Fungsi Sulfur Pada Tumbuhan yang Sangat Penting, Apa Saja?

  • Whatsapp
fungsi sulfur pada tanaman

Halo sobat agribisnis! Selama ini, Anda pasti pernah mendengar tentang belerang atau sulfur. Fungsi sulfur pada tumbuhan ternyata juga terbilang sangat penting lho. Jadi, memang kegunaan dari zat yang satu ini bukan hanya terbatas untuk manusia saja. Tumbuhan juga ternyata membutuhkan adanya zat belerang atau sulfur ini. Lalu, apa saja fungsi dari sulfur tersebut? 

Mengenal Zat Sulfur atau Belerang 

fungsi sulfur pada tanaman
(sumber gambar: kumparan.com)

Sebelum membahas tentang fungsi sulfur pada tumbuhan, agaknya Anda harus memahami dahulu tentang zat ini. Melansir dari laman resmi Wikipedia, belerang atau sulfur adalah salah satu unsur kimia yang ada pada tabel periodik. Lambang dari zat ini adalah S dan juga nomor atomnya adalah 16. Pada dasarnya, belerang tidak memiliki rasa apapun dan berbentuk padat berwarna sedikit kekuningan. 

Sulfur atau belerang ini juga memiliki banyak sekali manfaat untuk kehidupan. Tidak heran jika zat ini termasuk dalam salah satu unsur penting dalam kehidupan manusia maupun tanaman. Bahkan sulfur menempati peringkat kesepuluh (10) dalam daftar unsur yang paling banyak ada di alam ini. Anda bisa menemukan belerang dalam asam amino. Sulfur biasanya bisa Anda temukan dalam pembuatan bubuk mesiu, baterai timbal-asam, dan juga korek api. 

Di alam bebas, Anda bisa menemukan zat sulfur ini dalam endapan bawah tanah dan bersamaan dengan endapan garam. Proses mengambil sulfur dari endapan ini bisa Anda kenal dengan istilah proses Frasch. Setelah mendapatkan cukup pasokan sulfur, maka biasanya zat ini bisa Anda manfaatkan untuk pembuatan asam sulfat atau H2SO4. Sebab kebutuhan akan asam sulfat memang sangat tinggi untuk manusia.  Buktinya, hampir lebih dari 40 juta ton asam sulfat terlibat dalam pembuatan banyak proses industri. 

Baca Juga: Rahasia Cara Budidaya Sirih Merah di Polybag Agar Berdaun Lebat

Fungsi Sulfur Pada Tumbuhan 

Sulfur atau belerang memang menjadi salah satu bahan penting untuk tumbuhan. Tumbuhan akan menyerap sulfur dalam bentuk ion sulfat. Dimana ion sulfat adalah bagian protein yang juga terbentuk dalam thiamine, methionin, dan cystein. Salah satu contoh penggunaan sulfur adalah pada pembuatan pupuk. 

Tidak hanya pupuk, insektisida dan fungisida juga memiliki kandungan sulfur atau belerang di dalamnya. Penggunaan sulfur dalam pupuk ini adalah akibat dari zat ini yang bisa mencegah hama. Atas dasar inilah fungsi sulfur pada tumbuhan memang penting untuk tumbuhan. Selain itu, ada beberapa fungsi sulfur pada tumbuhan lainnya yang penting Anda ketahui: 

  1. Sulfur bisa membantu meningkatkan jumlah kandungan protein dan juga vitamin. Dengan manfaat ini, hasil panen dari tanaman bisa meningkat 
  2. Adanya sulfur juga bisa menambah jumlah anakan dari suatu tanaman. Seperti contohnya pada tanaman padi. Pada tanaman padi, sulfur akan membantu proses sintesis tanaman yang menghasilkan asam amino sistein, metionin, dan juga sistin. Nantinya hasil asam amino ini akan membantu pembentukan protein dalam tanaman padi 
  3. Pertumbuhan dan pembentukan daun juga bisa lebih terbantu dengan adanya sulfur. Sebab, sulfur akan membantu membentuk butir hijau daun yang bisa membuat tampilan daun menjadi lebih hijau dan segar
  4. Sulfur akan berperan dalam proses pembuatan zat gula pada tumbuhan 
  5. Fungsi sulfur pada tumbuhan seperti bawang merah dan bawang putih, akan membantu perbaikan aroma, memperbesar ukuran umbi, dan mengurangi tingkat penyusutannya selama penyimpanan
  6. Sementara itu untuk tumbuhan seperti tembakau, belerang akan membantu memperbaiki kelenturan daun, memperbaiki aroma tumbuhan dan juga warnanya 
  7. Fungsi sulfur pada tumbuhan seperti pepaya adalah untuk membantu mengaktifkan enzim yang membentuk zat papain 
  8. Pembentukan asam amino yang ada pada tumbuhan juga akan terbantu dengan hadirnya belerang 
  9. Tunas pada tumbuhan dan pembentukan bintil pada akar tumbuhan, juga membutuhkan zat sulfur untuk membantu pengoptimalan prosesnya 
  10. Hadirnya sulfur juga bisa membantu meningkatkan tingkat resistensi (kekebalan) tumbuhan pada jenis patogen atau penyakit 

Mengingat betapa pentingnya fungsi sulfur pada tumbuhan, maka tidak heran jika pada pembuatan pupuk tanaman akan selalu ada zat ini. Tentu tujuannya adalah agar pertumbuhan tanaman bisa lebih optimal.

Dampak Jika Tanaman Kekurangan Sulfur 

fungsi sulfur pada tanaman
(sumber gambar: kreditpintar.com)

Umumnya sulfur atau belerang akan bisa Anda temukan dengan mudah pada sisa-sisa tumbuhan dan juga hasil jasad renik yang sudah lapuk. Sementara itu sebagiannya lagi berasal dari batu belerang dari hasil aktivitas vulkanis. Sulfur yang larut dalam air nantinya akan terserap oleh tanaman terutama untuk beberapa tanaman yang memang membutuhkan unsur sulfur ini. Lalu, apakah ada akibatnya jika tumbuhan kekurangan sulfur?

Maka jawabannya adalah ada. Tidak adanya zat belerang atau sulfur jelas akan menimbulkan efek bagi tumbuhan itu sendiri. Beberapa efek tersebut adalah:

  1. Tumbuhan akan cenderung kekurangan zat protein dalam masa pertumbuhannya. Pasalnya, tanpa kehadiran sulfur produkse protein di dalam tumbuhan menjadi kurang aktif dan tidak begitu optimal
  2. Absennya zat belerang atau sulfur juga membuat tumbuhan cenderung lebih mudah untuk terserang penyakit dan juga hama. Sebab asam amino akan menumpuk dan tidak bisa terurai dan terbentuk dengan baik tanpa hadirnya zat sulfur ini. Akibatnya aktivitas fisiologis pada tumbuhan juga akan menurun dengan sangat drastis
  3. Hasil panen juga bisa menjadi lebih rendah tanpa adanya zat sulfur. Selain itu produksi butir hijau pada daun juga menjadi menurun, dan berakibat pada tanaman yang bisa mengalami klorosis atau kekuningan. Proses asimilasi dan juga sintesis karbohidrat pada tanaman juga menjadi lambat.

Jenis Unsur Hara Lain yang Tanaman Butuhkan Agar Tumbuh Optimal 

Dari informasi yang sudah kami sampaikan, memang sangat penting fungsi sulfur pada tumbuhan. Namun bukan berarti hanya sulfur saja yang berperan agar tanaman bisa tumbuh dengan maksimal. Masih ada berbagai unsur hara lain yang berperan dalam proses ini. Beberapa unsur hara yang penting tersebut adalah:

1. Nitrogen (N)

Unsur nitrogen juga memegang peranan yang penting untuk pertumbuhan tanaman. Fungsi dari nitrogen secara umum adalah merangsang pertumbuhan tanaman secara keseluruhan. Terutama pada bagian cabang, batang, dan juga daun. Selain itu, pembentukan hijau daun atau klorofil yang berguna untuk proses fotosintesis juga bisa terbantu dengan adanya nitrogen. Fungsi lain dari nitrogen adalah untuk membentuk persenyawaan organik pada tanaman, membantu pembentukan protein, dan juga lemak.

2. Kalium (K)

Selain nitrogen, kalium juga memiliki fungsi yang penting untuk tumbuhan. Protein dan karbohidrat pada tumbuhan, pembentukannya akan sangat terbantu oleh hadirnya kalium. Kalium pula yang berperan untuk membantu memperkuat bagian tumbuhan seperti bunga, buah, dan daun agar tidak mudah gugur. Tanaman yang memiliki unsur hara kalium juga akan lebih cenderung tahan terhadap penyakit dan juga kondisi kekeringan.

3. Fosfor (P)

Untuk menunjang pertumbuhan akar tanaman, maka unsur hara yang sangat berperan penting adalah fosfor. Fosfor akan membantu pertumbuhan akar benih dan juga tanaman yang masih berusia muda. Unsur hara fosfor juga berperan sebagai bahan mentah untuk pembentukan sejumlah protein tertentu bagi tanaman, mempercepat proses tumbuhnya bunga, pematangan biji, dan juga buah. Proses asimiliasi dan pernapasan tumbuhan juga akan terbantu dengan hadirnya fosfor.

4. Kalsium (Ca)

Tidak hanya bagi kesehatan tulang dan gigi manusia, nyatanya kalsium juga sangat berperan penting untuk pertumbuhan tanaman. Pada tumbuhan, kalsium akan berperan untuk merangsang terbentuknya bulu-bulu pada akahar, merangsang pembentukan biji, dan juga membantu mengeraskan batang tanaman. Selain itu untuk batang dan juga daun, kalsium akan berperan untuk menetralisir hadirnya senyawa yang tidak baik untuk pertumbuhan tanaman.

5. Magnesium (Mg)

Unsur hara lain yang juga sangat berperan penting bagi pertumbuhan tanaman adalah magnesium. Fungsi magnesium adalah untuk membantu terbentuknya daun tanaman yang hijau dan mengandung banyak lemak dan minyak-minyak. Proses transportasi fosfat pada tanaman juga akan sangat terbantu dengan hadirnya magnesium.

Selain 5 (lima) unsur hara tersebut, masih ada banyak unsur hara lain yang berperan penting untuk tanaman. Mulai dari klor, mangan, besi, tembaga, boron, seng, molibdenum, termasuk sulfur itu sendiri.

Itulah ulasan lengkap mengenai fungsi sulfur pada tanaman yang harus Anda pahami. Mengingat betapa pentingnya sulfur dan berbagai unsur hara lain bagi tumbuhan, maka tidak heran jika berbagai unsur hara ini harus terdapat pada tanah. Selain itu juga bisa Anda tambah jumlahnya melalui pupuk. Dengan unsur hara yang kaya, maka pertumbuhan dari tanaman pun menjadi lebih optimal.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *