Breaking News

Cara Mencangkok Pohon Jambu Dengan Mudah

Hampir sebagian besar kondisi perumahan pemukiman penduduk saat ini memiliki keterbatasan halaman bertanah. Sementara keinginan memiliki ruang hijau pada halaman rumah juga tinggi, seperti tanaman hias, bonsai kelapa dan pohon buah-buahan. Banyak dari Sobat Agribisnis yang mempunyai keinginan menanam pohon buah-buahan seperti pohon jambu pada halaman rumahnya. Namun kadang kala keinginan tersebut terhalang dengan kondisi halaman rumah tidak memiliki tanah untuk bertanam. Jika kondisi nya seperti itu, Sobat dapat mewujudkannya dengan cara mencangkok pohon jambu. Mencangkok memiliki arti membuat cabang (dahan) menjadi berakar (kulitnya dikupas sedikit dan dibebat dengan sabut yang dibubuhi tanah). Mencangkok merupakan salah satu cara perkembangbiakan secara vegetatif. Cara ini tidak memerlukan halaman tanah untuk menanamnya, tapi Sobat dapat menanam dalam pot sesuai ketersediaan luas halaman. Dengan mencangkok,  Sobat, akan mendapatkan keuntungan pohon cepat tumbuh namun tidak tinggi dan berbuah dengan kualitas sangat mirip dengan pohon induk semang (inang) nya.

1. Alat dan Bahan

Untuk mencangkok tidak memerlukan alat-alat khusus dan mahal. Sobat dapat memanfaatkan alat dan bahan yang ada dan merupakan perlengkapan sehari-hari.

  • Alat.  Sobat memerlukan alat-alat antara lain pisau yang kuat untuk mengupas kulit pohon, gunting stek atau gergaji untuk memotong bagian cangkokan, tali atau karet ban untuk mengikat dahan cangkokan, ember untuk membawa air dan tangga untuk naik ke dahan pohon yang akan dicangkok. Kalau Sobat tidak mempunyai tangga, bisa memanjat ke pohonnya langsung tapi hati-hati ya.

  • Bahan. Bahan untuk keperluan mencangkok menggunakan tanah subur untuk membungkus kulit pohon yang sudah bersih, hormon perangsang akar untuk merangsang pertumbuhan akar, pupuk kandang atau kompos sebagai sumber nutrisi batang kayu, dan plastik transparan atau serabut kelapa untuk membungkus tanah.

2. Pemilihan Inang Pohon Jambu

Agar memperoleh hasil cangkokan pohon jambu yang memiliki kualitas unggul, maka Sobat harus memilih tanaman induk/induk semang (inang) yang berkualitas pula. Selain itu umur pohon jambu induk sudah cukup umur dan memiliki badan yang kokoh.

  • Merupakan Bibit Unggul. Untuk mengetahui kualitas tanaman induk berasal dari bibit unggul atau tidak.  Sobat dapat menanyakan kepada pemilik pohon jambu jenis/varietas dari pohon tersebut. Jika Sobat atau pemilik pohon jambu tidak mengetahui jenis/varietas pohon, coba perhatikan hasil dari pohon tersebut. Yang menjadi perhatian dari pohon indukan nya adalah buahnya, kondisi batang dan pertumbuhan pohon. Apabila buah, kondisi batang dan pertumbuhan nya sesuai dengan apa yang Sobat inginkan. Maka Sobat dapat menjadikan pohon jambu tersebut sebagai pohon indukan. Karena tujuan dari mencangkok adalah untuk mendapatkan pohon jambu yang sama dengan indukannya.

  • Cukup Umur dan Kokoh. Setelah Sobat menemukan pohon jambu indukan, maka yakinkan bahwa pohon tersebut sudah dapat dijadikan tanaman induk. Bagaimana cara mengetahuinya? Sobat dapat melihat apakah pohon tersebut sudah berbuah atau tidak. Selain itu perhatikan kondisi batang utama pohon sudah kokoh. Apabila pohon jambu tersebut sudah pernah berbuah dan batang utama pohon kokoh, maka dapat dijadikan tanaman induk.

3. Penyiapan Media Tanam

Menjadi langkah selanjutnya adalah menyiapkan media tanam berupa tanah subur dan pot atau polibag sebagai wadah menanam pohon jambu.

  • Pengolahan Tanah Subur. Sembari menunggu hasil cangkokan, Sobat dapat mengolah tanah agar menjadi subur. Kebutuhan tanah subur sesuai dengan rencana jumlah cangkokan pohon jambu. Kemudian tanah subur tersebut untuk mengisi pot atau polibag. Saat mulai penanaman, sebaiknya Sobat mencampur tanah subur tersebut dengan pupuk kandang/kompos. Agar memacu pertumbuhan pohon jambu.

  • Polibag atau Pot. Pot atau polibag merupakan tempat untuk menanam pohon jambu. Besarnya pot harus sesuai dengan batas pembesaran pohon jambu nantinya. Jika besarnya pot sudah tidak sesuai lagi dengan pohon jambu, maka Sobat harus menggabti pot/ polibag dengan yang baru.

4. Cara Mencangkok Pohon Jambu Dengan Mudah

Langkah selanjutnya adalah memulai mencangkok pohon jambu. Sobat dapat memulai mencangkok dari penyiapan bakal pohon, pemisahan bakal pohon dari induk semang dan penanaman di media tanam.

  • Penyiapan Bakal Pohon. Bakal pohon merupakan bagian dahan dari induk pohon jambu. Sehingga kita harus memilih dahan pohon yang kondisinya lurus, sehat dan kokoh dengan diameter sekitar 3 cm. Dahan yang sudah kita pilih, sayat secara melingkar pada bagian pangkal dahan. Ukur dari pangkal dahan sepanjang 3-5 cm, kemudian sayat secara melingkar. Selanjutnya kupas bagian kulit dahan sepanjang 3-5 cm tadi. Mengupas bagian kulit tersebut hingga terlihat kambium yang seperti lendir tampat dengan jelas. Bersihkan bagian kambium tersebut dengan cara mengeriknya menggunakan pisau hingga bersih atau terlihat kering. Pada bagian atas dari pangkal dahan oleskan hormon penumbuh akar (ZPT akar). Ambil tanah subur secukupnya untuk menutupi bagian dahan yang sudah bersih. Selanjutnya ditutup dengan plastik atau sabut kelapa. Kemudian Sobat dapat mengikatnya pada bagian ujung dan pangkalnya sampai melewati bagian sayatan 1-2 cm. Rawat bagian tersebut dengan cara menyiram dengan air secukupnya setiap pagi dan sore hari.
  • Pemisahan Bakal Pohon dari Induk Semang. Setelah 2-3 bulan atau sampai dengan bagian cangkokan tersebut tumbuh akar, maka bagian cangkokan sudah berhasil. Dengan menggunakan gunting stek atau gergaji, potong lah cangkokan di bawah ikatan cangkokan. Pada saat pemotongan kurangi jumlah daun dan jumlah dahan lain untuk mengurangi penguapan yang berlebihan. Buka pembungkus plastik atau sabut yang sudah tumbuh akar tersebut.
  • Penanaman di Media Tanam. Setelah itu cangkokan disemaikan dalam polibag atau pot yang berisi campuran tanah dengan pupuk kandang/kompos dengan perbandingan 3:1. Sobat dapat menanam cangkokan tersebut dalam pot. Apabila tetap menanam pohon jambu hasil cangkokan dalam, maka Sobat harus rajin memangkas bagian ujung pohon agar tidak tumbuh membesar.

5. Perawatan dan Pemeliharaan

Walaupun Sobat sudah berhasil memindahkan hasil cangkokan pohon jambu ke media tanam, pemeliharaan dan perawatan pohon jambu harus tetap berlanjut. Hal ini bertujuan agar pertumbuhan pohon jambu sesuai harapan, yaitu pohon dapat berbuah walaupun pohonnya pendek.

  • Perawatan. Perawatan dengan cara menyiram setiap pagi dan sore hari. Menyesuaikan dengan kondisi cuaca. Apabila pada musim hujan, maka penyiraman menunggu tidak hujan. Tujuan penyiraman agar tanah dalam pot tetap lembab dan tidak kering.
  • Pemeliharaan. Agar pohon jambu dapat tumbuh dengan subur, maka harus menyiangi rumput-rumput liar yang berada dalam pot. Menambah pupuk kandang/kompos jika sudah berkurang karena larut pada saat penyiraman. Dan pemberian vitamin tanaman, agar pohon tidak diserang penyakit. Adakan pengecekan secara teratur untuk melihat pertumbuhan tanaman. Termasuk apabila ada penyakit yang menyerang tanaman.

Bagaimana Sobat Agribisnis, mudah bukan cara mencangkok pohon jambu. Karena pohon jambu juga merupakan makhluk hidup, jadi mulai langkah awal hingga akhir Sobat harus melaksanakan dengan sepenuh hati. Agar dapat memperoleh hasil yang bagus pula. Selamat mencoba.

Check Also

kucing muntah kuning

Waspadai Kucing Muntah Kuning: Penyebab dan Cara Penanganan

Memiliki kucing kesayangan yang sehat tentu menjadi impian siapa saja. Akan tetapi, pasti ada kalanya …

Leave a Reply

Your email address will not be published.