Cara Ternak Ayam Kampung Cepat Panen dan Berkualitas

cara ternak ayam kampung cepat panen

Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan jenis ayam kampung. Jenis ayam yang satu ini memang banyak sekali peminatnya karena masyarakat menganggap bahwa ayam jenis ini lebih sehat. Tidak heran jika banyak orang yang mencari bagaimana cara ternak ayam kampung cepat panen. Jika Anda juga tertarik untuk beternak ayam kampung, inilah cara yang bisa Anda ikuti.

Cara Ternak Ayam Kampung Cepat Panen

Inilah urutan cara ternak ayam kampung:

1. Tentukan Sistem Ternak Ayam Kampung

cara ternak ayam kampung cepat panen
(sumber gambar: hewan.id)

Ketika Anda memutuskan untuk beternak ayam kampung, maka Anda harus memilih dahulu sistem ternak yang akan Anda pakai. Pasalnya, secara umum ada 2 (dua) sistem yang bisa Anda pilih. Inilah perbedaan antara kedua sistem tersebut:

a. Sistem Ternak Umbar (Tradisional)

Untuk cara yang pertama adalah sistem umbaran atau tradisional. Cara ini adalah yang paling populer masyarakat pedesaan gunakan. Ketika menggunakan sistem ini, maka Anda tidak akan mengenal adanya kandang dan bagaimana bentuk kandang tersebut. Asalkan kandang tersebut bisa cukup melindungi ayam dari panas dan dingin, maka kandang tersebut sudah cukup.

Dengan sistem seperti ini tidak heran banyak masyarkat desa yang masih menggunakan sistem ternak ini. Apalagi kondisi di pedesaan dimana banyak pekarangan akan sangat mendukung sistem ternak tradisional. Selain itu, banyak peternak yang menyukai sistem ini karena lebih sedikit hemat biaya untuk pakan. Sebab ketika ayam kampung bebas berkeliaran, maka ia juga bisa mencari tambahan pakan sendiri dengan bebas.

Sayangnya, ketika menggunakan sistem ini produktivitas untuk ternak ayam kampung akan sangat rendah. Pasalnya, ayam kampung akan cenderung lebih liar dan tidak mau masuk kandang. Oleh karena itu, proses perkembang biakan ayam akan menjadi sangat rendah dan asal-asalan. Bahkan belum tentu anak-anak ayam bisa tumbuh dengan baik karena terlalu bebas dan liar.

b. Sistem Ternak Semi-Intensif

Sistem kedua yang bisa Anda pilih adalah semi-intensif. Ketika menggunakan teknik ternak ini, maka Anda tetap bisa beternak ayam dengan bebas dan memanfaatkan perkarangan. Hanya saja, luas area akan jauh lebih kecil dan bisa juga Anda membuat kandang yang intensif untuk ayam. Bentuk kandang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan, bisa bentuk kandang ren atau kandang koloni.

Keunggulan dari sistem ternak semi-intensif adalah produktivitasnya yang lebih baik. Untuk satu kandang bisa Anda gunakan untuk 6 indukan ayam kampung betina dan 1 induk jantan. Telur yang ayam hasilkan juga memiliki peluang lebih besar untuk bisa menetas sebagai anakan.

Anda bisa menggunakan indukan lain untuk mengerami telur. Bisa juga memanfaatkan adanya inkubator telur supaya hasil penetasan telur menjadi lebih optimal. Jikalaupun telur untuk tujuan penjualan, maka kualitasnya juga akan lebih baik.  Jadi, jika memang Anda ingin menerapkan cara ternak ayam kampung cepat panen maka memang sebaiknya pilih teknik semi-intensif.

2. Memilih Jenis Ayam Kampung

Salah satu kunci keberhasilan dari ternak ayam kampung yang cepat panen adalah pemilihan jenis ayamnya. Secara umum, ada 4 (empat) jenis ayam kampung yang terkenal bisa panen dengan cepat dan kualitasnya terbukti bagus. Keempat jenis tersebut adalah:

a. Ayam Kampung Super (Joper)

Jenis yang pertama adalah ayam kampung super atau terkenal dengan jenis joper. Jenis ayam ini merupakan hasil persilangan dari ayam kampung dan ayam petelur. Awalnya, ide persilangan ini muncul karena banyak peternak yang mengeluhkan lamanya proses ternakk ayam kampung murni.

Berkat adanya ayam Joper, waktu budidaya ayam kampung bisa menjadi lebih singkat. Anda hanya membutuhkan waktu kurang lebih 45 sampai 60 hari saja. Tidak hanya lebih singkat, kualitas daging ayam joper juga tidak kalah dengan ayam kampung murni.

b. Ayam Kampung Yudistira (AKY)

Jenis kedua adalah ayam kampung yudistira. Jenis ini terkenal bisa memproduksi telur ayam kampung mencapai 290 butir per ekor ayam tiap tahunnya. Tidak heran jika jenis ayam ini termasuk yang paling stabil dan tinggi dalam hal menghasilkan telur.

c. Ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB)

Ayam ini merupakan hasil inovasi dari Litbang Pertanian. Jenis ini bisa menghasilkan telur 2 kali lebih banyak daripada jenis ayam kampung biasa. Tidak hanya itu ukuran tubuhnya yang besar juga bisa membuat ayam ini untuk tujuan pedaging.

d. Ayam Kampung Sensi 1 Agrinak

Jenis yang terakhir adalah Sensi 1 Agrinak. Jenis ayam ini berasal dari daerah Ciamis, Jawa Barat. Keunggulan dari ayam ini adalah bobotna yang bisa mencapai 9 ons – 1 kilogram hanya dalam waktu 70 hari saja. Postur tubunya juga kuat seperti ayam kampung murni. Tidka heran jika banyak yang memilih jenis ini khusus untuk tujuan pedaging.

3. Pilih Bibit Ayam Berkualitas

Jika Anda sudah memilih varietas ayam kampung, maka selanjutnya adalah memilih bibit ayam yang berkualitas. Untuk mendapatkan bibit ayam terbaik, Anda bisa menetaskan anak ayam sendiri atau membeli DOC (Day Old Chicken) atau ayam yang baru menetas.

Jika membeli DOC, maka pastikan kualitas ayam berasal dari indukan yang memang sehat dan berkualitas. Sebab nantinya ini akan sangat menentukan kecepatan waktu panen dan kualitas panen yang Anda hasilkan. Jangan lupa juga untuk menyesuaikan jumlah bibit ayam dengan luas kandang yang Anda miliki.

Baca Juga: Cara Memilih Bibit Ayam Joper Kualitas Unggul

4. Pemberian Pakan yang Berkualitas

Kunci keberhasilan dari ternak ayam kampung yang cepat panen lainnya adalah pakan. Umumnya, pakan untuk ayam kampung adalah sebannyak 2,2 kilogram untuk setiap ekor ayam. Berikut ketentuan pemberian pakan sesuai dengan usia ayam:

  • 1 minggu usia ayam : 7 gram per hari
  • 2 minggu usia ayam : 19  gram per hari
  • 3 minggu usia ayam : 34 gram per hari
  • 4 minggu usia ayam : 47 gram per hari
  • 5 minggu usia ayam : 58 gram per hari
  • 6 minggu usia ayam : 66 gram per hari
  • 7 minggu usia ayam : 72 gram per hari
  • 8 minggu usia ayam atau lebih : 74 gram per hari

Pakan terbaik yang bisa Anda berikan adalah pakan ayam kampung super yang sudah siap pakai dan bisa Anda beli di toko pakan hewan. Pakan itu nantinya bisa Anda campur dengan dedak, beras merah giling, maupun jagung giling supaya nilai nutrisinya lebih optimal. Selain itu, Anda juga bisa menambahkan pakan lain berupa ampas tahu, talas, tepung ikan, maupun sayuran.

5. Perawatan Ayam Kampung yang Maksimal

cara ternak ayam kampung cepat panen
(sumber gambar: republika.co.id)

Agar pertumbuhan ayam kampung bisa terjaga dengan baik, maka perawatan ayam juga harus maksimal. Perawatan ini meliputi pemberian pakan yang berkualitas, pemberian obat-obatan, dan perawatan ayam yang sakit. Selain itu, kebersihan kandang juga harus Anda perhatikan dengan baik.

Pasalnya, kandang akan memegang peranan yang penting untuk kesehatan ayam kampung. Semakin bersih kandang, maka potensi munculnya virus maupun bakteri yang bisa menyerang ayam akan semakin kecil. Pastikan untuk membersihkan kandang secara rutin dan menyemprotkan desinfektan.

Bagian ventilasi kandang juga harus baik dan mendapatkan sinar matahari secara rutin. Kandang ayam juga harus bebas dari genangan air agar tidak menjadi sarang nyamuk pembawa penyakit. Untuk perawatan tambahan supaya lebih optimal, Anda juga bisa melakukan vaksinasi untuk ayam.

6. Panen

Ketika Anda menjalankan ternak ayam kampung, maka Anda sekaligus ternak telur dan pedaging. Jadi, tidak ada pedoman atau acuan khusus terkait kapan waktu panen ayam kampung bisa Anda lakukan. Sebagai peternak, Anda bebas melihat kapan ayam bisa Anda panen mulai dari hasil telur ataupun dagingnya.

Umumnya, memang panen akan terjadi ketika usia ayam memasuki 6 sampai 8 bulan. Akan tetapi jika pada saat itu harga dari telur maupun daging ayam kampung masih rendah, maka Anda bisa menunggu harga ayam naik. Untuk mengisi kekosongan, Anda bisa menjual telur ayam kampung saja terlebih dahulu. Jika harga ayam kampung sudah naik, barulah menjual dagingnya.

Cara terbaik untuk mendistribusikan ayam kampug baik itu telur atau daging adalah dengan memasarkannya secara langsung ke konsumen. Misalnya untuk kebutuhan suplai restoran, rumah makan, supermarket, maupun langsung menjual kepada pembeli satuan. Dengan cara ini kualitas daging ayam bisa tetap terjaga.

Nah, itulah cara ternak ayam kampung cepat panen yang bisa Anda lakukan. Kunci dari keberhasilan ternak ini adalah pada pemilihan varietas ayam, bibit ayam, dan juga perawatannya. Dengan teknik dan cara yang tepat, panen yang cepat dan berkualitas tidaklagi menjadi hambatan bagi Anda. Selamat mencoba cara ini ya!

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.