Tutorial Cara Menanam Singkong Gajah, 100% Mudah!

cara menanam singkong gajah

Sobat agribisnis, pernahkah Anda mendengar tentang singkong gajah? Sangat wajar jika banyak orang yang masih asing dengan jenis singkong yang satu ini. Meski begitu, singkong gajah punya potensi yang besar sebagai komoditas umbi-umbian yang bisa berkembang pesat di Indonesia. Apalagi cara menanam singkong gajah juga terbilang mudah lho! Jika Anda tertarik juga ingin menanamnya, inilah tutorial yang bisa Anda ikuti.

Berkenalan dengan Jenis Singkong Gajah

cara menanam singkong gajah

Sebelum masuk pada pembahasan cara menanam singkong gajah, akan lebih baik jika Anda berkenalan dahulu dengan varietas singkong ini. Jadi, singkong gajah adalah salah satu varietas tumbuhan singkong yang berasal dari Kalimantan Timur. Varietas singkong ini termasuk sangat unggul dan bisa memproduksi hasil panen hingga 40 kilogram singkong per pohonnya.

Penemu dari varietas ini adalah Professor Ristono yang merupakan seorang Guru Besar dari Universitas Mulawarman, Kalimantan Timur pada tahun 2006. Namun singkong gajah ini baru secara masif banyak yang membudidayakannya di tahun 2008. Jika melihat karakteristiknya, jenis singkong ini bisa tumbuh dengan sangat baik di dataran yang rendah ataupun dataran yang tinggi. Namun, pertumbuhannya akan terhambat ketika singkong gajah ini berada di daerah rawa atau daerah yang terus menerus mendapatkan pasokan air.

Nama gajah memang sangat sesuai untuk menggambarkan besarnya pertumbuhan dari singkong ini. Jenis singkong ini bisa tumbuh dari 4 sampai 5 meter. Selain itu, produksi dari varietas singkong ini juga sangat tinggi. Pada tiap hektar area penanaman singkong gajah bisa menghasilkan setidaknya 120 ton hasil panen dan pada usia 10 bulan, petani bisa mulai memanen singkong ini.

Baca Juga: Cara Membuat Bioetanol dari Singkong Sendiri

Cara Menanam Singkong Gajah yang Mudah 

cara menanam singkong gajah

Dengan besarnya hasil panen dan pertumbuhannya, tidak heran jika jenis singkong ini menjadi salah satu komoditas baru yang sangat menarik untuk Anda tanam. Inilah tutorial cara menanam singkong gajah yang mudah untuk Anda ikuti:

1. Proses Persiapan Lokasi Tanam 

Langkah pertama untuk menanam singkong gajah adalah dengan mempersiapkan lokasi tanamnya. Meski terbilang mudah untuk Anda tanam, namun supaya pertumbuhan singkong ini optimal ada beberapa hal yang harus Anda penuhi, seperti:

  • Lokasi tanam harus mendapatkan sinar matahari secara penuh dari pagi sampai sore hari dan usahakan tidak ada yang menghalanginya. Setidaknya ketinggian lokasi tanam adalah sekitar 100 sampai 700 meter diatas permukaan laut dan curah hujan antara 1500 sampai 2500
  • Pastikan bahwa ada tingkat kelembapan sekitar 60-65% dan ada aliran angin yang bisa membantu proses transpirasi pada pertumbuhan singkong gajah. Dengan begitu, fotosintesis bisa berjalan dengan optimal
  • Tanah memiliki kondisi yang optimal dan juga gembur
  • Ada ketersediaan air yang stabil dan memenuhi untuk pertumbuhan singkong gajah
  • Unsur hara yang kaya di dalam tanah
  • Tingkat keasaman tanah yang baik dalah sekitar 4,5 sampai 8,0 dengan pH paling ideal berada di angka 5,8

Setelah semua kriteria tersebut sudah terpenuhi, maka proses penanaman bisa Anda lanjutkan.

2. Memilih Bibit Singkong Gajah 

Cara menanam singkong gajah selanjutnya adalah dengan memilih bibit singkong gajah dari indukan yang baik, berkualitas, serta terbebas dari adanya jamur. Setidaknya bibit yang bisa Anda gunakan sudah berusia 10-20 bulan. Inilah beberapa tips supaya Anda bisa mendapatkan kualitas bibit singkong gajah yang baik:

  • Bibit yang baik berasal dari singkong gajah dengan batang yang lurus dan kuat
  • Batang pohon singkong harus bebas dari adanya jamur, penyakit, dan terlihat bersih
  • Diameter batang pohon singkong gajah yang baik setidaknya adalah 2,5 cm
  • Pilih bibit singkong gajah dengan tinggi dan pertumbuhan yang seragam dan sama sehatnya

3. Melakukan Penyiangan atau Pengolahan Lahan 

Setelah mendapatkan bibit singkong gajah yang berkualitas, maka langkah selanjutnya adalah mengolah atau penyiangan lahan supaya siap untuk Anda tanami. Sebagai langkah awal, silahkan bersihkan lahan tanam dengan berbagai gulma atau rumput liar yang nantinya bisa mengganggu pertumbuhan tanaman singkong gajah. Jangan lupa juga bersihkan area lahan dari adanya kerikil atau batu-batu kecil yang berserakan, serta adanya bekas akar-akar tumbuhan mati.

Apabila lahan sudah bersih, maka olah tanah supaya menjadi gembur. Caranya, Anda bisa mencangkul area lahan atau membajaknya supaya tanah menjadi gembur. Setelah gembur, Anda bisa menaburkan dolomite pada tanah lahan. Untuk takarannya adalah sebanyak 1 sampai 2,5 ton untuk setiap hektar area tanam yang kemudian harus Anda campur terlebih dahulu sengan pupuk kandang.

Setelah kondisi tanah sudah gembur dan kaya akan unsur hara, maka selanjutnya adalah pembuatan bedengan. Tujuan adanya bedengan adalah supaya Anda lebih mudah dalam melakukan perawatan singkong gajah nantinya. Untuk besar bedengan, sesuaikan dengan luas lahan yang ada dan kebutuhan Anda sesuai banyaknya bibit singkong gajah yang akan Anda tanam. Setelah bedengan siap, barulah proses penanaman bisa Anda lakukan.

4. Proses Penanaman Singkong Gajah 

Cara menanam singkong gajah selanjutnya adalah proses penanaman singkong. Agar penanaman berlangsung optimal, maka Anda baru bisa melakukan proses penanaman setelah jangka waktu 3 hari dari proses pengolahan lahan tanam. Selain itu, waktu terbaik untuk menanam singkong gajah adalah saat memasuki masa musim penghujan.

Sebelum menanam bibit singkong gajah, Anda bisa merendam bibit singkong gajah dengan pupuk organik cair dengan durasi 3-4 jam supaya hasilnya bisa lebih optimal. Namun langkah ini bersifat opsional. Artinya, Anda bisa melakukannya namun juga bisa tidak.

Cara penanaman singkong gajah juga terbilang sangat mudah. Anda hanya perlu untuk membuat daerah runcing pada bagian ujung batang stek singkong gajah. Setelah itu, silahkan tancapkan batang tersebut pada area tanam, setidaknya kedalamannya adalah berkisar antara 5-10 cm. Pastikan jarak tanam antar bibit adalah 80×120 cm. Setelah proses penancapan selesai maka, proses penanaman selesai dan hanya Anda hanya tinggal menunggu proses pertumbuhan singkong gajah.

5. Perawatan Singkong Gajah 

Sama seperti berbagai tanaman lainnya, supaya singkong gajah bisa tumbuh optimal maka tanaman juga perlu perawatan. Untuk perawatan ini meliputi penyiraman, pemberian pupuk, dan pengawasan kondisi tumbuhan singkong gajah.

a. Penyiraman 

Karena penanaman pada musim hujan, maka Anda tidak perlu sering menyiramnya. Jaga supaya air yang ada pada area tanam tidak terlalu menggenang supaya tidak menyebabkan kebusukan singkong gajah. Namun jika pada musim kemarau, Anda harus melakukan penyiraman 2 kali dalam 1 minggu. Cara penyiramannya bisa Anda siramkan pada area sela-sela bedengan.

b. Pemberian Pupuk 

Supaya hasil tanam menjadi lebih optimal, maka Anda bisa menambahkan pupuk. Berikan pupuk setiap 2 bulan sekali. Untuk jenis pupuk dan takarannya adalah pupuk urea (85 kg/hektar) ataupun jenis pupuk KCL (85 kg/hektar). Untuk pemberian pupuk ini bisa Anda buat lubang pada dekat tanaman dengan kedalaman sekitar 10 cm.

c. Pengawasan Tanaman Singkong Gajah 

Untuk memastikan pertumbuhan singkong gajah optimal, setelah beberapa hari penanaman singkong maka lakukan pengawasan terlebih dahulu. Jika ada bibit yang tidak muncul tunasnya atau kering, maka segera cabut dan ganti dengan bibit yang baru. Selain itu, perhatikan juga apakah ada gulma atau rumput liar yang muncul pada area tanam. Apabila ada gulma, maka segera bersihkan gulma tersebut jangan sampai mengganggu pertumbuhan singkong gajah.

Selain itu, Anda harus menjaga agar kondisi tanah senantiasa lembap dalam arti tidak ada air yang menggenang setidaknya selama 5 bulan selama masa tanam awal. Anda juga bisa memangkas bagian batang singkong gajah yang tidak tumbuh semestinya. Dengan begitu, pertumbuhan singkong gajah bisa rapi dan seragam.

Untuk pengendalian hama dan penyakit, Anda tidak perlu khawatir karena jenis singkong gajah adalah salah satu varietas singkong yang tergolong kuat terhadap serangan hama ataupun penyakit. Jadi, Anda tidak perlu terlalu menghabiskan waktu untuk memastikan bahwa singkong gajah bebas dari penyakit.

6. Panen Singkong Gajah 

Cara menanam singkong gajah yang terakhir adalah proses panen. Pada umumnya, memasuki usia 8-10 bulan tanaman singkong gajah sudah bisa Anda panen. Tanda singkong yang siap untuk Anda panen adalah daun yang menguning dan berguguran. Kemudian untuk memanennya, cukup potong bagian batangnya dan berikan sisa 15 cm dan cabut singkong gajah dari tanah. Hindari penggunaan cangkul supaya kualitas umbi singkong tetap terjaga.

Itulah informasi seputar singkong gajah sekaligus cara menanam singkong gajah yang bisa Anda ikuti. Bagaimana, sangat mudah bukan cara penanamannya? Semoga informasi ini bisa menjadi referensi bagi Anda yang tertarik untuk membudidayakan varietas singkong gajah ya!

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.