Breaking News

Ide Bisnis Tanaman Hias Saat Pandemi

Tidak terasa dua tahun berlalu sejak pertama kali Pemerintah menetapkan Virus Covid 19 sebagai wabah pandemi. Pemerintah melakukan berbagai upaya untuk mencegah penularan wabah tersebut di masyarakat, mulai dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga larangan mudik lebaran 2021. Selain itu pemerintah membuat tagar-tagar yang berisi ajakan antara lain #dirumahaja, #BersatuLawanCovid19 hingga #TidakMudik2021. Apa yang menjadi aktivitas Sobat dalam mematuhi aturan pemerintah tersebut? So pasti, Sobat Agribisnis dan lapisan masyarakat yang lain akan “Stay at Home“. Kondisi demikian apakah mengurangi pendapatan Sobat sekalian? Pada awalnya jawabnya “iya”. Namun sebenarnya masih banyak bagi Sobat memanfaatkan peluang untuk berbisnis. Salah satu yang akan kita bahas adalah ide bisnis tanaman hias saat pandemi. Mengapa bisnis tanaman hias? Karena pada masa pandemi ini untuk menciptakan suasana segar kesejukan rumah perlu menanam tanaman hias.

Bisnis Tanaman Hias Saat Pandemi Sebagai Hobi.

Mulai Hobi dari bibit
Sumber: congerdesign/Pixabay

Untuk memulai bisnis tanaman hias ini, langkah awal yang Sobat lakukan adalah menjadikan menanam tanaman hias sebagai hobi. Hobi memiliki arti suatu kegemaran yang kita lakukan disaat waktu senggang. Dengan menjadikan menanam tanaman hias sebagai hobi, maka dengan sendirinya Sobat akan berupaya menyalurkan kegemaran tersebut. Tentunya Sobat Agribisnis akan berupaya mencari informasi tentang berbagai jenis tanaman hias dan bagaimana cara merawat setiap tanaman hias tersebut.

  • Mengenal Berbagai Jenis Tanaman Hias. Berangkat dari hobi tanaman hias akan membuat Sobat ingin mengetahui lebih banyak tentang varian-varian tanaman hias. Sehingga akan menambah cakrawala pengetahuan tentang hias seperti tanaman anggrek hitam, janda bolong, sri rejeki, bonsai, anthurium dan lain sebagainya.
  • Kuasai Perlakuan Terhadap Tanaman. Setelah mengetahui berbagai tanaman hias, Sobat juga harus mengetahui bagaimana perlakuan terhadap setiap tanaman tersebut, Karena setiap tanaman hias yang berbeda jenis dan kelasnya akan mendapat perlakuan yang berbeda pula. Hal ini penting menjadi perhatian agar tanaman hias yang akan di publish ke konsumen dalam kondisi yang segar dan dapat bertahan hidup lama. Untuk mengetahui perlakuan terhadap setiap jenis tanaman hias, Sobat Agribisnis dapat mempelajarinya melalui literatur yang sesuai atau melalui website-website tentang agribisnis seperti http://hasilbumi.net.

Memantau Bisnis Tanaman Hias Yang Trending.

Bagi Sobat yang mempunyai modal pas-pasan, dalam memulai bisnis tanaman hias saat pandemi ini harus merencanakan dengan matang. Sobat Agribisnis harus tepat dalam menentukan jenis tanaman yang banyak peminatnya di masyarakat atau tanaman hias yang sedang tren. Oleh karenanya harus senantiasa memantau tren tersebut. Dalam memantau tanaman hias yang sedang tren, Sobat dapat mengumpulkan informasi dari pedagang tanaman atau melalui media sosial yang menjadi topik pembicaraan.

  • Informasi Dari Pedagang Tanaman. Untuk mengetahui tanaman hias yang menjadi tren di masyarakat,
    Gambar:Michael Schwarzenberger/Pixabay

    Sobat dapat menggali informasi dari pedagang tanaman hias. Para pedagang tanaman hias tersebut merupakan pelaku pasar yang mengetahui tanaman memiliki peminat paling banyak. Dari informasi tersebut, Sobat dapat membeli tanaman hias, baik masih berupa bibit ataupun sudah menjadi tanaman.

  • Berita Di Media Online/Sosial. Selain itu dalam memantau tren bisnis tanaman hias, Sobat dalam melihat melalui media online/sosial. Dari pemberitaan di media online tersebut dapat mengetahui tanaman hias yang banyak mendapat omzet pembelian. Selain itu dapat juga mengetahui tanaman hias yang memiliki potensi majadi tren kedepannya. Sebagai langkah bisnis, sebaiknya Sobat membeli atau menanam sendiri tanaman yang memiliki potensi cukup besar menjadi tren kedepannya.

Jalin Kerjasama Dengan Pelaku Tanaman Hias. 

Setelah mengetahui tanaman yang menjadi tren saat ini dan akan datang, Sobat harus dapat memastikan memiliki tanaman tersebut. Dalam hal ini guna memudahkan memiliki tanaman yang dimaksud, dapat menjalin kerjasama dengan pelaku bisnis tanaman hias yang lain. Pelaku bisnis tersebut adalah pedagang/pengepul sebagai penyedia tanaman dan pengguna tanaman sebagai buyer/pembeli tanaman.

  • Penyedia Tanaman. Menjalin kerjasama dengan penyedia tanaman ini sangat perlu agar dapat menjamin ketersediaan tanaman yang Sobat butuhkan. Selain itu kerjasama ini berguna apabila Sobat tidak memiliki halaman yang cukup luas untuk menanam atau merawat tanaman hias yang sudah dibeli. Sobat dapat menitipkannya untuk sementara ke pedagang/pengepul tanaman tersebut.
  • Pengguna Tanaman. Terhadap pengguna tanaman/buyer, harus memiliki hubungan yang baik. Agar kelak pembeli tanaman akan menghubungi Sobat apabila membutuhkan tanaman tertentu, baik dalam jumlah kecil maupun jumlah besar.

Jurus Jitu Pemasaran Tanaman Hias Saat Pandemi.

Pada masa pandemi ini, seperti anjuran dari rumah sebaiknya #dirumahaja maka bukan berarti kita tidak dapat memasarkan tanaman hias yang sedang tren. Sobat dapat memanfaatkan media sosial dan jejaring pertemanan yang sudah Sobat bangun.

  • Manfaatkan Media Sosial. Setiap orang dan sohib-sohib Sobat semua tentunya pasti memegang gadget berupa handphone. Dan saat memegang handphone tersebut pasti aktif dalam bermedia sosial. Nah, melalui media sosial ini Sobat dapat upload di status Sobat tanaman hias yang akan Sobat tawarkan. Karena dengan melihat status Sobat berupa gambar tanaman hias, maka dengan sendiri akan menanyakan perihal tanaman hias tersebut.
  • Manfaatkan Jaring Pertemanan. Jaring pertemanan merupakan wahana yang efektif dalam membantu memasarkan tanaman Sobat. Hubungan pertemanan tersebut bak jaring laba-laba yang saling terhubung erat satu sama lain. Sehingga dari satu teman, berita dapat menyebar ke teman yang lain dan seterusnya.
  • Pengiriman Barang Yang Bagus. Menjamin barang sampai tujuan dengan aman dan tanpa cacat merupakan hal yang mutlak. Apapun barangnya dan kemanapun barang tersebut dikirimkan, Sobat harus meyakinkan bahwa barang akan sampai ke konsumen dalam kondisi bagus. Oleh karenanya, harus memilih jasa pengiriman barang yang terpercaya. Termasuk dalam pengemasan barang, Sobat harus benar-benar memperhatikan pengepakannya. Yakinkan bahwa pada saat packing dan delivery barang dalam kondisi utuh, bahkan tidak ada daung yang patah sekalipun.

Mendengar Masukan Dari Konsumen

Konsumen adalah raja. Kepuasan konsumen menjadi modal utama dalam berbisnis. Apa yang perlu mendapat masukan dari konsumen? Sebagai seller harus menanyakan bagaimana tingkat kepuasan buyer/konsumen dari mutu tanaman hias hingga kondisi tanaman hias tersebut saat sampai ditangan konsumen.

  • Sebagai Bahan Masukan. Masukan dari konsumen sangat penting menjadi perhatian, karena untuk meningkatkan mutu barang dan pelayanan ke depannya. Kepuasan dari konsumen akan menjadi “iklan berbisik” yang dapat menyebar dengan cepat. Tentunya apabila berita yang menyebar merupakan berita positif maka dapat meningkatkan penjualan tanaman hias masa pandemi ini. Namun apabila terjadi sebaliknya maka akan menimbulkan kerugian bagi seller.
  • Menentukan Tanaman Hias Favorit. Berdasarkan masukan dari konsumen pula lah, Sobat Agribisnis dapat mengetahui tanaman hias favorit pada masa pandemi ini. Terutama apabila tanaman hias tersebut dapat meminimalisir dampak dari penyebaran virus Covid 19 tersebut.

Demikian Sobat Agribisnis, 5 ide bisnis tanaman hias saat pandemi. Selamat mencoba.

Check Also

Download Preset Lightroom Selebgram Gratis

Download Preset Lightroom Selebgram Gratis, Di cari para Photography Amatir

Hasilbumi.net – Download Preset Lightroom Selebgram Gratis, Di cari para Photography Amatir. Buat kalian yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published.