Cara Mengobati Katarak Pada Burung Dengan Mudah

  • Whatsapp
Katarak pada Burung
petpintar.com

Penyakit katarak merupakan penyakit yang banyak burung alami proses budaya burung. Salah satu penyakit yang pembudidaya burung hindari. Penyakit katarak pada burung bisa menyebabkan kebutaan pada burung tentunya hal ini sangat berbahaya bagi kesehatan burung. Saat ini perkembangan usaha budidaya burung di Indonesia relatif lebih maju dibanding dengan budidaya unggas lainnya. Hal ini terlihat dari kontribusi peternakan unggas dalam memenuhi kebutuhan pasar protein hewani berupa daging dan telur. Segmen pasar burung di Indonesia mulai meningkat dari tahun ke tahun.

 

Hampir pada setiap kios burung mengalami kekurangan stok karena banyaknya penggemar burung saat ini. Ada banyaknya budidaya burung saat ini ini mendorong perkembangan kualitas burung yang ada di Indonesia. Kebanyakan orang membudidayakan dan merawat burung bertujuan untuk agar bisa diikutsertakan pada lomba lomba burung. Beternak burung tidak hanya sekedar hobi namun juga bisa untuk peluang ladang bisnis yang menjanjikan. Tentunya untuk membudidayakan burung harus memiliki rasa konsisten sesuai dengan kondisi pasar. Menjadi seorang pembudidaya harus memiliki mental yang kuat dan berani mengambil resiko serta kesabaran pada setiap perencanaan yang telah ada. Namun tentu saja masih ada tantangan dan hambatan dalam usaha budidaya burung.

Hambatan dalam Usaha Budidaya Burung

  1. Manajemen pemeliharaan yang masih lemah dan belum bisa sesuai dengan standar pemeliharaan burung.
  2. Kebutuhan akan pakan atau ransum yang sangat bergantung dengan pabrik. Sehingga pabrik pakan akan sangat bergantung dengan tingkat fluktuasi.
  3. Sistem penyediaan sarana dan prasarana produksi yang kurang tepat.
  4. Kemampuan pengelolaan pasca panen yang masih terbilang kurang dan peternak masih memiliki pengetahuan yang kurang terhadap pengelolaan pasca panen seperti pembersihan dan penyortiran.
  5. Pemasaran yang belum bisa memperhatikan kualitas burung.

Selain masalah di atas, peternak juga kadang mengalami kesulitan terhadap burung yang terinfeksi suatu penyakit. Salah satunya yaitu penyakit katarak, pada burung yang terlihat selaput putih pada bagian mata bisa jadi burung tersebut mengidap penyakit katarak. Jenis burung yang cukup rentan terkena penyakit katarak yaitu burung kicau. Efek paling burung dari penyakit katarak ini yaitu jika telat penanganannya maka bisa menyebabkan penurunan performa. Apalagi jika budidaya burung yang ditunjukan  untuk mengikuti perlombaan ataupun untuk keperluan perdagangan.

Penyebab Penyakit Katarak Pada Burung

  1. Belum terlaksanaannya vaksinasi secara rutin untuk burung.
  2. Penempatan burung di tempat yang langsung terkena paparan sinar matahari langsung atau berlebihan dalam terpapar cahaya matahari.
  3. Lingkungan sekitar yang tidak bersih dan steril untuk perkembangan burung.
  4. Adanya pantulan sinar matahari oleh banyak benda tertentu.
  5. Gizi yang kurang pada burung.
  6. Infeksi beberapa penyakit dan trauma yang burung alami.

Cara untuk Mengobati Katarak pada Burung

1. Kenali Ciri Awal dan Hindari Penyebab Penyakit Katarak pada Burung

Katarak pada Burung

Munculnya katarak pada burung ditandai dengan adanya flek putih berukuran kecil yang lama kelamaan akan melebar jika terlambat dalam mengobatinya. Burung yang terkena penyakit katarak akan mengali gangguan penglihatan dan perubahan perilaku yang tidak normal. Apabila burung peliharaan Anda mengalami perubahan perilaku, maka harus waspada dan periksalah lebih lanjut. Selain itu, burung yang terlalu sering mengedipkan mata dan sering memegang daerah mata menggunakan kakinya atau benda lain. Banyak katarak pada burung yang berawal dari pemberian ulat hongkong yang terlalu berlebihan pada burung. Ulat hongkong ini memiliki potensi untuk memunculkan katarak pada mata burung peliharaan. Selain itu, tempatkan burung di tempat yang tidak mengandung intensitas cahaya yang tinggi.

2. Obati Menggunakan Obat Tetes yang Terbuat dari Madu Asli

Obat tetes burung

Obat tetes ini merupakan obat tetes untuk burung yang terbuat dari lebah madu yang sudah terkumpul dari pucuk daun muda yang tercampur dengan air liur lebah. Obat tetes ini juga bermanfaat untuk lebat guna menambal dan mensterilkan sarangnya dari serangan virus, bakteri, dan jamur. Ukuran dosis penggunaan obat tetes madu pada burung peliharaan yang terkena katarak yaitu dengan 1 tetes obat tetes madu dengan campuran 5 hingga 7 tetes air bersih yang kemudian teteskan pada mata burung peliharaa yang sakit sebanyak 1 kali dalam sehari. Berikan pada burung hingga obat habis.

3. Menggunakan Ramuan Daun Kitolod

Daun kitolod

Embun yang ada pada daun kitolod bermanfaat untuk obat gangguan mata. Tujuan pemberian obat tetes daun kitolod ini yaitu untuk membersihkan dan membuka lapisan kotoran yang menempel pada bagian kornea mata.

4. Menggunakan Ramuan Racik dari Daun Sirih

Daun sirih

Untuk memanfaatkan daun sirih sebagai obat katarak burung adalah dengan sebagai berikut :

  • Siapkan bahan alami yaitu bunga kitolod serta selembar daun sirih.
  • Untuk cara pembuatan ramuan yaitu dengan mengambil daun kitolod dan peras untuk diambil sari airnya.
  • Daun sirih dan daun kitolod yang sebelumnya telah hancur lunak kemudian peraslah untuk mengambil airnya.
  • Terakhir, ramu dan campurkan kedua bahan daun sirih dan daun kitolod dan taruh ke dalam tempat tetes mata bekas. Lalu teteskan ramuan yang telah teracik ke mata burung peliharaan yang terkena penyakit katarak.
  • Untuk frekuensi pemberian obat tetes mata bisa setiap pagi dan sore hari. Kemudian ulangi langkah tersebut setiap harinya selama satu minggu. Saat pemberian obat tetes, untuk mempercepat persembuhan mata burung yang terserang katarak dapat juga berikan pijitan ringan di seputar kelopak mata.

5. Menggunakan Daun Pegagan

daun pegagan

Untuk obat mata yang berasal dari dokter hewan biasanya sudah teracik secara higienis dari bunga kitolod, daun pegagan, ataupun bahan alami lainnya. Daun pegagan sendiri mengantung beberapa senyawa kimiawi yaitu Asiaticoside, thankunside, isothankunside, brahmoside, madecassoside, brahmic acid, meso-inosetol, centellose, carotenoids, garam, K, Na, Ca, Fe, tatin, mucilago, resin, pektin, gula, vitamin B.

6. Menggunakan Obat Mata Khusus Burung

Obat mata yang biasa nya untuk katarak pada burung berbentuk cream untuk pengobatan peradangan mata, cacar pada burung yang ada di sekitar mata, peradangan kelopak mata, serta infeksi atau jamur di sekitar mata.

Cara pemakaian obat cream mata bisa dengan pengolesan langsung ke kelopak mata atau bagian lain yang meradang, menjamur, atau yang terkena infeksi lain. Lakukan pengolesan secara merata pada pagi atau sore hari serta pastikan pembudidaya sudah mencuci tangan terlebih dahulu sebelum mengoleskan cream pada burung peliharaannya.

Baca Juga : Panduan Sistem Tumpang Sari Jagung dan Cabai

7. Tahap Pencegahan Katarak pada Burung

Lakukan pencegahan pada burung dengan cara berikut :

  1. Menghindari menggantung burung peliharaan pada tempat yang dekat dengan cahaya secara langsung atau pada daerah yang memiliki intensitas cahaya lebih kuat dan menyilaukan untuk burung. Misalnya pada tembok yang berwarna cerah atau pun mencolok yang bisa berpotensi untuk memantulkan sinar matahari.
  2. Menghindari menggantung atau menempatkan burung di dekat lampu pada saat malam hari. Sebab hal ini bisa membuat burung peliharaan silau dan jika hal ini berlangsung terus menerus maka akan menyebabkan mata burung mengalami katarak.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *