Breaking News

Lima Cara Mengolah Tanah Agar Subur

Setiap makhluk hidup membutuhkan pangan dan papan dalam hidupnya. Bagi manusia kebutuhan pangannya berupa makanan yang berasal dari tumbuhan, hewan atau makanan lainnya. Sementara rumah menjadi kebutuhan papan bagi manusia. Lalu bagaimana dengan makhluk hidup lainnya? Bagaimana kebutuhan pangan dan papan mereka? Bagi sebagian makhluk hidup, tanah yang subur merupakan tempat untuk memenuhi kebutuhan pangan dan papan mereka. Makhluk hidup tersebut mendapat makanan dari tanah, selain itu tanah melindungi mereka dari ancaman makhluk lainnya. Dengan mengolah tanah agar subur akan memberikan rasa nyaman dan mencukupi kebutuhan akan pangan bagi makhluk hidup tersebut. Salah satu makhluk hidup yang menggantungkan hidupnya dari kualitas tanah adalah tanaman. Tanaman dapat tumbuh dengan subur jika kita mengolah tanah menjadi subur. Oleh karena itu, berikut ini akan membahas 5 (lima) cara mengolah tanah agar subur.

1. Mengolah Tanah Secara Biologis.

Mengolah tanah secara biologis mengandung maksud mengolah tanah dengan memanfaatkan makhluk hidup yang lain. Kita dapat meanfaatkan makhluk hidup tersebut dari tumbuh-tumbuhan sebagai bahan dasar membuat pupuk nabati. Makhluk hidup yang lain adalah hewan sebagai bahan dasar membuat pupuk hewani. Selain itu Sobat dapat memanfaatkan limbah dari tumbuhan yang membusuk ataupun kotoran hewan.

  • Dengan bahan Nabati. Secara etimologi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) nabati berarti berasal dari tumbuh-tumbuhan. Beberapa langkah dapat Sobat lakukan untuk menyuburkan tanah dengan bahan-bahan nabati. Pertama Sobat dapat menambahkan pupuk organik untuk meningkatkan kualitas tanah dengan mengaktifkan mikroorganisme di dalam tanah. Kedua, Gunakan serabut, abu gergaji, arang sekam dan bekas isian baglog jamur tiram. Bahan tersebut mengandung kadar nitrogen sekitar 3 persen, cukup memenuhi kebutuhan nitrogen dalam tanah. Ketiga, untuk pertumbuhan tanaman serta memenuhi unsur kalium bagi tanah, mencegah hama serta penyakit tanah, Sobat Agribisnis dapat menambahkan lamun. Keempat, menambahkan pupuk hayati yang mengandung senyawa untuk kesuburan tanah dan senyawa mikroba. Kelima, pupuk kompos yang berasal dari bahan-bahan hijau tumbuhan berupa daun dan ilalang karena mengandung rasio C/N yang seimbang dan bersih dari bakteri patogen.
  • Dengan Bahan Hewani. Selain itu Sob, kita dapat memanfaatkan bahan yang berasal dari hewan atau materi hewani. Materi hewani disini yang mengandung nitrogen sebagai bahan membuat pupuk organik. Materi hewan tersebut seperti darah hewan, tulang maupun bulu hewan. Selain itu materi hewani lainnya adalah materi ikan yang kaya akan nutrisi dan berguna bagi kesuburan, khususnya tanah tidak tandus.
  • Limbah Organik. Limbah organik berupa kotoran hewan sangat bermanfaat bagi kesuburan tanah. Sobat dapat memanfaatkan kotoran cacing dan kotoran hewan ternak. Kotoran cacing atau kascing dapat membentuk struktur tanah dan menjadikan tanah gembur serta dapat menyerap nutrisi dengan cepat. Selain itu kita dapat memanfaatkan kotoran ternak untuk membuat pupuk kandang yang kaya akan nitrogen, fosfor dan kalium.

2. Agar Tanah Subur Dengan Non Biologis.

Pengolahan menggunakan metode non biologis adalah dengan memanfaatkan bahan-bahan kimia buat pabrik. Bahan-bahan tersebut sudah melalui serangkaian pengujian sehingga aman untuk membantu kesuburan tanah. Namun demikian dalam menggunakan harus bijak dan sesuai dengan takaran dan peruntukan bagi tanah serta tanaman.

  • Pupuk Kimia. Kita menggunakan pupuk kimia untuk menggantikan materi yang dibutuhkan bagi kesuburan tanah seperti nitrogen, fosfor dan kalium. Masyarakat sering menggunakan pupuk kimia seperti NPK, ZA dan Urea sebagai nutrisi bagi tanah.
  • Penyesuaian Kadar Kimiawi Tanah. Agar tanah menjadi subur, kita harus menyesuaikan kadar kimia dalam tanah. Kadar kimia yang sering menjadi masalah adalah kondisi ph tanah. Sobat harus membuat kadar ph dalam kondisi normal yaitu kisaran 6-8. Beberapa cara agar membuat kadar ph menjadi normal adalah memberi batuan kapur dan batuan gipsum. Untuk menambah kandungan kalium dalam tanah, kita dapat menggunakan debu granit. Selain itu menambahkan debu basal akan bermanfaat bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman.

3. Menyuburkan Tanah Secara Mekanik.

Menyuburkan tanah secara mekanik bertujuan untuk memperbaiki unsur tanah. Hal ini penting bagi tanaman, karena dapat membantu porositas air dalam tanah, memperbaiki kontur tanah dan membantu penyebaran unsur mineral penting bagi tanah.

  • Lahan Subur
    Sumber: Bruno Germany/Pixabay

    Sirkulasi Air. Pembuatan irigasi yang baik akan membantu sirkulasi air bagi tanah. Tanah dalam kondisi basah sehingga akan terinkorporasi dengan molekul tanah. Pada kondisi tanah yang kering, sirkulasi air menggunakan pemancar (sprinkle) untuk membuat air tersebar secara merata.

  • Pengolahan Tanah. Pengolahan tanah dapat dilakukan dengan membajak lahan baik dengan traktor maupun dengan kerbau. Mengolah lahan dengan cara membajak tanah yaitu membolak-balikkan tanah agar menjadi gembur. Sehingga tanah yang gembur akan memiliki rongga yang sangat baik bagi mikroorganisme seperti cacing. Pengolahan tanah ini dapat membantu memperbaiki komposisi tanah dan kontur tanah. Dimana pada kondisi sebelumnya tanahnya keras akan gembur dan berpori yang bagus bagi organisme dibawah tanah tersebut.

4. Cara Mengolah Vegetatif

Dengan memanfaatkan penanaman tumbuh-tumbuhan, Sobat dapat mengolah tanah menjadi subur. Sehingga menanam tumbuhan secara selang-seling akan bermanfaat bagi kesuburan tanah.

  • Rotasi Penanaman. Rotasi penanaman untuk menjaga kesuburan tanah hal ini sudah sering dilakukan oleh para petani. Suatu contoh setelah menanam padi, maka petani akan menanam kedelai dengan maksud dapat meningkatkan kesuburan tanah. Karena tanaman kedelai dapat membantu meningkatkan kesuburan tanah.
  • Tumpang Sari. Sistem tumpang sari yaitu menanam dua jenis tanaman dalam satu areal lahan yang sama. Disamping bertujuan untuk mencegah gagal panen, sistem tumpang sari ini dapat menjaga kesuburan tanah di lahan tersebut. Selain itu cara lain untuk mengolah tanah menjadi subur dengan membuat tutupan hijau. Fungsi dari tutupan hijau untuk menggemburkan tanah pada tanah tandus. Tanaman yang sering digunakan untuk tutupan hijau adalah ilalang dan tanaman sederhana yang memiliki ketahanan tanam yang tinggi.

5. Metode Keseimbangan Ekologi

Sobat Agribisnis, kondisi tanah terlalu banyak mengandung unsur tertentu juga tidak baik bagi tanah dan tanaman itu sendiri. Sehingga dalam mengolah kesuburan tanah perlu diperhatikan keseimbangan penggunaan bahan-bahan penyubur tanah. Kesimbangan ekologi antara tanah dengan makhluk hidup lainnya harus mendapat perhatian.

  • Penyesuaian Jenis Tanaman. Dalam penggunaan bahan-bahan penyubur tanaman, Sobat Agribisnis harus menyesuaikan dengan jenis tanaman yang akan di tanam. Karena menggunakan bahan untuk mengolah kesuburan tanah yang tidak sesuai akan berdampak tanaman menjadi tidak dapat tumbuh dengan sehat. Bahkan kemungkinan terburuk akan terjadi gagal panen pada tanaman.
  • Penyesuaian Jenis Pupuk. Dalam penggunaan pupuk, khusus nya pupuk kimia harus sesuai dengan jenis tanah dan tanaman yang akan ditanam. Penggunan pupuk kimia yang berlebihan membawa dampak buruk bagi tanah dan tanaman. Karena pupuk tersebut tidak terserat tanaman, yang mengakibatkan menjadi endapan dan tanah menjadi asam dan keras.

Demikian Sobat Agribisnis ulasan mengenai lima cara mengolah tanah agar subur. Semoga bermanfaat bagi Sobat sekalian.

Check Also

kucing muntah kuning

Waspadai Kucing Muntah Kuning: Penyebab dan Cara Penanganan

Memiliki kucing kesayangan yang sehat tentu menjadi impian siapa saja. Akan tetapi, pasti ada kalanya …

Leave a Reply

Your email address will not be published.