Breaking News

Peluang Usaha Budidaya Kelinci Pedaging

Sepertinya sudah bukan rahasia lagi kalau budidaya kelinci pedaging bisa menjadi lahan bisnis. Tapi entah kenapa jumlah peternak hewan ini masih terbilang sedikit. Meskipun tidak punya pengalaman di bidang ternak, tidak ada salahnya untuk mencoba. Tentunya dengan bekal pengetahuan yang cukup.

Sekilas Tentang Kelinci

Dilansir dari laman Wikipedia, kelinci adalah hewan mamalia dari famili Leporidae. Hewan ini bisa kita temukan dengan mudah di berbagai belahan dunia. Cara berkembangbiak biak kelinci adalah dengan beranak atau yang disebut dengan vivipar.

Pada awalnya, kelinci adalah hewan liar yang hidup di Afrika dan daratan Eropa. Di tahun 1912, kelinci diklasifikan ke dalam ordo Lagomorpha. Ada dua famili dari Ordo ini, Ochotonidae dan Leporidae.

Kata kelinci berasal dari Bahasa Belanda, konijntje yang artinya adalah anak kelinci. Masyarakat Indonesia mulai mengenal kelinci di masa kolonial. Padahal, di tahun 1972, spesies asli kelinci Sumatera ditemukan di Pulau Sumatera.

Memulai Budidaya Kelinci Pedaging

Saat budidaya kelinci pedaging terbaik, kamu tidak memerlukan modal yang besar. Namun, semua tentu kembali lagi ke skala bisnis ternak yang kamu akan jalankan. Banyak orang sepakat bahwa budidaya hewan mamalia ini juga terbilang menguntung terlebih dengan masih sedikitnya jumlah peternak kelinci pedaging.

Setelah kamu sukses dengan skala kecil, kamu bisa mulai mencoba ternak kelinci pedaging skala besar. Tentu saja, keuntungannya juga semakin besar. Akan tetapi, kamu harus pintar melihat peluang dan pasar agar harga yang kamu tawarkan tidak lebih murah dibandingkan harga di pasaran.

Memilih Jenis Kelinci yang Tepat

Untuk budidaya apapun itu, penting untuk memilih jenis yang tepat, termasuk kelinci. Yang harus kamu tahu adalah tidaksemua jenis kelinci cocok untuk tujuan ternak kelinci pedaging sukses.

Biasanya, hanya kelinci yang berbadan lebar dan mudah untuk dikembangbiakan yang digunakan sebagai kelinci pedaging. Untuk keuntungan yang besar, cobalah dau jenis kelinci ini.

New Zealand White

Seperti namanya, kelinci ini berbulu putih albino. Berat kelinci jenis ini bahkan bisa mencapai hingga 5 kg. Jika dikembangbiakan dengan cara yang tepat, kamu bisa mendapatkan 10-12 anak dari satu kali kelinci melahirkan.

Flemish Giant

Ciri-ciri dari Flemish giant adalah tubuh panjang dengan telinga besar dan warna bulu yang beragam. Karena beratnya yang bisa mencapai 10 kg, kelinci ini sangat cocok dijadikan sebagai pedaging. Sayangnya, masih sulit untuk ditemukan di Indonesia.

Memilih Indukan

Well, cara budidaya kelinci pedaging yang selanjutnya adalah memilih indukan yang tepat. Apakah sulit? Hal terpenting dalam memilih indukan kelinci adalah cari yang berkualitas. Kualitas akan sangat berpengaruh pada keberlangsungan budidaya yang akan kamu lakukan

Perhatikan bibit ternak yang akan kamu beli. Untuk kelinci betina, pilih yang berbobot minimal 4 kg. Sedangkan untuk jantan, pilih yang berbobot minimal 3 kg.

Selain itu, warna mata harus cerah dan bulu harus bersih. Jangan lupa pula untuk mengambil bibit kelinci yang berpinggul bulat dan memiliki gerakan yang lincah.

Persiapkan Kandang untuk Budidaya Kelinci

Tahukah kamu kalau kelinci tidak suka keramaian? Jadi, akan lebih baik jika lokasi ternak berada jauh dari perkotaan. Untuk kandang, kamu bisa membuatnya dari bambu atau kayu. Kandang dengan panjang 200 cm dan lebar 70 cm bisa menampung sekitar 10-12 ekor kelinci.

Yang harus kamu catat adalah jangan menyatukan kelinci berbeda kelamin dalam satu kandang. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari perkawinan dini.

Berbicara tentang kandang, berarti juga harus mulai menyiapkan pakan serta air mineral untuk kelinci. Pembersihan kandang bisa kamu lakukan seminggu dua kali.

Pakan untuk Kelinci

Pakan kelinci pedaging berbeda dengan pakan kelinci peliharaan. Ingat bahwa kamu sedang membudidayakan kelinci pedaging yang akan memberikan banyak uang. Jadi, tambahkan nutrisi dengan dosis yang sesuai pada makanan mereka.

Agar kelinci cepat gemuk, kamu bisa memberikan nutrisi tersebut setidaknya 2 kali dalam satu hari. Namun, kamu juga harus melakukan kontrol agar berat badan mereka tidak berlebihan.
Cara Beternak Kelinci Pedaging

Untuk perkawinan bibit kelinci pedaging, lakukan pada saat si jantan berusia 8 bulan dan si betina berusia 6 bulan. Perkawinan dini pada kelinci bisa menyebabkan kegagalan reproduksi.

Untuk proses perkembangbiakan, masukan kelinci betina ke kandang kelinci jantan di pagi dan di sore hari. Keluarkan kelinci betina agar beristirahat 10 hingga 15 menit dari setiap perkawinan.

Perawatan Anak Kelinci

Sebetulnya, perawatan anak kelinci pedaging sama saja dengan anak kelinci peliharaan. Kamu harus memastikan bahwa kandang selalu bersih serta hangat. Beri wortel atau sayuran yang telah kamu hancurkan agar mereka mendapatkan gizi yang cukup. Tambahkan juga nutrisi pada pakan untuk mempercepat pertumbuhannya.

Proses Panen

Waktu panen yang tepat adalah saat kelinci berusia 3 hingga 4 bulan. Setelah itu, kamu bisa menjualnya. Dengan kata lain, kamu tidak perlu menunggu terlalu lama agar kelinci dari peternakan bisa menjadi uang.

Kelebihan Ternak Kelinci Pedaging

Ingin memulai bisnis tapi masih bingung harus memilih jenis bisnis apa? Kamu tentu sudah tahu bahwa ternak kelinci pedaging bisa dijadikan sebagai referensi bisnis yang bagus.

Menghasilkan Produk Unggulan

Saat ternak kelinci pedaging, kamu tidak hanya menjual dagingnya saja. Bahkan kamu bisa menghasilkan uang dari kulit, bulu, urine, dan kotoran mereka. Dengan demikian, pendapat tidak terbatas hanya pada penjualan daging.

Masa Panen yang Cepat

Hanya dalam hitungan bulan, kamu sudah bisa memanen kelinci. Pasalnya, kelinci bisa beranak dalam waktu yang cepat. Biasanya, masa kehamilan kelinci adalah sekitar 1 bulan dengan 3-7 ekor anak yang lahir.

Kelinci Adalah Hewan yang Produktif

Mungkin tidak banyak yang tahu bahwa kelinci adalah hewan yang paling produktif. Induk yang berusia 8-10 bulan bahkan mampu melahirkan 3 hingga 7 kali dalam setahun. Tentu saja, semua tergantung pada perawatan dan makanan yang kamu berikan. Sangat menguntungkan, bukan?
Jumlah Peternak Kelinci Pedaging Masih Minim

Baca Juga: Lima Cara Ternak Kelinci Dengan Mudah

Peternak kelinci bisa kita temukan di beberapa daerah tertentu, seperti Bogor, Bandung, dan Malang. Ini menjadi peluang dan kesempatan bagi kamu, terlebih jika permintaan daging kelinci selalu tinggi di daerah sekitar lokasimu.

Kotoran Kelinci Bisa Dijadikan Pupuk

Kotoran hewan adalah bahan yang cocok untuk pembuatan pupuk alami. Hasil pupuknya dari kotoran dan urine bisa lebih unggul dibandingkan pupuk kompos dari kotoran kambing atau sapi. Semakin banyak kelinci yang kamu ternak, semakin banyak pula menghasilkan pupuk.

Jadi, jika kamu ingin memulai bisnis dengan peluang yang besar, budidaya kelinci pedaging patut untuk kamu coba. Tidak perlu menunggu hingga punya modal banyak karena bisnis ini bisa kamu mulai dari kecil. Yang terpenting adalah apakah kamu melakukannya dengan cara yang tepat atau tidak. Hal ini dimulai dari pemilihan jenis dan bibit kelinci hingga proses panen.

Check Also

Jenis Penyakit Mulut Pada Kucing

8 Jenis Penyakit Mulut Pada Kucing, Yang Perlu Dikatahui Para Pecinta Kucing

Selamat Datang di Web Hasilbumi.net, tempat beraneka ragam berbagai budidaya yang hendak disuguhkan dalam website ini dengan cara rinci serta perinci. Dibawah ini admin bakal mangulas modul mengenai Penyakit Mulut , berikut penjelasannya: Kucing merupakan salah satu dari banyak fauna lucu yang hendak Kamu temui di area. Inilah kenapa banyak orang amat bergairah, sebab binatang [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published.