bisa menutup lubang tanah dan jangan lupa untuk menyiramnya dengan sedikit air. Waktu terbaik untuk penanam pakcoy adalah pada waktu sore hari atau saat matahari sudah teduh. Tujuannya supaya bibit pakcoy tidak stress atau layu karena perubahan media tanam.

5. Perawatan Pakcoy 

Cara menanam pakcoy selanjutnya adalah perawatan tanaman. Dalam tahap ini, 2 (dua) hal penting yang patut Anda perhatikan adalah penyiraman dan serangan hama atau gulma. Untuk penyiraman, Anda bisa menyiram pakcoy secara teratur setiap hari sesuai dengan cuaca. Jika memang masih basah tanahnya, maka jangan menyiram pakcoy. Tujuannya supaya pakcoy tidak membusuk karena terlalu banyak air.

Anda juga bisa menyingkirkan gulma yang umumnya tumbuh disekitar pakcoy. Apabila ada hama, maka hilangkan dengan menggunakan obat alami atau pestisida. Dengan penyiraman dan pengendalian hama, pakcoy bisa tumbuh dengan subur.

6. Panen Pakcoy 

Cara menanam pakcoy yang terakhir adalah panen. Umumnya, panen pakcoy bisa Anda lakukan setelah 60 hari masa tanam. Apalagi untuk varietas pakcoy yang unggul, masa panen bisa lebih cepat. Apabila sudah memasuki masa panen, Anda harus segera memanen pakcoy dan jangan sampai telat. Sebab, kualitas sawi akan menurun jika Anda menyimpannya terlalu lama. Setelah panen, maka Anda bisa langsung memasarkan atau mengkonsumsi pakcoy.

Tanam Pakcoy dengan Metode Hidroponik 

cara menanam pakcoy
(sumber gambar: ngopibareng.id)

Selain menggunakan tanah, pakcoy bisa Anda tanam dengan sistem hidroponik. Media tanam yang bisa Anda pakai adalah rockwool, sekam bakar, pasir, atau hidroton. Dengan media tanam ini, nutrisi untuk pertumbuhan pakcoy tetap bisa maksimal. Siapkan semua bahan sebagai berikut:

  • Biji pakcoy
  • Cutter atau gergaji kecil
  • Netpot
  • Alat pengukur tingkat keasaman atau pH
  • Rockwool 
  • Nutrisi hidroponik
  • Hidroponik rakit apung

Langkahnya penanaman hidroponik juga sangat mudah. Diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Semaikan biji pakcoy pada media tisu atau kain yang basa. Dalam waktu 1-2 hari biji akan berkecambah
  2. Potong rockwool menjadi ukuran 2×2 cm lalu beri lubang pada bagian tengahnya
  3. Masukkan 1 biji pakcoy yang sudah berkecambah pada lubang tanam rockwool dan masukkan pada bak berisi air
  4. Tempatkan hidroponik di lokasi yang teduh dan tertutup
  5. Siram secara berkala 2 kali dalam 1 hari tapi jangan sampai jadi terlalu basah agar tidak membusuk
  6. Jika sudah muncul daun, pindahkan pakcoy ke dalam netpot
  7. Rawat pakcoy dengan memberikan nutrisi hidroponik yang berupa sampah organik.
  8. Apabila penanaman pakcoy dengan hidroponik berjalan dengan baik, dalam waktu 4 minggu Anda sudah bisa memanen hasil pakcoy yang berkualitas. Lakukan panen saat pagi atau sore hari supaya kualitasnya lebih baik.

Itulah rangkaian cara menanam pakcoy yang mudah untuk Anda ikuti. Anda bisa mengikuti cara dengan media tanah atau hidroponik. Tinggal sesuaikan saja dengan preferensi Anda masing-masing. Jadi, apakah Anda tertarik untuk menanam pakcoy juga? Yuk, coba sekarang!

Check Also

ciri-ciri ikan nila

Inilah Berbagai Sifat dan Ciri-ciri Ikan Nila yang Harus Anda Tahu!

Salah satu jenis ikan air tawar yang sangat populer di Indonesia, khususnya untuk kebutuhan konsumsi …

Leave a Reply

Your email address will not be published.