Breaking News

Sapi Belgian Blue: Jenis Sapi Bongsor yang Bernilai Ternak Tinggi

Sapi adalah salah satu hewan ternak yang sangat bernilai tinggi. Pasalnya, hampir seluruh bagian sapi bisa manusia manfaatkan untuk berbagai kebutuhan. Salah satu jenis sapi yang kini sangat populer khususnya bagi para peternak sapi adalah sapi Belgian Blue. Lalu, seperti apa karakteristik dan keunggulan sapi ini sehingga bernilai tinggi? Yuk simak ulasan lengkapnya berikut ini!

Tentang Sapi Belgian Blue

Sesuai dengan namanya, sapi Belgian Blue atau BB merupakan jenis sapi yang berasal dari Belgia, tepatnya Belgia Tengah. Jenis sapi ini merupakan hasil dari persilangan 2 (dua) jenis sapi yang ada di Belgia yaitu sapi perah Fresian Holstein dan sapi Durham Shorthorn. Karena merupakan hasil persilangan sapi unggul, sapi BB memiliki pertumbuhan otot tubuh yang lebih cepat daripada jenis sapi lain.

Hasilnya, sapi BB memiliki jumlah lemak yang lebih sedikit di dalam tubuhnya, namun jumlah daging yang banyak.  Dengan keunggulan otot tersebut, sapi BB juga terkenal memiliki otot ganda atau double muscled.  Adanya otot ganda ini terjadi akibat hasil mutasi gen yang berlangsung secara alami dan mempengaruhi kode myostatin, yaitu jenis protein yang berperan penting bagi perkembangan otot pada sapi. Akibat adanya mutasi gen tersebut, pertumbuhan otot pada sapi BB menjadi lebih maksimal.

Ciri Fisik Sapi Belgian Blue

sapi belgian blue
(sumber gambar: harga.web.id)

Jenis sapi BB juga memiliki ciri khusus fisik yang membuatnya sedikit berbeda dengan jenis sapi lainnya. Ciri yang paling terlihat dan kuat dari sapi ini adalah ukuran tubuhnya yang besar dan bongsor. Selain itu, bentuk otot sapi BB juga terlihat menyembul di sepanjang tubuhnya.

Meski memiliki ukuran yang besar, namun bobot kulit dan jeroan (organ dalam) dari sapi BB hanya ada sektiar 15% saja. Akibat kecilnya presentase ini, sapi Beligian Blue tidak memiliki cukup ruang yang banyak sebagai tempat untuk mencerna rumput di dalam lambungnya. Inilah yang membuat sapi BB lebih sesuai untuk makan pakan yang berupa biji-bijian, bungkil kedelai, dan juga konsentrat.

Rata-rata sapi BB memiliki ukuran tinggi sekitar 1,2 meter sampai 1,5 meter dan memiliki berat tubuh 1100 sampai 1250 kilogram per ekornya. Jika perawatan dan nutrisinya maksimal, maka bukan tidak mungkin sapi bisa tumbuh hingga berat 1500 kilogram. Dengan ukuran yang super besar ini membuat sapi BB setidaknya 2 sampai 3 kali lipat lebih besar dari jenis sapi ternak yang umum di Indonesia.

Keunggulan Sapi Belgian Blue

Salah satu kelebihan yang mencolok dari sapi BB adalah merupakan jenis hewan ternak yang dwifungsi. Maksudnya, sapi BB tidak hanya bisa menghasilkan daging sapi dengan kualitas yang baik, namun juga bisa memproduksi dan menghasilkan susu sapi dengan kualitas yang baik. Meski memang sapi BB lebih sulit dalam proses pemerahannya karena ukuran tubuh yang besar dan juga berotot.

Selain itu, bagi Anda yang tertarik untuk beternak sapi BB juga tidak perlu khawatir. Pasalnya, sapi ini memiliki sifat yang ternyata cenderung jinak dan juga tidak tempramental lho. Meski tubuhnya bongsor, namun sifat dan perilaku sapi BB sama sekali tidak membahayakan manusia.  Tidak hanya itu, keunggulan lain dari sapi BB diantaranya adalah:

  1. Memiliki periode kehamilan yang pendek
  2. Cenderung mudah dalam hal reproduksi
  3. Memiliki mobilitas dan struktur tubuh yang baik
  4. Bisa beradaptasi dengan sangat baik
  5. Memiliki ciri khas yaitu daging yang lembut dan cenderung lebih rendah kadar kolesterolnya
  6. Daging sapi BB juga memiliki banyak kandungan vitamin seperti vitamin B3, vitamin B12, protein yang tinggi, serta zat besi

Baca Juga: Cara Menanam Cabe Rawit di Polybag Cepat Berbuah

Sapi Belgian Blue di Indonesia

sapi belgian blue
(sumber gambar: republika.co.id)

Di Indonesia produksi dan peternakan sapi Belgian Blue setidaknya sudah ada sejak tahun 2015 lalu. Dimana saat itu pengembangan sapi jenis ini dilakukan oleh peternakan sapi milik PT. KAR yang terletakk di kawasan Rumpin, Bogor. Sapi BB yang berhasil berkembang saat itu adalah hasil inseminasi buatan jenis Belgian Blue dengan sapi Sumba angole.

Hasil persilangan keduanya bisa memiliki kondisi genetik yang lebih tahan dan sesuai dengan kondisi alam dan iklim di Indonesia. Pemerintah Indonesia juga berusaha agar sapi BB bisa menjadi awal dari upaya untuk memenuhi kebutuhan protein hewani dan mengurangi angka impor daging dari luar negeri. Pemerintah juga berharap bisa terbentuk sebuah rumpun sapi baru yang ada di Indonesia.

Hingga saat ini, proses pengembangan sapi BB masih terus berjalan. Memang memakan waktu yang tidak sebentar karena pengembangan untuk mendapatkan jenis sapi yang unggul memang membutuhkan waktu riset yang sangat panjang. Bahkan bisa mencapai 15 hingga 20 tahun lamanya.

Lama waktu ini belum lagi untuk menunggu lama perkembang biakan yang memakan waktu 3 sampai 5 tahun. Jenis sapi unggul hasil persilangan, baru bisa muncul ke publik ketika level genetiknya sudah mencapai 90% dan sudah turun sampai level F4.

Perlu Anda pahami juga bahwa kebanyakan kelahiran anak sapi BB justru terjadi melalui proses operasi caesar. Mengapa? Sebab, anakan sapi BB memiliki bobot yang besar daripada anakan jenis sapi lainnya. Atas alasan inilah, kelahiran sapi BB cenderung sulit terjadi secara alami, dan harus mengambil jalan operasi caesar.

Tips Memilih Bibit Sapi yang Sehat dan Berkualitas

Sapi jenis apapun yang akan Anda ternakkan, maka kuncinya adalah bibit yang berkualitas. Tanpa bibit yang bagus, maka sulit untuk mendapatkan sapi yang juga berkualitas, termasuk ketika memilih bibit sapi Belgian Blue. Inilah beberapa tips yang bisa Anda terapkan:

1. Pilih Bibit Usia 2-3 Tahun

Usia terbaik untuk bibit sapi adalah 2 sampai 3 tahun. Sebab pada rentang usia ini sapi lebih mudah untuk Anda kembangbiakkan dan pertumbuhan sapi bisa menjadi lebih maksimal. Memang Anda bisa memilih bibit usia 1 sampai 1,5 tahun, namun usia sapi yang masih kecil akan membutuhkan nutrisi yang sangat besar untuk pertumbuhannya.

Hal ini membuat makanan apapun yang Anda berikan, akan cepat habis namun tidak bisa menambah lemak serta dagingnya. Anda juga tidak bisa memilih sapi usia lebih dari 3 tahun karena sapi akan terlalu tua dan tidak bisa memproduksi dengan maksimal. Untuk itu rentang usia bibit sapi terbaik adalah sekitar 2 sampai 3 tahun.

2. Perhatikan Kondisi Fisik Sapi

Pastikan juga untuk selalu mengecek kondisi fisik bibit sapi dengan baik. Sapi yang sehat akan memiliki tubuh yang kokoh, lebar, tinggi tubuh bagian depan an belakang seimbang, dan tumbuh secara memanjang. Selain itu, ketika Anda meraba bagian kulit maka akan terasa lemas, bulunya licin, dan juga mengkilap.

Anda juga bisa melihat bagian kuku, dan pastikan tidak bengkak maupun terasa panas. Pandangan bibit sapi yang sehat juga akan cenderung cerah dan juga tajam. Pilihlah juga sapi yang memiliki pantat lebar namun perut kecil agar bisa tumbuh seimbang dan tidak sedang terkena cacingan.

Anda juga bisa melihat kondisi pencernaan dan pernafasan sapi. Pilihlah sapi yang bernafas dengan tenang dan juga teratur. Nafsu makan dan minum sapi yang sehat juga akan bagus dan cukup besar. Jika Anda memberi makan, sapi akan merespon dengan baik dan makan dengan lahap. Sapi juga akan buang air besar dan kecil dengan lancar. Gerakan pencernaannya juga terbilang tenang dan tidak bergerak terlalu cepat.

3. Amati Tingkah Laku Sapi

Tidak hanya dari fisik, sapi yang sehat juga menunjukkan tingkah laku yang bagus dan normal. Dalam artian, sapi akan bergerak dengan aktif, peka terhadap lingkungan sekitar, makan dengan lahap, minum dengan antusias, dan juga mudah bergerak jika mendapatkan stimulasi. Hindari memilih bibit sapi yang lemas dan cenderung pasif, karena bisa menjadi tanda bahwa sapi tersebut sedang tidak sehat.

Nah sobat agribisnis, itulah informasi mengenai sapi Belgian Blue yang harus Anda pahami. Jenis sapi ini memang memiliki banyak sekali keunggulan selain tubuhnya yang bongsor. Dengan berbagai keunggulan ini, tidak heran jika banyak sekali peternak sapi yang mulai berminat untuk mengembangkan sapi BB. Meski begitu, tetap dibutuhkan perawatan yang maksimal agar sapi yang Anda pelihara bisa memiliki bobot yang besar dan juga selalu sehat. Dengan begitu, sapi bisa menghasilkan daging yang berkualitas maupun susu perah yang baik.

Check Also

8 Tipe Sakit Mata Pada Kucing

8 Tipe Sakit Mata Pada Kucing

Selamat Datang di Web Hasilbumi.net, tempat beraneka ragam berbagai budidaya yang hendak dihidangkan dalam website ini dengan cara rinci serta perinci. Dibawah ini aku hendak mangulas modul mengenai Sakit Mata, selanjutnya uraiannya: Di Indonesia sendiri, aku apalagi sudah memandang beberapa besar kucing serta pengkhususan lokal aku berkeliaran. Banyak orang kekurangan tipe ini ataupun tidak menyukainya [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published.