Breaking News

5 Daftar Makanan Burung Puyuh Agar Cepat Bertelur

Unggas merupakan jenis burung atau ayam yang dimanfaatkan oleh manusia. Unggas juga bisa sebagai komoditi pangan yang bernilai. Salah satu jenis unggas yang banyak dimanfaatkan adalah burung puyuh. Daging burung puyuh bisa menjadi sumber protein hewani yang baik, karena mengandung komponen-komponen penting seperti asam amino yang lengkap, protein, lemak, karbohidrat, vitamin, air, mineral, dan juga pigmen tertentu. Sehingga untuk mencapai kandungan terbaik dan bisa berkembangbiak dengan baik, makanan burung puyuh pun sangat penting untuk diperhatikan.

Tentang Burung Puyuh

Burung puyuh merupakan salah satu unggas darat yang berukuran kecil, ekornya sangat pendek, dan juga bisa terbang dan berlari dengan kecepatan tinggi pada jarak yang pendek. Biasanya, ternak burung puyuh bertujuan untuk memanfaatkan hasil produksi daging dan telurnya. Beberapa spesies burung puyuh juga bermanfaat sebagai penghasil bahan pangan. Bahkan terdapat pula burung puyuh yang menjadi burung kesayangan atau game bird untuk tujuan koleksi atau hobi.

Ternak burung puyuh petelur mampu meningkatkan ekonomi masyarakat. Jenis burung puyuh paling banyak untuk puyuh petelur adalah burung jenis unggul yang merupakan persilangan berbagai jenis burung puyuh, dengan nama Coturnix-coturnix japonica. Jenis burung puyuh ini bisa memiliki berat 140-143 gram untuk pejantan, dan 143-146 gram untuk puyuh betina. Dan burung puyuh ini bisa menghasilkan telur hingga 250-300 butir setiap tahunnya. Sehingga, untuk menghasilkan telur yang maksimal, burung puyuh harus mendapatkan gizi makanan setiap harinya.

Pakan Burung Puyuh

Pakan adalah salah satu faktor produksi yang sangat penting dalam pemeliharaan burung puyuh. Sebagai hewan ternak yang dimanfaatkan daging dan telurnya, burung puyuh membutuhkan nutrisi untuk kebutuhan hidupnya. Burung puyuh membutuhkan beberapa nutrisi seperti protein, energi, mineral, vitamin, dan juga air.

Karena jika kekurangan unsur-unsur tersebut, burung puyuh akan mengalami gangguan kesehatan serta bisa menurunkan produktivitas dan burung puyuh tidak bisa bertelur dengan baik. Sehingga pemberian pakan burung puyuh perlu perhatian khusus dalam hal kualitas pakan dan nutrisi yang sesuai dengan fase pertumbuhan burung puyuh.

Terdapat beberapa pakan yang umumnya digunakan untuk pakan burung puyuh. Pastinya, pakan yang digunakan tersebut mengandung zat nutrisi yang dibutuhkan seperti protein, karbohidrat, lemak, mineral, dan vitamin. Berikut ini daftar 5 makanan yang direkomendasikan sebagai pakan burung puyuh agar cepat bertelur.

1. Jagung

Seperti unggas pada umumnya, kebanyakan peternak memberikan jagung sebagai pakan. Karena jagung merupakan sumber karbohidrat. Jagung mengandung lebih dari 60% pati sehingga bisa menambah energi burung. Serat kasar yang rendah juga bisa membantu burung dalam mencerna makanan.

Kadar asam lemak tidak jenuh linoleat pada jagung pun sangat tinggi. Kandungan ini bisa bermanfaat dalam sintesis hormon reproduksi dan membantu meningkatkan ukuran telur burung puyuh. Kelebihan lain dari jagung adalah mengandung xantofil yang tinggi yang berguna untuk meningkatkan warna kuning telur, kulit, dan juga mencerahkan kaki burung.

2. Bekatul dan Dedak Padi

Salah satu makanan yang paling banyak diberikan kepada unggas di Indonesia ini adalah dedak padi atau bekatul atau katul. Karena Indonesia adalah salah satu penghasil beras terbesar di dunia, dan sisa penggilingan padi tersebut cukup banyak. Sehingga, sisa penggilingan tersebut diolah menjadi bekatul dan dedak padi.

Bekatul adalah lapisan dalam dari butiran padi termasuk sebagian kecil endosperm. Sedangkan dedak padi adalah hasil proses penggilingan padi yang terdiri dari lapisan luar butiran padi dan sejumlah lembaga biji. Meskipun limbah, bekatul dan dedak padi ini  memiliki kandungan gizi yang sangat baik untuk burung puyuh.

Bekatul mengandung protein dan sumber energi yang melimpah, bergantung dengan varietas padinya. Serat yang ada pada bekatul membantu burung puyuh untuk mencerna makanannya. Pakan ini juga mengandung asam lemak bebas yang bergantung pada varietas dan lama penyimpanannya.

Karena dalam asam lemak terdapat aktivitas enzim lipase yang menghidrolisis minyak menjadi gliserol dan asam lemak bebas. Sehingga jika bekatul atau dedak padi ini tersimpan terlalu lama, bekatul bisa menggumpal dan tengik.

Jumlah konsumsi dedak padi pun perlu perhatian khusus. Pada umumnya, penggunaan dedak padi untuk pakan unggas sebaiknya tidak melebihi 10%. Karena penggunaan dedak padi yang terlalu tinggi bisa mengurangi produksi telur unggas.

3. Tepung tulang

Satu lagi pakan yang berasal dari limbah atau sisa yaitu tepung tulang, yang berasal dari sisa-sisa tulang dan daging yang tidak dikonsumsi. Tepung tulang ini mengandung sumber protein, fosfor, dan mineral yang baik untuk bahan baku pakan unggas. Cara pembuatannya adalah merebus tulang sisa tersebut hingga lunak dan matang. Kemudian keringkan dan giling tulang tersebut hingga menjadi kalsium.

Pemanfaatan tepung tulang untuk burung puyuh sangat baik karena bisa meningkatkan kualitas kulit telur burung puyuh. Karena tepung tulang mengandung residu pepsin tidak tercemar sekitar maksimal 12%. Tepung tulang ini juga mengandung kalsium dan fosfor yang bisa membantu burung puyuh untuk lebih cepat bertelur.

4. Tepung ikan

Salah satu pakan sumber utama protein untuk unggas adalah tepung ikan. Tepung yang berasal dari ikan atau limbah pengolahan ikan ini mengandung protein hewani yang cukup tinggi yang berpengaruh dalam produktivitas telur burung puyuh. Selain itu, tepung ikan mengandung asam amino esensial yang kompleks seperti lisin dan methionin, dan juga mineral kalsium, fosfor, vitamin dan B kompleks.

Namun pemilihan ikan juga harus diperhatikan. Karena biasanya terdapat ikan dengan kadar lemak yang tinggi. Kadar lemak yang terlalu tinggi yaitu lebih dari 10% bisa berpengaruh buruk terhadap kualitas tepung ikan karena kandungan nutrisinya bisa menurun. Dan untuk burung puyuh petelur, penggunaan tepung ikan yang baik adalah sekitar 5-10%.

5. Pakan additive

Pengoptimalan pakan burung puyuh bisa dengan memberikan pakan additive yang merupakan bahan pakan tambahan dalam jumlah yang sedikit. Pemberian pakan additive pada makanan burung puyuh bisa meningkatkan kandungan zat pakan burung yang bisa meningkatkan produktivitas daging dan telur burung. Pakan additive bisa berupa probiotik maupun tanaman obat dari daerah tropis seperti meniran, kunyit, temulawak, jahe, dan sambiloto.

Salah satu herba yang baik untuk unggas adalah kunyit. Kunyit tersebut bisa diolah menjadi tepung kunyit yang bisa menjadi imunomodulator dan pemacu pertumbuhan unggas. Ketika menambahkan tepung kunyit pada makanan burung puyuh, terdapat zat aktif kurkumin yang bisa meningkatkan daya tahan tubuh unggas, meningkatkan kinerja saluran pencernaan, dan juga meningkatkan kualitas karkas burung puyuh.

Pemberian dosis 1,0% tepung kunyit pada makanan burung puyuh pada umur 42 hari bisa menekan jumlah neutrofil, sehingga aktivitas antibakteri terhambat. Selain itu juga bisa menekan kadar kolesterol telur puyuh sehingga bisa berkurang hingga 11,15%. Karena dalam kunyit mengandung juga fitoestrogen yang bisa membantu sintesis vitelogen yang bmerupakan sumber nutrien yang mendukung proses perkembangan dan kualitas telur burung puyuh.

Demikianlah 5 jenis pakan burung puyuh yang bisa membantu burung puyuh untuk tumbuh dan bertelur. Makanan tersebut bisa berupa makanan pokok burung maupun makanan tambahan. Dan pastinya, pemberian pakan tersebut harus sesuai dengan dosis yang dianjurkan agar pertumbuhan dan perkembangan burung puyuh bisa lebih optimal.

Check Also

13 tipos de insectos con antenas en forma de abanico

13 tipos de insectos con antenas en forma de abanico

Hasilbumi.net – La mayoría de los artrópodos tienen antenas, que son órganos sensoriales móviles ubicados …

Leave a Reply

Your email address will not be published.