Manfaat dan Panduan Cara Vaksin Ayam untuk Ternak Berkualitas

cara vaksin ayam

Memiliki hasil ternak ayam yang sehat dan berkualitas tentu menjadi tujuan para peternak. Untuk itu, ada berbagai tahap perawatan yang harus peternak lakukan, salah satunya adalah vaksinasi. Vaksin memang tidak hanya bermanfaat bagi manusia saja, namun untuk ayam adanya vaksinasi bisa membantu meningkatkan kesehatannya. Cara vaksin ayam juga sebenarnya tidak terlalu sulit.

Anda yang sedang atau akan melakukan ternak ayam, sangat dianjurkan untuk memahami betul tentang vaksinasi pada ayam. Tidak perlu khawatir karena caranya sangat mudah dan juga bisa Anda lakukan sendiri. Inilah segala hal yang perlu Anda pahami seputar vaksinasi pada ayam. Yuk, simak!

Vaksinasi dan Manfaatnya untuk Hewan Ternak

cara vaksin ayam
(sumber gambar: kartinian.my.id)

Vaksinasi adalah kegiatan untuk memasukkan produk tertentu ke dalam tubuh hewan. Produk ini maksudnya adalah bibit penyakit yang sudah mati ke dalam tubuh hewan. Tujuan dari kegiatan vaksinasi adalah untuk merancang sistem kekebalan tubuh yang lebih kuat agar bisa melawan infeksi penyakit.

Ketika hewan ternak sudah mendapatkan vaksin, maka tubuhnya akan jauh lebih kebal terhadap suatu penyakit atau beberapa penyakit tertentu. Tingkat keparahan penyakitpun akan menurun. Hewan yang bisa mendapatkan vaksin adalah anjing, kucing, hingga unggas seperti ayam. Inilah beberapa manfaat dari vaksin selengkapnya:

  • Mencegah adanya penularan penyakit dari satu hewan ke hewan lainnya, maupun dari hewan ke manusia
  • Vaksin membuat hewan menjadi jauh lebih sehat dan kebal
  • Bisa membantu mengurangi dan menghindari biaya pengobatan yang mahal akibat terkena penyakit
  • Vaksin melindungi infeksi penyakit yang umum di alam lliar seperti distemper dan rabies

Jadi, secara keseluruhan kegiatan vaksinasi memang sangat penting untuk Anda lakukan. Termasuk jika Anda sedang melakukan ternak ayam.

9 Panduan Cara Vaksin Ayam

cara vaksin ayam
(sumber gambar: solopos.com)

Setelah mengetahui pentingnya vaksinasi, Anda juga harus memahami bagaimana cara vaksin ayam. Tujuannya supaya bisa melakukan kegiatan vaksin sendiri tanpa harus menghubungi dokter. Beberapa jenis vaksin yang bisa Anda gunakan adalah vaksin ND (Newcastle Disease), vaksin IBD intermediate, vaksin IB infectious bronchitis, maupun vaksin AI atau Avian influenza. 

Secara umum, Anda bisa melakukan vaksinasi pada ayam melalui beberapa cara. Inilah pilihan cara vaksin tersebut:

1. Cara Injeksi atau Suntik

Cara pertama yang bisa Anda pilih untuk vaksinasi adalah injeksi atau suntik. Ketika Anda menggunakan cara ini, maka Anda perlu mengecek alat injektor terlebih dahulu. Pastikan bahwa injektor dan semua alat pendukung sudah steril. Vaksin nantinya akan berada dalam sebuah botol dan harus Anda masukkan ke lemari es selama penyimpanan hingga penyuntikan tiba.

Para peternak ayam biasanya akan memilih bagian pangkal paha atau bagian dada ayam sebagai tempat suntik. Sebelum vaksin, pastikan untuk mengocok botol vaksin dengan rata agar tidak ada cairan yang mengendap. Keunggulan dari vaksin cara ini adalah dosisnya yang memang sudah teratur oleh injektor.

2. Melalui Tetes Mata

Cara vaksin ayam kedua adalah melalui tetes mata. Ketika menggunakan cara ini, umumnya dosis yang harus Anda gunakan adalah sekitar 1 ml untuk tiap ekor ayam. Selain itu, Anda harus memastikan bahwa vaksin benar-benar terserap sempurna ke dalam kelopak mata ayam.  Baru lepaskan ayam ketika vaksin benar-benar sudah menyerap.

3. Vaksin Lewat Air Minum

Tidak hanya memasukkan langsung cairan vaksin, Anda juga bisa menggunakan cara melalui air minum. Pastikan air minum yang akan Anda campur dengan vaksin sudah bebas dari klorin maupun berbagai desinfektan lainnya. Selain itu, buatlah ayam berpuasa selama 1 sampai 2 jam terlebih dahulu sebelum vaksinasi.

Ketika menggunakan cara ini, Anda harus menyiapkan vaksin, susu skim (2 gram per liter air), dan juga air bersih. Untuk menghitung banyaknya air bersih yang Anda perlukan, Anda bisa menggunakan rumus berikut ini:

(sumber: chickin.id)

Meski memang langkah vaksinasi ini sangat mudah, akan tetapi kelemahannya adalah seringkali vaksinasi dengan cara ini kurang efektif. Oleh karena itu, sebaiknya pantau dengan ketat selama proses vaksinasi agar ayam bisa menghabiskan air minum dengan maksimal.

4. Tetes Hidung

Anda juga bisa melakukan vaksinasi dengan jalan tetes hidung. Dengan cara ini, Anda harus memasukkan vaksin secara langsung ke dalam lubang hidung ayam. Kurang lebih, caranya sama dengan tetes mata dan pastikan bahwa vaksin sudah benar-benar masuk dan terserap sempurna di bagian hidung.

5. Lewat Mulut atau Cekok

Metode vaksin satu ini terbilang umum dilakukan peternak. Ketika menggunakan cara ini, Anda harus memegang ayam dengan kuat kemudian mencekokan vaksin ke dalam mulutnya secara langsung. Untuk setiap 1.000 ekor ayam maka dosisnya adalah 0,5 cc vaksin per ekor ayam.

6. Suntik Bawah Kulit

Tidak hanya menyuntikkan langsung ke bagian daging, Anda juga bisa memilih cara suntik bawah kulit. Umumnya, peternak akan memilih area sekitar leher ayam. Caranya sendiri hampir sama dengan penyuntikan atau injeksi langsung hanya saja perbedaannya adalah lokasi suntiknya.

7. Vaksinasi Melalui Pakan Ayam

Selain melalui air minum, cara vaksin ayam juga bisa Anda lakukan melalui pakan atau feeding. Vaksin yang sudah Anda siapkan hanya perlu Anda campurkan ke dalam pakan ayam seperti biasa. Setelah itu, silahkan berika campuran pakan dan vaksin pada ayam secara langsung.

Umumnya, para peternak akan menggunakan cara ini ketika akan mengaplikasikan vaksin jenis cocci. Sebelumnya, pastikan juga bahwa pakan yang Anda pilih sudah bebas dari jenis zat preparat antiocci seperti sulfaquinoxaline, amprolium, maupun preparat sulfa lainnya.

8. Tusuk Sayap atau Wing Web 

Metode lain yang melibatkan injektor untuk vaksinasi adalah tusuk sayap atau wing web. Perbedannya, ketika menggunakan cara ini Anda harus menyiapkan jarum bercabang dua yang memang dirancang untuk vaksinasi dengan cara ini. Setelah jarum siap, silahkan larutkan vaksin dan mulai injeksikan ke dalam bagian dalam sayap ayam.

9. Penyemprotan Pada Ayam

Untuk cara terakhir, Anda bisa menggunakan metode penyemprotan pada ayam. Cara ini seringkali peternak pakai untuk memvaksinasi ayam yang baru berusia 1 hari. Untuk langkah pertama, silahkan pasang alat semprot vaksin yang sudah Anda siapkan ke dalam boks atau kandang pemanas. Jika sudah, silahkan masukkan ayam ke dalam kandang pemanas.

Apabila sudah siap, silahkan semprotkan vaksin sebanyak 1 sampai 2 kali. Sementara itu, untuk ayam yang berukuran besar alat spray yang Anda pakai harus berukuran lebih besar dan memiliki model khusus. Cara vaksinasi ini akan sangat efektif untuk lokasi yang tidak banyak angin atau terutup.

Baca Juga: Cara Ternak Ayam Kampung Cepat Panen dan Berkualitas

Langkah Dasar Lain untuk Mencegah Penyakit Pada Ayam Ternak

Selain vaksinasi, ada beberapa langkah penting lainnya yang harus Anda lakukan supaya ayam terhindar dari penyakit. Langkah tersebut adalah:

1. Proses Sanitasi

Tahapan ini harus Anda lakukan agar semua bibit patogen atau bibit penyakit bisa mati. Caranya adalah sebagai berikut:

  • Cuci semua peralatan yang Anda gunakan dalam kandang ayam dengan air bersih dan semprot dengan desinfektan
  • Cuci juga semua peralatan yang sudah tidak terpakai di dalam kandang ayam
  • Melakukan sterilisasi kandang ayam dengan desinfektan secara menyeluruh
  • Cuci kandang ayam menggunakan detergen yang sudah Anda campurkan dengan air bersih
  • Taburkan kapur tohor ke dalam kandang ayam, area sekitar kandang, dan juga lantai kandang
  • Biarkan kandang selama kurang lebih 2 sampai 3 hari supaya semua area benar-benar kering

2. Perhatikan Air Minum, Lingkungan, dan Pakan

Selain melakukan sanitasi, Anda juga harus memperhatikan kualitas pakan, air minum, serta kebersihan lingkungan. Pasalnya, ketiga hal ini akan sangat berperan penting terhadap kesehatan dan juga kekebalan tubuh ayam. Ayam juga akan terbebas dari stress jika kondisi lingkungannya bersih.

3. Isolasi

Ketika Anda menjumpai ayam yang sakit, maka lakukanlah isolasi dengan segera. Pisahkan ayam sakit dengan ayam lainnya di kandang terpisah. Tujuannya agar tidak menularkan penyakit ke ayam lain yang masih sehat. Obati dan berikan perawatan maksimal pada ayam yang sakit. Jika sudah sehat, barulah Anda bisa mengembalikan ayam ke kandang utama.

Nah, itulah manfaat dan cara vaksin ayam yang bisa Anda jadikan referensi. Mengingat betapa pentingnya vaksin, maka jangan sampai Anda melewatkan vaksinasi untuk ayam ternak Anda ya. Dengan begitu, ayam bisa selalu sehat dan bisa menghalau berbagai penyakit berbahaya. Hasilnya, kualitas hasil ternak Anda juga akan meningkat!

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.