Breaking News

Cara Merawat Sapi Betina Agar Sehat dan Produktif

Bagi peternak sapi, faktor kesehatan sapi sangat penting untuk diperhatikan. Bagi sapi betina kesehatan sapi akan mempengaruhi faktor produksi dan penggemukan badan. Untuk mencapai tingkat kesehatan yang optimal pada sapi betina, berikut ini cara merawat sapi betina agar tetap sehat yang bisa anda ikuti.

Tips Merawat Sapi Betina Agar Sehat

Sapi betina yang tidak sehat dapat mempengaruhi reproduksi sapi tersebut. Hal ini dikarenakan tubuh sapi tidak bisa bekerja dengan baik yang diakibatkan faktor kesehatan yang rendah. Lalu bagaimana cara merawat sapi betina agar terus sehat? Berikut ini tips-tipsnya!

  1. Memperhatikan kualitas pakan sapi

Sudah banyak yang tahu jika pakan adalah salah satu faktor penting untuk diperhatikan dalam beternak sapi. Untuk mendapatkan pakan yang baik maka pakan tersebut haruslah tinggi gizi, segar dan sebisa mungkin tidak mengandung zat-zat yang berbahaya.

Apabila ketiga faktor dalam pemilihan pakan diatas tidak diperhatikan maka, akan mempengaruhi kondisi sapi. Sapi bisa mengalami difesiensi makanan yang mengakibatkan sapi betina mudah terserang penyakit serta mengalami gangguan reproduksi.

  1. Rutin memberikan vaksin pada sapi

Selain memperhatikan pemberian pakan, pemberian vaksin juga menjadi faktor pendukung kesehatan sapi. Pemberian vaksin dimaksudkan untuk mempertahankan imun tubuh sapi atau mempertahankan kekebalan tubuh dari serangan penyakit.

Biasanya sapi sangat rentan terkena penyakit yang bersumber dari virus, protozoa, ataupun bakteri. Oleh karena itu pemberian vaksin dapat membuat sapi terhindar dari penyakit menular maupun penyakit tidak menular yang disebabkan oleh virus, protozoa dan bakteri.

  1. Tidak malas membersihkan tubuh sapi

Meski terlihat sepele, ternyata rutin memandikan sapi bisa menjadi penyebab sapi tetap sehat dan tidak gampang sakit. bayangkan saja jika rata-rata dalam satu hari sapi membuang kotoran kurang lebih sebanyak 15 kali seperti apa kotoran yang menempel pada tubuh sapi? Sudah pasti kotor bukan?

Oleh karena itu perlu dan penting untuk membersihkan tubuh sapi secara rutin untuk menghindari tumbuhnya kuman dan penyakit yang menempel pada tubuh sapi.

Mandikan sapi setiap 2 hari sekali. Namun apabila persediaan air di rumah Anda cukup banyak, Anda bisa memandikan sapi dua kali dalam sehari yakni saat pagi dan sore hari. Memandikan sapi secara rutin selain bisa menghindarkan sapi dari kuman dan penyakit juga bisa mensterilkan susu pada sapi.

  1. Menjaga kebersihan kandang sapi

Selain 3 hal yang sudah disebutkan sebelumnya, menjaga kebersihan kandang sapi juga bisa mempengaruhi faktor kesehatan sapi. Apalagi sapi membuang kotoran setiap hari yang apabila kandang tidak rutin dibersihkan kotoran akan menumpuk dan menjadi sarang penyakit.

Membersihkan kandang sapi paling baik dilakukan setiap hari. Kebersihan kandang selain mencegah sapi terkena penyakit juga akan meringankan tenaga agar tidak terlalu kelelahan saat membersihkan kandang sapi.

  1. Memberikan ukuran kandang yang sesuai

Cara merawat sapi betina yang kelima yaitu dengan memperhatikan ukuran kandang sapi. Dalam berternak sapi anda tidak disarankan membuat kandang dengan ukuran yang sembarangan.

Ukuran kandang perlu disesuaikan dengan ukuran sapi. Misalnya untuk sapi dewasa maka ukuran kandang haruslah luas. Meski nampak tidak begitu urgent, ternyata ukuran kandang yang salah pada sapi berpotensi menyebabkan sapi mengalami stres.

  1. Memberikan pengobatan eksternal pada sapi

Yang dimaksud dengan pengobatan eksternal adalah memberikan pengobatan untuk penyakit luar yang terjadi pada sapi. Penyakit luar yang dimaksud adalah seperti kudis, parasit, jamur maupun luka yang ada pada bagian luar tubuh sapi.

Apabila sapi mengalami gangguan kesehatan pada bagian tubuh luar sapi maka memberikan obat eksternal sangat wajib untuk dilakukan. pemberian obat ini akan mencegah adanya luka atau penyakit menyebar ke bagian tubuh sapi yang lain.

Setelah mengetahui cara merawat sapi betina di atas selanjutnya Anda juga perlu mengetahui bagaimana cara agar selain sehat sapi betina juga bisa bereproduksi si dengan baik? Penasaran seperti apa caranya? Llangsung saja simak ulasannya di bawah ini!

Cara Agar Reproduksi Sapi Betina Selalu dalam Kondisi Baik

Secara alamiah, sebenarnya sapi betina mengalami masa reproduksi yang bisa berjalan secara alami. Namun, dalam pertumbuhan sapi betina bisa terjadi berbagai masalah seperti kekurangan nutrisi, terserang penyakit yang bisa berdampak pada kesehatan reproduksi sapi.

Oleh sebab itu penting untuk menjaga ataupun memperhatikan kesehatan reproduksi sapi betina dengan cara di berikut ini.

  1. Melibatkan dokter untuk menjaga kesehatan reproduksi sapi

Melibatkan dokter hewan untuk menjaga kesehatan reproduksi sapi sangat dianjurkan untuk dilakukan. Pantauan dokter salah satunya dilakukan untuk pengecekan ovarium baik saat sapi betina masih dara hingga dewasa (induk).

Salah satu perawatan pada ovarium sapi betina yaitu dengan melakukan palpasi rektal. Kemudian, saat ingin dikawinkan atau dilakukan inseminasi maka perlu dilakukan uji laboratorium pada sapi betina.

Uji laboratorium akan mendeteksi apakah sapi betina terserang penyakit brucellosis. Apabila ternyata sapi terserang penyakit brucellosis maka jalan salah satunya adalah sapi harus disembelih. Alasannya yaitu sakit brucellosis dapat menular pada sapi yang lain.

Sebaliknya apabila sapi terbebas dari penyakit brucellosis maka proses perkawinan atau inseminasi dapat dilakukan dengan rutin.

  1. Memperbaiki kualitas pakan serta memberikan pakan yang seimbang

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya apabila pakan yang tidak berkualitas bisa mempengaruhi reproduksi sapi betina. Untuk mendapatkan kesehatan reproduksi yang baik sekaligus produksi susu yang berkualitas bisa dilakukan dengan memperbanyak pakan hehijauan (rumput) dan konsentrat yang seimbang.

Pada sapi betina yang sudah bunting, pemberian hehijauan dan konsentrat tidak boleh sembarangan. Gunakan prinsip seperti ini, pada saat sapi produktif (bereproduksi/hamil) berikan pakan hehijauan terlebih dahulu sebelum konsentrat.

Pemberian pakan hehijauan yang lebih awal dibandingkan konsentrat agar sapi dapat memproduksi air liur lebih banyak untuk membantu proses pencernaan konsentrat setelahnya.

  1. Pemberian suplemen

Sapi yang sudah terlanjur mengalami kekurangan nutrisi atau gizi selain memerlukan perawatan yang ekstra juga perlu diberikan asupan nutrisi tambahan seperti suplemen. Untuk mengetahui suplemen jenis apa yang tepat diberikan untuk mengatasi permasalahan pada sapi betina Anda bisa mengkonsultasikannya kepada dokter hewan.

Cara Agar Sapi Betina Cepat Birahi

Merawat sapi betina memang susah-susah gampang, terlebih jika sapi sangat sulit untuk hamil. Jika sapi yang anda rawat mengalami masalah dalam hal ini, maka cara merawat sapi betina agar cepat birahi dan hamil di bawah ini bisa Anda coba.

Cara tersebut adalah dengan menggunakan daun leguminosa. Memberikan daun leguminosa menjadi cara alami untuk proses meningkatkan birahi sapi betina. Cara pemberian daun leguminosa yaitu haruslah dipotong dan didiamkan selama sehari semalam (dilayukan dulu).

Beberapa contoh daun leguminosa antara lain adalah Daun kaliandra, daun turi, daun gliricidea, atau jerami kacang tanah/kacang kedelai segar.

Itulah tadi penjelasan mengenai cara merawat sapi betina agar tetap sehat dan bereproduksi dengan baik. Semoga penjelasan di atas bermanfaat bagi anda.

Check Also

How do you start your own small-scale business (2)

How do you start your own small-scale business?

Hasilbumi.net – Name and logo creation are easy tasks. But what about the other crucial, yet …

Leave a Reply

Your email address will not be published.