Breaking News

Waspadai Kucing Muntah Kuning: Penyebab dan Cara Penanganan

Memiliki kucing kesayangan yang sehat tentu menjadi impian siapa saja. Akan tetapi, pasti ada kalanya kucing Anda sakit dan menunjukkan gejala tertentu. Salah satu kondisi yang harus Anda waspadai adalah ketika kucing muntah kuning. Jika sudah begini, maka Anda harus segera melakukan sesuatu agar kondisi kesehatannya tidak memburuk. Lalu sebenarnya, apa penyebab dan bagaimana cara untuk menanganinya?

8 Penyebab Kucing Muntah Kuning

kucing muntah kuning
(sumber gambar: shopify.com)

Muntah bisa menjadi salah satu gejala yang mengindikasikan bahwa kesehatan kucing Anda sedang tidak baik. Penting sekali untuk memahami apa saja penyebabnya supaya Anda bisa menghindarinya. Berikut beberapa hal yang bisa menyebabkan kucing muntah kuning:

1. Indikasi Kondisi Empedu yang Normal

Sobat agribisnis, perlu Anda tahu bahwa sebenarnya muntah kuning merupakan hal yang cukup wajar bagi kucing. Meski membuat sedikit khawatir, namun justru muntah bisa menjadi indikasi bahwa kondisi empedunya berada dalam kesehatan yang normal. Kuningnya warna muntahan adalah berasal dari empedu yang menghasilkan cairan berwarna kuning ataupun hijau, yang kemudian bercampur dalam makanan.

Nah, fungsi dari cairan empedu adalah untuk menghancurkan lemak yang tidak tubuh kucing butuhkan. Untuk itulah kondisi normalnya, kotoran dan muntahan kucing akan berwarna kuning. Jadi apabila memang kucing Anda muntah berwarna kuning, namun tidak ada gejala lain yang menyertai, berarti bisa jadi ia sehat-sehat saja.

2. Keracunan

Penyebab muntahan kucing yang berwarna kuning selanjutnya adalah indikasi keracunan yang dialami oleh kucing. Keracunan ini sendiri bisa terjadi karena banyak faktor pemicu, sehingga Anda sebagai pemilik tidak boleh sembarangan dalam mengawasi apa yang kucing konsumsi sehari-hari. Banyak kasus yang terjadi bahwa kucing tidak sengaja mengonsumsi cairan pembersih rumah tangga maupun pestisida. Ia mungkin akan penasaran sehingga menjilatnya.

Selain itu, bisa saja kucing penasaran dan memakan beberapa jenis makanan yang sebenarnya tidak baik untuk ia konsumsi. Kondisi-kondisi inilah yang bisa membuat kucing muntah dan berwarna kuning. Untuk itu, sebisa mungkin letakkan cairan pembersih dan pestisida jauh dari jangkauan kucing supaya tidak berbahaya.

3. Infeksi Bakteri Maupun Parasit

Kucing muntah kuning juga bisa disebabkan karena adanya infeksi bakteri ataupun penyakit. Kucing memang tidak akan luput dari serangan bakteri, parasit, maupun virus yang seringkali berasal dari lingkungan sekitarnya. Beberapa penyebab infeksi ini adalah dari kucing lain, air minum, hingga sumber makanannya.

Jika sudah terinfeksi, maka kucing akan muntah dan memiliki beberapa gejala lain yang menyertai. Seperti diare, lemas, tidak nafsu makan, dan cenderung pasif. Untuk pencegahan, Anda bisa menjaga kebersihan tempat makan dan minum, menjaga kualitas makanan, dan senantiasa membersihkan lingkungan tempat tinggalnya. Bisa juga dengan memberikan obat cacing, yaitu Drontal setiap 3 sampai 6 bulan sekali.

4. Penggantian Pakan

Perlu setiap pemilik kucing pahami, bahwa kucing memiliki tingkat intoleransi diet yang cukup tinggi pada organ pencernaannya. Artinya, ketika Anda mengubah pakan secara mendadak dan belum terbiasa, maka bisa menyebabkan kucing muntah kuning bahkan bisa juga menyebabkan diare.

Nah untuk mencegahnya, apabila Anda memang berniat untuk mengganti pakan kucing maka lakukan secara bertahap dan jangan langsung mendadak. Campurkan terlebih dahulu porsi makanan yang lama dengan baru dengan komposisi 1/4 makanan baru dan 3/4 makanan lama. Secara bertahap, naikkan komposisi tersebut per 2 hari sampai semuanya ganti ke pakan baru.

5. Mual Setelah Operasi

Kondisi lain yang bisa menyebabkan muntah pada kucing adalah ketika ia baru saja melewati masa operasi tertentu. Tidak hanya manusia, ketika baru operasi tentu tubuh akan mengalami penyesuaian tertentu terlebih dahulu. Nah, ini juga yang akan terjadi pada kucing kesayangan Anda. Ketika hal ini terjadi maka Anda tidak perlu khawatir karena ini adalah reaksi yang alami oleh tubuh.

Selain itu, kondisi muntah juga biasanya akan mereda seiring dengan anastesi serta obat-obatan yang sudah diberikan ke kucing benar-benar mereda. Dokter pun biasanya akan memberikan obat anti mual agar kucing tidak sampai muntah ketika baru operasi. Tujuan lainnya agar proses penyembuhan kucing juga menjadi lebih cepat.

Baca Juga: 5 Makanan Burung Jalak Kebo Terbaik: Rahasia Gacor, Gesit, dan Sehat

6. Salah Pola Makan

Penyebab paling umum kucing muntah kuning adalah kesalahan pada pola makannya. Ketika Anda tidak bisa memberikan makan dengan pola yang baik, inilah yang akan membuatnya muntah. Selain itu, bahan tambahan yang ada pada makanannya juga bisa menyebabkan muntah. Waspadai juga pemberian susu sapi karena kucing bukanlah hewan yang bisa mencerna protein dalam susu sapi.

Jika sampai meminumnya, maka kucing akan memuntahkan kembali susu tersebut. Untuk itu, selalu pastikan untuk memberikan pakan dan minum yang memang khusus untuk kucing. Dengan begitu, pencernaannya akan senantiasa sehat.

7. Virus Panleukopenia

Salah satu virus yang harus Anda waspadai karena berbahaya untuk kucing adalah virus Panleukopenia. Penyebab virus ini adalah infeksi Feline parvovirus. Virus ini sangat menular antar kucing satu dengan lainnya dan bisa menyebabkan kematian, terutama jika kucing tersebut memiliki daya tahan tubuh yang minim atau masih kecil.

Beberapa gejala yang muncul akibat virus ini adalah tidak nafsu makan, lemas, tidak memilikii energi, muntah kuning, dan juga diare. Jika menjumpai gejala-gejala tersebut, maka tidak ada toleransi lagi segera bawa kucing ke dokter agar bisa mendapatkan penanganan yang baik. Sementara untuk pencegahan, Anda bisa melakukan vaksin untuk kucing secara rutin agar terhindar dari resiko virus.

8. Menelan Benda Asing

Sebagai hewan yang memiliki rasa ingin tahu, tentu kucing bisa saja mengonsumsi berbagai benda asing meski itu berbahaya untuknya. Ketika tertelan, maka reaksi tubuh kucing adalah muntah untuk mengeluarkan benda asing tersebut. Jika hal ini terjadi, maka perhatikan apakah pada muntahan tersebut benda asing yang mereka makan sudah keluar. Apabila tidak kunjung keluar dan muntah masih berkelanjutan, maka segera bawa ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lanjutan.

Cara Menangani Kucing yang Muntah Kuning

kucing muntah kuning
(sumber gambar: thecathospitalofmedia.com)

Seperti yang sudah kami singgung sedikit pada bagian sebelumnya, kucing muntah kuning sebenarnya adalah hal yang cukup wajar. Akan tetapi, Anda tetap perlu mengawasi gejala yang ia tunjukkan selama dan sesudah muntah. Jika muncul banyak gejala lain yang mengiringi, maka Anda harus waspada dan mulai melakukan penanganan.

Umumnya, beberapa gejala yang paling sering muncul adalah diare, tidak nafsu makan, lemas, dan cenderung pasif serta selalu tidur. Jika hal ini terjadi, maka segeralah bawa kucing ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang lebih lanjut dan mencegah adanya kondisi kesehatan lain yang lebih berbahaya. Namun jika tidak ada gejala lanjutan maka Anda bisa sedikit santai dan cukup melakukan beberapa hal berikut:

  1. Segera pisahkan kucing yang muntah kuning dengan kucing lain dan masukkan ke dalam kandang terpisah. Tujuannya agar tidak menularkan ke kucing lain yang sehat
  2. Berhenti memberi makan selama kurang lebih 12 jam terlebih dahulu untuk melihat kondisi kucing. Jika dalam kurun waktu tersebut ia mengeong dan meminta makan, maka artinya pencernaan kucing sudah membaik dan tidak ada hal yang perlu Anda takutkan. Namun jika lebih dari kurun waktu tersebut kondisinya justru memburuk, maka langsung bawa ke dokter hewan
  3. Ketika sudah mau makan, maka berikan dahulu wet food (makanan basah) karena teksturnya cenderung lebih mudah untuk kucing cerna. Selanjutnya berikan air putih bersih secara bertahap agar mencegah dehidrasi
  4. Bawa kucing ke dokter apabila dalam beberapa hari setelah mau makan, muncul lagi gejala lain seperti muntah yang berulang dan membuat kesehatan kucing menurun

Intinya sebisa mungkin segera konsultasikan ke dokter apabila terjadi kondisi yang semakin buruk pada anak bulu kesayangan Anda. Tujuannya untuk mencegah komplikasi penyakit yang lebih jauh.

Nah sobat agribisnis, itulah beberapa penyebab kucing muntah kuning yang bisa Anda waspadai. Sebisa mungkin cegah berbagai pemicu muntahnya kucing ini dengan maksimal supaya senantiasa sehat. Jangan lupa selalu jaga juga kualitas makan, minum, dan kebersihan lingkungan tempat tinggal kucing.

Selain itu, memberikan vaksin, vitamin, dan membawa kucing check up ke dokter hewan secara rutin adalah salah satu cara untuk memastikan kesehatan kucing agar senantiasa sehat. Jadi, jangan sampai Anda melewatkan berbagai hal penting ini ya!

Check Also

Lebih Dari 100 Nama Rp Aesthetic Girl, Boy, Lucu, Dari Banyak Pilihan

Lebih Dari 100 Nama Rp Aesthetic Girl, Boy, Lucu, Dari Banyak Pilihan

Hasilbumi.net – Lebih Dari 100 Nama Rp Aesthetic. Membuat suatu julukan Rp aesthetic memanglah butuh …

Leave a Reply

Your email address will not be published.