Breaking News

Jenis Kura-Kura Darat untuk Dipelihara dan Tips Merawatnya

Jika Anda berniat memiliki hewan peliharaan yang unik, maka kura-kura bisa menjadi pilihan. Hewan yang satu ini memang sangat populer dan terbilang mudah perawatannya. Ada beberapa jenis kura-kura darat dengan keunikan dan karakteristiknya tersendiri. Semua bisa Anda pilih sesuai dengan preferensi masing-masing. Lalu, apa saja jenis tersebut? Inilah ulasan selengkapnya.

6 Jenis Kura-kura Darat Peliharaan

jenis kura-kura
(sumber gambar: idntimes.com)

Pada dasarnya, Anda bisa memilih jenis kura-kura darat atau kura-kura air tawar. Jika air tawar, maka jenis tersebut akan membutuhkan air sebagai tempat hidupnya agar umurnya panjang. Sementara kura-kura darat atau tortoise cenderung lebih banyak menghabiskan waktunya di darat.

Dengan pola hidupnya yang seperti ini, tidak mengherankan apabila lebih banyak orang yang menyukai tortoise untuk peliharaan. Inilah beberapa jenis tortoise yang bisa Anda pelihara:

1. Kura-Kura Ambon

Jenis yang pertama adalah kura-kura ambon yang memang berasal dari Indonesia. Kawasan persebarannya adalah di Ambon, Maluku, hingga ke daratan India serta Malaysia. Nama latinnya adalah Cuora amboinensis dan bisa memiliki usia yang panjang mencapai 30 tahun. Walau masuk dalam kura-kura air tawar namun pemeliharaannya yang mudah, membuatnya layak menjadi pertimbangan.

Untuk ukuran tubuhnya sendiri terbilang sedang. Bentuk bagian tempurungnya bulat dan terlihat seperti batok kelapa yang kokoh. Kura-kura ini bisa Anda beli dengan harga yang masih terbilang terjangkau, yaitu Rp.60.000 sampai Rp. 350.000 untuk setiap ekornya. Meski begitu, Anda harus membelinya dari hasil budidaya karena menurut data dari IUCN Red List, jenis ini rentan terhadap kepunahan.

2. Indian Star

Jenis tortoise yang satu ini memang bisa Anda pelihara, namun sama seperti jenis ambon, jenisnya sudah terancam punah. Untuk itu jika memang ingin memeliharanya Anda harus benar-benar membeli dari hasil budidaya. Tortoise ini berasal dari negara India dan mmiliki keunikan pada motif tempurungnya.

Nama star berasal dari motif tempurung yang terlihat seperti bintang. Corak warna dominannya adalah hitam kecoklatan. Makanan utamanya adalah sayuran yang bisa Anda kombinasikan dengan buah-buahan.

3. Eared Slider atau Kura-kura Brazil

Dari semua jenis yang ada, kura-kura Brazil bisa dikatakan sebagai yang paling populer di Indonesia. Anda bisa menemukan tortoise ini di banyak toko hewan atau pasar hewan dengan harga yang murah. Meski murah, namun warna dan motif tubuhnya juga cantik yang merupakan perpaduan antara warna hijau dan merah pada bagian telinganya.

Selain itu, banyak yang menyukainya karena perawatannya yang mudah. Anda cukup menyiapkan sebuah akuarium sesuai dengan ukuran tubuhnya. Pada akuarium tersebut berikan sedikit air dan sinari dengan lampu reflektor. Anda juga bisa meletakkan akuarium pada lokasi yang terkena sinar matahari. Makanannya juga terbilang mudah Anda jumpai yaitu wortel, pisang, pepaya, daging ayam, telur, hingga pelet atau voor.

4. Kura-kura Sulcata

Jenis kura-kura darat selanjutnya adalah sulcata. Tortoise ini memiliki perpaduan warna kuning dan juga coklat yang cantik. Warnanya yang mencolok membuat banyak orang menyukai tortoise yang satu ini. Cara untuk memeliharanya juga sangat mudah, Anda hanya cukup menyiapkan akuarium dengan sedikit air.

Untuk makanannya sendiri, Anda harus memberikan bahan makanan yang tidak mengandung banyak air. Misalnya wortel, pepaya, kangkung, dan pisang. Sebab jenis ini terkenal cukup sensitif terhadap bahan makanan yang mengandung banyak air.

Apabila perawatannya benar usia kura-kura sulcata bisa sangat panjang bahkan mencapai usia 150 tahun. Tidak hanya berusia panjang, namun bobotnya juga bisa mencapai 105 kilogram. Dengan bobot tersebut, ukuran tubuhnya memang sangat besar.

5. Kura-Kura Elongata

Tortoise satu ini memiliki daerah persebaran kawasan yang tropis khususnya di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Ini membuat tortoise elongata sangat membutuhkan paparan sinar matahari untuk kenyamanan hidupnya.  Ukuran tubuhnya bisa mencapai 30 cm.

Yang unik, elongata betina justru akan memiliki tubuh yang lebih besar daripada yang jantan. Perawatannya juga tergolong mudah. Selain perlu mendapatkan sinar matahari, Anda juga bisa memberikan banyak variasi makanan. Mulai dari sayuran dan daun, plus kombinasi telur, daging, hingga daging siput.

6. Kura-Kura Cherry Head 

Dengan warna dan bentuk tubuh yang seperti buah ceri, tortoise yang satu ini memang terlihat sangat unik dan juga cantik. Warna tubuhnya kemerahan dan memiliki gradasi putih dan coklat yang unik. Daerah persebarannya adalah di Paraguay dan Brazil, serta bisa hidup sampai usia yang cukup panjang yaitu mencapai 50 tahun lamanya. Sementara itu untuk jenis makanannya juga sangat fleksibel, Anda bahkan bisa memberikan cacing tanah untuk makanan tambahan.

Baca Juga: 5+ Ikan Cupang Termahal untuk Peliharaan atau Bisnis

Tips Merawat Kura-Kura Darat atau Tortoise 

jenis kura-kura
(sumber gambar: okdogi.com)

Kunci keberhasilan memelihara tortoise adalah perawatannya. Meski terbilang mudah, ada beberapa tips yang bisa Anda ikut. Inilah beberapa tips tersebut:

1. Pemilihan Kura-Kura

Perlu Anda ketahui, jenis kura-kura yang memang hasil budidaya akan memiliki daya tahan tubuhh yang lebih baik daripada yang merupakan hasil tangkapan dari alam. Pasalnya, tortoise akan lebih mudah stress akibat penangkapan dan melewati perjalanan yang panjang. Untuk itu supaya bisa memeliharanya dengan baik, pastikan Anda memilih tortoise yang berasal dari budidaya.

Ketika membelinya, pastikan juga kondisi fisik kura-kura. Cek secara detail apakah terdapat kelainan atau cacat pada fisiknya. Periksa bagian hidung, mata, dan tidak ada bengkak pada kakinya. Tempurungnya juga harus kuat dan bebas dari goresan. Anda juga bisa memeriksakan kura-kura ke dokter hewan terlebih dahulu supaya bebas dari infeksi parasit sebelum sampai di rumah.

2. Kandang (Akuarium)

Untuk tempat tinggal, sangat penting bagi Anda untuk membuatnya mirip dengan habitat asli. Inilah rincian kebutuhan kandang tortoise: 

a. Material

Untuk material kandang, Anda bisa menggunakan akuarium atau kolam kecil yang terbuat dari tembok. Berikan pembatas juga berupa kayu supaya area geraknya terbatas dan tidak kabur keluar.

b. Ukuran

Untuk ukuran kandang, bisa Anda buat minimal 1×1 meter. Jangan terlalu kecil karena bisa membuatnya stress jika tidak memiliki ruang gerak yang cukup. Sementara untuk tinggi kandang, usahakan 2 sampai 3 kali lipas dari panjang tubuhnya agar tidak bisa memanjat.

c. Lokasi dan Penutup Kandang

Setelah itu tempatkan kolam atau kandang pada lokasi yang terkena paparan matahari supaya ia bisa berjemur. Sediakan juga tempat untuk berteduh supaya jika terlalu panas, ia bisa mendinginkan tubuh. Penutup kandang harus Anda buat untuk mencegah tortoise keluar dari kandang sekaligus menjaganya. Anda bisa menggunakan papan kayu maupun material kawat untuk penutup ini.

c. Tempat Persembunyian

Anda juga perlu menyediakan tempat persembunyian bagi kura-kura. Jumlah persembunyian ini harus sesuai dengan jumlah tortoise yang Anda pelihara. Sebab ini akan berguna sebagai tempatnya untuk beristirahat ketika tidur. Material tempat persembunyian ini bisa terbuat dari kayu maupun plastik.

d. Kolam Air

Meski merupakan jenis darat, namun tortoise tetap membutuhkan kolam air sebagai tempatnya berendam dan mendinginkan tubuh. Kolam ini tidak perlu Anda buat dengan ukuran yang besar, 2 kali ukuran tubuhnya saja sudah cukup. Supaya air kolam tidak mudah kotor, Anda bisa meletakkan bagian dasar kolam dengan batu-batuan atau kerikil.

Pada sekeliling kolam juga bisa Anda tambahkan dengan beberapa ranting kayu kecil dan tanaman kecil yang tidak mengandung racun. Tujuannya sebagai tempat bermain dan berkeliling tortoise supaya lebih aman dan nyaman.

3. Makanan untuk Tortoise 

Perlu Anda pahami bahwa kura-kura merupakan jenis hewan pemakan segala atau omnivora. Ia bisa makan sayuran, buah, atau bahkan hewan kecil lain seperti daging cacing atau siput. Hanya saja Anda tetap harus memperhatikan asupan nutrisi yang masuk dan semuanya harus berimbang.

Anda tidak bisa membiarkannya makan sembarangan karena bisa menggangu keseimbangan kesehatannya. Jika memang Anda memberikan sayuran, maka imbangi dengan memberikan asupan daging, begitupun sebaliknya. Anda bisa menyusun jadwal yang pasti agar bisa rutin untuk memberikan asupan yang beragam.

Nah sobat agribisnis, itulah beberapa jenis kura-kura darat yang untik dan bisa Anda pelihara sekaligus tips untuk merawatnya. Cukup mudah bukan perawatannya? Yang terpenting adalah bagaimana memberikan perhatian dan perawatan yang optimal supaya kura-kura bisa tumbuh dan hidup dengan aman dan nyaman. Jadi, apakah Anda tertarik utnuk memelihara kura-kura?

Check Also

8 Tipe Sakit Mata Pada Kucing

8 Tipe Sakit Mata Pada Kucing

Selamat Datang di Web Hasilbumi.net, tempat beraneka ragam berbagai budidaya yang hendak dihidangkan dalam website ini dengan cara rinci serta perinci. Dibawah ini aku hendak mangulas modul mengenai Sakit Mata, selanjutnya uraiannya: Di Indonesia sendiri, aku apalagi sudah memandang beberapa besar kucing serta pengkhususan lokal aku berkeliaran. Banyak orang kekurangan tipe ini ataupun tidak menyukainya [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published.