Breaking News

Berkenalan dengan Kelinci Flemish Giant dan Berbagai Ciri Khasnya

Siapa yang tidak menyukai kelinci? Hewan lucu yang satu ini memang sangat menggemaskan dan banyak menjadi hewan peliharaan yang lucu. Salah satu jenis kelinci yang bisa menjadi hewan peliharaan adalah kelinci Flemish Giant. Jenis kelinci ini sangat populer namun keberadaan ras murninya di Indonesia memang sudah semakin sulit Anda temui.

Padahal ras murni dari FG sangat memiliki keunikan dan ciri khas yang membuatnya berbeda dengan kelinci lain. Inilah berbagai hal yang harus Anda ketahui tentang jenis kelinci FG. Yuk, simak sampai akhir!

Asal Kelinci Flemish Giant

kelinci flemish giant
(sumber gambar: petkeen.com)

Kelinci Flemish Giant adalah salah satu jenis kelinci yang memiliki ukuran tubuh besar. Nama lain dari FG adalah Vlaamse Reus. Jika melihat sejarahnya, maka kelinci FG memiliki perjalanan yang panjang. Asal dari kelinci ini adalah dari Negara Belgia. Pada abad ke-16 banyak orang yang mulai membesarkan dan beternak jenis kelinci FG. Tepatnya pada daerah Flandres atau daerah dekat Ghent, Belgia.

Kelinci Patagonian dan Steenkonjin (Stone Rabbit) mengalami persilangan dan menghasilkan jenis baru yaitu Flemish Giant. Kedua induk dari FG memiliki ukuran tubuh yang besar dan sudah punah saat ini. Tidak heran jika FG juga memiliki postur tubuh yang sama besarnya. Selain itu banyak orang yang percaya bahwa kelinci FG adalah nenek miyang dari banyak jenis kelinci lain yang ada di dunia.

Dari Beligia, kelinci FG masuk ke Amerika pada tahun 1890-an. Saat itu orang Amerika mengenal jenis kelinci ini sebagai kelinci pedaging saja. Akan tetapi, seiring dengan berjalannya waktu sampai pada tahun 1910-an, kelinci FG mulai menjadi kelinci peliharaan dan semakin diminati dalam kontes kelinci.

Ciri Khas Tubuh Kelinci Flemish Giant

Terkenal sebagai kelinci yang besar atau bongsor, ada ciri khusus tertentu yang bisa membuat Anda mengenali kelinci FG dengan mudah. Saat ini di Indonesia juga sangat sulit mencari kelinci FG yang masih benar-benar murni. Kebanyakan sudah mengalami persilangan dan memiliki ciri fisik yang bercampur.

1. Ciri Tubuh

Setidaknya ada beberapa ciri seperti berikut ini yang bisa membedakan kelinci FG yang murni dengan persilangan:

  • Ukuran tubuh yang panjang umumnya lebih dari 20 inch atau 50,8 sampai 60,8 cm bagi kelinci dewasa. Memiliki tulang yang tebal dan bagian dada yang terlihat berisi dan penuh
  • Memiliki telinga yang panjang, tebal, dan bediri. Telinga tidak lebih dari 15 cm panjangnya untuk kelinci dewasa
  • Kepala tergolong lebar dan bentuk membulat
  • Siap kawin pada usia 10 sampai 12 bulan
  • Bisa hidup selama 6 sampai 10 tahun apabila perawatannya maksimal
  • Kaki berukuran panjang, besar, dan juga kuat
  • Umumnya memiliki bobot sekitar 6,3 sampai 12 kilogram untuk kelinci dewasa. Semakin berat maka semakin bagus

Selain itu, ciri tubuh dari jantan dan betina juga sedikit berbeda . Untuk kelinci jantan akan memiliki kepala yang cenderung lebih besar dan lebar daripada betina. Sementara kelinci betina akan memiliki lipatan yang ada di bawah dagu yang membuatnya terlihat chubby dan lebih gemuk.

2. Ciri Warna

Ciri lain yang bisa Anda amati dari kelinci FG adalah dari warnanya. American Rabbit Breeders Association atau ARBA adalah sebuah federasi yang mengurus kehidupan, peranakan, sampai kontes yang melibatkan kelinci berukuran dewasa. Federasi ini berdiri pada tahun 1951 oleh kelompok peternak kelinci Flemish Giant.

Dalam perjalannya, federasi ARBA mengakui ada beberapa warna kelinci FG yang asli dan unik. Warna-warna ini bisa menjadi tanda dan ciri utama dari jenis kelinci FG. Ada 7 warna yang tercatat oleh ARB. Inilah beberapa warna tersebut:

  • Hitam : warna hitam legam (solid) yang menyelimuti seluruh bagian tubuh kelinci
  • Light Grey (abu cerah) : warna abu-abu cerah dan memiliki sedikit bintik hitam pada bagian tubuh kelinci
  • Steel Grey (abu gelap) : warna abu-abu yang gelap dan memiliki beberapa bintik hitam pada bagian tubuh kelinci
  • Putih : warna putih bersih dan lekat menyelimuti seluruh bagian tubuh kelinci
  • Sandy (coklat gelap) : warna coklat gelap dan memiliki beberapa bintik kecil pada bagian tubuh kelinci
  • Fawn (coklat terang) : warna coklat terang dan memiliki beberapa bintik warna putih pada bagian tubuh kelinci
  • Biru : warna perpaduan biru dan abu gelap yang menyelimuti seluruh bagian tubuh kelinci

Baca Juga: Rahasia Ramuan Penggemuk Sapi yang Alami dan Efektif

Perawatan Kelinci Flemsih Giant

kelinci flemish giant
(sumber gambar: phoenixhillna.org)

Kelinci FG tergolong jinak sebagai hewan peliharaan, sehingga Anda tidak perlu khawatir jika ingin memeliharanya. Hanya saja, memang dalam perawatannya membutuhkan effort yang cukup besar. Kunci keberhasilan pemeliharaan adalah pada rutinitas dan penjagaan kebersihan kandang kelinci. Sebab, kandang yang bersih akan membuatnya nyaman dan juga terbebas dari potensi serangan penyakit.

Setidaknya kandang harus Anda bangun pada ketinggian 250 sampai 500 meter diatas permukaan laut. Bentuk kandang terbaik adalah kandang individu yang terbuat dari kayu bambu. Jangan lupa untuk membuat ventilasi yang cukup agar kelinci bisa bernafas dan mendapatkan sinar matahari yang cukup.

Usahakan juga untuk memberikan jarak sekitar 25 cm antar alas kandang dengan permukaan tanah. Tujuannya agar kotoran kelinci tidak terlalu dekat dengan kandang  Selain itu, perhatikan juga asupan makanan dan nutrisi yang masuk.

Kelinci FG kurang bisa mencerna serat yang kasar akan tetapi bisa menyerap protein dari tanaman berserat. Jadi makanan terbaik yang bisa Anda berikan adalah makanan hijau dalam artian tanaman dan sayuran yang bersih dan juga sehat. Contohnya seperti rumput-rumputan, lobak, wortel, maupun sayuran lainnya.

Selain sayuran, Anda juga bisa menambah asupan dengan pelet pabrikan. Sementara untuk kelinci FG yang masih anak-anak bisa Anda tambahkan susu. Untuk menambah nutrisi, Anda juga bisa menambahkan asupan nutris berupa vitamin supaya daya tahan tubuh kelinci lebih kuat terhadap berbagai serangan penyakit.

Waktu pemberian pakan juga harus Anda perhatikan. Untuk makanan konsentrat atau pelet lebih baik Anda berikan pada pukul 10.00 pagi. Sementara untuk makanan berupa sayuran atau rumput-rumputan bisa Anda berikan pada pukul 13.00 sampai 18.00.

Harga Kelinci Flemish Giant

Sebagai jenis kelinci yang berukuran besar, harga dari kelinci FG juga tidak bisa dibilang murah. Anda harus siap merogoh kocek yang cukup dalam untuk membeli sebuah kelinci FG. Untuk anakan kelinci FG yang masih asli tanpa persilangan, bisa Anda dapatkan dengan harga Rp. 700.000 sampai Rp. 1.300.000 per ekornya.

Untuk kelinci FG anakan yang silangan harganya sekitar Rp. 500.000 sampai Rp. 600.000 untuk sepasang kelinci. Sementara untuk kelinci FG ukuran dewasa yang masih murni memiliki harga sekitar Rp. 1.700.000 sampai Rp. 2.500.000 per ekornya. Sedangkan untuk kelinci FG yang super untuk kebutuhan kontes memiliki harga yang lebih mahal lagi, yaitu sekitar Rp. 7.000.000 sampai Rp. 10.000.000.

Sementara untuk harga kelinci FG sesuai usianya adalah sebagai berikut:

  1. Kelinci FG usia 1 bulan : Mulai dari Rp. 150.000 per ekornya
  2. Kelinci FG usia 2 bulan : Mulai dari Rp. 300.000 per ekornya
  3. Kelinci FG usia 7 bulan jantan : Mulai dari Rp. 450.000 per ekornya
  4. Kelinci FG usia 2 bulan sepasang jantan dan betina : Mulai dari Rp.650.000
  5. Kelinci FG betina indukan yang sehat dan ras murni : Mulai dari Rp. 1.100.000 per ekornya
  6. Kelinci FG ras impor kualitas super : Mulai dari Rp. 4.500.000 per ekornya.

Dengan harga seperti ini, jelas bukan harga yang murah untuk sebuah kelinci. Akan tetapi, harga yang harus Anda bayar tentu sebanding dengan kelinci yang Anda dapatkan.

Nah, itulah berbagai hal yang harus Anda ketahui mengenai kelinci Flemish Giant. Ciri utama dari jenis kelinci ini adalah ukurannya yang besar dan tergolong bongsor. Jika perawatannya baik, usia kelinci FG bisa panjang hingga 10 tahun.

Tips terpenting ketika membelinya adalah melihat dan memastikan dengan detail ras dari kelinci FG yang akan Anda beli.  Sebab seperti yang sudah kami singgung pada bagian sebelumnya, di Indonesia jenis kelinci FG kebanyakan adalah ras silangan.

Memang dari segi fisik Anda tidak terlalu mendapatkan perbedaan yang mencolok, namun tetap saja jenis yang persilangan tentu akan mengurangi keaslian dari ras kelinci tersebut. Oleh karena itu, ketika membelinya pastikan bahwa yang Anda beli masih merupakan ras kelinci yang murni. Dengan begitu, kualitas kelinci yang Anda peroleh tetap terjaga dan bisa mendapatkan kelinci FG yang asli.

Check Also

ciri-ciri ikan nila

Inilah Berbagai Sifat dan Ciri-ciri Ikan Nila yang Harus Anda Tahu!

Salah satu jenis ikan air tawar yang sangat populer di Indonesia, khususnya untuk kebutuhan konsumsi …

Leave a Reply

Your email address will not be published.