Tutorial Pemijahan Ikan Cupang dengan Mudah

pemijahan ikan cupang
Tutorial Pemijahan Ikan Cupang dengan Mudah

Ikan cupang adalah komoditas yang tidak ada matinya. Perpaduan pesona warna yang impresif adalah letak dari keindahan ikan hias ini. Ikan cupang memang tidak memiliki tren tersendiri tapi disukai oleh masyarakat luas. Jika kamu ingin memulai budidaya, kamu harus tahu proses dan teknik pemijahan ikan cupang yang tepat.

Percaya atau pun tidak, ikan cupang mudah dipelihara. Kamu tidak perlu modal yang besar dan tempat yang luas untuk budidaya ikan cupang. Dengan demikian, budidaya ikan hias yang satu ini bisa menjadi pilihan usaha rumahan yang menjanjikan. Tertarik dengan pemijahan ikan cupang yang benar?

Bacaan Lainnya

Mengenal Ikan Cupang

Ikan cupang adalah ikan air tawar dari daerah tropis. Jadi, tidak heran jika kita dengan mudah bisa menemukan ikan ini di Indonesia dan perairan Asia Tenggara.

Saat hidup di alam bebas, ikan cupang akan hidup berkelompok, dimana habitat aslinya adalah sungai dengan arus tenang, danau, atau rawa.

Memilih Indukan Ikan Cupang

Untuk memulai proses pemijahan ikan cupang, maka terlebih dahulu kamu harus memilih indukan yang berkualitas. Usahakan bibit atau indukan dari keturunan unggul dengan kondisi sehat tanpa cacat dan penyakit.

Jika kamu masih belum bisa membedakan ikan cupang jantan dan betina, coba lihat dari ciri-ciri fisiknya. Biasanya, cupang jantan memiliki gerakan lincah dengan sirip dan ekor yang mengembang. Selain memiliki tubuh yang besar, juga memiliki warna yang cerah.

Sedangkan untuk cupang betina, gerakannya lebih lambat dari jantan. Ciri lainnya adalah tubuh yang kecil, warna kusam, serta sirip dan ekor yang pendek.

Ciri-ciri indukan siap kawin

  1. Jantan
  • Berumur 4-8 bulan
  • Badan panjang
  • Sirip panjang dengan warna terang atraktif
  • Memiliki gerakan yang agresif dan lincah

2. Betina

  • Berumur 3-4 bulan
  • Bentuk badan membulat dengan perut yang sedikit buncit
  • Sirip pendek dengan warna kusam tidak menarik
  • Bergerak dengan lambat

Pemijahan Ikan Cupang

Lalu, kapan waktu pemijahan ikan cupang? Kamu bisa mulai melakukan perkawinan ikan cupang. Ikan cupang mampu menghasilkan hingga 1000 butir telur hanya dalam satu kali perkawinan. 24 setelah pembuahan, telur tersebut kemudian menetas. Sayangnya, tingkat kematian pembenihan ikan ini tidak rendah.

Pembudidaya biasanya hanya bisa memanen sekitar 30 hingga 50 ikan cupang dalam satu kali kawin. Berbeda dengan indukan betina yang hanya bisa dikawinkan satu kali, indukan jantan bisa dikawinkan hingga 8 kali. Namun, ada tenggang waktu 2 hingga 3 minggu dalam setiap masa kawin.

Ada beberapa langkah pemijahan ikan cupang, yaitu:

  1. Gunakan air sungai yang jernih untuk mengisi sekitar 10-15 cm tempat pemijahan. Endapkan air selama 1 malam sebelum digunakan. Juga, hindari air kemasan atau air PAM yang mengandung kaporit.
  2. Kamu bisa menambahkan tanaman air ke dalam wadah pemijahan tadi namun jangan terlalu pada.
  3. Biarkan ikan jantan di dalam wadah selama 1 hari. Ikan cupang jantan akan membuat gelembung-gelembung udara untuk menyimpan telur yang sudah dibuahi. Kamu perlu memancingnya dengan memasukan ikan cupang betina ke wadah namun secara terpisah.
  4. Pemijakan biasanya terjadi di pagi dan sore hari. Saat kawin, ikan cupang cukup sensitif jadi akan lebih baik untuk menutup wadah dengan koran atau tempatkan di ruangan yang tidak banyak orang.
  5. Jika telah terjadi pembuahan, segera angkat indukan betina. Ikan cupang jantan bertanggungjawab menjaga dan membesarkan burayak adalah. Dengan menggunakan mulutnya, si jantan akan menyimpan telur-telur yang sudah dibuahi di dalam gelembung yang ia hasilkan.
  6. Dalam waktu kurang lebih satu hari, telur akan berubah menjadi burayak. Kamu tidak perlu memberi pakan selama 3 hari karena mereka masih memiliki nutrisi dari telur.
  7. Pemberian pakan bisa kamu lakukan di hari ke-empat namun tidak boleh lebih banyak dari burayak. Hal tersebut akan mengotori air dan burayak bisa mati.
  8. Setelah burayak berusia 2 minggu dari waktu menetas, maka kamu bisa mengambil indukan jantan. Setelah kamu memindahkan burayak ke wadah yang lebih besar, jangan lupa untuk memberi pakan seperti kutu air atau larva nyamuk.
  9. Kamu bisa mulai memilah ikan berdasarkan jenis kelaminnya di 1,5 bulan setelah telur menetas. Pisahkan mereka dan gunakan wadah yang cocok untuk mereka tumbuh dan berkembang.

Pakan Ikan Cupang

Biasanya, pembudidaya memberikan kutu air, cacing sutera, dan larva nyamuk sebagai pakan ikan cupang. Berikan pakan 3-4 kali dalam sehari dan sesering mungkin. Akan lebih baik jika frekuensinya lebih sering.

Terlalu banyak memberi pakan pada ikan cupang itu tidak baik. Penumpukan sisa pakan di dalam wadah bisa menyebabkan penyakit berkembang. Untuk mendapatkan pakan, kamu bisa membelinya di toko aquarium atau membudidayakannya sendiri. Tapi, kamu harus tahu cara budidaya kutu air yang benar.

Perawatan Ikan Cupang

Membudidayakan ikan cupang berarti kamu juga harus siap untuk merawatnya, bukan? Untungnya ikan ini cukup tahan banting. Mereka bahkan tanah dengan kondisi air yang minim oksigen. Tetap saja kamu harus selalu menjaga kualitas air Gunakan filter pembersih dan berikan aerasi agar air selalu berkualitas.

Bila aquarium yang kamu gunakan berukuran kecil dan tidak ada tempat untuk berlindung, cukup pelihara satu ikan cupang jantan saja. Mengapa demikian? Mereka bisa saling menyerang satu sama lain dan bisa merusak sirip masing-masing.

Jangan lupa untuk mengganti air secara berkala. Penumpukan kotor dan sisa pakan tidak baik untuk ikan cupang. Air yang tercemar bisa menyebabkan ikan cupang mati.

Jika kamu memelihara ikan cupang aduan, masukkan mereka ke toples kaca kecil. Beri jarak yang cukup jauh antar toples. Ikan cupang aduan selalu dalam kondisi menyerang kapan saja dan bisa membenturkan dirinya ke kaca jika melihat ikan cupang lainnya di sekitar mereka.

Budidaya Ikan Cupang Sebagai Lahan Bisnis

Sebagai penyuka ikan cupang, kamu bisa mendapatkan uang dari hobi merawat ikan. Di luar sana bahkan banyak orang yang sengaja membudidayakan ikan cupang untuk mendapatkan uang.

Manfaat Budidaya Ikan Cupang

Tidak banyak yang tahu bahwa ikan cupang bisa mengendalikan kepadatan jentik nyamuk. Ikan cupang adalah suatu biota yang efektif untuk mengendalikan larva Aedes. Mereka bahkan tidak akan mati meskipun terdapat abate di dalam wadah atau tempat mereka hidup. Abate adalah pestisida yang digunakan untuk mengendalikan nyamuk penyebab demam berdarah.

Itulah informasi seputar pemijahan ikan cupang. Rasanya, cara dan prosesnya juga cukup mudah dan bisa kamu coba di rumah tanpa harus punya modal banyak. Setelah panen, kamu bisa mulai menambah jumlah bibit ikan cupang agar hasil panen lebih banyak. Semakin banyak hasil panen, semakin besar kesempatan untuk mendapatkan uang dari hasil penjualan ikan cupang yang kamu budidayakan. Ini tentu saja bisa menjadi ide bisnis pertama kamu.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.