Metode Tanam Kecambah Kedelai yang Mudah dan Cepat Panen

kecambah kedelai

Halo sobat agribisnis! Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan kecambah kedelai. Salah satu jenis kecambah ini memang banyak sekali kegunaannya termasuk untuk konsumsi. Anda bisa menemukan kecambah kedelai dengan mudah di banyak menu makanan. Jenis kecambah ini memang terbilang sangat kaya akan nutrisi, sehingga sangat baik untuk Anda konsumsi.

Selain mudah Anda jumpai, cara menanam kecambah kedelai juga ternyata sangat mudah lho. Bahkan penanaman ini bisa Anda lakukan sendiri di rumah dengan menggunakan peralatan dan bahan yang sederhana. Hasil panennya bisa menjadi konsumsi pribadi atau bisa juga Anda jual sebagai produk pertanian organik. Lalu, bagaimana cara menanamnya? Inilah cara lengkapnya.

Menanam Kecambah Kedelai yang Mudah dan Cepat Panen

Pada dasarnya, penanaman kecambah kedelai ini akan sangat mudah untuk Anda lakukan. Anda juga bisa menggunakan 2 (dua) cara penanaman yang berbeda. Perbedaan cara penanaman ini adalah pada metode dan media tanam yang bisa Anda gunakan. Metode pertama tanpa menggunakan media tanam, sedangkan kedua menggunakan media tanam berupa kapas. Inilah beberapa langkah penanaman tersebut:

1. Menanam Tanpa Media Tanam

kecambah kedelai
(sumber gambar: gitacinta.com)

Cara penanaman kecambah kedelai atau tauge yang pertama adalah dengan tidak menggunakan media tanam. Untuk cara yang pertama ini, air dan wadah penanaman adalah faktor utama keberhasilan penanaman tauge. Untuk bahan-bahan yang harus Anda siapkan adalah:

  • 1 cangkir kacang kedelai sekitar 180 gram
  • Air secukupnya
  • Sebuah mangkuk atau pot
  • Baskom
  • Kain tebal
  • Kain berwarna hitam
  • Saringan
  • Karet gelang

Setelah itu, cara menanam yang harus Anda lakukan setelahnya akan melalui 3 (tiga) tahapan. Tahapan tersebut adalah tahap penyemaian pertama, kedua, dan ketiga. Tujuan penyemaian ini adalah untuk mendapatkan hasil panen kecambah kedelai yang maksimal dan berkualitas baik. Berikut adalah cara menanamnya:

a. Rendam Kacang Kedelai

Langkah pertama, silahkan siapkan terlebih dahulu 180 gram kacang kedelai yang akan Anda tanam. Setelah itu, masukkan kacang kedalam saringan dan cuci menggunakan air sampai benar-benar bersih. Apabila masih ada gelembung yang muncul ketika mencuci kedelai, maka cuci terus sampai gelembungnya hilang. Jika sudah benar-benar bersih, lalu pindahkan kacang kedelai ke dalam sebuah mangkuk yang berisi air dan rendam selama 24 jam. Hal ini supaya biji kacang bisa tumbuh dengan maksimal dan tidak gagal dalam penanamannya nanti.

b. Penyemaian Kedelai Tahap Pertama (Hari Pertama dan Kedua)

Langkah selanjutnya adalah menyemaikan kacang kedelai di tahapan pertama. Setelah melalui proses perendaman selama 24 jam, maka kedelai akan menjadi jauh lebih besar. Anda kemudian bisa meniriskan kkedelai tersebut dan cuci lagi sampai benar-benar bersih.

Sembari mencuci ini, Anda juga bisa sembari melakukan penyortiran pada kedelai yang rusak atau tidak berkualitas baik. Jangan tetap menggunakan biji kedelai tersebut karena hasil panennya nanti tidak berkualitas dan malah membusuk. Selain itu, kedelai yang kualitasnya buruk juga bisa menulari pada kedelai yang masih sehat. Jadi, jangan sampai tidak membuang kedelai yang jelek ya.

Setelah itu, Anda bisa mulai mempersiapkan pot sebagai tempat penyemaian yang pertama. Untuk potnya sendiri Anda bisa langsung memilih jenis pot yang memiliki banyak lubang pada bagian bawahnya atau membuat lubang sendiri. Anda bisa melubangi pot dan berikan banyak lubang. Tujuan adanya lubang ini adalah agar kedelai bisa bernafas dengan lebih leluasa dan tidak ada genangan air yang bisa membuat kedelai jadi busuk

Jika sudah tersedia media penanamannya, maka selanjutnya adalah memasukkan kacang kedelai ke dalam pot tersebut. Jika sudah, masukkan lagi pot tersebut ke dalam sebuah baskom yang lebih besar. Jadi urutannya adalah kedelai, kemudian pot, dan terakhir baskom.

Setelah itu, ambil kain berwarna hitam yang sudah Anda siapkan sebelumnya, dan tutup bagian atas baskom dengan kain hitam sampai benar-benar rapat. Tambah lagi kain penutup dengan kain yang lebih tebal agar baskom benar-benar tertutup dengan rapat. Jika sudah, letakkan baksom berisi kedelai ini di tempat yang gelap. Tujuannya agar kedelai bisa tumbuh menjadi kecambah dengan optimal.

c. Penyemaian Kedelai Tahap Kedua (Hari Ketiga)

Setelah kedelai Anda diamkan di tempat yang gelap selama 1 hari, maka Anda bisa melihat pertumbuhan pada kedelai tersebut. Kedelai sudah mulai memiliki akar yang masih kecil dan pendek. Namun, pertumbuhannya belum terlalu maksimal. Untuk itulah Anda membutuhkan proses penyemaian tahap kedua pada hari ketiga.

Siram kecambah ini menggunakan air supaya segar kembali kondisinya. Setelah itu, letakkan sebuah ganjalan dibawah pot di dalam baskom. Tujuannya agar akar dari kedelai bisa tetap memanjang dengan sepurna. Jika sudah, kembali tutup baksom menggunakan kain hitam dan kain tebal sampai benar-benar rapat. Letakkan di tempat gelap kembali agar bisa lanjut pertumbuhannya.

d. Penyemaian Kedelai Tahap Ketiga (Hari Keempat)

Pada penyemaian ketiga ini, kondisi kecambah kedelai sudah terbilang hampir jadi, namun belum bisa Anda panen. Kondisi akarnya sudah memanjang dan memiliki tampilan yang segar. Cara penyemaian ketiga ini sama dengan hari sebelumnya, yaitu menyiram kembali kedelai dengan air supaya kondisinya bisa segar kembali. Setelah itu, masukkan lagi ke dalam pot dan baskom lalu tutup menggunakan kain kembali.

e. Panen (Hari Kelima)

Panen kecambah kedelai sudah bisa Anda lakukan pada hari kelima. Sangat cepat bukan? Pada hari kelima, kondisi kedelai sudah benar-benar menjadi tauge dengan sempurna. Akarnya panjang dan memiliki tampilan yang sangat segar. Untuk memanennya juga sangat mudah, Anda hanya cukup menyiram tauge di bawah air mengalir. Tujuannya agar tauge mudah untuk Anda keluarkan dari pot.

Setelah menyiramnya, coba keluarkan semua tauge tersebut secara perlahan dari dalam pot. Jangan sampai tauge menjadi rusak karena Anda tidak perlahan-lahan saat melepasnya. Jika sudah, pindahkan ke wadah lain dan tauge kedelai siap untuk Anda konsumsi atau jual!

Baca Juga: Panduan Sistem Tumpang Sari Jagung dan Cabe

2. Menanam dengan Media Kapas

kecambah kedelai
(sumber gambar: pastiseru.com)

Cara menanam kecambah kedelai selanjutnya adalah dengan menggunakan media kapas. Selain kacang hijau, kapas juga bisa menjadi media tanam kedelai. Caranya juga sangat mudah seperti penanaman tanpa media tanam. Bahan yang harus Anda siapkan adalah:

  • Kedelai
  • Kapas (harus kapas biasa atau kapas tanam, jangan menggunakan kapas kecantikan)
  • Gelas plastik atau wadah lain
  • Air

Setelah semua bahan siap, langkah penanamannya adalah:

a. Menyiapkan Bibit Kedelai

Pilih bibit dari kedelai dengan kualitas terbaik. Setelah itu, rendam biji kedelai di air selama kurang lebih 24 jam. Ganti air sebanyak 4 sampai 5 kali selama perendaman. Jika sudah tiriskan, dan biji siap untuk Anda tanam.

b. Membuat Media Tanam

Langkah pertama, silahkan masukkan kapas ke dalam gelas plastik atau wadah lain yang Anda punya. Setidaknya ketebalan kapas sekitar 2 sampai 4 cm di dalam gelas agar kedelai punya media tanam yang cukup. Setelah itu, silahkan basahi kapas menggunakan air namun jangan terlalu basah. Anda bisa menggunakan botol spray supaya air bisa lebih merata dan tidak terlalu menggenangi kapas.

c. Menanam Kedelai

Setelah benih sudah Anda rendam dan tiriskan, maka angin-anginkan dahulu sampai benar-benar kering. Baru setelah itu sebarkan biji kedelai pada media kapas yang sebelumnya sudahh Anda siapkan dan basahi air. Pastikan memberi jarak pada tiap biji kedelai agar bisa tumbuh dengan optimal dan leluasa.

d. Merawat Kedelai

Untuk perawatannya, Anda cukup menyiram media tanam setiap 2 sampai 3 hari sekali supaya kapas tetap lembab. Selain itu, letakan gelas plastik pada lokasi yang mendapat sinar matahari yang cukup di pagi hari. Namun jika hari sudah siang, pindahkan gelas plastik ke lokasi yang teduh.

e. Panen

Dengan penanaman menggunakan media kapas, Anda bisa memanen kecambah kedelai pada hari ke-7 (ketujuh) setelah penanaman. Cukup ambil kecambah secara perlahan dan kumpulkan pada satu wadah dan cuci bersih. Buang bagian kulit yang berwarna hijau. Setelah itu, barulah kecambah bisa untuk Anda olah.

Nah sobat agribisnis, itulah 2 cara menanam kecambah kedelai yang mudah dan cepat panen. Kedua cara ini bisa Anda praktekkan sendiri di rumah. Tinggal sesuaikan saja banyaknya kedelai yang ingin Anda tanam. Umumnya 1 kilogram kedelai akan menjadi 2.5 sampai 3.5 kilogram kecambah kedelai. Selamat mencoba penanaman ini ya!

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.