5 Cara Ternak Keong Mas yang Benar Dijamin Panen

ternak keong mas

Pernahkah Anda menjumpai keong mas? Hewan ini umumnya bisa Anda temui di area persawahan, tepatnya pada pematang sawah atau menempel pada batang padi. Tidak heran jika banyak orang yang menyebut hewan ini sebagai keong sawah. Meski banyak petani yang berusaha membasmi keong sawah karena dianggap mengganggu pertanian, nyatanya ternak keong mas bisa menjadi peluang usaha yang menjanjikan lho! 

Pasalnya, melansir dari Kementerian Pertanian, keong mas adalah sumber protein yang baik untuk ternak Anda. Di dalam keong mas, Anda bisa mendapatkan 10-14% protein. Tentunya jumlah tersebut sudah sangat cukup sebagai bahan baku dan sumber protein untuk hewan Anda supaya lebih sehat. Dari situlah banyak pelaku ternak hewan seperti sapi, kerbau, hingga pecinta olahan masakan keong mas yang mencari keong ini. Tidak heran jika ternak keong mas bisa menjadi sumber pendapatan bagi Anda. 

Langkah dan Cara Ternak Keong Mas yang Benar

Tidak perlu khawatir saat Anda ingin membudidayakan hewan ini, sebab keong mas sangat mudah untuk Anda budidayakan. Waktu budidayanya juga tergolong sangat cepat. Sebagai gambaran, jika saat ini ada keong mas yang sedang bertelur, maka dalam waktu 1 bulan setelahnya, sudah ada keong mas baru yang siap untuk bertelur. Wow.. sangat cepat bukan? 

Bayangkan apabila budidaya ini Anda lakukan secara intensif, maka akan berlimpah jumlahnya. Jadi, pada artikel ini, kami akan menyampaikan cara ternak keong mas yang orientasinya untuk pakan ternak. Inilah cara selengkapnya:

1. Mempersiapkan Kolam Ternak Keong Mas 

ternak keong mas
(sumber gambar: Sriwijayapost.com)

Untuk lokasi kolam terbaik adalah tempat yang sedikit jauh dari area perumahan. Pasalnya, air kolam akan mengeluarkan bau yang lumayan menyengat dan berbau tidak sedap. Supaya tidak mengganggu kenyamanan, maka lebih baik membuatnya jauh dari rumah. Namun jika memang terpaksa harus membangun kolam dekat rumah, Anda bisa mengatasi bau kolam dengan menggunakan cairan probiotik. Selain menghilangkan bau, pertumbuhan keong mas juga bisa lebih optimal dengan cairan ini. 

Selain itu, pilih lokasi yang mendapatkan cahaya matahari dengan cukup. Tujuannya agar produksi lumut ataupun ganggang yang berguna untuk pertumbuhan keong mas bisa muncul dengan alami. Untuk kolam, Anda bisa memanfaatkan kolam bekas budidaya ikan atau membuat kolam baru yang terbuat dari terpal. 

Pembuatan kolam dari terpal tentu tidak akan semahal kolam yang terbuat dari semen. Luas kolam ini juga bisa Anda sesuaikan dengan luas tempat yang Anda miliki. Namun, pastikan bahwa luas terpal yang Anda pakai harus lebih besar dari ukuran kolam yang akan Anda buat. Sebab, bagian bibir terpal akan menjadi penyangga kolam. 

Misalnya, jika Anda ingin membangun kolam ukuran 4×5 meter, maka setidaknya terpal yang harus Anda siapkan adalah sebesar 5×6 meter. Selain terpal, siapkan juga papa kayu dan bambu yang kuat dan tidak mudah patah. Untuk membuat kolam terpal, awali prosesnya dengan menyusun papan kayu sehingga menjadi bentuk kotak. Kemudian, pasang bambu yang kuat sebagai penyangga dan barulah pasang terpal sebagai dasar kolam.

2. Pengisian Kolam dan Menabur Bibit Keong Mas 

Setelah kolam terpal selesai Anda buat, maka cara ternak keong mas selanjutnya adalah dengan mengisi kolam dengan air. Isi kolam dengan air hingga ketinggian 20 sampai 25 cm. Jika sudah, Anda juga bisa menambahkan ranting, cabang pohon kecil, atau apapun yang sekiranya bisa menjadi media merambat keong mas. Tanaman seperti eceng gondok, apu-apuan, atau tanaman air lainnya juga bisa Anda tambahkan. 

Setelah kolam siap, maka Anda bisa menaburkan bibit keong mas ke dalam kolam. Untuk bibit keong, bisa Anda dapatkan dari habitat aslinya yaitu area rawa-rawa atau persawahan. Dengan begitu, Anda tidak perlu membeli bibit keong di tempat lain. Usahakan untuk memilih bibit keong yang sebelumnya sudah pernah bertelur. Anda bisa mencari bibit ini sebanyak mungkin atau sesuaikan dengan ukuran kolam terpal tempat ternak keong mas. 

Pastikan juga untuk memilih bibit keong yang punya ukuran yang seragam. Tidak perlu bingung mencari keong dengan jenis kelamin yang berbeda. Pasalnya, keong mas tetap bisa bertelur tanpa melalui proses kawin. Setelah mendapat bibit, maka tampung terlebih dahulu bibit-bibit keong dalam wadah baskom selama 1 malam. Saat pagi hari, barulah Anda bisa memindahkan bibit keong mas ke dalam kolam terpal. Caranya adalah sebagai berikut:

  • Ambil keong mas satu persatu dengan perlahan dan masukkan ke dasar kolam terpal 
  • Letakkan keong mas ke dasar kolam terpal dengan perlahan supaya cangkangnya tidak pecah karena terbentur 
  • Jika sudah merata dan semua keong sudah masuk ke kolam, letakkan jaring tipis pada bagian atas kolam terpal. Hal ini bertujuan untuk menutup jalan keluar keong mas supaya tidak kabur 

Baca Juga: Cara Ternak Jangkrik Lengkap dari A-Z Dijamin Mudah! 

3. Keong Mas Masuk Masa Bertelur 

ternak keong mas
(sumber gambar: tanipedia.com)

Setidaknya dalam waktu 7 hari, setelah keong mas pindah ke kolam, mereka akan mulai bertelur. Telur keong mas umumnya akan menyebar ke ranting kayu atau tanaman air lain yang menjadi media merambat mereka. Telur keong mas umumnya akan memiliki warna pink sedikit kemerahan. Jika Anda sudah menemukan banyak keong mas yang bertelur, maka ada beberapa hal yang harus Anda lakukan, seperti berikut: 

  • Pastikan kolam keong mas bersih dan tidak ada hewan lain yang bisa memangsa telur keong mas 
  • Saat proses bertelur tiba, Anda juga bisa menambahkan banyak ranting pohon kecil supaya keong mas lebih banyak memiliki media untuk meletakkan telurnya 
  • Beri pengawasan yang ketat pada telur keong mas hingga menetas jangan sampai ada hewan lain yang bisa menggagalkan penetasan keong mas
  • Dalam proses penetasan ini, induk keong lah yang akan berperan penuh untuk merawat anak-anaknya sampai dewasa 

4. Memelihara dan Perawatan Keong Mas 

Cara ternak keong mas selanjutnya adalah untuk merawat dan memelihara keong mas. Dalam proses ini, yang harus Anda perhatikan adalah 2 (dua) hal, yaitu menjaga dan memberi pakan keong mas. Penjagaan keong mas maksudnya adalah jangan sampai ada hewan lain yang bisa memakan anakan keong yang baru menetas. Maka dari itu, Anda harus dengan sabar mengawasi anakan keong mas sampai tumbuh besar. 

Untuk pakan, sebenarnya anakan keong mas akan mendapatkan pakan alami yang berasal dari lumut ataupun ganggang yang umumnya tumbuh di kolam terpal. Namun, pakan alami saja tidak cukup agar nutrisi bagi keong mas terpenuhi dengan optimal. Untuk itu, Anda bisa menambahkan pakan tambahan berupa sayur dengan jenis daun yang lunak. Contohnya seperti sawi dan selada. 

Tidak perlu selalu memberikan sayuran yang berkualitas tinggi, asalkan kondisinya segar, maka sudah cukup untuk keong mas. Kebutuhan nutrisi bagi mereka sudah sangat cukup dari pakan alami dan tambahan ini. Perlu Anda ingat bahwa pakan tambahan ini bisa Anda berikan sebanyak 3 sampai 4 kali dalam satu hari. Anda bisa memberikan sayur dalam kondisi utuh atau dengan memotongnya kecil-kecil terlebih dahulu. 

Untuk pakan tambahan ini, hanya keong mas dewasa yang akan memakannya. Untuk anakan keong, mereka sudah cukup memakan pakan alami dari lumut, ganggang, dan bahan lain yang berasal dari kolam terpal. Tidak sulit sebenarnya dalam proses perawatan keong mas, hanya saja perhatikan kesehatan dan kelestarian keong supaya bisa tumbuh dengan sehat dan optimal.

5. Panen Keong Mas 

Cara ternak keong mas yang terakhir adalah panen keong mas. Panen keong mas bisa Anda lakukan dalam jangka waktu 1 bulan setelah bibit Anda taburkan ke kolam terpal. Untuk cara panen, bisa Anda lakukan dengan 2 (dua) cara, yaitu sebagai berikut: 

  • Panan secara penuh, dengan mengambil semua keong mas yang sudah siap untuk Anda panen. Setelah itu, ulangi proses ternak keong mas dari awal lagi. 
  • Atau bisa dengan panen parsial. Dalam artian, hanya keong mas yang dewasa saja yang Anda panen. Untuk keong yang masih kecil, bisa Anda biarkan untuk melanjutkan reproduksi mereka dan bisa Anda panen lagi pada masa berikutnya.

Setelah panen selesai, Anda bisa mulai menjual keong mas untuk berbagai kebutuhan. Bisa Anda tawarkan kepada para pelaku usaha ternak sapi dan kerbau, atau bisa juga menawarkannya ke rumah makan atau orang yang menjual keong mas sebagai masakan. Pasalnya, banyak juga penggemar olahan keong mas, apalagi jika menu masakannya pedas. 

Itulah berbagai cara ternak keong mas yang bisa Anda ikuti. Cukup mudah bukan? Selamat mencoba ya! 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.