8 Pilihan Pakan Ikan Alternatif, Solusi Budidaya yang Hemat Biaya

  • Whatsapp
pakan ikan alternatif

Salah satu faktor terpenting yang menentukan kesuksesan budidaya perikanan adalah kualitas pakan. Pakan yang Anda berikan akan sangat mempengaruhi pertumbuhan dari ikan-ikan yang Anda budidayakan. Selama ini, jenis pakan yang umum untuk pembudidaya pakai adalah pakan kimia berupa pelet. Namun selain itu ternyata Anda juga bisa memanfaatkan pakan ikan alternatif lho. 

Pakan ikan alternatif ini juga kualitasnya tidak kalah dengan pakan pelet untuk ikan. Bahkan Anda bisa menggabungkan keduanya agar budidaya menjadi lebih berkualitas namun tetap ekonomis dan hemat. Lalu, apa saja daftar pakan ikan yang bisa Anda jadikan alternatif itu? Dan mengapa para pembudidaya ikan perlu mempertimbangkan penggunaan pakan ini? Yuk, dapatkan jawabannya dengan menyimak informasi ini!

Bacaan Lainnya

Penggunaan Pakan Alternatif untuk Budidaya Ikan yang Hemat

pakan ikan alternatif
(sumber gambar: pikiran-rakyat.com)

Meski memiliki peranan yang sangat krusial bagi pertumbuhan ikan, namun tidak sedikit pembudidaya yang terhalang masalah biaya pakan. Biaya yang harus Anda siapkan untuk budidaya ikan memang tidak lah sedikit. Ambil saja contoh penggunaan pakan kimia berupa pelet untuk budidaya ikan air tawar seperti lele, nila, dan juga gurame.

Harga 1 karung pelet ikan tersebut dengan berat 50 kilogram adalah sekitar Rp. 280.000. Sementara jumlah sebanyak itu bisa habis dalam waktu yang cepat yaitu sekitar 2 minggu saja untuk memberi makan 4 petak kolam ikan. Pelet ikan memang terbilang lebih praktis dan sudah mengandung nutrisi lengkap untuk pertumbuhan ikan.  Akan tetapi, jika jumlah petak kolam lebih dari 4 buah, maka bisa Anda hitung sendiri berapa pengeluaran yang harus pembudidaya keluarkan perbulannya. Tentu bukanlah jumlah yang sedikit kan?

Tingginya harga pakan pelet ini adalah akibat dari harga bahan baku pembuatannya yang terbilang fluktuatif. Dalam waktu yang bersamaan, produsen pelet juga enggan menurunkan harga jual pelet saat harga bahan baku turun. Inilah yang membuat banyak pembudidaya ikan berpengalaman mencampurkan pakan pelet dengan alternatif agar pengeluaran tidak terlalu besar.

Nah, Anda yang masih pemula pun bisa menyelingi pemberian pakan berupa pelet dengan pakan alternatif agar lebih hemat. Untuk perbandingannya sendiri bisa Anda atur sebesar 60:40 untuk pakan pelet dan alternatif. Adanya pakan ikan alternatif ini jelas bisa menekan besarnya biaya untuk pakan setiap bulannya. Lalu, jenis pakan apa saja yang bisa Anda coba?

8 Pilihan Pakan Ikan Alternatif untuk Budidaya Ikan

pakan ikan alternatif
(sumber gambar: dkp.jatimprov.go.id)

Tidak perlu bingung dan kesulitan untuk mencari pakan alternatif ini. Sebab, umumnya pakan ini justru akan dengan sangat mudah Anda temui, dan tentu saja lebih terjangkau. Inilah pilihan pakan alternatif tersebut:

1. Maggot

Pakan alternatif pertama yang bisa Anda gunakan adalah belatung maggot BSF. Meski identik dengan hal yang menjijikan, nyatanya belatung yang satu ini bisa jadi pakan ikan yang berkualitas lho. Jenis belatung ini berasal dari larva lalat Black Soldier Fly atau yang BSF. Banyak pembudidaya perairan maupun peternak unggas yang menggunakan maggot ini sebagai pakan.

Selain lebih terjangkau dan bisa Anda buat sendiri, maggot juga kaya akan nutrisi untuk hewan. Terutama akan kandungan protein. Anda juga bisa menggunakan hewan ini untuk pakan ikan yang berkualitas. Cara pembuatan maggot ini juga tergolong sangat mudah. Caranya adalah:

  • Siapkan ampas tahu sebagai bahan utama pembuatan maggot BSF dan kemudian masukkan ke dalam ember besar
  • Tambahkan air bersih ke ember dan aduk sampai benar-benar rata
  • Setelah itu, masukkan kotoran ayam dan juga ikan asin dan kembali aduk rata
  • Jika sudah, tutup bagian atas campuran bahan dengan menggunakan daun pisang kering sebagai tempat bertelur lalat
  • Letakkan ember di lokasi yang teduh dan tidak terkena air hujan. Tunggu selama 3 minggu untuk mendapatkan hasil panen
  • Untuk cara panen, cukup siram dengan air campuran bahan fermentasi tadi agar bahan terpisah dengan belatung yang akan Anda panen
  • Setelah itu kumpulkan belatung dalam 1 wadah besar dan siap untuk Anda gunakan sebagai pakan

2. Kodok Hijau (Katak)

Bahan lain yang bisa Anda manfaatkan sebagai pakan adalah kodok hijau atau katak. Katak memiliki kandungan protein yang cukup tinggi dan bermanfaat untuk pertumbuhan ikan. Tidak heran jika banyak pembudidaya yang memanfaatkannya sebagai pakan ikan. Anda cukup memelihara banyak katak di dalam kolam saja sampai muncul banyak kecebong. Nah, kecebong inilah yang bisa Anda berikan ke ikan.

3. Azola

Selain pakan hewani, alternatif lain yang bisa Anda gunakan adalah pakan nabati yaitu Azola. Azola adalah sejenis tanaman air mengapung yang banyak ikan sukai, terutama jenis ikan lele. Jenis pakan ini bisa tumbuh dengan sendirinya di dalam kolam.

4. Tepung Keong Mas

Pakan ikan alternatif selanjutnya adalah tepung yang terbuat dari keong mas. Daripada membuang keong mas, maka bisa Anda manfaatkan untuk pembuatan tepung saja. Tepung inilah bisa Anda berikan kepada ikan dan nutrisinya juga cukup lengkap. Cara membuatnya juga terbilang mudah, yaitu:

  • Kumpulkan keong mas dalam 1 wadah dan cuci sampai benar-benar bersih dari kotoran yang mungkin menempel
  • Setelah itu rebus keong mas dan kemudian keluarkan isi keong mas
  • Jika sudah bersih dari isi perutnya, silahkan jemur keong mas dibawah sinar matahari sampai benar-benar kering
  • Setelah kering iris kecil-kecil keong mas
  • Giling keong mas kering menggunakan mesin penggiling tepung sampai benar-benar halus
  • Tepung keong mas siap untuk Anda pakai sebagai campuran pakan ikan yang kaya nutrisi

Baca Juga: Potensi dan Cara Budidaya Belatung Maggot yang Layak Dicoba

5. Ampas Tahu

Pakan alternatif untuk ikan selanjutnya adalah ampas tahu. Daripada langsung membuang ampas dari tahu, maka Anda bisa memanfaatkannya untuk pakan ikan. Apalagi pakan ini juga mengandung banyak sekali kandungan protein nabati yang baik untuk ikan. Anda juga bisa mencampurkan ampas tahu ini dengan cacahan keong ataupun tepung ikan. Bahkan Anda juga bisa mencampurkannya dengan bekatul lalu fermentasikan terlebih dahulu sebelum Anda berikan untuk ikan.

6. Tepung Cacing

Tidak hanya keong mas yang bisa Anda olah sebagai tepung, namun cacing juga bisa menjadi tepung yang bermanfaat untuk ikan. Cara membuatnya juga sangat mudah, yaitu:

  • Silahkan siapkan cacing segar dan kumpulkan dalam 1 wadah cukup besar
  • Selanjutnya cuci bersih cacing tersebut dengan air bersih sampai benar-benar tidak ada kotoran yang menempel
  • Jemur cacing yang sudah bersih dibawah sinar matahari selama kurang lebih 24 jam atau sampai benar-benar kering
  • Setelah kering, masukkan cacing yang sudah kering ke mesin penggiling tepung dan giling sampai benar-benar halus
  • Tepung cacing siap untuk Anda gunakan sebagai campuran pakan ikan yang banyak mengandung nutrisi

7. Ikan Kecil

Hewan selanjutnya yang bisa menjadi pakan alternatif untuk ikan budidaya adalah ikan kecil. Beberapa jenis ikan kecil ini adalah ikan guppy, wader, citol, dan lain sebagainya. Ikan-ikan kecil ini bisa menjadi makanan bagi jenis ikan seperti lele ataupun patin. Anda cukup memelihara ikan-ikan kecil ini dalam sebuah kolam dan biarkan berkembang biak. Setelah itu, hasil perkembang biakan inilah yang bisa Anda gunakan untuk pakan ikan air tawar.

8. Tepung Ikan Rucah

Untuk pakan yang satu ini akan sangat cocok untuk Anda berikan pada jenis ikan lele dan ikan patin. Ikan rucah adalah jenis ikan yang mudah untuk Anda jumpai dan memiliki ukuran yang sangat kecil. Karena mudah untuk nelayan tangkap, harga jual dari jenis ikan ini juga termasuk sangat mudah.

Inilah yang membuat pembudidaya ikan banyak menggunakan ikan ini sebagai pakan alternatif yang murah meriah. Anda juga bisa mengolahnya dengan sangat mudah. Berikut ini cara pembuatannya:

  • Kumpulkan ikan rucah dalam 1 wadah cukup besar dan cuci bersih ikan rucah hingga tidak ada sisa kotoran yang mungkin masih menempel
  • Setelah itu silahkan rebus ikan rucah sampai empuk
  • Jika sudah, jemur ikan rucah dengan memanfaatkan sinar matahari sampai benar-benar kering
  • Selanjutnya, giling ikan rucah dengan mesin penggiling tepung sampai benar-benar halus
  • Tepung ikan rucah siap untuk Anda gunakan sebagai campuran pakan ikan lele atau patin yang kaya nutrisi

Nah sobat Agribisnis, itulah 8 pilihan pakan ikan alternatif yang bisa Anda coba. Dengan menggunakan campuran pakan alternatif ini dan pelet, maka Anda bisa lebih menghemat pengeluaran biaya untuk pakan ikan. Dengan begitu, keuntungan budidaya bisa lebih besar.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *