Breaking News

5 Cara Menetaskan Telur Ayam Anti Gagal

 

Ketika anda ingin membuat telur ayam menetes, namun sering mengalami kegagalan tentu akan merasakan frustasi. Untuk membuat telur ayam menetes dengan baik, maka ada berbagai teknik yang bisa anda lakukan.

Cara Menetaskan Telur Ayam

Cara Menetaskan Telur Ayam

1. Pilih Telur Tetas yang Berkualitas

Para peternak ayam tentu ingin berhasil dalam proses penetasan telur. Sebelum anda memutuskan untuk menetaskan telur, maka ada beberapa ciri telur ayam yang berkualitas dan hal ini perlu anda pahami dengan baik.

A. Berat Telur Ayam

Sebelum anda memutuskan memilih telur ayam, maka telur ayam yang perlu anda pakai harus memiliki berat sekitar 50-65 gram. Pastikan anda memilih telur yang memiliki berat ideal, sehingga anda bisa berhasil dalam menetaskan telur.

Apabila berat telur yang anda pilih kurang ideal, maka dikhawatirkan proses penetasan telur tidak berhasil atau gagal. Anda harus menimbang dulu telur ayam, agar anda bisa mendapatkan telur yang beratnya sesuai atau ideal.

B. Bentuk Telur

Anda harus memiliki telur yang bentuknya oval dan hindari memilih telur yang bentuknya bulat. Pastikan pilihlah telur yang bentuknya normal yaitu memiliki perbandingan 2:3 antara panjang dengan lebar.

Telur yang bentuknya oval sangatlah ideal dijadikan telur penetas. Bentuk yang bentuknya bulat biasanya memiliki kualitas yang kurang baik, karena akan sedikit ruang udara yang ada. Jika anda memilih telur yang bentuknya oval, maka tingkat keberhasilannya sangatlah tinggi.

C. Kulit Telur Harus Utuh

Pastikan anda memilih telur yang bagus, tidak punya cacat dan tidak memiliki kelainan. Telur yang memiliki cangkang retak dan lembek janganlah dipilih, apalagi jenis telur yang memiliki bagian telur dobel.

D. Kualitas Kulit Telur yang Bagus

Telur ayam yang memiliki keretakan di bagian cangkangnya janganlah di pilih, karena tidak akan bagus buat di jadikan petelur. Pastikan telur tetas memiliki kualitas dan warna yang sama. Anda juga jangan memilih telur yang memiliki banyak kotoran yang menempel.

E. Warna Kulit Telur

Telur yang bagus di jadikan telur tetas adalah telur yang berwarna gelap. Pada dasarnya, telur yang berwarna gelap akan lebih cepat menetas di bandingkan dengan berwarna terang. Dengan memperhatikan warna, maka kemungkinan gagal akan lebih kecil.

F. Telur Yang Bersih

Telur ayam yang akan di tetaskan harus di pastikan dalam keadaan yang bersih. Dengan banyaknya bakteri yang menempel pada kulit telur, maka akan menghambat pertumbuhan emrio dan bisa gagalkan proses penetasan telur.

2. Tips Memilih Telur Dengan Teknik Candling

Sistem Candling merupakan teknik yang sangat sederhana untuk memilih telur ayam yang berkualitas untuk di tetaskan. Pada dasarnya, sistem ini dapat di pakai untuk mengetahui kondisi embrio yang berada dalam telur.

Teknik ini bisa dilakukan dengan menerangi bagian dalam telur dan proses ini akan membuat kondisi cangkang telur terlihat dengan jelas. Anda bisa menggunakan pencahaan menggunakan lilin. Pada dasarnya, semakin terang sinarnya, maka semakin efektif untuk menunjang teknik ini.

Supaya anda mendapatkan hasil Candling terbaik, maka anda bisa membeli berbagai perangkat candling di toko pertanian. Telur yang bagus bisanya memiliki jaringan pembuluh darah yang menyebar, terlihat ada embrio dan kemungkinan embrionya bergerak.

Untuk jenis telur yang tidak cocok di jadikan telur tetas biasanya memiliki perkembangan bercak darah dan adanya cincin darah. Jika anda memperhatikan kondisi telur dengan baik, maka anda bisa mendapatkan telur dengan kualitas baik.

3. Penyimpanan Telur Ayam

Sebelum anda melakukan proses penetasan telur ayam, maka anda perlu memperhatikan penyimpanannya. Jika ayam menetaskan telur dalam jumlah yang banyak, maka penyimpanan telur haruslah di sebuah tempat yang khusus.

A. Perhatikan Temperatur Penyimpanan

Dalam upaya penetasan telur, suhu memiliki peranan yang sangat penting. Tempat penyimpanan yang bagus untuk meneteskan telur ayam sekitar 28-30 derajat celsius. Dengan penyimpanan yang baik, maka telur tidak akan mengalami penurunan kualitas yang drastis.

B. Kelembaban Penyimpanan

Setelah anda memperhatikan mengenai suhu, maka anda juga perlu memperhatikan mengenai kelembapan. Telur yang di simpan dalam waktu seminggu harus di simpan pada tempat yang memiliki kelembapan sekitar 65-70 persen.

C. Lama Penyimpanan

Untuk meneteskan telur ayam, maka penyimpanan telur tidak boleh lebih dari 7 hari. Waktu penyimpanan ini perlu di perhatikan, agar kualitas dari embrio telur terjaga dengan baik. Penyimpanan ideal adalah 1-2 hari sebelum proses penetasan.

D. Posisi Telur yang Tepat

Ketika anda melakukan proses penetasan telur, maka anda juga perlu memperhatikan mengenai posisi penyimpanan telur. Posisi telur yang paling tepat adalah dengan meletakan bagian telur yang lancip menghadap ke bawah.

4. Syarat Penetasan

Proses penetasan telur ayam memang tidak bisa dilakukan secara sembarangan, karena proses penetasan ada syaratnya. Dengan memperhatikan persyaratannya, maka proses penetasan akan lebih efisien dan efektif. Berikut ini adalah persyaratan untuk menetaskan telur ayam.

A. Temperatur Penetasan

Suhu ideal untuk menetaskan telur ayam yaitu sekitar 36-38 derajat celsius. Jika anda ingin mengetahui suhu dengan akurat, maka anda bisa menggunakan termometer. Dengan cara ini, maka anda bisa menetaskan telur ayam dengan sangat baik.

B. Kelembaban Penetasan

Upaya menetaskan telur ayam dengan baik juga perlu memperhatikan kelembapan suatu tempat. Pastikan anda memilih tempat dengan kondisi lembap sekitar 65-70 persen dan untuk mengukur lembap secara akurat bisa menggunakan Hogro meter.

C. Ventilasi Mesin Tetas

Pada dasarnya, veltilasi merupakan jalur masuknya udara ke dalam mesin tetas dan veltilasi biasanya di buat di bagian atas atau bagian atas mesin. Mesin bagian atas biasanya memiliki beberapa lubang dengan diameter 1 cm dan untuk mesin bawah biasanya berbentuk kotak dengan ukuran 6×6 cm.

D. Posisi Telur Dalam Proses Penetasan

Jangan sampai anda mengabaikan mengenai posisi telur, karena posisi sangatlah penting. Pastikan anda meletakan telur yang ujungnya lebih lancip ke bawah dan yang ujungnya lebih besar menghadap ke atas. Berdasarkan penelitian, posisi telur dapat membantu mempercepat proses penetasan telur.

5. Teknik Penetasan Telur Ayam

Penetasan telur ayam memang bisa dilakukan dengan bantuan mesin tetas atau menggunakan cara penetasan yang alami. Kedua konsep ini memiliki keunggulannya masing-masing, sehingga bisa di sesuaikan dengan kebutuhan.

A. Penetasan Alami

Penetasan alami memang telah berlangsung sejak lama dan menjadi cara yang populer. Tak hanya itu, cara alami juga sangat hemat biaya. Indukan ayam biasanya akan mengerami sendiri telurnya sampai telurnya menetas.

Baca Juga: Panduan Budidaya Ayam Arab Petelur Skala Rumah Tangga

Cara ini memang sangat efektif jika di terapkan untuk bisnis ayam skala rumahan, namun tidak cocok untuk bisnis dengan skala besar. Cara ini membutuhkan waktu yang lebih lama dan untuk mengetahui jenis telur terbaik lebih sulit.

B. Penetasan Mesin Tetas

Konsep penetasan telur menggunakan mesin tetas memang sudah sering dilakukan oleh para peternak profesional, karena konsep ini sangatlah efektif. Untuk membuat mesin tetas tidaklah sulit, karena bisa dilakukan dengan peralatan yang sederhana. Anda hanya memerlukan kardus, alas untuk proses menetas dan lampu 5 watt.

Itulah bahasan lengkap mengenai Cara Menetaskan Telur Ayam secara efektif dan semoga semua bahasannya bisa bermanfaat buat para pembaca.

Check Also

8 Tipe Sakit Mata Pada Kucing

8 Tipe Sakit Mata Pada Kucing

Selamat Datang di Web Hasilbumi.net, tempat beraneka ragam berbagai budidaya yang hendak dihidangkan dalam website ini dengan cara rinci serta perinci. Dibawah ini aku hendak mangulas modul mengenai Sakit Mata, selanjutnya uraiannya: Di Indonesia sendiri, aku apalagi sudah memandang beberapa besar kucing serta pengkhususan lokal aku berkeliaran. Banyak orang kekurangan tipe ini ataupun tidak menyukainya [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published.