Panduan Menanam Ubi Jalar di Dalam Polybag

  • Whatsapp
Ubi jalar
Daniel Dun Outsideclick/Pixabay

Menanam ubi jalar di polybag nampaknya merupakan suatu hal yang jarang kita lihat ataupun jumpai. Biasanya ubi jalar langsung di tanam pada lahan pertanian tersendiri. Namun, siapa sangka bila tanaman ubi jalar yang memiliki bentuk menjalar ini bisa kita tanam di pot. Meskipun, penanamannya di dalam pot, ubi jalar ini mampu menghasilkan hasil panen yang melimpah. Perawatan dan pemeliharaan ubi jalar di dalam pot juga tidak berbeda dengan ubi jalar yang kita tanam di lahan pertanian.

Ubi jalar di dalam polybag
youtube.com

Ubi jalar merupakan salah satu tanaman yang budidaya yang banyak kita temui. Tanaman ubi jalar memiliki bentuk umbi akar yang memiliki kadar gizi yang cukup tinggi. Di wilayah Afrika, ubi jalar menjadi salah satu makanan pokok masyarakatnya karena mengandung kadar karbohidrat yang tinggi. Di wilayah Asia, umbi ubi jalar banyak bermanfaat untuk pengolahan makanan ataupu kue tradisional. Selain itu, daun muda pada ubi jalar juga bermanfaat untuk komponen tambahan dalam pembuatan sup. Beberapa tanaman ubi jalar juga bermanfaat untuk tanaman hias.

Karakteristik Tanaman Ubi Jalar

Pada awalnya, ubi jalar berasal dari wilayah Amerika Selatan dan kemungkinan juga berasal dari Papua. Papua yang menjadi daerah yang diyakini sebagai asal muasal dari tanaman ubi masih menjadi perdebatan sampai saat ini. Persebaran ubi jalar meliputi wilayah Inggris, Jepang, Jawa, dan wilayah lainnya. Ubi jalar atau yang biasa kita kenal dengan ketela rabat ini merupakan salah satu jenis umbi-umbian yang cukup penting keberadaannya. Ubi jalar memiliki kandungan vitamin dan gizi yang bermanfaat bagi yang mengonsumsinya. Di dalam ubi jalar mengandung vitamin, mineral, fitokimia, dan serat yang berupa pektin, selulosa, dan hemiselulosa.

Di Indonesia, ubi jalar bisa kita temui dengan mudah. Ada beberapa varietas ubi jalar di Indonesia, seperti jenis Daya, Borobudur, Prambanan, Mendut, Kalasan, Muara Tikus, Cangkuang, Sewu. Sementara itu, ada pula varietas ubi jalar baru yang bernama Cilembu dan berasal dari daerah Sumedang. Ubi Cilembu merupakan salah satu jenis umbi yang sangat terkenal karena memiliki cita rasa meleleh seperti madu apabila pengolahannya dengan cara dikukus.

Penanaman Ubi Jalar

Ubi jalar
Daniel Dun Outsideclick/Pixabay

Cara tumbuh ubi jalar biasanya melalui stolon atau batang rambat. Cara penanaman ubi jalar ini cukup mudah pada lahan tanam. Hanya dengan mencangkul dan menggemburkan tanah yang akan kita tanami dengan ubi jalar maka ubi jalar akan dengan mudah bertumbuh. Lahan yang paling cocok untuk kita tanami ubi jalar yaitu lahan yang terkena sinar matahari secara langsung. Lahan pertanian juga kita beri dengan pupuk UREA atau pun organik yang nantinya akan membuat produk ubi jalar menjadi semakin bagus. Proses pemanenan ubi jalar bisa dengan mencangkuli daerah yang ada di sekitar lahan tanam. Karena proses pencangkulan akan mempermudah ubi jalar terlihat ke permukaan sehingga lebih mudah kita panen. Namun ada fakta unik dari penanaman ubi jalar ini. Selain di tanam pada lahan pertanian, ubi jalar juga bisa kita tanam di polybag.

Cara Menanam Ubi Jalar di Polybag

1. Menyiapkan Bibit Ubi Jalar

Langkah awal yang kita perlukan dalam penanaman ubi jalar yaitu penyiapan bibit. Sebelum penanaman, bisa kita lakukan cara pembibitan yang sangat mudah. Cara pembibitan bisa dengan cara stek batang. Hal ini bisa kita lakukan dengan menumbuhkan tunas terlebih dahulu dari umbinya.

2. Siapkan Polybag Untuk Menanam Ubi Jalar

Polybag untuk tempat menanam ubi jalar harus kita perhatikan ukuran dalam pemilihan polybag. Pilih lah ukuran polybag yang agak besar dan memiliki kualitas yang baik yaitu tidak mudah sobek dan bahannya tebal. Ukuran untuk memilih polybag bisa yang memiliki diameter ukuran 50 cm x 60 cm. Apabila polybag sudah tersedia maka buatlah lubang-lubang kecil yang ada di dasar polybag yang bertujuan untuk lubang drainase dan memudahkan dalam pembuaangan air yang berlebihan saat penyiraman atau terkena hujan.

3. Media Tanam Untuk Ubi Jalar di Dalam Polybag

Penyiapan media tanam merupakan salah satu hal yang terpenting. Media tanam haruslah subur, poros, dan aeratif serta tidak mengandung asam yang berlebihan. Sebelum melakukan penanaman di dalam polybag maka persiapkan media tanam dengan sebaik-baiknya.

Persiapan media tanah meliputi :

  1. Siapkan tanah yang memiliki lapisan atas subur, pupuk kandang, dan sekam padi.
  2. Kemudian, campurkan ketiga bahan tersebut dengan perbandingan 1 : 1 : 1 atau 2 : 1 : 1 hanya apabila pupuk kandang kita ganti dengan kompos.
  3. Terakhir, masukan media tanam tersebut ke dalam polybag tanaman yang sudah kita persiapkan hingga mencapai 2/3 ketinggian polybag.

3. Tahap Penanaman Ubi Jalar Ke Dalam Polybag

Ubi jalar dalam polybag
youtube.com

Jika polybag sudah siap maka tanamlah bibit ubi jalar dengan menggunakan media tanam. Untuk setiap polybag bisa kita tanami dengan 2 bibit ubi jalar. Tanam bibit dengan posisi yang simetris dan rapi. Sehingga nantinya, bibit ubi jalar yang sudah tumbuh akan tumbuh dengan tertata baik.

4. Tahap Perawatan Ubi Jalar di Dalam Polubag

Tahap yang tidak kalah penting yaitu perawatan tanaman ubi jalar pada polybag. Untuk penempatan polybag bisa pada tempat yang memiliki intensitas cahaya matahari penuh. Cahaya matahari sangat berpengaruh pada pertumbuhan tanaman ubi jalar agar bisa menghasilkan ubi yang besar dan sehat. Penyiraman pada tanaman ini juga perlu kita lakukan secara rutin. Hindari penyiraman dengan menggunakan air yang mengandung kaporit secara teratur setiap harinya kecuali saat hujan. Sirami lah secukupnya saja dan jangan sampai berlebihan.

Penyiraman yang berlebihan akan mengakibatkan tanaman menjadi layu dan busuk. Lakukan pula penyiangan apabila gulma sudah mulai tumbuh dalam polybag. Penyiangan bisa kita lakukan dengan mencabut dan membuangnya. Gulma bisa berpengaruh buruk pada pertumbuhan tanaman ubi jalar dan bisa mengganggu pertumbuhan ubi jalar karena jatah nutrisi di dalam tanah terganggu dengan adanya pertumbuhan gulma.

Baca Juga : Tips Budidaya Butternut Squash Cepat Berbuah

Lakukan pula pemupukan pada ubi jalar untuk mencukupi kebutuhan nutrisinya. Pemupukan sudah menjadi suatu keharusan ketika sedang menanam. Pemupukan bisa dengan menggunakan jenis pupuk majemuk NPK atau pun pupuk tunggal (ZA, SP-36 dan KCL). Berikanlah pupuk secara teratur agar ubi jalar bisa tumbuh secara optimal. Sedikit tips ketika memasukan pupuk anorganik, tambahkan pula pupuk kandang atau pun pupuk kompos. Pupuk bisa kita berikan setiap 2 minggu sekali ketika ubi jalar sudah kita panen dan berusia 4-5 bulan.

Selain itu, untuk mencegah adanya penyakit bisa dengan menggunakan fungisida tabur yang tercampur tanah ketika penanaman bibit. Caranya yaitu dengan menyemprotkan fungisida pada hama serangga. Pengendaliannya bisa dengan menggunakan insektisida tabur ke dalam tanah.

5. Tahap Panen

Pemanenan Ubi Jalar

Pemanenan ubi jalar bisa kita lakukan ketika berusia 3, 5 hingga 4, 5 bulan setelah proses penanaman. Namun lama proses pemanenan juga bergantung pada jenis varietas ubi jalar yang kita tanam. Panen bisa kita lakukan dengan cara langsung mencabut umbinya. Apabila ingin kita simpan terlebih dahulu, maka simpanlah pada tempat yang kering tanpa melewati proses pencucian sebelumnya. Hal ini bertujuan agar ketika proses penyimpanan, ubi jalar tidak menumbuhkan tunas baru.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *